JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi)
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) adalah jurnal peer reviewed dan Open-Acces. JRST merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JRST mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang meliputi bidang Matematika, Kimia, Biologi, Teknologi Rekayasa dan Keteknikan, Farmasi, Geografi, Komputer dan Teknologi Informasi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan penulisan. JRST terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan September.
Articles
167 Documents
Kombinasi AHP dan Analisis SWOT dalam Strategi Peningkatan Ranking Webometrics pada Kriteria Excellence
Mellinevia Mahera;
Tenia Wahyuningrum;
Diovianto Putra Rakhmadani
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 2 September 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1004.495 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v6i2.14500
Perguruan Tinggi merupakan lembaga pendidikan tingkat tinggi yang memiliki kebebasan akademik dalam mengembangkan penelitian. Beberapa lembaga pemeringkatan membuat metode penilaian untuk mengukur kualitas Perguruan Tinggi. Lembaga pemeringkatan Perguruan Tinggi di dunia salah satunya Webometrics yang menganalisis teknologi ilmu informasi dengan 3 kriteria bobot penilaian yaitu visibility 50%, openness 10%, dan excellence 40%. Penelitian ini menggunakan metode AHP untuk memecahkan masalah yang memiliki banyak kriteria dan mengkombinasikannya dengan analisis SWOT sebagai alat dalam menentukan faktor internal dan eksternal untuk menghasilkan perencanaan strategis. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan perencanaan stratetgis berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman serta mengidentifikasi upaya strategis yang dilakukan Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) dan Institut Teknologi Telkom Jakarta (ITTJ) dalam meningkatkan penilaian pada kriteria excellence Webometrics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di ITTP memiliki bobot Strengths 60%, Weaknesses 11%, Opportunities 15% dan Threats 14% dengan alternatif sub kriteria Strengths yaitu adanya budaya menulis untuk dosen, mahasiswa dan staf sebagai faktor paling penting dengan nilai prioritas 39%. Prioritas lainnya diurutkan berdasarkan tingkat prioritas yaitu kualitas dan kredibilitas Perguruan Tinggi Swasta, perubahan penilaian Webometrics dan kurangnya kolaborasi antar dosen. Sedangkan prioritas SWOT di ITTJ memiliki bobot Strenghts 43%, Weaknesses 12%, Opportunities 37% dan Threats 8% dengan alternatif sub kriteria Strengths yaitu adanya monitoring triwulan berdasarkan contract management sebagai faktor paling penting dengan nilai prioritas 21%. Adapun alternatif lain yang dapat meningkatkan nilai excellence di ITTJ yaitu memaksimalkan upaya terkait Perguruan Tinggi Swasta yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom, adanya budaya penelitian belum merata dan budaya penelitian kompetitor yang lebih baik.
Application of the K-Means Cluster for the Classification of Disadvantaged Districts/Cities in Maluku Province
Muhammad Yahya Matdoan;
Faraniena Yunaeni Risdiana;
Gabriella Haumahu
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 1 Maret 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (756.5 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v6i1.11637
Maluku Province is still the 4th poorest province in Indonesia. This is due to the disparity in development between the provincial and district centers, cities and villages as well as government work programs that are not implemented evenly. To overcome and evaluate these problems, it is necessary to plan or study the classification of underdeveloped regions, namely by grouping districts/cities based on indicators of nderdeveloped areas. This research was conducted using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Maluku Province. The method used in this study is to use the K-Means Cluster analysis method. The results of the study indicate that there are 2 classifications of underdeveloped and undeveloped areas in Maluku Province. Cluster 1 consists of Tanimbar Islands Regency, Southeast Maluku Regency, Central Maluku Regency, Buru Regency, Aru Islands Regency, West Seram Regency, Eastern Seram Regency, Southwest Maluku Regency, South Buru Regency and Tual City. In Cluster 2 there is only one area, namely Ambon City.
