cover
Contact Name
Muchamad Suradji
Contact Email
jurnaldarelilmi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldarelilmi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 23033487     EISSN : 25500953     DOI : -
Core Subject : Education,
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Terbit pada bulan April dan Oktober setiap tahun. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora memuat kajian-kajian ilmiah tentang pemikiran dalam bidang Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
FILSAFAT KETUHANAN AL-KINDI Sulhatul Habibah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat dan agama merupakan dua hal yang saling beriringan. Filsafat yang berangkat dari pemikiran dan agama yang dari keyakinan, mengakibatkan tak sedikit orang mengecam adanya filsafat yang dapat menggoyahkan keimanan seseorang. Sebaliknya para filosof muslim justru memahami agama secara filosofis untuk memperoleh pemahaman luas serta memperteguh keimanan. Pada abad ke VIII M al-Kindi hadir sebagai filosof muslim pertama yang menggagas tentang kesinambungan antara filsafat dan agama, bahwa antara filsafat dan agama sama-sama menjunjung kebenaran. Filsafat yang paling mulia bagi al-Kindi adalah Filsafat Pertama, yaitu usaha mengetahui ‘illahi pertama, yakni Tuhan. Filsafat ketuhanan al-Kindi masuk pada lingkup metafisika. Dalam hal membuktikan adanya Tuhan, al-Kindi mengemukakan dalil empiris yaitu: Dalil barunya alam (Hudutsil alam), dalil keanekaragaman dalam wujud (Kastrah fil Maujudat) dan dalil pengendalian alam (Ibda’ fil Alam).
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN HADIS TENTANG SEDEKAH TERHADAP KESADARAN PESERTA DIDIK DALAM BERSEDEKAH DI MI TARBIYATUL BANAT SIMO SUNGELEBAK KARANGGENENG LAMONGAN Khotimah Suryani
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena masih banyak peserta didik yang kurang memiliki kesadaran dan kepedulian sosial. Hal ini mengakibatkan peserta didik kurang bisa memahami arti bersedekah. Dengan melihat fakta tersebut, usaha yang dilakukan guru untuk membentuk kesadaran dalam diri peserta didik dengan melakukan pembelajaran Hadis. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini: (1) Bagaimana implementasi pembelajaran hadis tentang sedekah terhadap kesadaran peserta didik dalam bersedekah di MI Tarbiyatul Banat Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan; (2) Bagaimana hikmah atau nilai positif (value added) yang dihasilkan dari proses pembelajaran hadis tentang sedekah di MI Tarbiyatul Banat Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan. Data-data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berkenaan dengan hal itu, penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif karena menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, pernyataan lisan dari informan yang dijadikan narasumber serta perilaku yang dapat diamati. Kemudian dianalisis menggunakan analisis data Miles & Huberman. Dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dapat disimpulkan bahwa; (1) implementasi pembelajaran hadis yang dilaksanakan di MI Tarbiyatul Banat Simo Sungelebak Karanggeneng Lamongan dengan subjek penelitian peserta didik kelas VI memiliki dampak yang positif. Maknanya, implementasi tersebut menunjukkan keberhasilan karena dapat berpengaruh positif kepada peserta didik. Oleh karena itu sangatlah penting penanaman kepedulian sosial sejak dini, sehingga peserta didik tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tapi mampu memikirkan kepentingan orang lain. Dengan pembelajaran ini peserta didik dapat membiasakan sedekah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat; (2) Hikmah atau nilai positif (value added) dari proses pembelajaran ini menghasilkan prilaku positif berupa infaq harian, mengucapkan salam, bertutur kata yang baik, melaksanakan tugas piket, membantu teman, menebar senyum, dan berperilaku sopan.
