cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi)
ISSN : 25799118     EISSN : 25499750     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jrst
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) adalah jurnal peer reviewed dan Open-Acces. JRST merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JRST mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang meliputi bidang Matematika, Kimia, Biologi, Teknologi Rekayasa dan Keteknikan, Farmasi, Geografi, Komputer dan Teknologi Informasi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan penulisan. JRST terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan September.
Articles 191 Documents
Analisis Pengaruh Multiple Repair Welding terhadap Kekuatan dan Microstructure pada Sambungan Pengelasan Baja JIS - G3101 Kiryanto, Kiryanto; Firdhaus, Ahmad; Laksana, Tri
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.21921

Abstract

Dalam industri manufaktur, proses perbaikan las yang dilakukan lebih dari satu kali (multiple repair gouging) seringkali digunakan untuk memperbaiki sambungan las yang cacat, namun proses pengelasan yang berulang dapat mengubah sifat material. Penelitian ini menggunakan sampel baja JIS - G3101 yang diperbaiki dengan variasi multiple repair gouging, diikuti dengan pengujian kekuatan tarik, kekerasan, dan analisis struktur mikro menggunakan mikroskop elektron pemindai (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa multiple repair welding mempengaruhi kekuatan tarik dan kekerasan pada sambungan las, yang tergantung pada jumlah dan kondisi pengelasan ulang. Struktur mikro juga mengalami perubahan, dengan terbentuknya fasa martensite pada zona HAZ (Heat Affected Zone) pada setiap lapisan perbaikan las. Meskipun perbaikan las dapat meningkatkan ketahanan sambungan terhadap kegagalan, hasil yang optimal dicapai dengan pengaturan prosedur pengelasan yang tepat.
Analysis of Radioactive Isotope Concentrations at Various Locations after a Nuclear Disaster: Case Study of I-131, Cs-134, and Cs-137 in the Czech Republic Rajagukguk, Michael Haratua; Siagian, Ruben Cornelius
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.23515

Abstract

Radioactive dispersal remains a major concern after a nuclear disaster. This study investigated the consistency of radioactive isotope concentrations (I-131, Cs-134, and Cs-137) in two cities in the Czech Republic - Prague and Usti - to determine whether sampling duration and isotope concentration variability affect contamination stability. The study used statistical analyses, including ANOVA, Kruskal-Wallis test, and Pearson and Spearman correlation tests, to examine isotope relationships and spatial variation. Data were collected over multiple time points to assess changes in contamination patterns. Findings showed that Prague exhibited higher concentrations of radioactive isotopes, but variations in sampling time did not affect contamination stability. No significant differences were observed between the two locations, and a strong correlation was found among I-131, Cs-134, and Cs-137, indicating that an increase in one isotope was consistently accompanied by an increase in the other. The sampling duration had no significant impact on the contamination levels. These results suggest that isotope contamination is stable across sites, regardless of sampling duration. A major research gap is the limited research on the relationship between consistency of isotope concentrations and sampling time across multiple sites. The study highlighted that radioactive isotope concentrations remained relatively consistent despite the large variability in measured values. Findings underscore the need for contamination management strategies that focus on globally significant sources rather than local variability. Strong correlations among isotopes offer potential predictive value for monitoring radioactive contamination in disaster situations.
Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Proyek Konstruksi Infrastruktur Jalan: Evaluasi dan Mitigasi Hudoyo, Citra Pradipta; Rachmanudin, Muhammad Edwin; Widayanti, Diyah Ayu
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.24656