Inovasi Sistem Informasi Manajemen Zakat, Infaq dan Sedekah Lazismu Gorontalo
Mohamad Ilyas Abas;
Irawan Ibrahim;
Salahudin Pakaya
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 1 Maret 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1148.183 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v6i1.11939
Lazismu merupakan bagian penting yang mengemban tugas sebagai pengelola dan manajemen modern untuk zakat, infaq dan sedekah. Beberapa masalah yang terjadi bukan pada pengelolaannya tetapi pendistribusiannya. Di masa pandemi seperti ini perlu adanya suatu terobosan dalam rangka menyelesaikan masalah yang dimaksud. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat sebuah sistem yang diberi nama Aplikasi Lazismu yang berfungsi memberikan kemudahan dalam hal informasi, pengelolaan, dan pendistribusian berbasis database dan peta digital. Manfaat dari penelitian ini agar sistem yang dibuat dapat mempermudah proses penyaluran zakat, infaq dan sedekah nantinya yang menjadi permasalahan utama dari setiap lazismu. Hasil penelitian ini dikerjakan berdasarkan roadmap penelitian secara simultan mulai dari pendataan (database) sampai dengan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah itu sendiri. Metode pengembangan yang digunakan yakni prototype, karena prototype dianggap cocok dalam rangka menemukan permintaan dan sesuai kegunaan nantinya. Dari hasil penelitian memudahkan proses penyaluran ZIS di Lazismu Gorontalo berbasis teknologi informasi. Banyak masyarakat yang terbantu dari segi informasi dan juga transparansi penyalurannya.
Efektifitas Pengeringan Chip Singkong Menggunakan Infrared dan Hot Air Dryer dalam Pembuatan Modified Cassava Flour (MOCAF)
Anwar Ma'ruf;
Fajar Bagas Firmansyah;
Dini Nur Afifah;
Yeti Rusmiati Hasanah;
Itmi Hidayat Kurniawan;
Arif Prashadi Santosa;
Alwani Hamad
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 7 No. 1 Maret 2023: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1026.058 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v7i1.16133
Mocaf adalah makanan fungsional yang merupakan modifikasi dari tepung tapioka dengan bantuan proses fermentasi bakteri asam laktat. Nilai fungsional dari mocaf karena mempunyai kadar serat yang lebih besar dari tepung non-modifikasi. Salah satu tahapan dalam pembuatan mocaf pengeringan chips singkong dari hasil proses perendaman proses fermentasi. Umumnya pengeringan dilakukan menggunakan bantuan sinar matahari akan tetapi kualitas produk hasil chip kering tidak dapat dikontrol karena pengaruh cuaca dan musim hujan. Hal ini perlunya dilakukan pengeringan secara otomatis menggunakan hot air ataupun bantuan energi lain seperti radiasi infrared (IR). Penelitian ini bertujuan membandingkan efektifitas pengeringan chip singkong dalam pembuatan tepung mocaf dengan menggunakan dengan dua metode yaitu dengan pengeringan dengan bantuan IR dan hot air pada suhu 30 dan 40 oC dengan respon berupa moisture content tiap satuan waktu. Profil laju pengeringan dan estimasi dari hasil persamaan dari hasil eksperimen dilakukan sebagai dasar untuk estimasi waktu pengeringan. Hasil menunjukkan bahwa profil laju pengeringan semua sampel mempunyai pola yang hampir sama dan hampir berimpit kecuali pada variable IR pada suhu 30 oC. Hasil estimasi waktu pengeringan tiap variable didasarkan dari persaman polynomial orde dua. Hasil menunjukkan bahwa pengeringan chip dengan menggunakan IR pada suhu 40 oC berlangsung selama 13 jam sedangkan hot air pada suhu yang sama selama 15 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengeringan dengan bantuan IR pada suhu 40 oC masih lebih efektif dibandingkan dengan hot air pada suhu yang sama.
Studi In Silico: Hasil BLAST Gen Clock pada Megapodiidae
I Made Budiarsa;
Fatmah Dhafir;
Suprianto Suprianto
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 1 Maret 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (929.116 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v6i1.10827
Gen clock merupakan salah satu gen yang berperan penting dalam mengontrol ritme harian dan perilaku hewan. Beberapa jenis burung memiliki kerentanan terhadap kondisi fisik lingkungan yang berubah-ubah, seperti kelompok burung dari famili megapodiidae. Urutan nukleotida gen target diperoleh dari beberapa spesies Megapodiidae di GenBank dengan kode akses KY762758.1 (Megapodius eremite) dan KY762668.1 (Alectura lathami). Penelitian ini menggunakan metode komputasi, semua data yang diperoleh dihasilkan dari analisis secara in silico urutan nukleotida gen target. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis beberapa informasi penting, terkait filogenetik dan perkembangan database gen clock pada Megapodiidae di GenBank. Urutan nukleotida gen clock pada Megapodius eremite mempunyai panjang 530 bp, nilai identitas 100 % (530/530), Gaps 0 % (0/530), Strand Plus/Plus, Expect 0.0 dan Skor 961 bits (520). Urutan nukleotida gen clock pada Alectura lathami mempunyai panjang 522 bp, nilai identitas 97 % (514/530), Gaps 1 % (8/530), Strand Plus/Plus, Expect 0.0 dan Skor 894 bits (484). Hasil Run BLAST menggambarkan bahwa informasi sequence gen clock pada Megapodiidae masih sangat jarang dikaji dan diteliti, sehingga informasi dasar terkait gen clock dari sebagian besar spesies kelompok Megapodiidae belum terdaftar di GenBank sehingga hal ini sangat mempengaruhi studi lanjut terkait gen clock pada Megapodiidae yang sangat dibutuhkan untuk keperluan riset-riset selanjutnya dibidang molekuler atau bahkan konservasi.
