cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 343 Documents
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMPN 2 KUTA BARO ACEH BESAR Muhammad
Jurnal Visipena Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.701 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i1.294

Abstract

Penelitian ini berjudul “manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan di smpn 2 kuta baro aceh besar”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sarana dan prasarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas 3 SMPN 2 Kuta Baro. Fokus Penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana sarana dan prasarana terhadap pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas 3 SMPN 2 Kuta Baro . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3. Sampel di ambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yaitu sebanyak 40 siswa. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket/kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapatnya kualiatas pendidikan yang baik sarana dan prasarana terhadap kualiatas belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, siswa SMPN 2 Kuta Baro. Hasil dari responden siswa yang menjawab (Ya) sebanyak 80% dan yang menjawab (Tidak) sebanyak sebesar 20%
UPAYA MENGEFEKTIFKAN TEKNIK PRAKTIS PEMBUATAN POLA DENGAN METODE PICTURE AND PICTURE PADA SMK NEGERI 3 BANDA ACEH Ida Rusmalanur
Jurnal Visipena Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i1.295

Abstract

The objectives to be achieved in this research is to improve the skills of students in the learning process, especially on the subject of making a woman's basic pattern. In this study, the authors deliberately taking picture and picture method to make it easier for students to understand because the old method is difficult for students to understand.With this method, students are expected to be motivated learning process can run with what was expected, the method of picture and picture also shows the phases of archetypal images and completeness of stationery and other support.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING DAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS X- IPS MATERI TRIGONOMETRI PELAJARAN MATEMATIKA PADA SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Sri Muryani
Jurnal Visipena Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.211 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i1.296

Abstract

Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah melalui penggunaan model pembelajaran Cooperatif learning dan media Animasi dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas X-IPS, Materi Trigonometri pelajaran matematika pada SMA Negeri 3 Banda Aceh. tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan kemampuan siswa kelas X-IPS materi Trigonometri pelajaran matematika pada SMA Negeri 3 Banda Aceh. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelasX- IPS,2 SMA Negeri 3 Banda Aceh. Berdasarkan hasil tes kemampuan awal dengan hasil tes kemampuan siklus I dapat dilihat adanya pengurangan jumlah siswa yang masih di bawah Kriteria ketuntasan Minimal. Pada pra siklus jumlah siswa yang dibawah KKM sebanyak 15 anak dan pada akhir siklus I berkurang menjadi 7 anak. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 4,83 menjadi 6,67. Jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar mengalami peningkatan. Pada siklus II diketahui bahwa yang mendapatkan nilai sangat baik (A) adalah 22,2 % atau 4 siswa, sedangkan yang terbanyak yaitu yang mendapat nilai baik (B) adalah 66,7 % atau 12 siswa. Dan yang mendapat nilai C (cukup) adalah 11,1 % atau sebanyak 2 siswa.Sedangkan yang mendapat nilai D dan E tidak ada. Sedangkan nilai rata-rata kelas 7,66Pada akhir pembelajaran terdapat perubahan positif pada siswa dalam memahami konsep dasar trigonometri . Dari hasil penelitian, dapat dilihat dan telah terjadi peningkatan pemahaman siswa tenrang trigonometri pada siswa kelas X, IPS,2 SMA Negeri 3 Banda Aceh pada semester 2 tahun pelajaran 2015/ 2016 melalui penerapan pembelajaran kooperatif learning dan media animasi. Peningkatan nilai rata- rata yaitu 4,83 pada kondisi awal menjadi 6,67 pada siklus I dan menjadi 7,66 pada siklus II. Nilai rata-rata siklus I meningkat 38,09 %dari kondisi awal, nilai rata-rata siklus II meningkat 24,84 % dari siklus I. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I ada peningkatan sebesar 233,37 % dari kondisi awal, siklus II meningkat 228,62 %dari siklus II. Peningkatan nilai rata-rata kelas secara keseluruhan sebesar 158,59% .Dengan demikian penggunaan model pembelajaran Kooperatif Learning dan media Animasi ternyata mampu meningkatkan prestasi belajar siswa IPS,2 pada kompetensi dasar trigonometri matematika kelas X.
AN OVERVIEW OF APPLIED LINGUISTICS Rosdiana
Jurnal Visipena Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.519 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i1.297

Abstract

The application of linguistics to the study and improvement of language teaching, language learning, language planning, communication between groups, speech therapy and the management of language handicap, systems of communications, translating and interpreting, and lexicography. The bulk of the work of applied linguists to date has related to language teaching and language learning and especially English as a foreign or second language. This study tries to review the study of language, concerns itself with all aspects of how people use language and what they must know in order to do so. As a universal characteristic of the species, language has always held a special fascination for human beings. This study try to explore the branches of linguistics are concerned with how languages are structured, how languages are used, and how they are spoken.
PENDIDIKAN POLITIK PEREMPUAN Amirullah
Jurnal Visipena Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.19 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i1.299

Abstract

Manusia merupakan elemen pokok dalam pelaksanaan berbagai aktivitas politik. Setiap manusia meskipun ia bukan sebagai subjek politik, tetapi ia pasti merupakan objek politik. Sistem politik demokratis yang dianut dan dijalankan dalam suatu negara, menghendaki partisipasi masyarakat (warga Negara). Terkait dengan sistim politik yang demokratis, laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama di dalamnya. Pemenuhan hak-hak politik perempuan merupakan salah satu jalan bagi perbaikan nasib perempuan. Keterwakilan perempuan di parlemen dan pemerintahan bukan tujuan akhir, namun merupakan entri point bagi perjuangan demi jutaan nasib perempuan lainnya. Partai politik memiliki fungsi dan tanggung jawab yang signifikan dalam upaya meningkatkan partisipasi politik dan memperjuangkan kepentingan politik perempuan. Partisipasi politik perempuan tidak akan pernah mendapat hasil selama partai politik tidak melakukan upaya-upaya maksimal dalam pemberdayaan perempuan. Pendidikan politik yang dilakukan oleh partai politik terhadap perempuan untuk memenuhi fungsi, kewajiban dan tanggung jawabnya sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang telah ditetapkan.
KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS DESKRIPTIF TEKS UNTUK MAHASISWA SEMESTER II STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA Sri Wahyuni
Jurnal Visipena Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.537 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i1.300

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kesalahan yang dibuat oleh mahasiswa semester dua bahasa Inggris STKIP Bina Bangsa Getsempena, dengan menulis dan menganalisis faktor apa yang menyebabkan mereka membuat kesalahan dalam tulisannya. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan memberikan metode seri gambar (picture series) serta menganalisis teks dan wawancara. Analisis dokumen dilakukan dengan mengumpulkan kertas menulis siswa; itu diambil dari dosen yang mengajar mata kuliah writing . Seluruh data primer diklasifikasikan berdasarkan jenis kesalahan, dan kemudian mereka menjelaskan. Penulis juga menggunakan wawancara untuk cross check data yang didapat dari analisis dokumen. Ini adalah teknik penting untuk mengumpulkan informasi tentang faktor yang menyebabkan mahsiswa membuat kesalahan dalam menulis mereka. Dari hasil mewawancarai dosen, peneliti dapat menyimpulkan bahwa keterampilan menulis mahasiswa semester II masih kurang. Meskipun tata bahasa Inggris diajarkan secara terpisah, tampaknya bahwa mahasiswa tidak dapat menempatkan dengan baik tata bahasa dalam praktek ketika mereka menggunakannya dalam latihan menulis. Selain mewawancarai dosen, peneliti juga melakukan wawancara dengan mahasiswa untuk mengetahui bagaimana perasaan mereka dalam proses belajar mengajar menulis (writing). Namun demikian, jawaban rata-rata yang dilontarkan oleh mahasiswa adalah bahwa mereka suka bahasa Inggris tapi tidak suka menulis sangat banyak.
PENINGKATAN KINERJA GURU PRODUKTIF DI SMK NEGERI 5 TELKOM BANDA ACEH MELALUI KONTRAK GURU PRODUKTIF DENGAN DISDIKPORA KOTA BANDA ACEH Muhammad Husin
Jurnal Visipena Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.783 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i1.302

Abstract

Kepala sekolah memiliki peran sebagai pemimpin di sekolahnya yang bertanggung jawab untuk memimpin proses pendidikan di sekolah, berkaitan dengan peningkatan mutu SDM, peningkatan profesionalisme guru, karyawan, dan semua yang berhubungan dengan sekolah di bawah naungan kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh. PTS ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2012/ 2013 selama kurang lebih enam bulan mulai Januari hingga Juni 2013. Penelitian Tindakan Sekolah dilaksanakan melalui dua siklus. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat peningkatan kinerja guru produktif di SMK negeri 5 Telkom Banda Aceh melalui kontrak guru produktif dengan disdikpora kota Banda Aceh. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru produktif di SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh tahun pelajaran 2012/2013. Jumlah guru-guru tersebut sebanyak 7 orang yang terdiri dari 1 orang perempuan dan 6 orang laki-laki. Sumber data dalam penelitian tindakan Sekolah ini adalah guru produktif di SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh khususnya yang sudah dikontrak oleh Disdikpora Kota Banda Aceh. Prosedur penelitian tindakan sekolah ini di uraikan sesuai dengan sesuai masalah yang dirumuskan yakni sebagai berikut (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, (c) observasi, (d) refleksi, dan (e) rekomendasi. Hasil observasi yang dilaksanakan pada siklus I menunjukan bahwa guru hanya mencapai persiapan rata-rata jumlah skor 24 dan mencapai 60% kemampuan guru dalam mengajar pada taraf kesiapan guru dalam proses pembelajaran. Hasil pelaksanaaan pada siklus II ini meunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menjadikan berbagai kegiatan lebih efektif data tersebut di atas menunjukkan 87,5% kemampuan guru dalam mempersiapkan diri sehingga guru terjadi peningkatan kinerja.
PENERAPAN MODEL QUANTUM LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU DAN PENGUKURAN DI KELAS VII SMP NEGERI 1 KUTA BARO Kartika Sari
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.585 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.303

Abstract

Pembelajaran quantum learning adalah suatu kegiatan pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan karena guru mengubah segala sesuatu yang ada disekelilingnya sehingga siswa bergairah belajar. permasalahan dalam penelitian ini adalah :1.Bagaimana peningkatan hasil belajar fisika siswa pada konsep suhu dan pengukuran di Kelas VII SMP Negeri 1 kuta Baro dengan menerapkan model Quantum learning menggunakan alat peraga. 2.Bagaimana aktifitas guru dan siswa pada proses belajar mengajar dengan menerapkan model Quantum Learning menggunakan alat peraga pada materi Suhu dan Pengukuran di Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro.3.Bagaimana keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menerapkan model Quantum learning menggunakan alat peraga pada materi Suhu dan Pengukuran di Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro.4.Bagaimana respon siswa terhadap penerapan model Quantum Learning dengan menggunakan alat peraga pada materi Suhu dan Pengukuran di Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kuta Baro yang berlokasi di Jalan Blang Bintang lama KM. 11,5 Kuta Baro Aceh Besar, mulai tanggal 15 September 2012 sampai dengan 29 September 2012. Untuk penelitian ini yang dijadikan subjek adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro Tahun Ajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 26 orang. Selanjutnya, objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar Fisika kelas VII1 pada pokok bahasan suhu dan pengukuran dengan menerapkan model Quantum Learning menggunakan alat peraga di SMP Negeri 1 Kuta Baro. Sesuai dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian, yaitu penelitian tindakan kelas, maka pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk setiap kali pertemuan adalah mengikuti siklus rancangan tindakan kelas, yaitu rencana, tindakan, observasi dan refleksi seperti pada siklus. Hasil tes belajar dengan menerapkan model Quantum Learning menggunakan alat peraga telah terjadi peningkatan nilai ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal dari siklus pertama, siklus kedua dan siklus ketiga. pada siklus pertama, ketuntasan individual 88,47% dan ketuntasan klasikal 60%. Pada siklus kedua, ketuntasan individual 92,30% dan ketuntasan klasikal 80%. Pada siklus ketiga, ketuntasan individual 96,15 dan ketuntasan klasikal 90%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP PESERTA DIDIK PADA SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA Dwi Putri Rejeki
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.266 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan sikap peserta didik pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan dengan penerapan model pembelajaran learning cycle 5E, serta memperoleh gambaran respon guru dan peserta didik terhadap penerapan model tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre-experimental design melalui one group pretest-posttest design yang dilaksanakan di SMAN 1 Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Sampel yang terpilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas XII IPA-3 yang dijadikan kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan hasil belajar, lembar observasi untuk mengetahui sikap peserta didik, serta angket untuk mengetahui respon guru dan peserta didik terhadap model pembelajaran learning cycle 5E. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data N-gain berdistribusi normal. Nilai rata-rata N-gain hasil belajar peserta didik yang diperoleh sebesar 35,9% termasuk kedalam kategori sedang. Secara deskriptif sikap belajar peserta didik juga menunjukkan adanya peningkatan. Guru dan peserta didik juga memberikan tanggapan yang positif terhadap penerapan model pembelajaran learning cycle 5E, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model learning cycle 5E dapat meningkatkan hasil belajar dan sikap peserta didik.
STRATEGI PENGEMBANGAN SOFT SKILL BERSYARIAT ISLAM PADA SISWA SMK NEGERI 3 BANDA ACEH Zahraini; Musbir
Jurnal Visipena Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.302 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v7i2.307

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada strategi pengembangan soft skill bersyariat islam. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan guru dalam melaksanakan PBM, strategi guru dalam mengembangkan kemampuan soft skill dan hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan kemampuan soft skill bersyariat Islam pada siswa SMK Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian Kepala Sekolah, Guru dan Siswa. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kemampuan guru dalam melaksanakan PBM untuk mengembangkan kemampuan soft skill bersyariat Islam pada siswa SMK Banda Aceh terlihat dalam menyusun RPP tiap materi disesuaikan dengan syariat Islam serta kegiatan praktikum, membimbing siswa, maupun membina antar pribadi dan mengevaluasi proses pembelajaran, 2) strategi guru dalam mengembangkan kemampuan soft skill bersyariat Islam adalah menggunakan strategi, pendekatan dan metode yang bervariasi untuk mengembangkan kemampuan soft skill bersyariat Islam, misanya strategi pemberian model atau percontohan, 3) hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan kemampuan soft skill bersyariat Islam adalah dalam pembelajaran di SMK N 3 Banda Aceh ada sebagian guru yang belum mengetahui cara penerapan soft skill bersyariat Islam dan guru kurang memahami bagaimana menyusun RPP yang bermuatan soft skill bersyariat Islam, maka diperlukan seminar, workshop dan pelatihan-pelatihan bagi guru tentang pengembangan kemampuan soft skill bersyariat Islam.

Page 10 of 35 | Total Record : 343