cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 200 Documents
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM IKLAN RADIO 99,3 TOSS FM MERDUATI BANDA ACEH Wahidah Nasution; Efrima
Jurnal Metamorfosa Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.212 KB)

Abstract

Pemahaman terhadap tuturan tidak hanya berlangsung pada leksikon yang ada, namun juga membutuhkan konteks yang mendasarinya. Tindak tutur merupakan salah satu bagian yang memudahkan pemahaman keliteralan. Bahasa yang terdapat dalam iklan perlu dikaji keliterannya untuk memahami bahwa ujaran terkadang tidak sama dengan apa yang dituturkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam iklan radio 99,3 Toss FM Merduati Banda Aceh dan mendeskripsikan fungsi tindak tutur ilokusi dalam iklan radio 99,3 Toss FM Merduati Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari temuan peneliti tekait bentuk dan fungsi ilokusi, diantaranya sebagai berikut: terdapat empat bentuk tindak ilokusi yaitu, bentuk yakni, asertif terdapat (1 data), bentuk tindak tutur ilokusi direktif terdapat (1 data), bentuk tindak tutur ekspresif (1 data), dan bentuk tindak tutur komisif (1 data). Selanjutntnya terdapat sepuluh fungsi tindak tutur ilokusi yakni, fungsi asertif memberitahu terdapat (3 data), fungsi menyatakan terdapat (3 data), fungsi menyarankan terdapat (2 data), fungsi mengeluh terdapatat (3 data). Fungsi ilokusi direktif yakni, fungsi memesan terdapat (1 data), fungsi memerintah terdapat (2 data), fungsi menasehati terdapat (1 data). Fungsi ilokusi ekspresif yakni, fungsi mengucapkan terima kasih (1 data), fungsi memuji (1 data) dan fungsi ilokusi komisif yakni, fungsi menawarkan (1 data). Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Abstract Speech understanding does not depend on existing lexicons, but it requires the understanding context. One of part that facilitates the understanding of literacy is speech action. The language contained in the advertisement needs to be examined in its literacy to understand that speech is sometimes not the same as what is spoken. The purpose of this research is to describe the form of illocutionary speech acts in radio advertisement 99.3 Toss FM Merduati Banda Aceh and describe the function of illocutionary speech acts in radio advertisements 99.3 Toss FM Merduati Banda Aceh. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive type. Based on the results of research obtained from the findings of researchers regarding the shape and function of illocutionary, including the following: there are four forms of illocutionary acts, namely, forms namely, assertive there are (1 data), directive illocutionary speech acts form (1 data), expressive speech acts (1 data), and forms of commissive speech acts (1 data). Furthermore there are ten functions of illocutionary speech acts namely, the assertive function tells there are (3 data), the function states there are (3 data), the function suggests there are (2 data), the function complains there are (3 data). The directive illocutionary function, namely the ordering function (1 data), the governing function is (2 data), the advisory function is contained (1 data). The expressive ilocutionary function is, the function of expressing gratitude (1 data), the function of praise (1 data) and the commissive illocutionary function namely, the function of offering (1 data). Conclusions in this study are that there are forms and functions of assertive, directive, commissive, and expressive illocutionary speech acts. Keywords: Advertising, Speech Acts, Illocutionary
ANALISIS PERKEMBANGAN PERSONAL INTELEKTUAL DALAM BUKU CERITA ANAK SANG PIATU MENJADI RAJA KARYA HALIMI HADIBRATA Yusrawati JR Simatupang
Jurnal Metamorfosa Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.967 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan personal intelektual dalam buku cerita anak Sang Piatu Menjadi Raja karya Halimi Hadibrata. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.Sumber data penelitian ini adalah buku cerita anak yang berjudul Sang Piatu Menjadi Raja karya Halimi Hadibrata yang diterbitkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud. Data penelitian ini adalah paragraf-paragraf dan kalimat-kalimat dalam bentuk pernyataan atau percakapan dalam dialog yang menggambarkan perkembangan intelektual. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik studi pustaka. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam buku cerita rakyat Sang Piatu Menjadi Raja karya Halimi Hadibrata yang diterbitkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud ditemukan perkembangan intelektual yang mencakup ranah kognitif pada aspek pengetahuan. Abstract This study aims to describe the development of personal intellectual in the children's book Sang Piatu Menjadi Raja of Hadibrata Halimi works. The type of research used in this study was qualitative research with a descriptive method. Data source this study is a children's book entitled Sang Piatu Menjadi Raja of Hadibrata Halimi works published body of development and construction of the Language Kemendikbud. The data of this research is paragraphs-paragraphs and sentences in the form of a statement or conversation in the dialog that describes the intellectual development. Research data collected through literature study techniques. Results of the study concluded that in the folklore of Sang Piatu Menjadi Raja of Hadibrata Halimi works published Language Coaching and development agency Kemendikbud found intellectual development which includes the realm of cognitive aspects knowledge. Keywords: Personal Development, Intellectual Development, Children's Book
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SUGESTI IMAJINASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 48 JAKARTA Nur Amalia; Nur Aini Puspita Sari; Rida Tania Noviani
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.39 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.333