Analisis DNA Hasil Isolasi Pada Produk Pangan Olahan Ikan (Surimi Ikan) Menggunakan Nano Photometer
Sofia Dyah Utami;
Sri Utaminingsih;
Alfi Sophian
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 7 No. 1 Maret 2023: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (725.027 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v7i1.15180
Analisis mutu DNA untuk melihat kualitas DNA hasil isolasi merupakan sebuah teknik analisis yang dapat digunakan untuk mendukung pengujian bidang biologi molekuler yang menggunakan instrumen PCR atau real-time PCR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas DNA hasil isolasi pada sampel produk pangan olahan ikan. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang mendukung penelitian di bidang molekuler pada ruang lingkup pengawasan mutu dan autentifikasi pada produk pangan olahan ikan. Analisis DNA hasil isolasi dianalisis menggunakan NanoPhotometer untuk mengukur nilai konsentrasi dan kemurnian dengan panjang gelombang A260/A280. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran kemudian diinterpretasikan menggunakan nilai uji rata-rata untuk menganalisis mutu DNA hasil isolasi. Data hasil penelitian menunjukan nilai konsentrasi DNA berada pada kisaran 14,5 – 17,8 dengan rata-rata nilai konsentrasi berada pada 16,1. Untuk nilai kemurnian DNA hasil isolasi berada pada kisaran 1,89 – 2.07 dengan rata-rata nilai kemurnian berada pada 1,97. Dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa hasil isolasi DNA yang diukur menggunakan nano fotometer menunjukkan nilai kualitas DNA hasil isolasi yang baik.
Sistem Otomasi Rumah Berbasis Internet of Things (IOT) Melalui Cloud Server dengan Pengendali Smartphone
Nugroho Giri Jaladri;
Dian Nova Kusuma Hardani
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 5 No. 2 September 2021: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1281.138 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v5i2.8303
Rumah adalah kebutuhan primer sebagai tempat perlindungan agar kita bisa merasa aman dan nyaman di dalamnya. Kesibukan manusia sering kali membuat lupa untuk mematikan peralatan listrik. Hal ini akan membuat pemborosan konsumsi listrik dan menambah biaya. Rumah konvensional juga tidak mempunyai sistem keamanan untuk mencegah suatu bahaya. Maka dari itu diperlukan suatu inovasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sistem otomasi rumah merupakan salah satu solusinya. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan sistem otomasi rumah yang terhubung dengan internet melalui jaringan wifi menggunakan mikrokontroler Wemos D1 mini. Cloud server yang digunakan adalah cloud server dari goggle yaitu Firebase. Aplikasi smartphone android sebagai pengendalinya dirancang menggunakan App Inventor 2. Sistem ini dipadukan dengan modul Real Time Clock sebagai pewaktu untuk kendali otomatis berdasarkan waktu. Hasil penelitian dari sistem ini dapat mengendalikan lampu, stopkontak, penyiraman kebun, membuka dan menutup tirai, membuka kunci pintu dan sensor keamanan rumah. Sistem ini dapat mengawasi dan mengendalikan peralatan rumah dengan baik dan respons yang cepat dengan rata-rata respons 1,84 detik dari saat dikendalikan. Pengendalian secara otomatis berdasarkan waktu bekerja dengan cukup akurat sesuai waktu yang telah dijadwalkan dengan error 6,9 detik. Sistem otomasi rumah ini juga mempunyai sistem keamanan rumah. Alarm keamanan aktif dan muncul sebuah notifikasi di smartphone android jika terdeteksi suatu bahaya sehingga pengguna dapat melakukan tindakan yang tepat sebelum terjadi bahaya yang lebih besar.
