cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 200 Documents
ANALISIS NILAI DIDAKTIS DALAM HIKAYAT IBRAHIM HASAN KARYA NURMAN SYAMHAS Ismawirna; Erfinawati; Ahmad Rocki
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.803 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.346

Abstract

This study entitled "Analysis of Dictition Value in Hikayat Ibrahim Hasan by Nurman Syamhas". The purpose of this study is to describe the didactic value contained in the Hikayat Ibrahim Hasan by Nurman Syamhas. The benefits of this research for researchers is to deepen the science of the old literature, especially the saga. This research is conducted by applying descriptive method. The source of this research data is the Hikayat Ibrahim Hasan by Nurman Syamhas, consisting of 280 pages, the publisher of Media Utama Banda Aceh, the 2nd in 2013. Data collection techniques used in this research are analytical techniques, read, refer to and record. Based on the results of data processing and data analysis, it is known that the didactic values ​​contained in the tale of Ibrahim Hasan by Nurman Syamhas are (1) intellectual / intelligence, (2) skills, (3) self-esteem, (4) social (5) morals, (6) divinity, (7) beauty, (8) self-controlling / emotional stability, (9) behavior, (10) will / will or aspiration. Abstrak Penelitian ini berjudul “Analisis Nilai Didaktis dalam Hikayat Ibrahim Hasan karya Nurman Syamhas”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai didaktis yang terkandung dalam hikayat Ibrahim Hasan karya Nurman Syamhas. Manfaat penelitian ini bagi peneliti adalah untuk memperdalam ilmu pengetahuan mengenai sastra lama khususnya hikayat. Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah hikayat Ibrahim Hasan karya Nurman Syamhas, terdiri atas 280 halaman, penerbit Media Utama Banda Aceh, cetakan ke-2 tahun 2013. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis, baca, simak dan catat. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data, diketahui bahwa nilai-nilai didiaktis yang terdapat dalam hikayat Ibrahim Hasan karya Nurman Syamhas adalah (1) intelektual/kecerdasan, (2) keterampilan, (3) harga diri, (4) sosial/hubungan kemasyarakatan/pergaulan, (5) moral, (6) ketuhanan, (7) keindahan, (8) pengendaliaan diri/kestrabilan emosi, (9) tingkah laku, (10) kehendak/kemauan atau cita-cita. Kata Kunci : Analisis, Nilai Didaktis, Hikayat
ONOMATOPE BAHASA DEVAYAN Rika Kustina
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.998 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.348

Abstract

Onomatopoeia is the naming of objects or deeds by sound imitation. Imitation of sound does not only include animal, human, natural, or audible sounds, but also sounds that describe moving objects, collisions, or human feelings or emotions. In this study, onomatopoeia is the result of an imitation of sound (which is more or less the same as the original sound) and is arbitrary. This study aims to describe the Devayan language onomatopoeia of natural sounds, animal sounds and human voices. This type of research uses a qualitative descriptive approach. The data source of this research is 7 community leaders of Simeulue, namely native speakers of the Devayan language in Simeulue Cut, data obtained from sounds imitated by the community. Data collection techniques used in this study were interview, record, see and note technique. The results showed that imitations of sounds originating from natural sounds were found to be around 26 imitations of sounds, including imitations of the sound "Falls" Druuhhmm! and the sound of "Thunder" geudamdum !. Furthermore, the sound of animals found about 25 sounds, such as imitation of the sound of "Buffalo" ongng ... a ... k !, the sound of "Rooster at dawn" my.ku..ut ...! and the sound of "Cats" meauu !. Finally, imitations of sounds originating from human voices found about 19 sounds, including imitation of human voice "sneeze" hacyhihh! The form of words contained in the mock sound data is a form of compounding morpheme to indicate a repetitive, prolongation of the voice that indicates activities and conditions that last long, and condensation of sounds that are marked with small letters that indicate something fast. They use these imitations in various conditions. Abstrak Onomatope adalah penamaan benda atau perbuatan dengan peniruan bunyi. Peniruan bunyi tersebut tidak hanya mencakup suara hewan, manusia, alam, atau suara yang dapat didengar saja, namun juga suara yang menggambarkan benda bergerak, benturan, maupun perasaan atau emosi manusia. Dalam penelitian ini, onomatope merupakan hasil tiruan bunyi (yang kurang lebih sama dengan suara aslinya) dan bersifat arbitrer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan onomatope bahasa Devayan suara alam, suara hewan dan suara manusia. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah 7 tokoh masyarakat Simeulue, yaitu penutur asli bahasa Devayan yang ada di Simeulue Cut, data diperoleh dari bunyi-bunyi yang ditirukan oleh masyarakat tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik wawancara, rekam, simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiruan bunyi yang berasal dari suara alam ditemukan sekitar 26 tiruan bunyi, diantaranya seperti tiruan suara “Terjun” Druuhhmm!, suara “Angin berhembus kencang” Ffeooff! dan suara “Guntur” geudamdum!. Selanjutnya, suara hewan ditemukan sekitar 25 tiruan bunyi, diantaranya seperti Tiruan suara “Kerbau” ongng…a..k!, suara “Ayam jantan waktu subuh” ku.ku..ut…! dan suara “Kucing” meauu!. Terakhir, tiruan bunyi yang berasal dari suara manusia ditemukan sekitar 19 tiruan bunyi, diantaranya seperti Tiruan suara manusia “Bersin” hacyhihh!, suara “Batuk” huk..uhuk!, dan suara “Waktu teriris pisau pada bagian jari tangan” auch!. Bentuk kata yang terdapat pada data tiruan bunyi adalah bentuk pemajemukan morfem untuk menunjukkan suatu yang berulang-ulang, pemanjangan suara yang menunjukkan aktivitas dan keadaan yang berlangsung lama, dan pemadatan suara yang ditandai dengan huruf kecil yang menunjukkan sesuatu yang cepat. Mereka menggunakan tiruan tersebut dalam berbagai kondidsi yang ada. Kata Kunci: Onomatope, Bahasa, Devayan
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATERI TEKS EKSPLANASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BROKEN HEART DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BANDA ACEH Teuku Mahmud
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.324 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.350

Abstract

This research is aimed to figure out the students’ learning outcomes in studying Indonesian subjects especially in explanatory text. There are several factors causingthe students in getting lower outcomes such as the model used in teaching is still teacher center, students are less actively involved in learning and the assessment process. Thus, this study was pointed to determine the differences in learning outcomes of explanatory text by using the Broken Heart type of cooperative learning model and conventional learning in class of VIII of SMP Negeri 1 Banda Aceh. This research uses a quantitative approach. The population in this study were all eighth grade students of SMP N 1 Banda Aceh and the sample consisted of 28 experimental class students and 28 control class students. Data collection techniques in research carried out by providing tests and documentation. Based on the data processing results obtained at the significance level of 0.975 with degrees of freedom dk = 54, then the alternative hypothesis is accepted. In the experimental class there were 6% of students who did not complete their studies and 94% of students who had finished learning, while in the control class 58% of students did not complete the study and 42% of students who had finished learning. In accordance with data processing, the results of the t-test are obtained tcount = 4.55 while>ttable = 2.00, meaning tcount>ttable or 4.55> 2.00. Thus, according to the testing criteria, then H1 is accepted. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendanya hasil belajar siswa mata pelajaran bahasa Indonesia khususnya materi teks eksplanasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantara faktor penyebabnya adalah penggunaan model yang digunakan masih bersifat teacher center, siswa kurang dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran dan penilaian yang digunakan masih bersifat penilaian hasil bukan penilaian proses. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar materi teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Broken Heartdan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Banda Aceh dan sampelnya terdiri dari 28 siswa kelas eksperimen dan 28 orang siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan memberikan tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai pada taraf signifikansi 0,975 dengan derajat kebebasan dk= 54, maka hipotesis alternatif diterima. Di kelas eksperimen terdapat 6% siswa tidak tuntas belajar dan 94% siswa yang tuntas belajar, sedangkan di kelas kontrol 58% siswa tidak tuntas belajar dan 42% siswa yang tuntas belajar. Sesuai dengan pengolahan data, diperoleh hasil uji-t yaitu thitung =4,55sedangkan >ttabel= 2,00, berarti thitung>ttabel atau 4,55> 2,00. Dengan demikian sesuai kriteria pengujian, maka H1diterima. Kata Kunci: Perbedaan, Hasil Belajar, Materi Teks Eksplanasi, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Broken Heart, Pembelajaran Konvensional
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS XI SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH Wahidah Nasution
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.034 KB) | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i1.352

Abstract

There are several problems faced by the students in writing procedure text such as teaching and learning activities still using conventional methods in learning, lack of variation in learning and many students whose grades are still below the KKM. The research problem of this study is how the influence of the use of Think, Pair, and Share as a learning model on the learning outcomes of the high school students in Inshafuddin Banda Aceh in writing the procedure text? The purpose of this study was to determine the effect of the use of Think Pair and Share learning models on the learning outcomes of students of class XI IA 1 of SMA Inshafuddin Banda Aceh on the procedure text writing. The method used in this study was an experimental research design with one group pretest - posttest. The sample in this study was class XI IA of Inshafuddin Banda Aceh High School, totaling 36 students. The instrument in this study was a test in the form of performance. The data analysis technique was using t. test technique. The research conducted showed that from the average value of the initial test (pretest) before the application of the Think Pair and Share model was -0.22 and the final test (posttest) after the application of the Think Pair and Share model was 0.90 thus it can be concluded that the learning outcomes of students taught using the Think Pair and Share models have no effect on the learning outcomes of class XI IA students in Inshafuddin Banda Aceh. To suggest, teachers should apply other learning models considering that the Think Pair and Share models have not been able to influence the student learning outcomes. Abstrak Di dalam penelitian ini ada beberapa faktor penyebab permasalahan yaitu kegiatan belajar mengajar masih menggunakan metode konvensional dalam pembelajaran, kurangnya variasi dalam pembelajaan dan banyak siswa yang nilainya masih di bawah KKM. Rumusan masalahnya adalah bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran Think, Pair, and Share terhadap hasil belajar siswa kelas XI IA SMA Inshafuddin Banda Aceh pada materi menulis teks prosedur? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share terhadap hasil belajar siswa kelas XI IA 1 SMA Inshafuddin Banda Aceh pada materi menulis teks prosedur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan design one group pretest – posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IA SMA Inshafuddin Banda Aceh yang berjumlah 36 orang. Instrument dalam penelitian ini adalah tes yang berbentuk unjuk kerja. Teknik analisis data menggunakan Teknik uji T. penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari nilai rata-rata tes awal (pretest) sebelum diterapkannya model Think Pair and Share yaitu -0.22 dan tes akhir (posttest) setelah diterapkannya model Think Pair and Share yaitu 0,90 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Think Pair and Share tidak ada pengaruh pada hasil belajar siswa kelas XI IA SMA Inshafuddin Banda Aceh. Adapun saran yang diberikan sebaiknya guru menerapkan model pembelajaran yang lain mengingat model Think Pair and Share belum mampu memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Menulis, Think Pair Share, Teks Prosedur
THE CHARACTER ANALYSIS OF THE MAIN CHARACTERS AND THE SUBORDINATE CHARACTERS IN DILAN 1990 MOVIE AS A STUDY OF LITERARY PSYCHOLOGY Meiva Eka Sri Sulistyawati; Chodidjah; Adelia Taufinata
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1057

Abstract

Cinema and Literature are two distinct but equally extraordinary works of art. Though both these arts have certain connections and differences, both have a similarity of taking its readers/audience to a different world. The purpose of this study is to analyze the characters of the main and subordinate characters through a review of a study of literary psychology. The data source in this study uses a film entitled Dilan 1990 which is created by Pidi Baiq. The research methodology used in this study is descriptive qualitative using the library method and also structural assessment in making work designs. In connection with the results of the analysis of this study it can be recommended that this analysis be suitable to be presented to us since it has many positive values to give us a lesson. Like loving each other, being honest, and achieving the highest achievement. Key Words: cinema, film, literature, literary psychology, library method
KESALAHAN PRODUKSI KALIMAT PADA LOMBA DEBAT KONSTITUSI MAHASISWA TAHUN 2018 Dwi Utari; Nur Aini Puspitasari
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1065

Abstract

This research aims to describe sentence production errors especially pause and tongue slips in the 2018 Student Constitutional Debate Competition. The benefits of research for the researcher are to deepen knowledge about language, especially errors in the production of sentences, and for the reader to give knowledge to the public about the study of psycholinguistics in producing a sentence and broaden the insight into language about sentence production. Descriptive qualitative method was used in this study. This research used source data of 2018 Student Constitutional Debate Competition semifinal one and final one video. In this study the tapping technique was used for the data collection technique. Based on the results of data management and analysis, the sentence production errors contained in the 2018 Student Constitution Debate Contest video are (1) Breathing pause, (2) Doubt pause, (3) Malaproprism, (4) Transposition tongue slip, (5) Anticipation tongue slip, (6) Perseveration tongue slip. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan produksi kalimat terutama senyapan dan kilir lidah pada Lomba Debat Konstitusi Mahasiswa Tahun 2018. Manfaat penelitian bagi peneliti adalah untuk memperdalam pengetahuan mengenai bahasa khususnya kesalahan produksi kalimat dan bagi pembaca yaitu untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang kajian Psikolinguistik dalam memproduksi suatu kalimat serta memperluas wawasan kebahasaan mengenai produksi kalimat. Dalam penelitian digunakan metode berupa desktiptif kualitatif. Penelitian menggunakan sumber data berupa video Lomba Debat Konstitusi Mahasiswa tahun 2018 babak semifinal satu dan final satu. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik sadap catat. Berdasarkan hasil pengelolaan dan analisis data, kesalahan produksi kalimat yang terdapat dalam video Lomba Debat Konstitusi Mahasiswa Tahun 2018 yaitu (1) Senyapan pernapasan, (2) Senyapan keraguan, (3) Kilir lidah malaproprisme, (4) Kilir lidah transposisi, (5) Kilir lidah antisipasi, (6) Kilir lidah perseverasi. Kata Kunci: Kesalahan Produksi Kalimat, Debat, Kilir Lidah, Senyapan
FRASA KETERANGAN: WUJUD, JENIS, DAN JANGKAUAN SEMANTIS DALAM TEKS MEMOAR MENJADI PEGIAT LITERASI Laily Rahmatika; Agus Budi Wahyudi
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1110

Abstract

Memoar is a record of the journey of individual life story after being written to be a very memoriable creation. This research is about adverbial phrase (FKet.) in memoar teks. The objectives of the research (1) Determine the construction form of FKet. in Memoar Menjadi Pegiat Literasi text. (2) Describe the types of FKet. Memoar Menjadi Pegiat Literasi text. (3) Formulate the semantic range (homonymy system) of FKet in Memoar Menjadi Pegiat Literasi text. This type of research is a qualitative description. Data is in the form of sentences containing FKet. derived from written data sources. Data collection techniques used refer to the technical read and note. The analysis uses the split method and the referential equivalent The Results: (1) FKet construction form in the form of FKet construction of exocentric place, FKet construction form in the form of exocentric and apositive. 2) FKet type in the form of place, time, method, accompaniment, and cause. (3) semantic range (homonymy system) in Memoar Menjadi Pegiat Literasi text based on time and place. Abstrak Memoar sebagai catatan perjalanan kisah hidup seseorang, setelah ditulis menjadi ciptaan yang sangat berkesan. Penelitian ini mengenai frasa keterangan (FKet.) dalam teks Memoar. Tujuan penelitian (1) Menentukan wujud kontruksi FKet. dalam teks Memoar Menjadi Pegiat Literasi. (2) Mendeskripsikan jenis FKet. dalam teks Memoar Menjadi Pegiat Literasi. (3) Memformulasikan jangkauan semantis (sistem homonimi) FKet. dalam teks Memoar Menjadi Pegiat Literasi. Jenis penelitian deskripsi kualitatif. Data berupa kalimat yang mengandung FKet. yang berasal dari sumber data tertulis. Teknik pengumpulan data digunakan teknis simak dan catat. Metode analisis yang digunakan yaitu metode agih dan padan referensial. Hasil penelitian (1) Wujud kontruksi FKet. dalam teks memoar berupa frasa eksosentrik dan frasa apositif. 2) Jenis FKet. berupa tempat, waktu, cara, penyerta, dan sebab. (3) Jangkuan semantis (sistem homonimi) FKet. dalam teks Memoar Menjadi Pegiat Literasi dapat diformulasikan berdasarkan waktu dan tempat. Kata Kunci: Wujud FKet., Jenis FKet., Jangkauan Semantis FKet., Teks Memoar
KODE-KODE BUDAYA DALAM FABEL MASYARAKAT ACEH Yulsafli Yulsafli
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1111

Abstract

This study is entitled "Cultural Code in the Aceh Community Fable". The formulation of the problem in this research is how is the cultural code in the Acehnese fable? To describe the cultural code in the Acehnese fable. The benefit of this research for the researchers themselves is that they can add insight into the literary codes contained in the Acehnese fable and as an input in studying and studying literature, especially fables. Sources of research data are the Acehnese fable, namely (1) Shearing Abang Gajah (Gayo), and (2) Carito Sang Nago Jo Tuanku Tapa (Jamee), (3) Origin of Monkeys (Simeulue), and (4) White Buffalo (Buffalo) ( Simeulue), and (5) Palandok (The Mouse Deer). The method used in this research is descriptive method. The data collection technique used in this study is the documentation technique. The data in this study were obtained from the book Collection of Oral Literature by Budiman Sulaiman in the 2000 issue. Based on the data processing and analysis, it was concluded that in the five fables analyzed there were various cultural codes, namely icons, symbols and indexes. An icon is a physical object (two or three dimensions) that resembles what it represents, a symbol is something or a condition that leads the subject's understanding of the object, while an index is a sign that is present sociatively due to the presence of a fixed characteristic reference relationship. Cultural codes in the Acehnese fable are very important, especially in shaping the character of children. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kode budaya dalam masyarakat Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi.Data penelitian ini bersumber dari buku Kumpulan Fabel Masyarakat Acehyang ditulis oleh Budiman Sulaiman. Fabel yang dipilih berjumlah lima judul yang terdapat di Aceh, yaitu (1) Geser Geser Abang Gajah (Gayo), dan (2) Carito Sang Nago Jo Tuanku Tapa (Jamee), (3) Asal Mula Monyet (Simeulue), dan (4) Kerbau Putih (Simeulue), dan (5) Palandok (Si Kancil).Berdasarkan pengolahan dan analisis data diperoleh simpulan bahwa dalam dalam kelima fabel yang dianalisis tersebut terdapat bermacam-macam kode budaya, yaitu ikon, simbol, dan indeks.Ikon adalah sesuatu benda fisik yang menyerupai apa yang dipresentasikannya, simbol adalah sesuatu hal atau keadaan yang memimpin pemahaman si subjek kepada objek, sedangkan indeks adalah tanda yang hadir secara asosiatif akibat terdapatnya hubungan ciri acuan yang sifatnya tetap.Kode budaya dalam fabel masyarakat Aceh sangat bermanfaat dalam membentuk karakter anak baik sebagai individu, sebagai warga masyarakat, dan sebagai warga negara yang baik. Kata Kunci : Kode, Budaya, Fabel
TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI PADA GURU MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 1 NISAM Sari Amfusina; Ririn Rahayu; Iba Harliyana
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1114

Abstract

Research entitled "Locus, Illocution, and Perlocution Speech Acts in Indonesian Language Teachers in SMA Negeri 1 Nisam". This study aims to describe the locus, illocution, and percocutionary acts of speech in Indonesian language teachers in SMA Negeri 1 Nisam. This research approach is a qualitative approach. The method used is a descriptive qualitative method. The data of this study were in the form of speeches by Indonesian language teachers which took place at SMA Negeri 1 Nisam. The data sources of this study were Indonesian language teachers who taught in class X IPS 1, X IPS 2, X IPA I, XI IPS 1, XI IPS 2, XII IPA 1, and XII IPS 3 in SMA Negeri 1 Nisam. Data collection is done through the technique of recording, listening, and note taking. The data analysis technique of this study used descriptive notes. The results of this study indicate that Indonesian Language teachers at SMA Negeri 1 Nisam actively use several types of speech acts in the process of teaching and learning activities. The speech acts used by Indonesian language teachers at SMA Negeri 1 Nisam consist of three types, namely locution, illocution, and perlocution. First, the speech acts used by Teacher A contain locus and illocutionary speech acts. Second, the speech acts used by teacher B contain locus and illocutionary speech acts. Third, the speech acts used by teacher C contain acts of locution, illocution, and perlocution. Abstrak Penelitian yang berjudul “Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi pada Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Nisam”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Nisam. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.Data penelitian ini berupa tuturan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang berlangsung di SMA Negeri 1 Nisam. Sumber data penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X IPS 1, X IPS 2, X IPA I, XI IPS 1, XI IPS 2, XII IPA 1, dan XII IPS 3 di SMA Negeri 1 Nisam. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik rekam, simak, dan catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan catatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Nisam secara aktif menggunakan beberapa jenis tindak tutur dalam proses kegiatan belajar-mengajar. Tindak tutur yang digunakan guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Nisam terdiri atas tiga jenis yaitu lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Pertama, tindak tutur yang digunakan oleh guru A mengandung tindak tutur lokusi dan ilokusi. Kedua, tindak tutur yang digunakan guru B mengandung tindak tutur lokusi dan ilokusi. Ketiga, tindak tutur yang digunakan guru C mengandung tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Kata Kunci: Tindak Tutur, Lokusi, Ilokusi, Perlokusi
RELASI MAKNA ANTARKALIMAT DALAM WACANA BERITA BBG NEWS Harfiandi
Jurnal Metamorfosa Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v8i2.1117

Abstract

This study is purposed to describe the meaning of inter sentences relation in the discourse context of BBG news. The data is derrived from the BBG news discourse sentences. It is a descriptive qualitative method that data collection was taken from BBG news documentation published in the June 2020 edition. The analysis procedures were started from data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The main instrument of this study is the researcher itself that analyzes the data with referential matching techniques. Based on data analysis, it is found that there are relations between the meaning of anonymous, holonym, hypernim, hyponym, synonym, and antonym. In classifying data, it is done by sorting sentences to see the relationship of meaning. As determined, interalimatal relations are formed by processing intergral relationships from the totality of sentence information, the existence of hierarchical relationships above and below, relations of disagreement, and relations of equality in the formation of discourse in the news. Abstrak Tujuan penelitian ini mendeskripsikan hubungan makna antarkalimat dalam wacana BBG News. Data ini berupa kalimat dalam pembentukan wacana berita. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi berita yang terbit pada edisi bulan Juni 2020. Analisis yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti yang melakukan analisis terhadap data dengan teknik padan referensial. Berdasarkan analisis data, terdapat jenis relasi makna meronim, holonim, hipernim, hiponim, sinonim, dan antonim. Dalam penglasifikasian data, dilakukan dengan pengurutan kalimat untuk melihat hubungan makna. Sebagaimana yang ditentukan, hubungan antarkalimat terbentuk dengan pengolahan hubungan intergral dari kesuluruhan informasi kalimat, adanya hubungan hierarki atas bawah, hubungan pertentangan, dan hubungan persamaan dalam pembentukan wacana dalam berita. Kata Kunci: Relasi Makna, Antarkalimat, Pembentukan Wacana, Berita BBG