cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 343 Documents
URGENSI PENGEMBANGAN DIMENSI PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI PENDEKATAN SAINS, TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA GLOBALISASI Dyoty Auliya Vilda Ghasya
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.928 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.308

Abstract

Kajian konseptual ini bersifat studi kepustakaan. Pada artikel ini memiliki beragam konsep yang saling terkait dan dibahas untuk mendapat suatu gagasan tentang urgensi pengembangan dimensi pembelajaran ilmu pengetahuan sosial melalui pendekatan sains, teknologi dan masyarakat dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Ilmu pengetahuan sosial secara formal didefinisikan sebagai studi terintegrasi ilmu sosial dan humaniora dalam rangka mengembangkan kompetensi warga Negara. Di dalam program sekolah, ilmu pengetahuan sosial mengkoordinasikan kajian sistematis yang menggambarkan berbagai disiplin seperti antropologi, arkeologi, ekonomi, geografi, sejarah, hukum, filasafat, ilmu politik, psikologi, agama, dan sosiologi, maupun materi yang sesuai dari humaniora, matematika, dan ilmu alam. Program pendidikan ilmu pengetahuan sosial yang komprehensif mencakup empat dimensi yaitu pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap serta tindakan. Dimensi pembelajaran ilmu pengetahuan sosial perlu dikembangkan dalam proses belajar mengajar disekolah melalui suatu pendekatan sains teknologi dan masyarakat. Pendekatan ini cocok digunakan oleh guru untuk mengembangkan pendidikan dimensi pembelajaran ilmu pengetahuan sosial kepada siswa. Pendekatan sains, teknologi dan masyarakat didasari pada paham konstruktivis berarti teradapat kaitan antara keadaan nyata di luar kelas dan manfaat konsep yang akan dikembangkan, maka siswa lebih mudah mengkonstruksi pengetahuan atau konsep.
PENGARUH CRITICAL READING MAHASISWA TERHADAP KEMAMPUAN CRITICAL WRITING: (Deskriptif Study pada Mahasaiswa Jurusan Bahasa Inggris UIN-Ar-Raniry) Rosdiana
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.933 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.310

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meninjau dan menganalisis Pengaruh Critical reading Mahasiswa terhadap kemampuan siswa dalam Critical writing. Ini adalah penelitian lapangan yang mengamati cara mengajar Critical Reading pada mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris di UIN-Ar-Raniry. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana critical reading siswa mempengaruhi prestasi critical writing mereka. Untuk mencapai tujuan tersebut, purposive sampling digunakan di mana 25 siswa kelas Akademik Reading diambil sebagai subjek penelitian ini. Selain itu, sumber utama data penelitian ini adalah tulisan siswaa. Data dianalisis dengan menggunakan deskripsi data dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada efek yang baik dalam penerapan critical reading terhadap prestasi siswa dalam critical writing. Materi yang dipilih oleh dosen mampu mendorong siswa dalam melakukan critical writing . Ini menunjukkan bahwa siswa yang kompeten untuk berlatih critical reading bahwa mereka dapat memahami teks dan merespons teks. Para siswa juga lebih aktif dalam interaksi kelas dan diskusi untuk merespon teks. Para siswa lebih sensitif dan lebih toleran dalam melihat isu-isu dan keragaman dalam menanggapi isu-isu. Mereka bersedia mendengarkan pendapat orang lain dan memikirkan kembali tentang pendapat mereka sendiri. Akhirnya, mereka mampu menyajikan alasan dalam diskusi sehingga mereka mampu membuat keputusan dan penilaian tentang masalah ini berdasarkan pertimbangan yang masuk akal. Oleh karena itu, disarankan agar program pengajaran seperti apa yang telah dilaksanakan dalam penelitian ini harus diterapkan dalam tingkat pendidikan tinggi lainnya. Pengajaran critical reading dapat diajarkan secara terpisah atau diajarkan dengan pengajaran membaca bahkan untuk pengajaran menulis. Akhirnya, kemampuan siswa dalam mengungkapkan argumen juga harus menempatkan penekanan kuat dalam pengajaran bahasa Inggris, terutama di tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
PEMBELAJARAN BERBASIS DIAGNOSTIK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES, HASIL DAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Bansu I. Ansari
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.053 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.311