Optimasi SEO On-Page pada Long-Tail Keyword untuk meningkatkan Visibilitas Website di dalam SERP
Nizar Haris Masruri;
Dini Arifah Nihayati
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 2 September 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (928.836 KB)
|
DOI: 10.30595/jrst.v6i2.13071
Website merupakan salah satu media informasi digital yang dapat diakses oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Pengguna hanya memasukkan keyword yang mereka inginkan di internet, dan mesin pencari akan menampilkan website-website yang sesuai dengan keyword tersebut. Namun tidak semua website bisa diketahui oleh pengguna. Ini karena mereka berada di halaman belakang mesin pencari. Hal ini terjadi karena mereka tidak memiliki keyword yang tertarget dan teroptimasi sesuai dengan algoritma mesin pencari. Dalam memenuhi algoritma tersebut diperlukan metode Search Engine Optimization (SEO). SEO merupakan sebuah proses teknis untuk meningkatkan kualitas website agar website berada di halaman pertama SERP pada keyword tertentu. SEO memiliki proses fundamental yaitu keyword research dan optimasi On-Page. Keyword research adalah melakukan analisis terhadap kata kunci untuk mengetahui tingkat popularitas, jumlah kueri dan tingkat persaingannya. On-Page adalah proses optimasi pada struktur website. Pada penelitian ini, dilakukan optimasi On-Page long-tail keyword pada website nuponorogo.or.id. Proses optimasi pada penelitian ini adalah melakukan in-depth research pada keyword utama “khutbah jumat nu” kemudian meregenerasi long-tail keyword dan selanjutnya mengoptimasinya dengan metode On-Page. Hasil dari penelitian ini adalah website nuponorogo.or.id berada di halaman pertama pada beberapa long-tail keyword yang ditargetkan.
Sistem Kontrol dan Monitoring Kandungan Nutrisi pada Budidaya Sayuran
Ari Widiantoko;
Zaidir Jamal;
Novi Herawadi Sudibyo
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 7 No. 2 September 2023: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/jrst.v7i2.16745
Pesatnya perkembangan teknologi pada saat ini memberi dampak positif pada bidang pertanian membantu para petani untuk melakukan pembudidayaan tanaman sayuran. Pemberian pupuk nutrisi yang tepat untuk sayuran sangat penting dalam budidaya sayuran dengan metode hidroponik untuk menentukan keberhasilan panen dan menghindari gagal panen. Tujuan dari penelitian untuk mempermudah para petani sayuran dalam proses pencampuran pupuk cair yang sesuai dengan kebutuhan tanaman selada dan sawi. Dalam penelitian menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan serta menghasilkan alat pencampuran otomatis control dan monitoring pupuk cair AB Mix. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dari sensor TDS yang dapat digunakan untuk menghitung nilai PPM selada dengan nilai nutrisi 580-840 PPM dan sawi dengan nilai nutrisi 580-1680 PPM. Sensor water level juga digunakan untuk mengukur volume air pada bak pencampuran. Pada penelitian ini nilai volume air sudah ditentukan sebanyak 5 liter dan 10 liter air. NodeMCU sebagai sistem pemrosesan dan kontrol data, yang merupakan platform IoT open source dan kit pengembangan yang menggunakan bahasa pemrograman LUA untuk mendukung prototipe produk IoT menggunakan sketsa dengan Arduino IDE [1]. Penambahan komponen lainnya juga perlu ditambahkan agar sistem dapat bekerja secara maksimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencampuran pupuk cair dengan bantuan sensor TDS dan sensor water level masih lebih efektif jika dibandingkan dengan pencampuran yang menggunakan alat ukur secara manual.
Investigating the Relationship between Climate Variables and Solar Activity: A Regression Analysis Approach
Budiman Nasution;
Goldberd Harmuda Duva Sinaga;
Arip Nurahman;
Ruben Cornelius Siagian
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 7 No. 2 September 2023: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/jrst.v7i2.16922
This study employs regression analysis to investigate the relationships between carbon dioxide levels, sunspot occurrences, and global temperatures, encompassing both land and sea. By uncovering these connections, the study contributes to our understanding of climate change and solar phenomena interactions. The primary objective is to reveal the intricate associations between these elements, potentially influencing climate change and solar activity. The study's outcomes have significant implications for climate change research and solar activity monitoring. The positive correlation between carbon dioxide concentration and ocean temperatures emphasizes the impact of atmospheric carbon dioxide on sea temperature fluctuations. Conversely, the inverse correlation between sunspot numbers and land/global temperatures suggests solar activity's potential role in shaping Earth's temperature oscillations. This research introduces novelty by concurrently investigating the interconnectedness of these factors. The study establishes substantial connections between carbon dioxide concentration, sunspot numbers, and global temperatures. While the models shed light on some variability, the complexity of climate change and solar activity calls for further exploration of additional factors. This underscores the need to consider multiple variables for a comprehensive understanding. Further research is recommended to enhance the precision of these models.