cover
Contact Name
Hendra
Contact Email
-
Phone
+6281375150018
Journal Mail Official
amj_fk@umsu.ac.id
Editorial Address
Gedung Kampus 1 Lantai II Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran (FK) UMSU Jl. Gedung Arca No. 53 Medan-Sumatera Utara , Kode Pos 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Anatomica (Anatomica Medical Journal)
ISSN : -     EISSN : 26145219     DOI : https://doi.org/10.30596/anatomica
Core Subject : Health, Science,
Anatomica Medical Journal (AMJ) ini merupakan jenis jurnal ilmiah berskala nasional dan dipublikasi via online, memiliki e-issn yang terdaftar di PDII-LIPI. Anatomica Medical Journal ini juga terdaftar dalam jurnal Online Journal System (OJS) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Ruang Lingkup jurnal ini fokus pada bidang Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan secara umum. AMJ menerima naskah/manuscript artikel dalam meliputi/scope artikel original (original article) dalam bentuk artikel penelitian (research article), tinjauan artikel (article review), laporan kasus (case report) dan tinjauan pustaka (literature review) yang relevan dengan bidang Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan lainnya.
Arjuna Subject : Kedokteran - Anatomi
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2026)" : 6 Documents clear
Riwayat Konsumsi Alkohol Pada Pasien Kanker Serviks Di Rumah Sakit Umum Vina Estetika Medan Lukman, Salsabila; Harahap, Rini Syahrani
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i1.26252

Abstract

Berdasarkan Global Study of Cancer (2020), terdapat 36.633 kasus (17,2%) dan 234.511 kematian akibat kanker serviks di Indonesia. Kanker serviks menempati posisi keempat terbanyak di dunia dan kedua di Indonesia. Salah satu faktor risiko ialah konsumsi alkohol yaitu zat psikoaktif bersifat adiktif dan karsinogen. Alkohol meningkatkan risiko kanker melalui metabolisme etanol menjadi asetaldehida yang bersifat toksik, merusak DNA, protein, dan lipid, serta mengganggu penyerapan nutrisi dan meningkatkan kadar estrogen. Menurut Riskesdas 2018, prevalensi konsumsi alkohol di Indonesia meningkat dari 3% (2013) menjadi 3,3% (2018) dan Provinsi Sumatera Utara menjadi tertinggi kedua (5,5%). Tujuan: Mengetahui riwayat konsumsi alkohol pasien kanker serviks. Metode: Penelitian deskriptif analitik melibatkan 82 pasien kanker serviks di RSU Vina Estetika. Hasil:  Dari 82 pasien, 8 pasien mengonsumsi alkohol dengan frekuensi pada 6 pasien termasuk kelompok jarang dan 2 pasien kelompok sering. Sebanyak 5 pasien mengonsumsi alkohol lebih dari 5 tahun dan 3 pasien kurang dari 5 tahun. Berdasarkan jenis alkohol, kategori 3 sebanyak 5 pasien dan kategori 4 sebanyak 3 pasien, tanpa kategori 1 dan 2. Kesimpulan: Sebanyak 8 pasien mengonsumsi alkohol, terbanyak dengan frekuensi 1–3 kali per minggu, durasi konsumsi lebih dari 5 tahun, dan jenis alkohol dengan kadar tinggi (30%).Kata Kunci: alkohol, kanker serviks, konsumsi alkohol
Hubungan Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 1-4 Tahun Di Desa Jati Mulia, Kabupaten Batu Bara Herian, M. Fauzan Alfatin; Lubis, Humairah Medina Liza
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i1.27868