Abstract

Penilaian risiko dalam proyek konstruksi infrastruktur jalan sangat penting untuk memastikan keselamatan kerja dan kelancaran proyek. Meskipun berbagai metode manajemen risiko telah diterapkan, banyak proyek masih menghadapi kegagalan dalam mengelola risiko, terutama yang berkaitan dengan keselamatan kerja dan kerusakan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) yang menggabungkan analisis kuantitatif melalui kuesioner dan analisis kualitatif melalui wawancara dengan pakar. Sebanyak 110 responden yang berpengalaman dalam proyek konstruksi jalan berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, yang kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi sepuluh risiko tertinggi. Wawancara dengan pakar dilakukan untuk mengevaluasi penyebab, dampak, dan langkah mitigasi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama meliputi kerusakan jalan akibat penggunaan alat berat yang melebihi kapasitas jalan dan kecelakaan kerja akibat penggunaan alat yang tidak tepat. Tindakan mitigasi yang disarankan meliputi perbaikan prosedur kerja, pelatihan keselamatan, dan pengawasan yang lebih ketat. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan metode campuran dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif dalam menilai risiko, sehingga meningkatkan efektivitas mitigasi risiko dan keselamatan kerja dalam proyek konstruksi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kontraktor dan pemangku kepentingan dalam mengelola risiko K3 secara lebih efektif di masa mendatang.
Spatial Analysis of Landscape Change in the Puncak Bogor Cianjur Tourism Area 2013-2023 Prasetya, Ferdian Adhy; Purwaningsih, Yuli; Nagara, Rakyan Paksi; Raditia, Mohammad; Junaid, Muhammad; Kusratmoko, Eko
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.22661

Abstract

This research analyzes the dynamics of land cover change in the Puncak Area over the last 10-year period (2013-2023). Using the Random Forest Classification method on Landsat 8 and 9 image data, this study evaluates the contribution of tourism to the economy of the Puncak Region and reveals facts related to land use change. The Puncak area, known as a mountain tourism destination in West Java, is experiencing rapid economic growth, but tourism activities and infrastructure development have the potential to negatively impact local ecosystems. The research used BIG administrative data, Landsat imagery, and landform systems for analysis. Through Google Earth Engine (GEE), data processing was performed, including cloud masking, mosaic, clip, and pan-sharpening. The Random Forest classification method was used to determine land cover in 2013 and 2023 with kappa accuracy tests reaching 85.81% and 88.42% respectively. The results show an increase in built-up land area of 4,632.68 hectares with a decrease in agricultural and forest land. Obstacles in the interpretation of low-resolution Landsat imagery became one of the challenges in this study. The Urban Expansion Intensity Index (UEII) calculation results show a moderate increase in built-up land area over the past 10 years. The phenomenon of urbanization and the drive of economy and tourism are the main factors of land change from vegetation cover to built-up land. This study provides important insights for the regulation and monitoring of the Puncak Area to maintain a balance between economic growth and environmental sustainability.
Sistem Monitoring dan Pengujian Multi-Sensor untuk Deteksi Dini Kebakaran Lesmideyarti, Dwi; Ihsan; Armin
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.24223

Abstract

Sistem monitoring dan pengujian multisensor untuk deteksi dini kebakaran dapat mengurangi risiko kebakaran, serta melakukan pemantauan jarak jauh, sehingga memungkinkan respon cepat dari pihak berwenang meskipun lokasi kebakaran berada di daerah terpencil. Sistem informasi yang dapat memonitor beberapa sensor sekaligus akan memungkinkan deteksi lebih cepat. Tujuan penelitian adalah untuk membuat sistem yang mampu memantau kondisi lingkungan secara real-time dan memberikan informasi cepat kepada pihak berwenang ketika deteksi kebakaran terjadi. Tujuan objektivitas adalah untuk mengintegrasikan berbagai jenis sensor seperti sensor DS18B20, sensor kelembaban BME280, Sensor Kebakaran UVTRON R2868, sensor kecepatan angin, sensor arah angin, dan sensor asap MQ135. Metode penelitian adalah Waterfall untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem secara rinci, persyaratan sistem informasi. Selanjutnya, merancang perangkat secara keseluruhan, merancang antarmuka, dan merancang sistem informasi dan pengujian. Output dari penelitian ini adalah membangun model prototipe yang dapat memprediksi perkembangan kebakaran berdasarkan data sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian seluruh data sensor ditampilkan dan dapat mendeteksi kebakaran secara dini dengan menggunakan metode logika fuzzy untuk memberikan peringatan dini melalui website.
Pengendalian Pengisian Baterai Menggunakan Boost Converter Berbasis Logika Fuzzy Kurniawan, Itmi Hidayat; Amarudin, Rochmi Banu
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.24718

