cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2024)" : 5 Documents clear
PERANCANGAN FRAMEWORK PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS IOT DENGAN PENDEKATAN ADAB DAN AKHLAK Maulana, Hanif; Muhammad; Iqbal, Muhammad
Jurnal Penjaskesrek Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v11i2.2932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan framework pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan nilai-nilai adab dan akhlak di sekolah Islam. Menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) dengan metode mixed method, penelitian dilaksanakan di tiga sekolah Islam di Aceh dengan melibatkan 150 siswa, 10 guru PJOK, 3 pimpinan sekolah, dan 6 pakar pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framework yang dikembangkan memiliki efektivitas tinggi dalam tiga aspek utama: (1) implementasi teknologi IoT dengan tingkat akurasi monitoring 92,3% dan reliabilitas data 90,1%, (2) integrasi nilai-nilai adab dan akhlak dengan tingkat keberhasilan 87,5% dalam implementasi dan peningkatan karakter islami sebesar 45,2%, dan (3) peningkatan kualitas pembelajaran dengan efektivitas penyampaian materi 88,5% dan ketercapaian tujuan pembelajaran 86,9%. Tantangan implementasi meliputi aspek teknis (infrastruktur 35,2%, konektivitas 28,7%) dan pedagogis (adaptasi guru 32,4%, kesiapan siswa 27,8%) yang diatasi melalui program peningkatan infrastruktur dan pengembangan kapasitas berkelanjutan. Framework ini berkontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran PJOK yang mengintegrasikan teknologi modern dengan nilai-nilai Islam. Kesimpulannya, pengembangan framework pembelajaran PJOK berbasis IoT yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun masih menghadapi beberapa tantangan teknis dan pedagogis yang memerlukan penyesuaian berkelanjutan.AbstractThis research aims to develop an Internet of Things (IoT)-based Physical Education framework integrated with Islamic values of adab and akhlak in Islamic schools. Using Design-Based Research (DBR) approach with mixed methods, the research was conducted in three Islamic schools in Aceh, involving 150 students, 10 Physical Education teachers, 3 school leaders, and 6 education experts. The results show that the developed framework demonstrates high effectiveness in three main aspects: (1) IoT technology implementation with 92.3% monitoring accuracy and 90.1% data reliability, (2) integration of adab and akhlak values with 87.5% implementation success rate and 45.2% improvement in Islamic character development, and (3) enhancement of learning quality with 88.5% material delivery effectiveness and 86.9% learning objectives achievement. Implementation challenges include technical aspects (infrastructure 35.2%, connectivity 28.7%) and pedagogical aspects (teacher adaptation 32.4%, student readiness 27.8%), which were addressed through infrastructure improvement programs and continuous capacity development. This framework contributes significantly to developing a Physical Education learning model that integrates modern technology with Islamic values. In conclusion, the development of an IoT-based Physical Education, Sports, and Health learning framework integrated with Islamic values has proven effective in improving the quality of learning, although it still faces several technical and pedagogical challenges that require continuous adjustment.
ANALISIS KINEMATIC VARIABEL RECURVE ROUNDE SINGLE PADA SHOULDER JOINT DISTANCE DALAM OLAHRAGA PANAHAN TAHUN 2024 Syahputra, Muhajjir; Amin, Fitria
Jurnal Penjaskesrek Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v11i2.2952

