cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 200 Documents
PERILAKU ABNORMAL TOKOH AJO KAWIR PADA NOVEL SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN: Kajian Psikologi Sastra Rerin Maulinda; Wisnu Adi Pratama
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1120

Abstract

A family of liquid literary works an expression of life through a form of language. Literary works were created through the events witnessed and perceived A person about an interesting side of life. Literary works are seen as A container that can present the author's life (Romance and Kusumaningrum, 2018, Hal. 2). One manifestation of the author expression is thought And his imaginative intuition regarding the embodied, which can be observed from In literary works, contained in reference to the ranks, and contained in the main character in the novel's breadth.People whose very different behavior from the norms prevailing in a society called abnormal. Community norm in one society is different from others. So, something different called abnormal. To study about human behavior requires the science of psychology. For learning about human behaviour, we need a science. It is psychology. Which leaning about human character at all. Learning means that we have an effort to know, understand, elaborate, and describe the expression of human personality based on many aspects. This research aims to describe the personality aspect of Ajo Kawir and factors which influence his character in Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas , a novel authored by Eka Kurniawan. So, this paper aims to show that Ajo Kawir has abnormal behaviour. Research focuses on a leading figure in this novel, Ajo Kawir, in a psychology study. Literary psychology is a study of literary works based on psychological theory. Literary and psychological works are closely related, directly and functionally. Indirect links, due to literary and psychological works, have the same object of human life.This research-based on quantity description method. Data which use in this research are sentences and conversations in the story, who describe his behaviour and personality. The result of this research represents the childhod trauma of Ajo Kawir his behaviour, based on mindful theory, is a personality who has a rational soul function; those are mind and feeling. The unconscious approach consists of the things, personal unconscious and collective unconscious. His acts are personal unconscious due to pressure of himself. Therefore, he is compliant to do anything that pressures himself. Even, unconsciously the pressure starts changing his personality. Factors that changing his character are fundamental nature (endogen factor) and environment (exogen factor). Conflict of Ajo Kawir comes from internal and external conflicts. The growing process of Ajo Kawir's personality unconsciously makes Ajo Kawir has abnormal behaviour in society. Sebuah karya sastra merupakan suatu ungkapan kehidupan melalui bentuk bahasa. Karya sastra diciptakan melalui kejadian yang disaksikan dan dirasakan seseorang mengenai sisi kehidupan yang menarik. Karya sastra dipandang sebagai wadah yang dapat merepresentasikan kehidupan pengarang (Asmara dan Kusumaningrum, 2018, p. 2). Salah satu wujud ekspresi pengarang ialah pemikiran dan intuisi imajinatifnya mengenai kepribadian, yang dapat diamati dari tokoh dalam karya sastra, seperti kepribadian yang mengacu pada tingkatan, serta kepribadian pada tokoh utama dalam sebuah novel.Orang yang tingkah lakunya sangat berbeda dari norma yang berlaku dalam suatu masyarakat disebut abnormal. Karena norma-norma tersebut berbeda antara masyarakat satu dengan yang ada di masyarakat lain, suatu perbuatan yang dianggap normal di suatu masyarakat, mungkin dianggap abnormal di masyarakat lain. Untuk mempelajari perilaku manusia membutuhkan ilmu psikologi. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan lainnya. Mempelajari perilaku manusia membutuhkan ilmu psikologi. Mempelajari berarti ada usaha mengenal, memahami, menguraikan dan menggambarkan tingkah laku dan kepribadian manusia berdasarkan aspek-aspeknya. Psikologi sastra merupakan pengkajian karya sastra yang berlandaskan oleh teori psikologi. Karya sastra dan psikologi memiliki kaitan yang erat, secara langsung dan fungsional. Kaitan yang tak langsung, karena karya sastra maupun psikologi memiliki objek yang sama yaitu kehidupan manusia. Pada penelitian ini bertujuan unutk mendeskripsikan aspek kepribadian dan faktor yang mempengaruhi kepribadian tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan sehingga menjadi perilaku abnormal. Penelitian berfokus pada tokoh utama Ajo Kawir dalam kajian psikologi. Penelitian ini menggunakan metode deskiptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk kalimat dan percakapan-percakapan tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang menggambarkan seperti apa perilaku dan kepribadiannya. Hasil penelitian ini adalah aspek kepribadian Ajo Kawir berdasarkan trauma masa kecil Ajo Kawir. Alam Sadar (kesadaran) merupakan pribadi yang memiliki fungsi jiwa rasional, yakni pikiran dan perasaan. Dalam kesadaran Ajo Kawir juga memiiliki sikap jiwa yang ekstrovert. Berdasarkan Alam Tak Sadar (ketaksadaran) yang dibagi dari ketaksadaran pribadi dan ketaksadaran kolektif. Tindakan- tindakan Ajo Kawir merupakan ketidaksadaran pribadi yang terjadi akibat tekanan yang ada di dalam dirinya sendiri sehingga Ajo Kawir rela melakukan tidakan apapun untuk mencoba melawan tekanan yang ada pada dirinya. Tanpa disadari, tekanan itu bahkan mulai merubah kepribadiannya. Faktor yang mempengaruhi kepribadian Ajo Kawir, yaitu faktor pembawaan dasar (faktor endogen) dan faktor lingkungan (faktor eksogen). Konfik yang dialami Ajo Kawir berasal dari konflik internal dan konflik eksternal. Kata Kunci: Psikologi Analitis, Kepribadian, Perilaku Abnormal Tokoh Ajo Kawir
KAJIAN MAJAS PADA ARTIKEL JURNALISME WARGA SERAMBI INDONESIA Hendra Kasmi
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1121