Abstract

Penurunan kualitas dan umur baterai salah satunya disebabkan oleh proses pengisian yang terlalu lama akibat tegangan pengisian yang tidak stabil sehingga berpotensi merusak sel baterai. Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan tegangan pengisian baterai menggunakan Boost Converter dengan sistem kendali berbasis logika fuzzy. Sistem yang dikembangkan terdiri dari rangkaian Boost Converter yang terhubung dengan mikrokontroler, sensor arus, dan sensor tegangan. Mikrokontroler mengimplementasikan logika fuzzy untuk menjaga kestabilan tegangan keluaran, sedangkan sensor tegangan berfungsi sebagai umpan balik sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat beroperasi dengan baik. Boost Converter mampu mengisi baterai 12 V berkapasitas 4,5 Ah dengan peningkatan tegangan sebesar 1,90 V setelah 120 menit pengisian. Sistem kendali yang dikembangkan memiliki respons cepat, akurat, dan stabil dengan rata-rata rise time 0,034 s, overshoot 10,80%, settling time 0,88 s, dan steady-state error 0,57 V.
Deteksi Kesegaran Daging Sapi Menggunakan Augmentasi Data Mosaic pada Model YOLOv5sM Yudhana, Anton; Silmina, Esi Putri; Sunardi
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.24990

Abstract

Deteksi kesegaran daging sapi secara otomatis sangat penting dalam mendukung kualitas bahan pangan, terutama dalam mencegah konsumsi daging yang sudah tidak layak dan berisiko terhadap kesehatan. Metode manual yang saat ini umum digunakan bersifat subjektif, lambat, dan tidak efisien jika diterapkan pada skala industri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis kecerdasan buatan yang mampu melakukan deteksi secara cepat dan akurat. Penelitian ini mengusulkan model deteksi kesegaran daging sapi menggunakan YOLOv5sM, yaitu modifikasi dari YOLOv5s yang menggabungkan teknik augmentasi data Flip, Rotation, dan Mosaic. Dataset yang digunakan terdiri dari 4.000 citra daging sapi, terbagi menjadi 2.000 citra daging segar dan 2.000 citra daging tidak segar. Data kemudian dibagi menjadi data pelatihan, validasi, dan pengujian. Tiga model dikembangkan: model YOLOv5s tanpa augmentasi, model dengan Flip dan Rotation, serta model YOLOv5sM dengan tambahan Mosaic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YOLOv5sM menghasilkan kinerja terbaik dengan Precision dan Recall sebesar 100%, mAP50 sebesar 99,5%, dan mAP50:95 sebesar 96,2%. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding dua model lainnya. Dengan hasil tersebut, model YOLOv5sM memiliki potensi besar untuk diimplementasikan sebagai sistem pendeteksi kesegaran daging sapi dalam industri pengolahan pangan yang membutuhkan efisiensi dan keakuratan tinggi.
Application of Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast Kombucha Gel on Incision and Burn Wounds in Mice (Mus musculus): Aplikasi Gel Symbiotic Culture of Bacteria dan Yeast Kombucha pada Luka Sayat dan Bakar Mencit (Mus musculus) Andiarna, Funsu; Hidayati, Irul; Agustina, Eva; Purnamasari, Risa
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.24079

Abstract

SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) is a result of kombucha tea fermentation that contains active compounds, such as phenolic acids and flavonoids, which possess high antioxidant activity. However, the use of SCOBY is currently limited to serving as a starter culture for new batches of kombucha tea, necessitating innovation to enhance its other potential benefits. This study aims to evaluate the effectiveness of kombucha SCOBY gel in the healing of incised and burn wounds in mice (Mus musculus). The research methods included the preparation of kombucha tea, harvesting of SCOBY, formulation of gel, application of the gel to incised and burn wounds in mice, and observation of wound healing until closure. The results showed that kombucha SCOBY gel significantly accelerated the healing of both incised and burn wounds compared to the control group. Incised wounds fully healed by day 6, while burn wounds healed by day 7. This effectiveness is associated with the high total phenolic content (TPC) of the SCOBY gel, measured at 790.4 mg GAE/g extract, along with strong antioxidant activity of 12.42% (DPPH assay). Statistical analysis revealed a significant difference (p<0.05) in wound healing between the untreated and SCOBY gel-treated groups for both types of wounds. Therefore, kombucha SCOBY gel has potential as an effective natural topical wound-healing agent, particularly for mild to moderate wounds.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) merupakan hasil fermentasi teh kombucha yang mengandung senyawa aktif, seperti asam fenolat dan flavonoid, yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Namun penggunaan SCOBY hanya terbatas sebagai starter dalam pembuatan teh kombucha baru, sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan manfaat lain dari SCOBY. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas gel SCOBY kombucha dalam penyembuhan luka sayat dan luka bakar pada mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini dimulai dari pembuatan teh kombucha, pemanenan SCOBY, pembuatan gel pengaplikasian pada luka sayat dan bakar pada mencit dan pengamatan penyembuhan luka sampai penutupan luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel SCOBY kombucha mempercepat penyembuhan luka sayat dan bakar secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Luka sayat sembuh sempurna pada hari ke‑6, sedangkan luka bakar sembuh pada hari ke‑7. Efektivitas ini dikaitkan dengan tingginya kadar total fenolik (TPC) gel SCOBY, yaitu sebesar 790,4 mg GAE/g ekstrak, serta aktivitas antioksidan kuat sebesar 12,42% (uji DPPH). Hasil analisis statistik menyatakan pada luka sayat dan bakar terdapat perbedaan signifikan(p<0,05) antara kelompok tanpa perlakuan dan gel SCOBY. Dengan demikian, gel SCOBY kombucha berpotensi sebagai agen penyembuh luka topikal alami yang efektif, khususnya untuk luka ringan hingga sedang.
Coordinate Stability Analysis of PT PLN Customers with Variance and DBSCAN Clustering: Pontianak Case Study: Analisis Stabilitas Koordinat Pelanggan PT PLN dengan Variansi dan DBSCAN Clustering: Studi Kasus Pontianak Ayu, Oktavia Arnelliza; Haryadi, Agus; Kusumastuti, Nilamsari; Dzulqarnain, Muhammad Faqih
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.24866

Abstract

PT PLN (Persero) is a major electricity provider in Indonesia that relies on accurate spatial data management to support various operations, such as electricity bill delivery and network expansion planning. Accurate spatial data also plays an important role in making strategic decisions regarding future network development. This research aims to identify stable coordinate points and analyze clustering results using DBSCAN (Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise) on postpaid customer spatial data in Pontianak City, with a focus on the geographic coordinate point distance of customer homes. The dataset used includes information on the home coordinates of postpaid customers of PT PLN (Persero) Pontianak City from February to July 2024. Variance analysis was applied to determine which coordinate points were considered stable, while DBSCAN was used to determine clusters and identify noise based on data density. With an epsilon parameter of 0.0036 and minimum points (minPts) of 15, the results show two main clusters, the first cluster consists of 50 points and the second cluster consists of 18 coordinate points of customer house locations. In addition, no noise was detected in the data set. The results of this research provide strategic benefits for PT PLN. The main cluster allows PLN to prioritize network development in areas with high customer density to maintain optimal service quality. Meanwhile, although no noise was detected in this study, if there are low-density areas in other analyses, special strategies need to be designed to support service improvement in these areas.   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) PT PLN (Persero) merupakan perusahaan penyedia listrik utama di Indonesia yang mengandalkan pengelolaan data spasial yang akurat untuk mendukung berbagai operasi, seperti pengiriman tagihan listrik dan perencanaan perluasan jaringan. Data spasial yang akurat juga memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengembangan jaringan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik koordinat yang stabil serta menganalisis hasil klasterisasi menggunakan DBSCAN (Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise) pada data spasial pelanggan pasca bayar di Kota Pontianak, dengan fokus pada jarak titik koordinat geografis rumah pelanggan. Dataset yang digunakan mencakup informasi titik koordinat rumah pelanggan pasca bayar PT PLN (Persero) Kota Pontianak dari Februari hingga Juli 2024. Analisis variansi diterapkan untuk menentukan titik koordinat yang dianggap stabil, sementara DBSCAN digunakan untuk menentukan klaster dan mengidentifikasi noise berdasarkan kepadatan data. Dengan parameter epsilon  sebesar 0,0036 dan minimum points (minPts) sebanyak 15, hasil menunjukkan dua cluster utama yaitu cluster pertama terdiri dari 50 titik dan cluster kedua terdiri dari 18 titik koordinat lokasi rumah pelanggan. Selain itu, tidak ada noise yang terdeteksi dalam data set. Hasil penelitian ini memberikan manfaat strategis bagi PT PLN. Klaster utama memungkinkan PLN dapat memprioritaskan pengembangan jaringan diarea dengan kepadatan pelanggan tinggi guna menjaga kualitas layanan tetap optimal. Sementara itu, meskipun tidak terdeteksi noise pada penelitian ini, jika terdapat area dengan kepadatan rendah pada analisis lain, strategi khusus perlu dirancang untuk mendukung peningkatan layanan diarea tersebut
Project Cost and Time Performance Analysis using the Earned Value Concept Method in Building Shophouses in Papua: Analisa Kinerja Biaya dan Waktu Proyek dengan Metode Earned Value Concept dalam Pembangunan Ruko di Papua Lazuardi, Fajar; Rizki, Muhammad Alvan
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 10 No. 1, March 2026: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v10i1.25969