IBNU THUFAIL Mahbub Junaidi
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa keemasan Islam, banyak terlahir pemikir besar di dunia Islam, salah satunya Ibnu Thufail. Ia merupakan salah satu pemikir (baca:Filosof) besar islam pada abad pertengahan itu. Pemikirannya terletak pada karyanya yaitu kisah fiksi Hayy Ibn Yaqzhan. Dalam kisah itu, dia menyatakan pandangan filsafatnya tentang alam semesta, Tuhan, agama, moral, manusia dan wataknya, budaya masyarakat formal serta adanya keserasian antara agama dan filsafat. Dia juga mencoba untuk menjelaskan tentang kemampuan manusia untuk hidup sendiri dan mandiri, tanpa adanya bantuan bahasa, agama, budaya dan tradisi yang mewarnainya, artinya semua hal yang disebutkan diatas itu tidak sepenuhnya selalu mempengaruhi perkembangan akal manusia. Dalam cerita roman Hayy bin Yaqzhan tersebut, Ibn Thufail juga mencoba membuktikan kebenaran tesis kesatuan kebijaksanaan rasional dan mistis melalui kisah fiktif, bahwa manusia dengan segala kelemahannya dapat saja berkomunikasi dengan Tuhan dengan kekuatan akalnya (filsafat) maupun dengan kekuatan kalbunya (tasawuf).
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PERGURUAN TINGGI Refki Rusyadi; Moh. Farih Fahmi
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi Islam mempuyai tantangan untuk mensinergikan khasananh keilmuan baik umum maupun agama. Namun praktik pembelajaran dikelas bagi mahasiswa seringkali terkendala dan menjadikan lulusan IAIN Tulungagung diragukan keterampilannya dalam berbahsa arab. Oleh karena itu, untuk mengetahui penyebab pasti mengapa bahsa arab kurang begitu melekat bagi mahasiswa perguruan tinggi Islam, dalam hal ini IAIN tulungagung. Berdasarkan fakta tersebut mendorong peneliti untuk melakukan pengamatan serius lewat studi kasus pada Jurusan ES smester 3 Fakultas FEBI IAIN Tulungagung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, dimana subjeknya adalah mahasiswa IAIN Tulungagung jurusan ekonomi syariah, dan objeknya adalah proses pembelajaran bahsa arab dikelas dan ketercapaian mahasiswa selama pembelajaran bahasa arab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan dosen pendidikan bahasa arab di jurusan ekonomi syariah IAIN Tulungagung jika dilihat dari kesiapan dosen pengampu mata kuliah maka masih ada kekurangan yang harus di perbaiki, meskipun ketercapaian mahasiswa dalam belajar bahasa arab sudah baik.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DI MASA WALI SONGO DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMIKIRAN IMAM AL-GHOZALI Siti Nursaudah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep pendidikan islam telah lama dikembangkan oleh para ulama sejak generasi tabi’in. melalui generasi inilah konsep pendidikan islam telah berkembang pada bentuknya yang paling ideal dan secara setahap-demi setahap telah memberikan sumbangsih bagi eksistensi pearadaban islam. Melalui konsep pendidikan yang semakin berkembang inilah lahirlah para ulama-ulama yang telah melahirkan berbagai gagasan dan pemikiran yang produktif dalam pengembangan bidang pendidikan. Salah satunya adalah Imam Abu Hamis Al-Ghozali, dari renungannya lahirlah berbagai kitab yang memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan Islam. Konsep pendidikan Islam inilah yang kemudian menjadi dasar bagi para wali songo dalam menyebarkan dakwah di tanah Jawa yang jauh dari sumber ajaran islam di negeri Arabia. Dengan menerapkan pemikiran imam Ghozali para generasi wali songo memberikan berbagai gerakan dan kontribusi pemikiran yang membangun peradaban Islam baru di tanah Jawa (Nusantara). Para wali songo lebih banyak memberikan berbagai ajaran-ajaran kepada pendudukan peribumi Nusantara dengan menyampaikan ajaran-ajaran pemikiran Imam Al-Ghozali. Dengan demikian maka pemikiran al-Ghozali sangat relevan sekali dengan konsep pendidikan Islam yang telah dikembangkan oleh Wali Songo
PERAN KELUARGA DALAM MENUMBUHKAN SIKAP KEAGAMAAN ANAK DI REWWIN WARU SIDOARJO Siti Rahayu NM