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia, dengan prevalensi 30,2% menurut World Health Organization (WHO), menempatkan Indonesia pada urutan kedua tertinggi di Asia Tenggara setelah Timor-Leste (48,8%). Stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah berat badan lahir rendah (BBLR), yang meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan dan infeksi pada anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 1–4 tahun di Desa Jati Mulia, Kabupaten Batu Bara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 52 balita dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi balita usia 1–4 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Data primer dikumpulkan melalui pengukuran langsung dan wawancara dengan ibu menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS dengan analisis univariat dan uji chi-square (α=0,05) untuk melihat hubungan antara berat badan lahir dan kejadian stunting. Hasil: Dari 52 responden, 34,6% balita memiliki berat badan lahir rendah dan 32,7% mengalami stunting. Analisis chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dan kejadian stunting (p=0,001), dengan odds ratio (OR) sebesar 0,013. Kesimpulan: Berat badan lahir memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stunting pada balita usia 1–4 tahun di Desa Jati Mulia, Kabupaten Batu Bara.Kata kunci: stunting, berat badan lahir, balita
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Madu Sidr Sebagai Nefroprotektor pada Tikus (Rattus novergicus) Jantan Galur Wistar Maharani, Dhea; Nasution, Huwainan Nisa
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i1.28064

Abstract

Penggunaan obat herbal yang luas oleh masyarakat dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya efek samping yang merugikan, seperti gangguan fungsi ginjal. Senyawa antioksidan yang terdapat dalam tanaman herbal dapat melindungi ginjal dari zat nefrotoksik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas "ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis)" dan madu sidr sebagai nefroprotektor pada tikus jantan galur wistar. Metode: Menggunakan eksperimental pada 35 tikus jantan galur wistar, yang dibagi menjadi 5 kelompok dalam penelitian ini. Kelompok KN hanya diberikan pakan dan air suling. Kelompok KP diberikan dosis induksi gentamisin 80 mg/KgBB. Kelompok P1 diberikan dosis ekstrak daun binahong 150 mg/KgBB dan dosis induksi gentamisin 80 mg/KgBB. Kelompok P2 dosis madu sidr 1 g/KgBB dan dosis induksi gentamisin 80 mg/KgBB. Kelompok P3 kombinasi dosis ekstrak daun binahong 150 mg/KgBB, dosis madu sidr 1 g/KgBB dan dosis induksi gentamisin 80 mg/KgBB. Perlakuan tersebut diberikan secara bersamaan selama 8 hari. Hasil: Uji One Way ANOVA pada kadar ureum terjadi peningkatan kadar ureum pada kelompok KP secara signifikan (P0.05) dan menurunnya kadar ureum pada kelompok P3 secara signifikan (0.05). Pada hasil uji Kruskal Wallis kadar kreatinin didapatkan (P0.05) di semua kelompok perlakuan yang mempunyai arti kadar kreatinin tidak mengalami penurunan secara signifikan. Kesimpulan: Tikus (Rattus novergicus) jantan galur wistar dapat mengalami penurunan kadar ureum ketika diberikan kombinasi ekstrak daun binahong 150 mg/kgBB dan madu sidr 1 g/KgBB selama 8 hari secara bersamaan, yang diinduksi dengan gentamisin 80 mg/KgBB.Kata kunci: ekstrak daun binahong, madu sidr, gentamisin, kreatinin, ureum
Efek Pemberian Daging Buah Durian (Durio zibethinus L.) pada Kadar Lipoprotein Densitas Rendah dan Lipoprotein Densitas Tinggi dalam Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus) Harahap, Aznan Reinaldi; Asfur, Robitah; Siregar, Imanda Jasmine
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i1.26343