Abstract

This research is about the majas reviewing of the citizens Journalism Articles’ in Serambi Indonesia. The problem of this study is to potray the ideas of the majas citizens Articles’ in Serambi Indonesia Journalism. The purpose of this study is to describe the figurative language aspects of the majas in form of the rubric articles in Serambi Indonesia Journalism. The method used is a descriptive analytical method by using a structural approach technique. The data were collected from the articles in the Journalism Citizens of Serambi Indonesia newspaper. The data were analyzed by using qualitative analysis technique. The results of this study indicated that the articles which is found in the citizen journalism in the Indonesia Serambi newspaper contain a lot of figurative languages, such as the experiences of the writer that is written in a free language style. Then, the dominant of the figurative language used in the citizen journalism articles were the personification and metaphorical majas. Abstrak Penelitian ini berjudul Kajian Majas pada Artikel Jurnalisme Warga Serambi Indonesia. Masalah yang ingin ditelaah adalah tentang gambaran majas pada artikel Jurnalisme Warga Serambi Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek bahasa kiasan yang terdapat pada artikel-artikel rubrik Jurnalisme Warga di Serambi Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan struktural. Sumber data penelitian ini adalah artikel-artikel rubrik Jurnalisme Warga koran Serambi Indonesia. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa artikel-artikel yang terdapat dalam jurnalisme warga di koran Serambi Indonesia banyak mengandung bahasa kiasan karena tulisan-tulisan artikel tersebut berisi pengalaman penulis yang tentu saja ditulis dengan gaya bahasa bebas. Majas yang dominan terdapat dalam artikel-artikel jurnalisme warga tersebut yakni majas personifikasi dan metafora. Kata Kunci : Majas, Jurnalisme Warga
ANALISIS NILAI BUDAYA DALAM HIKAYAT BANTA AMAT JILID I DAN II KARYA T. A. SAKTI Teuku Mahmud
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1123