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan mutu proses, hasil dan manajemenpembelajaran matematika melalui diagnosis hasil belajar. Rancangan yang dipilih untuk riset ini ialahrancangan Action Research dalam kurun waktu yang cukup memadai. Subyek sampel terdiri dari 588siswa yang berasal dari wilayah penelitian Kota Bandung dan Nanggro Aceh Darussalam. Perlakuanterhadap subyek sampel berupa strategi pembelajaran remedial diberikan setelah melakukan diagnosishasil belajar. Setelah diberikan tes diagnostik kepada siswa, selanjutnya dilakukan wawancaraterfokus kepada guru dan siswa untuk mengetahui efektivitas perlakuan dan pandangan merekaterhadap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam setiap tahap iterasi, kemampuansiswa memiliki kecenderungan yang semakin meningkat namun belum optimal, karena rata-ratakemampuan mereka masih mencapai nilai cukup. Secara individual sebanyak 28,5 % siswa tuntasbelajar (x  7,5) dan 50,2 % siswa memperoleh nilai cukup (6  x<7,5). Dari hasil wawancaradiperoleh informasi, pada umumnya guru Sekolah Dasar jarang melakukan diagnosis hasil belajar danpembelajaran remedial, meskipun mengetahui bahwa siswanya belum berhasil/tuntas belajar. Namunsetelah program pengajaran tersebut diperkenalkan, para guru menyikapinya secara posisitf meskipunmasih mengeluhkan waktu yang tersedia. Efektivitas pengajaran remedial ternyata lebih meningkat,ketika guru telah mengetahui kesulitan siswanya dalam belajar.
MENUJU PERSPEKTIF BARU DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SOSIAL-BUDAYA PADA ANAK Erna Roostin
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.974 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.313

Abstract

Pendekatan sosial-budaya merupakan salah satu pengembangan dari kurikulum. Pendekatan ini dipengaruhi oleh pemikiran Piaget, Bruner dan Vygotsky. Sosio-budaya sangat terpengaruh oleh pandangan-pandangan dari Vygotsky (1978) . Seiring dengan Piaget penekanan terhadap pemahaman perkembangan ditinjau dari sisi genetik . Pendekatan lainnya mengarah pada perhatian asal muasal “Sosial”, dimana kapasitas intelektual berhubungan erat dengan aktifitas sosial , semakin tinggi intelektual seseorang maka aktivitas sosialnya juga akan semakin banyak, hal ini dikarenakan aktivitas sosial sebagai tuntutan dari intektual sesuai dengan pengamatan dan analisis Vygotsky. Kemampuan dan hubungan antar manusia selalu dikaitkan dengan penggunaan alat alat dan teknologi fisik. Akan tetapi sosial-budaya mengarahkan pemikiran kita bukan kepada fisiknya akan tetapi bagaimana cara-cara dan ketersediaan alat tersebut, dengan kata lain sosial-budaya mengambil pandangan/perspektif dari sudut pemikirannya, sedangkan realitanya diwujudkan dengan bentuk alat-alat tadi. Pendidikan diperoleh dari pemaknaan terhadap tradisi dan budaya, dan pengetahuan dapat diperoleh dari masyarakat. Bruner juga berpendapat bahwa pendidikan harus membantu siswa tumbuh besar dalam suatu budaya, membantu menemukan identitas diri dan membantu menemukan makna hidup dari budaya tersebut. Alat dan tanda serta simbol sesuatu adalah produk dari sejarah sosial-budaya yang diinterpestasikan kedalam pemikiran orang-orang/masyarakat sesuai perkembangan didalam masyarakat. Pada kenyataan terdapat begitu banyak budaya dimuka bumi ini, termasuk pola pengasuhan anak. Di Indonesia pola orang tua untuk mendidik dan mengasuh putra putrinya dikenal dengan istilah asuh, asah dan asih.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU TEBAK KATA BERPASANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JENIS-JENIS PEREKONOMIAN DALAM MASYARAKAT : (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas V SDN Sindang I Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang) Ria Kurniasari
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.884 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.314

Abstract

Penelitian ini diawali dari adanya masalah dalam pembelajaran di kelas V SDN Sindang I Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang. Dalam pembelajaran tersebut, proses pembelajaran yang berlangsung bersifat konvensional dan berpusat pada guru serta aktivitas siswa yang masih kurang, sehingga berdasarkan observasi awal pada hasil belajar siswa yang tuntas belajar terhadap indikator mengidentifikasi jenis-jenis usaha perekonomian dalam masyarakat, hanya sebagian kecil yang tuntas. Dengan demikian penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran jenis-jenis usaha perekonomian dalam masyarakat di kelas V SDN Sindang I Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang. Penggunaan media pembelajaran kartu tebak kata berpasangan dipilih peneliti untuk mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang rancangan prosedur penelitiannya mengacu pada Model Spiral Kemmis dan MC. Taggart. Teknik pengumpulan data penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes dengan menggunakan instrumen pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan dan soal tes. Sedangkan untuk validasi data, digunakan teknik member check, triangulasi, audit trial dan expert opinion. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu berpasangan dapat meningkatkan kinerja guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada materi jenis-jenis perekonomian dalam masyarakat siswa kelas V SDN Sindang I Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang.
MANUSIA DALAM PANDANGAN IMAM AL-GHAZALI Hasanah
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.238 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.315

Abstract

Hakikat manusia sejak zaman Nabi Muhammad saw sampai saat ini, tetap terus menarik untuk dibahas sampai kapan. Berbagai macam pendekatan yang telah dilakukan untuk mengkaji hakikat manusia itu sendiri. Mulai dari pendektan filosofis sampai pendekatan multi disiplin-interkonektif. Akan tetapi pembahasan tentang manusia tidak pernah selesai dengan tuntas kerena terkait peran dan mamfaat manusia itu sendiri sebagai subjek dan sekaligus objek dalam kehidupan di dunia ini. Sebagai subjek, manusia selalu menjadi actor utama dalam setiap dimensi kehidupan manusia itu sendiri, dan sebagai objek manusia merupakan target dalam setiap aktivitas kehidupan yang pada akhirnya bermuaran kepada terwujudnya kebahagiaan hidup manusia itu sendiri.Salah satu dimensi kehidupan manusia adalah tentang pendidikan. Manusia merupakan pemeran utama dan menempati peranstrategis dalam proses pendidikan, baik sebagai subjek maupun objek. Oleh sebab itu, pembahasan tentang hakikat manusia dalam konteks pendidikan adalah suatu keniscayaan yang bersifat fundamental yang akan menentukan system pendidikan itu sendiri, mulai dari tujuan pendidikan, materi atau kurikuum,metode, media, evluasi pendidikan dan lainnya.
KORELASI PENGGUNANAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH TERHADAP KUALITAS SISWA DALAM BERBAHASA INGGRIS DI MTSS DARUL ULUM BANDA ACEH Ema Dauyah
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.974 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.316

Abstract

Penelitian dilakukan di MTsS Darul Ulum Kotamadya Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah secara umum untukmengetahui mengetahui sejauh mana hubungan penggunaan materi/bahan ajar dalam proses belajar mengajar disekolah bilingual terhadap penguasaan B.Inggris di sekolah bilingual,mengetahui sejauh mana hubungan cara guru mengajar disekolah bilingual terhadap penguasaan sekolah bilingual; serta untuk mengetahui korelasi perilaku siswa dan orangtua di rumah terhadap penguasaan B.Inggris di sekolah bilingual. Penelitian ini termasuk penelitian deskrptif korelasional dengan menggunakan metode survey, dengan menggunakan kuesioner dan nilai hasil rapor siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MTsS Darul Ulum Banda Aceh dengan jumlah sebanyak 118 siswadan sampel adalahsiswa kelas VIII-1 dan VIII3 yang berjumlah 62 orang. Teknik pengolahan data menggunakan rank korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sampel 62 orang diperoleh data bahwa terdapat hubungan antara penggunaan bahasa Inggris dengan kualitas bahasa Inggris siswa, hal ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan kualitas bahasa Inggris dapat di terapkan lebih tinggi terhadap penggunaan bahasanya. Pengguan bahan ajar atau materi yang tepat dan sesuai kebutuhan siswa sangat memegang peranan yang sangat penting sebagai alat untuk mencapaian tujuan pembelajaran. Cara mengajar guru juga sangat berpengaruh terhadap kualitas siswa dalam berbahahasa Inggris.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA SEMESTER II DALAM MENULIS DESKRIPTIF TEKS Sri Wahyuni
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.741 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.319

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan kegiatan menulis mahamahasiswa semester dua di STKIP Bina Bangsa Getsempena. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mendapatkan alasan mengapa mahamahasiswa kesulitan dalam menulis teks deskriptif dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kesalahan dalam menulis teks deskriptif. Penelitian studi kasus ini dilakukan dengan memberikan seri gambar (picture series) serta menganalisis teks dan wawancara. Analisis dokumen dilakukan dengan mengumpulkan kertas menulis mahasiswa; itu diambil dari dosen yang mengajar mata kuliah writing. Seluruh data primer diklasifikasikan berdasarkan jenis kesalahan, dan kemudian mereka menjelaskan. Penulis juga menggunakan protokol wawancara untuk cross check data yang didapat dari analisis dokumen. Dari hasil analisis tulisan mahamahasiswa, maka kesalahan penulisan disebabkan oleh beberpa faktor, yaitu article mistakes, preposition mistakes, pronoun agreement, comma splices, and minor spelling mistakes.
PENDEKATAN METODE KOOPERATIF TYPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA MATERI TENTANG MEMAHAMI HADIST TENTANG MENJAGA DAN MELESTRIKAN LINGKUNGAN ALAM Yusnidar
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.475 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa terutama pada kelas IX-3 materi memahami hadist tentang menjaga dan melestrikan lingkungan alam, yang dilakukan secara pilihan, penelitian berlangsung selama tiga bulan yaitu sejak bulan Februari sampai dengan bulan April 2015. Metode penelitianyang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK)(the claasroom action research) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX-3 MTsN Tanah Jambo Aye yakni sejumlah 22 siswa. Adapun teknik analisis data yakni dengan menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif artinya dengan cara membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang telah dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasi dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus 2. Melalui pendekatan metode pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada kompetensi dasar menjelaskan materi memahami hadist tentang menjaga dan melestraikan lingkungan alam, secara sengaja dibagikan guru untuk dibaca oleh sejumlah siswa, kemudian memasuki pada tahap akhir siklus II diketahui telah terjadi peningkatan rata-rata kelas 24,66%, yaitu dari rata-rata tes kondisi awal 56 kemudian menjadi 75. Sedangkan ketuntasan belajar siswa pada akhir siklus II telah mencapai 92% dengan persentase peningkatan dari siklus I sebesar 28,41% jika dibandingkan dengan pra-siklus yang hanya mencapai 27%. Hasil pengamatan yang dilakukan peneliti melalui teknik non tes juga menunjukkan aktivitas membaca siswa lebih meningkat jika dibandingkan pada siklus I dan siklus II jika dibandingkan dengan pra siklus. Dengan demikian sebagian besar siswa kelas IX-3 MTsN Tanah Jambo Aye, secara sah artinya data diperoleh melalui hasil riset telah mengalami peningkatan kemampuan belajar materi memahami hadist tentang menjaga dan melestrikan lingkungan alam.
PENGARUH AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS HASIL KERJA AUDITOR INTERNAL: (Studi Empiris pada Inspektorat Kota Banda Aceh) Aulia Afridzal
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.789 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.326

Abstract

Di Indonesia, perhatian dalam bidang auditor internal dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukkan peningkatan, terlihat dari penelitian-penelitian yang dilakukan lebih terkonsentrasi pada kualitas hasil kerja auditor internal baik untuk tujuan pengembangan ilmu murni (pure science) maupun untuk tujuan ilmu terapan (applied science). Demi menghasilkan hasil audit internal yang berkualitas, hal yang harus dimiliki seorang internal auditor adalah akuntabilitas (rasa kebertanggungjawaban). Akuntabilitas merupakan dorongan psikologi sosial yang dimiliki seseorang untuk menyelesaikan kewajibannya yang akan dipertanggungjawabkan kepada lingkungannya. Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk melihat sejauh mana Pengaruh Akuntabilitas terhadap Kualitas Hasil Kerja Auditor Internal (Studi Empiris pada Inspektorat Kota Banda Aceh) mengingat besarnya pengaruh akuntabilitas sebagai faktor yang mempengaruhi kualitas audit, yang akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat dan pemakai jasa auditor internal. Peneliti menggunakan metode penelitian penjelasan (eksplanatoris research) dimana menjelaskan pengaruh akuntabilitas, pengetahuan audit, dan motivasi bersama- sama terhadap kualitas hasil kerja auditor internal.

Page 11 of 35 | Total Record : 343