Abstract

This study aims to determine the effect of learning outcomes in writing poetry using imagination suggestion learning methods in class X students of SMA 48 Jakarta in the second semester of the academic year 2018-2019. The research method used is a quantitative research method with a research design Pretest-Posttest Control Group Design. The sample used is Simple Random Sampling. In this study using two classes, namely the control class and the experimental class. The instrument used was a test of the ability to write poetry. Test the normality of the test results (posttest) using the liliefors test. In the experimental class obtained Lcount = 0.13 <0.15 = Ltable at a significant level of 0.05 and the control class Lcount = 0.14 <0.15 = Ltable at a significant level of 0.05. In both of these samples it turns out Lcount <LtablE, it can be concluded that the two samples are normally distributed. The homogeneity test of the test results using the fisher test, obtained Fcount = 1.31 <1.76 = Ftable, it turns out Fcount <Ftable then it can be concluded that the sample is homogeneous. Furthermore, hypothesis testing using t-test obtained tcount = 7.14> 1.67 = ttable at a significant level of 0.05 turns out tcount > ttable then H0 is rejected and H1 is accepted. That is, there is a significant influence by using the imagination suggestion learning methods on the ability to write poetry of class X students of SMA 48 Jakarta. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh hasil belajar menulis puisi dengan menggunakan metode pembelajaran sugesti imajinasi pada siswa kelas X SMA Negeri 48 Jakarta pada semester 2 tahun ajaran 2018-2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Pada penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan menulis puisi. Uji normalitas hasil tes (postes) menggunakan uji liliefors. Pada kelas eksperimen diperoleh Lhitung = 0,13 < 0,15 = Ltabel pada taraf signifikan 0,05 dan kelas kontrol Lhitung = 0,14 < 0,15 = Ltabel pada taraf signifikan 0,05. Pada kedua sampel tersebut ternyata Lhitung< Ltabel, maka dapat disimpulkan kedua sampel tersebut berdistribusi normal. Uji homogenitas hasil tes menggunakan uji fisher, diperoleh Fhitung = 1,31 < 1,76 = Ftabel, ternyata Fhitung < Ftabel maka dapat disimpulkan bahwa sampel berhomogen. Selanjutnya, uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung = 7,14 > 1,67 = ttabel pada taraf signifikan 0,05 ternyata thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan dengan menggunakan metode pembelajaran sugesti imajinasi terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 48 Jakarta. Kata Kunci: Sugesti Imajinasi, Menulis, Puisi
TEKNIK PELUKISAN TOKOH DALAM NOVEL BULAN KERTAS KARYA ARAFAT NUR Iba Harliyana; Ayu Shella
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.339 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.336

Abstract

The technique of character drawing is divided into two parts, namely the technique of painting a character directly and the technique of painting a character indirectly. This research aims to describe the character painting techniques used by Arafat Nur in his novel BulanKertas. The study was conducted using an objective approach and included in the descriptive analysis research. The collection technique used in this study is the reading collection technique. The results of the research found that Arafat Nur's novel contained the main characters namely Rafa and Naya and additional figures namely Kanafi, Afdal, Askan, Rafa's parents and Naya's parents, and Arafat Nur combines the techniques of direct character painting and indirect painting techniques. in his novel, in the indirect painting technique Arafat Nur uses eight techniques from nine indirect character painting techniques that have been explained by Nurgiyantoro, and each character in this novel has his own character painting technique, there are characters who are depicted using one technique but there are several figures who are depicted by combining several techniques in his painting. One data obtained can be analyzed by several techniques. The conclusion of this research is BulanKertas novel written by Arafat Nur using direct painting techniques and indirect painting techniques in making the self of a character. Abstrak Teknik pelukisan tokoh terbagi menjadi dua bagian, yaitu teknik pelukisan tokoh secara langsung dan teknik pelukisan tokoh secara tidak langsung. penetian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik pelukisan tokoh yang digunakan Arafat Nur dalam novelnya BulanKertas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan objektif dan termasuk ke dalam penelitian analisis deskriptif. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik pengumpulan baca catat. Hasil dari penelitian yang ditemukan yaitu novel Arafat Nur terdapat tokoh utama yaitu Rafa dan Naya dan Tokoh tambahan yaitu Kanafi, Afdal, Askan, orang tua Rafa dan orang tua Naya, dan Arafat Nur menggabungkan antara teknik pelukisan tokoh secara langsung dan teknik pelukisan secara tidak langsung dalam novelnya, dalam teknik pelukisan secara tidak langsung Arafat Nur menggunakan delapan teknik dari sembilan teknik pelukisan tokoh secara tidak langsung yang telah dijelaskan oleh Nurgiyantoro, serta setiap tokoh dalam novel ini memiliki teknik pelukisan tokohnya masing­­­­­­-­masing, ada tokoh yang dilukiskan menggunakan satu teknik tetapi ada beberapa tokoh yang dilukiskan dengan menggabungkan beberapa teknik dalam pelukisannya. Satu data yang didapatkan dapat dianalisi beberapa teknik. Simpulan dari penelitian ini ialah novel Bulan Kertas yang dikarang oleh Arafat Nur menggunakan teknik pelukisan langsung dan teknik pelukisan tidak langsung dalam membuat kedirian dari seorang tokoh. Kata Kunci: Teknik Pelukisan Tokoh, Tokoh
TINGKAT MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SEMESTER III PRODI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Harfiandi
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.79 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.337

Abstract

The aim of this study is to describe the level of students’ learning motivation at Indonesian Language Study Program of STKIP Bina Bangsa Getsempena. This is a descriptive research that data collected in the form of quetionaire. The subjects taken in this study were the third semester students who were taking lectures. The data processing of this research was carried out by scoring the scale of each statement in 8 factors of student learning motivation consisting of 4 internalfactorsand 4 external factors. Based on the results of the study, it shows that students' learning motivation at the specified interval scale reaches 97 in the internal aspects that have a normal category and in the external category the students’ score reaches 114 which is categorized high. In comparison, student motivation to learn internally is lower than externally. With this level, students still need to get serious attention on increasing motivation to learn. Several factors related to the statement of learning motivation still need to be improved to strengthen student skills. Abstrak Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bagaimana tingkat motivasi belajar mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Bina Bangsa Getsempena. Data penelitian ini berupa motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III yang sedang mengikuti perkuliahan. Pengolahan data penelitian ini dilakukan dengan skala penyekoran dari setiap pernyataan dalam 8 faktor motivasi belajarmahasiswa yang terdiri atas 4 faktorinternal dan 4 eksternal. Berdasarkan hasil penelitian, motivasi belajar mahasiswa pendidikan bahasa Indonesia STKIP Bina Bangsa Getsempena menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa pada skala interval yang ditentukan, yaitu 97 pada aspek internal yang memiliki kategori biasa dan 114 pada aspek eksternal yang berkategori tinggi. Sebagai perbandingan, motivasi belajar mahasiswa secara internal lebih rendah dari pada eksternal. Dengan tingkat tersebut, mahasiswa masih perlu mendapat perhatian serius pada meningkatkan motivasi belajar. Beberapa faktor yang terkait dengan pernyataan motivasi belajar masih perlu ditingkatkan untuk memperkuat kecakapan mahasiswa. Kata Kunci:Tingkat Motivasi Belajar, Motivasi Internal, Motivasi Eksternal
NILAI KECANTIKAN PEREMPUAN DALAM PUISI AMINAH KARYA WS RENDRA Rifari Baron
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.605 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.338

Abstract

This study aimed to examine and discover the value of beauty for women through a poem entitled Aminah by WS. Rendra. Beauty was an important phenomenon for every woman. However, how this woman's concept become a good value for herself. This study used qualitative research with content analysis methods. Data were collected using fragments of poetry. Data analysis consisted of data reduction, data presentation, conclusion / verification. The results showed that the figure of Aminah had a beauty which was admired by all men or everyone in her village. Aminah became a village flower, but her figure had became a proud and arrogant woman. In her findings, Aminah's beauty had no value that given a positive impact on herself or the community. Aminah became a miserable person because of the greed that came from her beauty. She became a woman who fell into the valley of black life as a Commercial Sex Worker. At the end of the poem story, Aminah was to return as the nature of women despite having to face scolding from the community. So, the value of women's beauty must be balanced between physical, psychological, and social. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menemukan nilai kecantikan bagi perempuan melalui puisi berjudul Aminah karya WS. Rendra. Kecantikan menjadi fenomena penting bagi setiap perempuan. Namun, bagaimana konsep perempuan ini menjadi nilai yang baik bagi diri perempuan itu sendiri. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Data dikumpulkan menggunakan penggalan puisi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosok Aminah memiliki kecantikan yang sangat dikagumi oleh semua laki-laki ataupun semua orang di desanya. Aminah menjadi bunga desa, namun sosoknya telah menjadi perempuan yang sombong dan angkuh. Dalam temuannya kecantikan Aminah tidak memiliki nilai yang berdampak positif terhadap dirinya ataupun masyarakat. Aminah malah menjadi orang yang sengsara karena keserakahannya yang berasal dari kecantikannya. Dia menjadi perempuan yang terjerumus pada lembah kehidupan hitam sebagai Pekerja Komersial Seks. Pada akhir cerita puisi, Aminah ingin kembali pada fitrah perempuan walaupun harus menghadapi cacian dari masyarakat. Jadi, nilai kecantikan perempuan harus seimbang antara fisik, psikis, dan sosial. Kata Kunci: Aminah, Nilai Kecantikan, Perempuan, Puisi
HUBUNGAN SIKAP BAHASA DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA DALAM KARYA ILMIAH A A Alimin; Hariyadi
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.963 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.339

Abstract

This study aims to describe: 1) the attitude of Indonesian students in Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah courses; 2) student learning outcomes in Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah courses; and 3) whether there is a relationship between language attitudes and student learning outcomes in Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah courses. This type of research in this research is descriptive quantitative with the form of correlational studies. The sample consisted of 83 students in the Physics Education Study Program, Pancasila and Civic Education, and Counseling Program. The analysis technique used includes test requirements and test instruments. Data collection techniques in this study include: (1) data collection on Indonesian language attitudes using a closed questionnaire technique (2) data collection on Indonesian language learning outcomes in scientific work using documentary study techniques. The validity of the Indonesian attitude questionnaire uses the product moment correlation formula. The results of the study were concluded as follows: 1) Indonesian language attitudes of students with an average score of 118,349, with a percentage of 78,90% and categorized Good; 2) student learning outcomes in Indonesian language courses in scientific work with an average score of 74.49 and the percentage of 74.49% and categorized Good; and 3) there is a significant positive relationship between Indonesian language attitudes and student learning outcomes in Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah courses the correlation result is 0.402. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) sikap bahasa Indonesia mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah; 2) hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah; dan 3) ada tidaknya hubungan antara sikap bahasa dengan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia dalam Karya Ilmiah. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah Kuantitatif deskriptif dengan bentuk studi korelasional. Sampel terdiri atas 83 mahasiswa angkatan 2017 di Program Studi Pendidikan Fisika, PPKn, dan Bimbingan Konseling IKIP PGRI Pontianak. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji persyaratan dan uji instrumen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: (1) pengumpulan data sikap bahasa indonesia menggunakan teknik angket tertutup (2) pengumpulan data hasil belajar mata kuliah bahasa Indonesia dalam karya ilmiah menggunakan teknik Studi dokumenter. Validitas angket sikap bahasa Indonesia menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut: 1) sikap bahasa Indonesia mahasiswa dengan hasil rata-rata skor sebesar 118,349, dengan presentase sebesar 78,90% dan dikategorikan Baik,; 2) hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah bahasa Indonesia dalam karya ilmiah dengan rata-rata skor 74,49 dan persentasenya sebesar 74,49% serta dikategorikan Baik; dan 3) ada hubungan positif yang signifikan antara sikap bahasa indonesia dengan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah bahasa Indonesia dalam karya ilmiah dengan hasil korelasi sebesar 0,402. Kata Kunci: Sikap Bahasa, Hasil Belajar, Bahasa Indonesia
HUMANISM VALUE OF MAIN CHARACTER IN WAR FOR PLANET OF THE APES MOVIE Euis Meinawati; Inge Dwiana Haryati; Meiva Eka Sri Sulistyawati; Viviana Lisma Lestari; Syukri Ghozali
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.034 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.340

Abstract

This study discusses the humanity values contained in the characters War for Planet of The Apes movie. This analysis uses method of qualitative data. This study uses two kinds of data. Firstly, the primary data is from the literary work itself, War for Planet of the Apes.The secondary data such as theory books, previous studies, and journals. The data analyzed is taken from the player’s remarks in War for Planet of The Apes movie. The theory taken to discuss human values is Hardiman's theory. Hardiman said there are six of humanism values, they are (1) appreciate opinions, (2) cooperation, (3) sacrafice, (4) care about others, (5) helping, and (6) solidarity. The results of this analysis are humanitarian values that arise in the main character in terms of human nature, and how the value of humanity is realized in real life. There are four humanism values that contained in the movie, namely (1) cooperation, (2) care about others, (3) sacrifice, and (4) helping. Penelitian ini membahas tentang nilai kemanusiaan yang terdapat pada karakter dalam film War for Planet of The Apes. Metode yang dilakukan dalam menganalisis adalah kualitatif data. Pertama, data primer adalah War for Planet of The Apes. Dan data kedua seperti buku teori, pelajaran sebelumnya dan jurnal. Data yang dianalisis diambil dari ucapan pemain dalam film War for Planet of The Apes. Teori yang diambil untuk membahas nilai-nilai kemanusiaan adalah teori Hardiman. Hardiman berpendapat bahwa ada enam nilai kemanusiaan, yaitu (1) kebebasan berpendapat,(2) kerjasama, (3) rela berkorban, (4) peduli terhadap sesama, (5) menolong, dan (6) solidaritas. Hasil dari analisis ini adalah nilai-nilai kemanusiaan yang timbul pada karakter utama dalam hal sifat humanisnya, dan bagaimana nilai kemanusiaan ini terealisasikan dalam kehidupan nyata. Nilai kemanusiaan yang terdapat dalam film tersebut ada empat, yaitu (1) kerjasama, (2) peduli terhadap sesama, (3) rela berkorban, dan (4) menolong. Kata Kunci: Film, Karakter Utama, Nilai-Nilai Kemanusiaan
PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN MENULIS PROPOSAL PADA SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR MELALUI NUMBERED HEAD TOGETHER Muhammad Zikri Wiguna
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.748 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.342