Abstract

This study aims to describe the cultural values ​​contained in the Hikayat Banta Amat Volume I and II by T. A. Sakti. Cultural value is very important to be studied in order to preserve the cultural heritage of the people of Aceh so that it can be known by the younger generation and re-cultivated in life in the present. The formulation of the problem raised in this study is how the cultural values ​​contained in the Hikayat Banta Amat Volume I and II by T. A. Sakti. The data source in this research is Hikayat Banta Amat Volume I and II by T. A. Sakti. The selected data is each quotation that has a relation to cultural values ​​in the saga. The approach and method used in this research is a qualitative approach and a descriptive method by describing the facts which are then followed by analysis. The cultural values ​​analyzed in Banta Amat sects are grouped according to five categories, namely (1) cultural values ​​in human relations with God, (2) cultural values ​​in human relations with nature, (3) cultural values ​​in human relations with other humans, (4) cultural values ​​in human relations with society, and (5) cultural values ​​in human relations with oneself. The results showed there were 37 quotations related to cultural values ​​that exist in the Banta Amat saga, namely: (1) Cultural values ​​in the human relationship with God there are 6 values ​​in 24 quotes; a) Give thanks to God 3 quotes, b) Give to Allah the Prophet 1 quote, c) Pray and ask God 9 quotes, d) surrender to God 8 quotes, e) Fear God 1 quote, and f) Obey to worship God 2 quotes, (2) Cultural values ​​in human relations with nature are found in 2 quotations about utilizing the forest, (3) Cultural values ​​in human relations with other humans there are 3 values ​​in 4 quotations; a) respect for others 2 quotes, b) say greetings 1 quote, and c) answer greetings 1 quote, (4) Cultural values ​​in human relations with the community there are 3 quotes namely about mutual care, and (5) Cultural values ​​in relationships humans with themselves there are 3 values ​​in 4 quotes; a) Never give up 2 quotes, b) responsibility 1 quote, and c) hard work 1 quote. Based on the results of the study it can be seen that the cultural values ​​in the human relationship with God are more numerous than the other values. This illustrates that the people of Aceh are religious and devout people who worship God. Suggestions from researchers that the people of Aceh continue to preserve cultural values ​​such as the Banta Amat saga in daily life. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai budaya yang terkandung dalam Hikayat Banta Amat Jilid I dan II Karya T. A. Sakti. Nilai budaya sangat penting untuk dikaji guna melestarikan warisan budaya masyarakat Aceh agar dapat diketahui oleh generasi muda dan kembali dibudidayakan dalam kehidupan pada masa sekarang. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai budaya yang terkandung dalam Hikayat Banta Amat Jilid I dan II Karya T. A. Sakti. Sumber data dalam penelitian ini adalah Hikayat Banta Amat Jilid I dan II karya T. A. Sakti. Data yang dipilih adalah setiap kutipan yang ada kaitannya dengan nilai budaya dalam hikayat. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode deskritif dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Nilai budaya yang dianalisis dalam hikayat Banta Amat dikelompokkan berdasarkan lima kategori, yaitu (1) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan, (2) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam, (3) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia lain, (4) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat, dan (5) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 37 kutipan yang terkait dengan nilai budaya yang ada dalam hikayat Banta Amat, yaitu: (1) Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan terdapat 6 nilai pada 24 kutipan; a) Bersyukur kepada Allah 3 kutipan, b) Berselawat kepada Nabi Allah 1 kutipan, c) Berdoa dan memohon kepada Allah 9 kutipan, d) menyerahkan diri kepada Allah 8 kutipan, e) Takut kepada Allah 1 kutipan, dan f) Taat beribadah kepada Allah 2 kutipan, (2) Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam terdapat pada 2 kutipan tentang memanfaatkan hutan, (3) Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia lain terdapat 3 nilai pada 4 kutipan; a) menghormati orang lain 2 kutipan, b) mengucapkan salam 1 kutipan, dan c) menjawab salam 1 kutipan, (4) Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat terdapat 3 kutipan yaitu tentang rasa saling peduli, dan (5) Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat 3 nilai pada 4 kutipan; a) Pantang menyerah 2 kutipan, b) tanggung jawab 1 kutipan, dan c) kerja keras 1 kutipan. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan lebih banyak dari nilai yang lainnya. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat Aceh adalah masyarakat yang religius dan taat beribadah kepada Allah. Saran dari peneliti agar masyarakat Aceh terus melestarikan nilai budaya seperti pada hikayat Banta Amat dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Hikayat, Nilai Budaya
NASIONALISME DALAM FILM SURAT KALENG KARYA AZHARI MEUGIT Rismawati; Wahidah Nasution
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1130