Abstract

In construction implementation, effective management of cost, time, and resources is crucial to avoid the risk of project failure. Many problems encountered in construction projects stem from discrepancies between actual execution and initial planning, as well as a lack of accuracy in cost estimation during the planning phase, which can lead to budget overruns and scheduling deviations. This study aims to evaluate project performance using the Earned Value Concept (EVC) by assessing the ongoing work performance to provide a comprehensive overview of project efficiency. The research employs a descriptive quantitative method with an analytical approach to weekly project progress data collected at weeks 20, 23, 25, 27, and 30. The results indicate that the project experienced delays, as reflected by the Schedule Performance Index (SPI) consistently remaining below 1 and negative Schedule Variance (SV) values. Cost efficiency was initially achieved with a Cost Performance Index (CPI) of 1.23 in the early phase, but declined to 0.88 by week 30 due to increased actual costs. Based on estimation, the project is expected to be completed in 38 weeks, exceeding the original plan of 35 weeks, with a total projected cost of IDR 22,436,134,730.24, which is lower than the original budget of IDR 25,001,696,716.00   ABSTRAK (Bahasa Indonesia) Dalam Pelaksanaan konstruksi manajemen terhadap biaya, waktu, dan sumber daya sangat penting, untuk menghindari risiko kegagalan dalam pelaksanaan konstruksi. Banyak permasalahaan dalam pelaksanaan proyek konstruksi yang disebabkan karena ketidaksesuaian pelaksanaan dengan rencana, serta kurang ketelitian perhitungan biaya dalam tahap perencanaan yang dapat mengakibatkan pembengkakan biaya, selain itu ketidaksesuaian waktu yang direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja proyek dengan pendekatan earned value concept dengan menilai kinerja pekerjaan yang sedang berlangsung sehingga dapat diperoleh gambaran mengenai evaluasi kinerja proyek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan pendekatan analitis terhadap data progres mingguan proyek pada minggu ke-20, 23, 25, 27, dan 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan, tercermin dari nilai SPI yang selalu di bawah 1 dan SV yang bernilai negatif. Efisiensi biaya sempat tercapai pada awal pelaksanaan dengan CPI sebesar 1,23, namun menurun hingga 0,88 pada minggu ke-30 akibat peningkatan biaya aktual. Berdasarkan estimasi, proyek diperkirakan selesai dalam 38 minggu dari rencana awal 35 minggu, dengan total biaya penyelesaian sebesar Rp22.436.134.730,24, lebih rendah dari anggaran awal Rp25.001.696.716,00.