Abstract

Analisis biomekanika saat ini merupakan alat bantu revolusioner untuk merekam analisis baik kualitatif dan kuantitatif dan peningkatan gerakan manusia. Dengan perkembangan fotografi, menjadi mungkin untuk menangkap urutan gambar yang mengungkapkan detail gerakan manusia yang tidak terlihat dengan menonton gerakan dengan mata telanjang. Dalam panahan, penting bahwa pemanah mampu menahan gaya tarik busur secara isometrik saat dilepaskan. Banyaknya kesalahan gerakan dari hasil tarikan menghasilkan pengurangan kecepatan panah dan ini menyebabkan panah bergerak terlalu lambat menuju target.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan recurve rounde single pada tampilan atas dan sagital dalam tahapan drawing, aiming dan release. Metode penelitian deskriptif dengan desain the basic causal-comparative designs digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan recurve rounde single pada tampilan atas dan sagital dalam tahapan drawing, aiming dan release. Subjek Penelitian berjumlah 8 orang Atlet, Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh langsung dari objek penelitian yaitu Atlet PPLP Aceh Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang berpedoman pada pertanyaan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: Penelitian ini mengungkap beberapa simpulan. Drawing, aiming dan release yang merupakan prediktor keterampilan dalam atlet cabang olahraga panahan PPLP Shoulder Joint Distance mengalami penambahan jarak rata-rata sebesar 1.33cm.AbstractBiomechanical analysis is currently a revolutionary tool for recording both qualitative and quantitative analysis and improvement of human movement. With the development of photography, it has become possible to capture sequences of images that reveal details of human movement that are not visible to the naked eye. In archery, it is important that the archer is able to withstand the bow's draw force isometrically when released. The number of movement errors from the draw results in a reduction in arrow speed and this causes the arrow to move too slowly towards the target. The purpose of this study was to determine whether there was a difference in the recurve rounde single in the top and sagittal views in the drawing, aiming and release stages. Descriptive research methods with the basic causal-comparative designs were used in this study. The results showed that there was a significant difference in the recurve rounde single in the top and sagittal views in the drawing, aiming and release stages. The research subjects were 8 athletes, the data collected in this study were data obtained directly from the research objects, namely PPLP Aceh Athletes Based on the results of the research and discussion guided by the research questions, it can be concluded that: This study reveals several conclusions. Drawing, aiming and release, which are predictors of skill in PPLP archery athletes, experienced an average increase in distance of 1.33 cm.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KENDALA DALAM SISTEM REKRUTMEN ATLET TAEKWONDO DI PPLPD ACEH Ambia, Fachrizal; Hariansyah, Septi; Rinaldy, Alfian; Jafar, Muhammad
Jurnal Penjaskesrek Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v11i2.2966

Abstract

Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga yang berkembang pesat di Indonesia, dengan PPLPD Aceh menjadi pusat pengembangan atlet muda, termasuk di bidang taekwondo. Penelitian ini fokus pada sistem rekrutmen atlet taekwondo di PPLPD Aceh, yang dirasa belum sepenuhnya sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem rekrutmen yang diterapkan, menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengambilan sampel total sampling pada 10 atlet taekwondo PPLPD Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rekrutmen di PPLPD Aceh cukup efektif dalam memilih atlet dengan potensi tinggi. Seleksi berbasis tinggi badan dan batas usia maksimal terbukti membantu memilih atlet yang memenuhi standar fisik dan usia untuk pelatihan jangka panjang. Selain itu, sistem ini mematuhi regulasi dari Kemenpora dan Dispora Aceh, yang menjadikannya transparan dan adil. Namun, terdapat kelemahan, yaitu ketergantungan yang terlalu besar pada kriteria tinggi badan dan usia, yang dapat mengurangi kesempatan bagi atlet dengan potensi tinggi yang tidak memenuhi kriteria tersebut. Proses seleksi yang terlalu ketat juga dapat mengeliminasi atlet berbakat di tahap awal meskipun memiliki keterampilan teknis yang baik. Oleh karena itu, disarankan agar PPLPD Aceh mempertimbangkan kriteria tambahan seperti keterampilan teknis atau prestasi sebelumnya dalam taekwondo, sehingga atlet yang memiliki potensi namun tidak memenuhi standar fisik tertentu masih bisa diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.AbstractTaekwondo is a martial art that has rapidly developed in Indonesia, with PPLPD Aceh serving as a center for nurturing young athletes, including those specializing in taekwondo. This study focuses on the athlete recruitment system for taekwondo at PPLPD Aceh, which is perceived to not fully align with the expected criteria. The objective of this study is to analyze the recruitment system in place, employing a qualitative approach and utilizing a total sampling technique involving 10 taekwondo athletes from PPLPD Aceh. The findings indicate that the recruitment system at PPLPD Aceh is relatively effective in selecting athletes with high potential. The selection process, which is based on height and age limits, proves effective in choosing athletes who meet the physical and age standards required for long-term training. Furthermore, the system complies with the regulations established by Kemenpora and Dispora Aceh, making it transparent and fair. However, some weaknesses were identified, such as an over-reliance on height and age criteria, which may reduce opportunities for athletes with high potential who do not meet these requirements. The stringent selection process may also lead to the elimination of talented athletes at an early stage, even if they possess strong technical skills. Therefore, it is recommended that PPLPD Aceh consider additional criteria, such as technical skills or prior achievements in taekwondo, to provide opportunities for athletes with potential who may not meet specific physical standards but still demonstrate exceptional ability.
PENGARUH LATIHAN CONE DRILL TERHADAP KELINCAHAN DALAM PERMAINAN ROUNDNET DI SMK PGRI 5 JAKARTA BARAT Kemal Pasha, Asro Gema; Mahardika, Galang Pakarti; Sitompul, Surya Rezeki
Jurnal Penjaskesrek Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v11i2.2973

Abstract

Kelincahan dalam permainan roundnet merupakan faktor penting yang mempengaruhi kinerja pemain untuk mencapai hasil terbaik. Salah satu metode yang terbukti efektif dalam meningkatkan kelincahan adalah latihan cone drill, yang dapat memberikan dampak positif pada performa atlet. Berdasarkan tes kelincahan Illinois agility yang dilakukan pada atlet roundnet di SMK PGRI 5 Jakarta Barat, sebagian besar atlet menunjukkan kemampuan biomotor yang kurang optimal, terutama dalam kelincahan, dengan hasil tes yang termasuk dalam kategori sedang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak latihan cone drill terhadap peningkatan kelincahan dalam permainan roundnet. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Populasi penelitian terdiri dari 8 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler roundnet di SMK PGRI 5 Jakarta Barat. Teknik sampling yang diterapkan adalah Sampling jenuh, di mana semua anggota populasi dijadikan sampel. Data dianalisis dengan perangkat SPSS 20 dan Ms Excel 2021. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 20,14. Setelah diberikan latihan cone drill, rata-rata nilai post-test turun menjadi 17,74, dengan penurunan sebesar 2,40. Hasil uji T dengan nilai signifikansi dua arah menunjukkan adanya pengaruh signifikan latihan cone drill terhadap kelincahan siswa dalam bermain roundnet di SMK PGRI 5 Jakarta Barat. Latihan cone drill terbukti meningkatkan kelincahan pemain roundnet, seperti terlihat dari penurunan hasil tes kelincahan setelah perlakuan.AbstractAgility in a roundnet game is an important factor that affects a player's performance to achieve the best results. One method that has proven effective in improving agility is cone drill, which can have a positive impact on athlete performance. Based on the Illinois agility test conducted on roundnet athletes at SMK PGRI 5 West Jakarta, most athletes show less than optimal biomotor abilities, especially in agility, with test results included in the moderate category. This study aims to assess the impact of cone drill training on improving agility in roundnet games. The approach used was quantitative with a pre-experimental design. Data collection was done through pre-test and post-test. The study population consisted of 8 students who participated in extracurricular roundnet at SMK PGRI 5 West Jakarta. The sampling technique applied was saturated sampling, where all members of the population were sampled. Data were analyzed with SPSS 20 and Ms Excel 2021. The results showed an average pre-test score of 20.14. After being given cone drill training, the average post-test value dropped to 17.74, with a decrease of 2.40. The results of the T test with a two-way significance value showed a significant effect of cone drill training on student agility in playing roundnet at SMK PGRI 5 West Jakarta. The cone drill was shown to improve the agility of roundnet players, as seen from the decrease in agility test results after treatment.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ATLETIK LOMPAT TINGGI BERBASIS PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN FISIK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Efendi, Ashari; Ambia, Fachrizal; Amrizal, Amrizal; Budiman, Budiman; Abidin, Zainal
Jurnal Penjaskesrek Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v11i2.2962