Abstract

This article studies about nationalism in the film Tin Can by Azhari Meugit the directed by Fauzan Santa. The film was published in 2018 with a 1950s film background. This film is known for its nationalism content. The scope of this study covers the doctrine of nationalism in the Film Canned Letter. Nationalism that wants to be seen in this research includes the doctrine of nationalism which means nationalism as an idea, concept, ideas, views, and as an understanding that is realized in the form of autonomy, unity, equality, and national identity. The problem in this study was formulated, namely how is nationalism in the Canned Letter Film by Fauzan Santa? This study utilizes the theory of literary sociology with qualitative methods. The data source of this research is the Canned Letter Film by Fauzan Santa. The data in this study are the doctrines of nationalism in the Canned Letter Film by Fauzan Santa in the form of character dialogue, and also visualization of images that support the study material. The results of this study show that the people of Aceh have nationalism in the form of 1) National autonomy refers to the concepts of freedom and liberation in the form of anti-colonial, participatory in national development, and effectiveness in the implementation of national planning. 2) Unity refers to the concept of ideological unity namely Islam, regional unity, namely Indonesia, and cultural and linguistic unity. 3) The similarity possessed by Aceh and Indonesia is the similarity of determination to achieve independence even though multicultural, but nevertheless there is a similarity of determination, equality of descent, language, region, political unity, customs and traditions, and religion that shape the nationalism of the Acehnese. 4) National identity, namely linguistic identity, Indonesian. Furthermore, other national identities include the President of the Republic of Indonesia, the Indonesian People, and the Indonesian People. Abstrak Artikel ini mengkaji tentang nasionalisme di dalam film Surat Kaleng karya Azhari Meugit ini disutradarai oleh Fauzan Santa. Film ini diterbitkan pada tahun 2018 dengan latar film tahun 1950-an. Film ini dikenal dengan muatan nasionalisme di dalamnya. Ruang lingkup kajian ini meliputi doktrin nasionalisme di dalam Film Surat Kaleng. Nasionalisme yang ingin dilihat dalam penelitian ini meliputi doktrin nasionalisme yang bermakna nasionalisme sebagai ide, konsep, gagasan, pandangan, dan sebagai paham yang terwujud dalam bentuk otonomi, kesatuan, kesamaan, dan identitas nasional. Dirumuskanlah masalah dalam kajian ini, yaitu bagaimanakah nasionalisme dalam Film Surat Kaleng karya Azhari Meugit? Kajian ini memanfaatkan teori sosiologi sastra dengan metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Film Surat Kaleng karya Azhari Meugit yang disutradarai oleh Fauzan Santa.Yang menjadi data dalam kajian ini adalah doktrin-doktrin nasionalisme dalam Film Surat Kaleng karya Fauzan Santa dalam bentuk dialog tokoh, dan juga visualisasi gambar yang mendukung pada bahan kajian. Hasil kajian ini menunjukkan masyarakat Aceh memiliki nasionalisme dalam bentuk 1) Otonomi nasional merujuk pada konsep kebebasan dan pembebasan dalam bentuk antikolonial, partisipatif dalam pembangunan Nasional, dan efektifitas dalam pelaksanaan perencanaan nasional. 2) Kesatuan merujuk pada konsep kesatuan ideology yaitu Islam, kesatuan wilayah, yaitu Indonesia, dan kesatuan budaya dan bahasa. 3) Kesamaan yang dimiliki Aceh dan Indonesia adalah kesamaan tekad untuk mencapai kemerdekaan meskipun dari multicultural, namun demikian adanya kesamaan tekad, persamaan keturunan, bahasa, daerah, kesatuan politik, adat-istiadat dan tradisi, serta agama yang membentuk nasionalismenya orang Aceh. 4) Identitas nasional, yaitu identitas kebahasaan, Bahasa Indonesia. Selanjutnya, identitas nasional lainnya antara lain, Presiden RI, Bangsa Indonesia, dan Rakyat Indonesia. Kata Kuci: Film, Nasionalisme, Surat Kaleng
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN APRESIASI PUISI MELALUI MODEL TABA Warsiman
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1138