Abstract

Durian (Durio zibethinus L.) merupakan buah yang kaya akan nutrisi, vitamin C dan B, serta memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan, antiobesitas, antikanker, dan proteksi kardiovaskular. Kandungan lemak tak jenuh yang tinggi pada durian berpotensi menjadi agen alami penurun low density lipoprotein (LDL) dan peningkat high density lipoprotein (HDL). Hal ini penting mengingat ketidakseimbangan profil lipid merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, yang tercatat sebagai penyebab kematian tertinggi diseluruh dunia. Metode: Penelitian ini merupakan true experiment dengan rancangan posttest with control group design. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok (3 kelompok intervensi dan 1 kelompok kontrol negatif) yang diberikan perlakuan selama 28 hari. Intervensi berupa pemberian daging buah durian dengan dosis bertingkat (0.675 g, 1.35 g, dan 2.7 g per 200 g berat badan tikus). Analisis statistik kadar kolesterol HDL dan LDL dilakukan menggunakan uji One-way ANOVA. Hasil: Pemberian durian terhadap  kadar LDL menunjukkan nilai p=0.009 dan p=0.144 terhadap kadar HDL. Didapatkan p=0.006 pada uji posthoc LDL kelompok P1 dan P2, dan p0.05 pada HDL antar kelompok.   Kesimpulan: Pemberian durian (Durio zibethinus L.) dengan dosis bertingkat berpengaruh signifikan terhadap kadar LDL, tetapi tidak memberikan perubahan signifikan terhadap kadar HDL pada darah tikus putih (Rattus norvegicus).Kata kunci: kolesterol, durian, HDL, LDL
Kapasitas Antioksidan Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa L.) dengan metode ABTS, DPPH, dan FRAP Soebrata, Linginda; Swantari, Ni Made; Ferdinal, Frans; Yulianti, Eny
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i1.27669

Abstract

Antioksidan banyak terkandung dalam tanaman, terutama tanaman herbal. Batang brotowali (Tinospora crispa L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki potensi antioksidan. Kapasitas antioksidan dapat bervariasi tergantung dari metode yang digunakan. Oleh karena itu, pada penelitian ini, penulis bertujuan untuk menentukan kapasitas antioksidan ekstrak batang brotowali dengan berbagai metode. Penelitian dilakukan menggunakan metode DPPH, ABTS, dan FRAP, dengan metanol sebagai pelarutnya. Hasil didapatkan bahwa metode FRAP menghasilkan nilai IC50 yang paling rendah yaitu 17.08 µg/mL, dengan hasil ABTS dan DPPH berturut – turut sebagai berikut 38.63 µg/mL, 245.95 µg/mL, sehingga dapat disimpulkan bahwa batang brotowali memiliki aktivitas antioksidan yang bervariasi antara kuat hingga lemat bergantung pada metode yang digunakan. Hasil paling tinggi ditemukan pada metode FRAP.Kata kunci: ABTS, antioksidan, DPPH, FRAP
Hubungan Lama Melihat Dekat Dengan Kejadian Miopia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Widayat, Selyvira Ayarani; Martiningsih, Wahju Ratna; Novitasari, Andra
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v9i1.26210

Abstract

Penyakit yang dikenal sebagai miopia terjadi apabila ada sinar yang berlebihan memasuki mata, memfokuskan gambar di depan retina. Melihat dengan waktu lama pada jarak dekat merupakan faktor yang secara signifikan mempengaruhi timbulnya miopia. Selain itu, timbulnya miopia juga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan seseorang. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi  hubungan melihat pada jarak yang dekat dan waktu yang lama dengan derajat miopia pada mahasiswa kedokteran angkatan 2020 Universitas Muhammadiyah Semarang. Metode: Jenis penelitian menggunakan pendekatan observasional dan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian pada studi ini adalah kuisioner. Hasil: Uji chisquare menunjukkan nilai lama membaca buku dan gadget dengan derajat miopia (p=0,002), jarak menggunakan gadget dengan derajat miopia (p=0,013), jarak membaca buku dengan derajat miopia (p=0,006),  jumlah watt lampu dengan derajat miopia (p=0,002). Kesimpulan: Durasi penggunaan buku dan gadget ≥2 jam, jarak melihat 30 cm, serta pencahayaan ruangan yang redup berasosiasi signifikan dengan peningkatan derajat miopia. Temuan ini menegaskan bahwa faktor perilaku visual dan lingkungan belajar berperan penting dalam kejadian miopia pada mahasiswa kedokteran, sehingga diperlukan edukasi dan penerapan kebiasaan melihat yang sehat sebagai upaya pencegahan progresivitas miopia.Kata kunci: miopia, lama melihat dekat, jarak melihat

Page 1 of 1 | Total Record : 6