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga dalam munumbuhkan sikap keagamaan di Rewwin Waru, Sidoarjo. Menumbuhkan sikap keagamaan pada anak merupakan hal yang sangat-sangat penting di era yang serba terbuka dan teknologi yang begitu pesat. Keluarga diharapkan menjadi banteng sekaligus filter buat anak-anak yang dalam proses pertumbuhannya membutuhkan pendampingan dari keluarga, termasuk dalam hal ini orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pilihan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dan tahapan dalam analisis yang digunakan adalah reduksi, display dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh menyimpulkan bahwa penanaman peran keluarga dalam menumbuhkan sikap keagamaan dapat dibilang baik. Keluarga dalam mendidik anak menjadi seorang figure yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan keberagamaan anak dan ini dapat menjadi bekal yang baik dalam perkembangan anak kelak dikemudian hari. Orang tua dalam lingkungan keluarga menumbuhkan sikap kegamanaan pada anak dengan memposisikan sebagai seorang pendidik, seorang tauladan dan seorang konselor. Hal inilah yang menjadikan hubungan seorang anak dan orang tua menjadi harmonis dan akrab
THE GÜLEN MOVEMENT; PELAYAN SIPIL TANPA BATAS Suwarno Suwarno
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian yang ada atas fenomena sosial kontemporer “The GÜlen Movement” (selanjutnya disingkat dengan GM) dengan jutaan partisipan dan institusi pendidikan hampir disetiap benua, belum bisa memberikan gambaran total yang akurat tentang efektifitas mobilisasi dan daya tahan gerakan tersebut. Dikarenakan hanya melihat satu aspek saja, serta dilakukan oleh peneliti outsider yang bukan ahli dibidangnya dalam memahami tindakan kolektif atau gerakan sosial, dan mengesampingkan diskursus pandangan para pengikut gerakan itu sendiri. Terlebih lagi beragam teori dan pendekatan terkait diskursus gerakan sosial kontemporer tidak bisa melengkapi perangkat konseptual yang dibutuhkan secara utuh. Untuk menganalisa GM, Cetin menggunakan general framework and approach: Resource mobilization Theory, Political Opportunity Structure Theory dan Frame Theory sebagai landasan teoritis kritis atas teori-teori social movements and collective action. Dasarnya adalah guna lebih mendapatkan perangkat yang lebih baik untuk menganalisa fenomena sosial kontemporer nan kompleks berdasarkan realitas kontemporer daripada sekedar berdasarkan geografis, politis ataupun budaya, sehingga dengan tegas bisa dikatakan bahwa lahirnya gerakan sosial tersebut sebagai wujud protes atau berposisi sebagai penantang terhadap sistem yang mapan
PENANAMAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA Muchamad Suradji
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah terhadap penanaman pendidikan islam ada anak di lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan dimana interaksi antara anak dan oang tua terjadi dan waktunya lebih lama dibandingkan interaksi dengan ligkungan diluarnya
MEDIA PEMBELAJARAN DARING SOLUASI DI ERA PANDEMI Nihayatul Khijjah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MEDIA PEMBELAJARAN DARING SOLUASI DI ERA PANDEMI
SINERGI PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MEWUJUDKAN KEBERHASILAN PEMBELAJARAN PAI TINGKAT PENDIDIKAN DASAR DI ERA PANDEMI COVID-19 Siti Lathifatus Sun’iyah
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua memiliki banyak waktu untuk mendampingi belajar di rumah merupakan salah satu hikmah adanya Pandemi Covid-19. Amanah bagi orang tua bertanggung jawab untuk mengembangkan potensi anak sebelum potensi itu dikembangkan oleh pendidik. Situasi Pandemi menarik orang tua dalam peranannya sebagai pendidik sejati melalui bimbingan yang diwujudkan dalam perhatian dan motivasi. Perhatian dan motivasi dalam pendidikan Islam diistilahkan sebagai metode Targhib dan Tarhib. Bimbingan orang tua mempunyai peran penting dalam pembentukan karakter anak. Sinergi peran orang tua dan guru dapat dilakukan dengan pola komunikasi yang baik. Inovasi dan kreativitas guru dalam menerapkan media pembelajaran Daring yang bermutu sebagai langkah proaktif untuk menjalin komunikasi dengan orang tua. Guru dapat mengarahkan pembelajaran Jarak Jauh yang teorganisir untuk membiasakan anak mengerjakan ibadah melalui pendampingan orang tua di rumah. Pengawasan orang tua yang teintegrasi dengan arahan guru dalam menyikapi pergaulan anak di dunia maya.

Page 8 of 24 | Total Record : 240