Abstract

The aims of this study are to improve: the quality of students’ learning in writing proposal at Grades XI SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar through implementing Numbered Head Together model. This study is a classroom action research. The research was conducted in three cycles. Each consisted of planning, implementation, observation, and reflection. The Subjects of this research were the students of ICT Grades XI SMA Muhammadiyah I Karanganyar and an Indonesian Language teacher. The data sources were collected from the teacher, the students, the activities of teaching learning proces, and the documents. The techniques of collecting data were observation, interview, and test. The data were analyzed by using critical analysis and descriptive comparative analysis. The results showed that the use of model learning can improve the quality of process learning to write proposals. Based on the analysis of data, the quality of the learning process of writing a proposal covers activeness, attention, and independence of students achieving a total score of 186 on the first cycle with 7.2 of average. In the second cycle reached 267 with an average of 10.27, and the third cycle reached 295 with an average of 11.27. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan: kualitas pembelajaran siswa dalam menulis proposal di Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar melalui penerapan model Numbered Head Together. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Masing-masing terdiri dari perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TIK SMA Muhammadiyah I Karanganyar dan guru Bahasa Indonesia. Sumber data dikumpulkan dari guru, siswa, kegiatan proses belajar mengajar, dan dokumen. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kritis dan analisis komparatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis proposal. Berdasarkan analisis data, kualitas proses pembelajaran menulis proposal meliputi keaktifan, perhatian, dan kemandirian siswa mencapai skor total 186 pada siklus pertama dengan rata-rata 7,2. Pada siklus kedua mencapai 267 dengan rata-rata 10,27, dan siklus ketiga mencapai 295 dengan rata-rata 11,27. Kata Kunci : Menulis Proposal, Kualitas Pembelajaran, Numbered Head Together
KARAKTERISTIK RAGAM BAHASA HUKUM DALAM PERSIDANGAN DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH Rahmad Nuthihar; Mursyidin; Wahdaniah
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.742 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.343

Abstract

The focus of this study examined the characteristics of the variety of law languages found in trials at the Banda Aceh District Court. This research is a qualitative type with a qualitative descriptive approach. Data was collected by recording technique and recording the speech of trial participants consisting of judges, public prosecutors, lawyers, defendants, and visitors to the trial. The results of this study concluded that in the trial at the Banda Aceh District Court there were four characteristics of a variety of law languages consisting of, official, honesty, cohesiveness, and clarity of meaning. The characteristics of the various law languages aspects of officiality are characterized by the use of standard vocabulary words. The aspect of clarity of meaning in the trial is evidenced by the use of diction which is easily understood. The diction used by judges, lawyers and prosecutors is a popular type of diction. The aspect of cohesiveness of the mind is proven by the formulation of sentences showing the roundness of the elements and having clear links. Furthermore, aspects of the miscarriage caused by sentences uttered by judges, lawyers, or public prosecutors are simple and concise sentences. Abstrak Penelitian ini mengkaji karakteristik ragam bahasa hukum dalam persidangan di Pengadilan Negeri Banda Aceh. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknk pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dengan metode rekam catat selama persidangan sumber data penelitian ini terdiri atas ujaran hakim, jaksa penuntut umum, pengacara, terdakwa, dan pengunjung persidangan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Banda Aceh terdapat empat karakteristik dari berbagai bahasa hukum yang terdiri atas (1) keresmian (2) kejelasan makna, (3) kepaduan pikiran, dan (4) kelugasan. Karakteristik ragam bahasa hukum aspek keresmian ditandai dengan penggunaan kata-kata kosakata baku. Aspek kejelasan makna dalam persidangan dibuktikan dengan penggunaan diksi yang mudah dipahami. Diksi yang digunakan oleh hakim, pengacara dan jaksa adalah jenis diksi yang populer. Aspek kepaduan pikiran dibuktikan dengan rumusan kalimat yang menunjukkan kebulatan unsur-unsur dan memiliki keterkaitan yang jelas. Selanjuntya, penerapan aspek kelugasan makna dalam persidangan dibuktikan dengan kalimat yang diucapkan oleh hakim, pengacara, ataupun jaksa penuntut umum merupakan kalimat yang sederhana dan ringkas. Kata Kunci: Ragam Bahasa, Bahasa Hukum, Pengadilan Negeri Banda Aceh