Abstract

Learning activities of appreciation of literary works, especially poetry which have been conducted by the teacher, need to be reviewed. The learning process that is dominated by the teacher can limit student involvement. This study aims to improve students' ability to appreciate poetry through Taba model. This research was conducted for one month. This research used the classroom action research (CAR) method. The data were analyzed quantitatively. The research results obtained that the ability of students to appreciate in poetry were increased. It can be seen from the evaluation results of learning and observations of teacher and student activities. The evaluation results of Cycle I is 51.5 Cycle II 71.3 and Cycle III 85, while the results of observation of Cycle I from 'less' criteria turned into 'enough', Cycle II from 'enough' to 'good' and cycle III from 'good' to 'very good'. From these results it can be concluded that learning through Taba model can improve students' ability to appreciate poetry. Abstrak Kegiatan pembelajaran apresiasi karya sastra terutama puisi yang selama ini dilakukan oleh guru, perlu ditinjau kembali. Proses pembelajaran yang didominasi oleh guru dapat membatasi keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi melalui model Taba. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Data dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kemampuan siswa mengapresiasi dalam puisi meningkat. Hal itu dapat dilihat dari hasil evaluasi belajar dan hasil observasi kegiatan guru dan siswa. Siklus I hasil evaluasi 51,5 siklus II 71,3 dan siklus III 85, sedangkan hasil observasi siklus I dari kreteria ‘kurang’ berubah menjadi ‘cukup’, siklus II dari ‘cukup’ berubah menjadi ‘baik’ dan siklus III dari ‘baik’ berubah menjadi ‘sangat baik’. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan, bahwa pembelajaran melalui model Taba dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi. Kata Kunci: Model Taba, Apresiasi, Puisi, PTK
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK Yusrawati JR Simatupang
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1139

Abstract

Writing is an activity of delivering messages, ideas, feelings, and information in writing to others. One of the writing activities studied in class VII is the writing of the procedure text. Based on the initial observation in SMP Negeri 8 Banda Aceh obtained the idea that the ability of students to write the correct procedure text is still lacking. So the research aims to determine the enhancement of the procedure text writing method with a model learning pair checks in students of class VII-1 SMP Negeri 8 Banda Aceh. This type of research is class action research (CAR). The research subject is a grade VII-1 student numbering 27 people. Data collection is done by providing tests to students. The results showed that students ' writing skills in the I cycle of the average value of the student test was 74, including the incomplete cathedral. Furthermore, in the cycle II the average grade test of students is 84 then the learning will already include complete category. Based on the data it can be concluded that the study pair checks can improve the ability of students in writing. Abstrak Menulis merupakan suatu kegiatan penyampaian pesan, gagasan, perasaan, dan informasi secara tertulis kepada pihak lain. Salah satu kegiatan menulis yang dipelajari di kelas VII yaitu menulis teks prosedur. Berdasarkan observasi awal di SMP Negeri 8 Banda Aceh diperoleh gambaran bahwa kemampuan siswa menulis teks prosedur secara tepat masih kurang. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks prosedur dengan model pembelajaran pair checks pada siswa kelas VII-1 SMP Negeri 8 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas VII-1 berjumlah 27 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa pada siklus I nilai rata-rata tes siswa adalah 74 maka termasuk katergori belum tuntas. Selanjutnya, pada siklus II nilai rata-rata tes siswa adalah 84 maka ketuntasan belajar sudah termasuk kategori tuntas. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pair checks dapat meningkatkan kemampuan kemampuan siswa dalam menulis. Kata Kunci :Menulis, Teks Prosedur, Model Pair Checks
RAGAM BAHASA DALAM MEDIA SOSIAL TWITTER: Kajian Sosiolinguistik Satria Prayudi; Wahidah Nasution
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1140