Abstract

Pendidikan jasmani di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) memegang peranan penting dalam membentuk keterampilan fisik, kebugaran, serta karakter siswa. Salah satu cabang olahraga yang diajarkan di mata pelajaran pendidikan jasmani adalah atletik, khususnya lompat tinggi. Lompat tinggi merupakan cabang olahraga yang membutuhkan teknik khusus, seperti koordinasi tubuh, kekuatan otot, kelincahan, dan daya tahan. Meskipun lompat tinggi memiliki banyak manfaat untuk perkembangan fisik siswa, pengajaran teknik ini di banyak sekolah cenderung masih menggunakan pendekatan yang tradisional dan monoton, seperti teknik latihan berulang yang kurang variatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran pendidikan jasmani. Agar siswa tidak jenuh dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode R&D untuk mengembangkan dan menguji model pembelajaran atletik lompat tinggi berbasis permainan. Instrumen yang digunakan mencakup panduan permainan dan lembar validasi untuk menilai kelayakan model. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi yang diisi oleh ahli dan praktisi pendidikan untuk mengevaluasi kualitas model yang dikembangkan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bandar Kabupaten Bener Meriah berjumlah 30 siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis dengan program Statistical Package for Social Sciense, (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yang tercantum pada bagian analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran atletik nomor lompat tinggi berbentuk permainan untuk siswa SMA yang terdiri dari 3 jenis permainan yaitu 1. Permainan lompat kotak 2. Permainan lompat tali 3. Permainan lompat gawang, dengan jumlah pernyataan masing-masing permainan 20 butir pernyataan yang memiliki nilai validitas dengan poin indeks skor 0,98 dan reliabilitas dengan nilai indeks skor 0,94. Hasil analisis statistik dimana rhitung < r table, sehingga dapat digunakan untuk pengembangan model pembelajaran atletik nomor lompat tinggi berbentuk permainan untuk siswa SMA.AbstractPhysical Education at the High School level plays an important role in shaping students' physical skills, fitness, and character. One of the sports taught in physical education is athletics, specifically high jump. High jump is a sport that requires specific techniques, such as body coordination, muscle strength, agility, and endurance. Although high jump has many benefits for students' physical development, the teaching of this technique in many schools tends to still use traditional and monotonous approaches, such as repetitive training techniques that lack variation and interactivity. This study aims to develop a physical education learning model so that students do not feel bored during the learning process. The research uses the R&D method to develop and test a game-based high jump learning model. The instruments used include a game guide and a validation sheet to assess the feasibility of the model. Data collection was carried out through validation sheets filled out by experts and education practitioners to evaluate the quality of the developed model. The subjects in this study were 30 students from grade XI at SMA Negeri 2 Bandar, Bener Meriah District. Data analysis was performed using the Statistical Package for Social Sciences (SPSS) program. Based on the research results presented in the analysis and discussion section, it can be concluded that the development of the high jump athletic learning model in the form of games for high school students consists of 3 types of games: 1. Box jump game 2. Rope jump game 3. Hurdle jump game, with each game containing 20 statements that have a validity score index of 0.98 and a reliability score index of 0.94. The statistical analysis result showed that the calculated r-value was less than the r-table, indicating that the model can be used for the development of a game-based high jump athletic learning model for high school students.

Page 1 of 1 | Total Record : 5