Abstract

The rate of development of information and technology in a frame of increasingly rapid digitalization also affects the increasing use of social media in society. Some social media that are developing at this time such as facebook, instagram, twitter, youtube, etc. have given birth to a new lifestyle in social life. The use of social media can make a person's social interaction done at any time and condition. This research aims to describe the forms of language variety in Andi Hiyat's twitter media over a span of one week. The study was conducted qualitatively with data in the form of written text. The data is examined with a sociolinguistic approach to see the variety of languages ​​used by the author. The results showed that the variety of spoken languages ​​in Twitter Andi Hiyat included in a variety of social languages. The characteristics of social language can be seen from the following eight aspects namely zeroization, diphthongization, addition of graphs, graphical changes, lexical changes, ellipsis, onomatopoeia, and mixing code. Abstrak Laju perkembangan informasi dan teknologi dalam bingkai digitalisasi yang semakin pesat turut berpengaruh pada meningkatnya penggunaan media sosial dalam masyarakat. Beberapa media sosial yang berkembang saat ini seperti facebook, instagram, twitter, youtube, dll telah melahirkan gaya hidup baru dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Pemakaian media sosial dapat membuat interaksi sosial seseorang dilakukan pada waktu dan kondisi apapun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ragam bahasa dalam media twitter Andi Hiyat selama rentang waktu satu minggu. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan data berupa teks tulis. Data tersebut dikaji dengan pendekatan sosiolinguistik untuk melihat ragam bahasa yang digunakan penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam bahasa lisan dalam twitter Andi Hiyat masuk dalam ragam bahasa sosial. Adapun penciri bahasa sosial dilihat dari delapan aspek berikut yaitu, zeroisasi, diftongisasi, penambahan grafi, perubahan grafi, perubahan leksikal, pelesapan, onomatope, dan campur kode. Kata Kunci: Sosiolinguistik, Ragam Bahasa, Twitter
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA Nanda Saputra
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the religious values ​​in the novel The Split Month in the American Sky by Hanum Salsabiela Rais and Rangga Almahendra. The research method used is descriptive method with research in the form of research qualitative. The approach used is the genetic structuralism approach. The data in the research in this novel are excerpts in the form of words and sentences in the novel Split in the American Sky. The technique of collecting data uses documentary studies. The research instrument is the researcher himself as the main instrument. Data checking techniques are observed by: 1) Adequacy of references, b) Examination with colleagues, c) Triangulation. Based on the results of this descriptive study it was found that the religious values ​​contained in the novel of the Split Moon in the American Sky include: Aqeedah (Faith) values ​​which include: Faith in God, Faith in angels, Faith in the Book, Faith in the Prophets and Apostles, Faith in the End Times, Faith in Qada 'and Qadar. Sharia values ​​(Worship) which include: reading the Qur'an, alms, and dhikr to Allah. Akhlaq values ​​(moral character) include: the value of patience, gratitude, and filial piety to parents. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan penelitian berupa penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan, yaitu pendekatan strukturalisme genetik. Data dalam penelitian dalam novel ini adalah kutipan-kutipan berupa kata-kata maupun kalimat dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika. Teknik pengumpulan datanya menggunakan studi dokumenter. Instrumen penelitiannya adalah adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama. Teknik pemeriksaan data diamati dengan: 1) Kecukupan referensi, b) Pemeriksaan dengan teman sejawat, c) Triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian yang bersifat deskriptif tersebut ditemukan bahwa nilai-nilai religius yang terdapat dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika meliputi: Nilai Aqidah (Keimanan) yang meliputi: Iman kepada Allah, Iman kepada malaikat, Iman kepada Kitab, Iman kepada Nabi dan Rasul, Iman kepada kepada Hari Akhir, Iman kepada Qada’ dan Qadar. Nilai Syari’ah (Ibadah) yang meliputi : membaca Al- Qur’an, sedekah, dan berzikir kepada Allah. Nilai Akhlaq (Budi pekerti) meliputi: nilai sabar, bersyukur, dan berbakti kepada orang tua. Kata Kunci: Nilai Religius, Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika
INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DARING BERBASIS “MINI WEBINAR” Leli Nisfi Setiana; Teguh Supriyatno; Pristiawati Rahayu
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1283

Abstract

This study aims to describe the use of mini webinars in Indonesian language learning in tertiary institutions. This study used a qualitative descriptive research design. The subjects of this research were students from several study programs at Sultan Agung Islamic University, while the object of this research was the use of mini webinars. The research data is in the form of student discussion results in the mini webinar presentation. The research sources were Indonesian MKU students from 7 study programs at Unissula. The results of the research, namely learning Indonesian in tertiary institutions by implementing mini webinar based presentations can train students' learning independence, become a source of learning information for students and turn on online learning Indonesian activities. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan mini webinar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa dari beberapa Prodi di Universitas Islam Sultan Agung, sedangkan objek penelitian ini adalah pemanfaatan mini webinar. Data penelitian berupa hasil diskusi mahasiswa pada kegiatan presentasi mini webinar. Sumber penelitian adalah mahasiswa MKU Bahasa Indonesia dari 7 Prodi di Unissula. Adapun hasil penelitian, yaitu pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi dengan menerapkan presentasi berbasis mini webinar dapat melatih kemandirian belajar mahasiswa, menjadi sumber informasi belajar bagi mahasiswa dan menghidupkan kegiatan daring pembelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Indonesia, Daring, Mini Webinar
KAJIAN STRUKTURAL CERPEN KARANGAN SISWA KELAS IX MTS AL-FURQON KLARI KARAWANG DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Ulfa Siti Nurfalah
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i1.1309

Abstract

This study aims to describe the structure of the story through intrinsic elements, namely the facts of the story and literary means contained in short stories written by students of class IX MTs Al-Furqon Klari Karawang and their use as a Learning Implementation Plan (RPP). Sources of data in this study were several short stories written by students of class IX MTs Al-Furqon Klari Karawang. The data in this study are statements or sentences written in short stories written by students describing Robert Stanton's structuralism and categorized into two parts, namely the facts of the story and literary means. The results of this study reveal that the short stories written by students of class IX MTs Al-Furqon Klari Karawang mostly describe the personal life experiences of the author. The short story composition has a story structure in terms of intrinsic elements, namely the facts of the story, namely in terms of plot, characters, setting and theme. Not only in terms of the facts of the story but literary means which can be divided into five parts, namely; title, point of view, style and tone, symbolism and irony. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur cerita melalui unsur intrinsik yakni fakta-fakta cerita dan sarana-sarana sastra yang terdapat dalam karangan cerpen karya siswa kelas IX MTs Al-Furqon Klari Karawang beserta pemanfaatannya sebagai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sumber data dalam penelitian ini adalah beberapa karangan cerpen siswa kelas IX MTs Al- Furqon Klari Karawang. Data dalam penelitian ini adalah pernyataan atau kalimat yang tertuang dalam teks cerpen karangan siswa yang mendeskripsikan strukturalisme Robert Stanton dan dikategorikan menjadi dua bagian yaitu fakta- fakta cerita dan sarana-sarana sastra. Hasil penelitian ini mengungkapakan bahwa pada karangan cerpen karya siswa kelas IX MTs Al-Furqon Klari Karawang ini sebagian besar menggambarkan pengalaman kehidupan pribadi pengarang. Karangan cerpen tersebut memilki struktur cerita dari segi unsur intrinsik yakni fakta-fakta cerita yaitu dari segi alur, karakter, latar dan tema. Tidak hanya dari segi fakta-fakta cerita melainkan sarana-sarana sastra yang dapat dibagi menjadi lima bagian yakni; judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme dan ironi. Karangan cerpen tersebut terdapat dua pokok pembahasan yang akan dianalisis yaitu, kajian struktural Robert Stanton dan pemanfaatannya sebagai rencana pelaksanaan pembelajaran. Kata Kunci: Kajian Struktural, Fakta-Fakta Cerita, Sarana-Sarana Sastra, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran