cover
Contact Name
fropil
Contact Email
jurnal.fropil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
revy-safitri@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
ISSN : 23382791     EISSN : 26211440     DOI : 10.33019/fropil
Core Subject : Engineering,
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) is a scientific journal of the Department of Civil Engineering, Bangka Belitung University, which is a medium of scientific communication to disseminate information and development of knowledge for researchers and practitioners in the field of Civil Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
KAJIAN EROSI DAN SEDIMENTASI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI DENIANG KABUPATEN BANGKA Endang Setyawati Hisyam; Fajar Shodiq
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 1 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.201 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i1.1399

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Deniang terletak di Desa Deniang Kabupaten Bangka dengan luas DAS ± 7.768,42 Ha. Penyebab kerusakan DAS ini adalah aktifitas penambangan, perubahan tata guna lahan yang semula hutan menjadi tempat permukiman dan lahan pertanian yang tidak dikelola dengan baik sehingga dampak yang ditimbulkan adalah berkurangnya hutan sebagai pelindung alam, tanah mudah terkikis atau terjadinya erosi. Metode analisis yang dilakukan pada penelitian ini untuk mengetahui besarnya erosi yang terjadi dengan pendekatan USLE (Universal Soil Loss Equation). Sedangkan untuk analisis sedimentasi pada Sungai Deniang menggunakan metode Duboys dan metode Meyer Peter Muller. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dengan metode USLE, maka diperoleh besar erosi total pada DAS Deniang yaitu 2.596.471,761 ton/tahun dengan klasifikasi bahaya erosi Kelas IV (Berat). Penyebab erosi di DAS Deniang disebabkan oleh Nilai P (faktor manajemen tanah) = 1, menunjukkan bahwa pada DAS ini tidak ada upaya konservasi tanah. Dari hasil perhitungan sedimen total yang terjadi Sungai Deniang menggunakan metode Duboys pada bagian hulu sebesar 114,124 Ton/Tahun, bagian tengah 7.728,545 Ton/Tahun dan pada bagian hilir sebesar 12.531,282 Ton/Tahun. Kemudian hasil sedimen total menggunakan rumus Meyer Peter Muller dibagian hulu sebesar 302,671 Ton/Tahun, bagian tengah 2.399,876 Ton/Tahun dan pada bagian hilir sebesar 4336,673 Ton/Tahun.
PREDIKSI DAN ANALISIS JUMLAH PENUMPANG KERETA API JABODETABEK TAHUN 2018-2014 DENGAN METODE ARTIFICIAL NEURAL NETWORK Fadhila Firdausa
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 1 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.508 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i1.1401

Abstract

Kemajuan teknologi informatika sudah menjadi hal yang tidak asing bagi setiap individu. Banyak hal yang telah mengalami kemajuan teknologi dalam bidang informatika, salah satunya terus berkembangnya software. Salah satu contoh perkembangan software saat ini adalah software matlab. Matlab saat ini mampu digunakan untuk memprediksi dan menganalisis suatu masalah yang ada. Banyak penelitian yang telah dilakukan dengan penggunaan software matlab. Salah satunya penelitian menggunakan Analisis Neural Network (ANN). ANN pernah digunakan dalam penelitian untuk memprediksi nilai rating faktor jembatan dan dimensi jembatan. Disamping hal itu, kereta api merupakan alat transportasi darat yang sampai saat ini dinilai masih sangat cepat, aman, efisien, dan relatif murah. Jumlah penumpang yang menggunakan kereta api merupakan hal yang harus diperhatikan. Karena penumpanglah kenyamanan kereta api dapat dinilai. Oleh karena itu, pendataan jumlah penumpang sangat perlu dilakukan. Metode ANN menggunakan trial epoch hingga didapat eror terkecil. Hasil eror terkecil berhenti pada trial epoch 10000. Trial epoch 10000 Tersebut menghasilkan eror terbesar 23,7% dan eror terkecil 0,49%. Hasil penelitian ini, didapatkan ANN cukup mampu menghitung prediksi jumlah penumpang KAI di daerah Jabodetabek (2018-2014).
ANALISIS IMBANGAN AIR EMBUNG JONGKONG KABUPATEN BANGKA TENGAH MELALUI KAPASITAS TAMPUNGAN Miskar Maini; Mashuri Mashuri
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 1 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1451.426 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i1.1402

Abstract

Sumber daya air embung di Kabupaten Bangka Tengah mempunyai potensi sumber daya air yang cukup besar untuk dimanfaatkan. Embung Jongkong terletak di Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah merupakan salah satu embung yang sekarang ini sudah dimanfaatkan untuk keperluan air baku Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung, namun masalah erosi lahan dan sedimentasi pada suatu embung dapat berpengaruh pada perubahan kapasitas tampungan yang dapat mempengaruhi umur operasi embung. Untuk itu perlu dilakukan analisis imbangan air embung antara ketersediaan air dengan kebutuhan air yang digunakan dengan metode Standar Operating Rule (SOR). Optimasi aliran yang masuk ketampungan sebagai ketersediaan air dianalisis menggunakan model NRECA dari tahun 2008-2018 dan menunjukan rerata debit maksimum dan minimum yang masuk ke tampungan dengan model NRECA adalah 0,259 MCM dan 0,016 MCM. Aliran yang masuk ke tampungan dibangkitkan dengan model Markov musim ganda selama 20 tahun (2019-2039) dan didapatkan debit bangkitan yang masuk ketampungan dengan rerata maksimum dan minimum adalah 0,280 MCM dan 0,017 MCM. Selanjutnya data debit yang dibangkitkan digunakan sebagai data aliran masuk ketampungan dalam pengaturan pola operasi standar (SOR) untuk mengetahui keandalan tampungan 20 tahun kedepan (2019-2039) didapatkan debit optimum pengambilan jika keandalan tampungan 100% dengan target pelepasan 80% dengan debit distribusi 21,537 ltr/s Maka dapat disimpulkan bahwa debit optimum tidak mampu memenuhi kebutuhan air domestik dan non domestik masyarakat Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2039 (Qkeb>Qket) atau debit optimum hanya mampu melayani 48% kebutuhan air masyarakat Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2039.
THE PERFORMANCE AND EFFICIENCY RATING EVALUATION OF A HYDRAULIC RAM PUMP PROTOTYPE WITH HEIGHT VARIATIONS M Fikri Radiyan; B S Wibowo; F T Sakti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 1 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.559 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i1.1403

Abstract

Initially, the prototype of a hydraulic ram pump was built using affordable tools and materials. Next, the experiment is divided into two stages. First, the experiment will evaluate the effect of different elevations of output pipe using three height variations (2, 3, 4 meters respectively) and two input discharge variations (7 and 8 liters/min respectively). The data collected from the experiment will yield six combinations of output discharge data which then be analyzed and discussed later in this paper. Second, the efficiency of this hydraulic ram pump will be calculated using a simple efficiency formula using the data output of the previous experiment. After that, the correlations between the height of the output pipe, input discharge, and efficiency will be concluded. Finally, the results showed that the highest efficiency (7.7%) was achieved using 8 L/min input discharge combined with 2 meters elevated output pipe. While the lowest efficiency (1.4%) was achieved using 7 L/min input discharge combined with 4 meters elevated output pipe.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG OLAHRAGA (GOR) KABUPATEN BANGKA Junita Eka Susanti; Miskar Maini
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 1 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.305 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i1.1404

Abstract

Dalam kegiatan pekerjaan konstruksi, analisa kelayakan pembangunan dipergunakan sebagai bahan acuan bagi pelaksana pembangunan dan menjadi standar layak atau tidaknya pembangunan suatu infrastruktur di suatu wilayah, terutama pembangunan fasilitas umum seperti pembangunan Gedung Olahraga (GOR) untuk kepentingan olahraga di suatu wilayah ataupun negara. Kemajuan prestasi olahraga suatu bangsa juga dapat mengangkat kehomatan dan nama bangsa itu sendiri. Penambahan fasilitas olahraga pada daerah atau wilayah tertentu yang kurang atau belum tersedia fasilitas olahraga merupakan tanggung jawab bersama baik pemerintah maupun swasta. Hal ini dikarenakan, GOR merupakan salah satu fasilitas publik yang perlu disediakan pemerintah dalam rangka untuk menunjang kegiatan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis investasi proyek pembangunan gedung olah raga (GOR). Adapun alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Studi Kelayakan Aspek Keuangan yaitu dengan metode Net Present Value (NPV) Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP). Berdasarkan hasil analisis menunjukan nilai Payback Periode (PP) sebesar 12 tahun 3 bulan lebih kecil dari nilai ekonomis (20) tahun kemudian Nilai Net Present Value (NPV) pada Discount Factor 7% sebesar Rp. 30.433.056. Baik secara PP maupun NPV dan IRR Pembangunan Gedung Olahraga Tipe B Kabupaten Bangka dikatakan layak apabila nilai NPV positif, pada Discount Factor 7% positif yang pembangunan GOR layak dijalankan.
PERBANDINGAN HASIL ANALISIS HIDROLIS JARINGAN PIPA TRANSMISI AIR BERSIH MENGGUNAKAN SOFTWARE EPANET DAN WATERNET Adriyansyah Adriyansyah
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 2 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.189 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i2.1624

Abstract

Era komputasi seperti sekarang membuat permasalahan di bidang rekayasa semakin mudah dan cepat. Hal tersebut tidak bisa terlepas dari berkembangnya teknologi hardware komputer. Berkembangnya teknologi hardware komputer berdampak pada semakin majunya software. Begitu juga semakin banyaknya software di bidang rekayasa untuk melakukan analisis hidrolis jaringan perpipaan diantaranya Epanet dan Waternet. Dalam penelitian ini Epanet dan Waternet digunakan untuk mensimulasi jaringan pipa transmisi. Kemudian hasil simulasi tersebut akan dilakukan perbandingan. Simulasi ke-1 menggunakan pipa diameter 200 mm diperoleh hasil debit aliran 20 l/s dan kecepatan aliran 0.64 m/s. Perbedaan hasil simulasi terletak pada headloss, tekanan relatif dan tekanan absolut. Hasil simulasi Epanet untuk headloss sebesar 1.80 m/km sedangkan Waternet menghasilkan 0.88 m/km. Hasil simulasi Epanet untuk tekanan relatif dan tekanan absolut di junction akhir yaitu 23.09 m dan 80.09 sedangkan Waternet menghasilkan 15.67 m dan 72.67 m. Simulasi ke-2 menggunakan pipa diameter 250 mm diperoleh hasil debit aliran 20 l/s, kecepatan aliran 0.41 m/s. Perbedaan hasil simulasi terletak pada headloss, tekanan relatif dan tekanan absolut. Hasil simulasi Epanet untuk headloss sebesar 0.61 m/km sedangkan Waternet sebesar 0.30 m/km. Hasil simulasi Epanet untuk tekanan relatif dan tekanan absolut di junction akhir menghasilkan 32.97 m dan 89.97 sedangkan simulasi Waternet 25.23 m dan 82.23 m.
ANALISIS EROSI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) POMPONG KABUPATEN BANGKA Bayu Oktasandi; Endang Setyawati Hisyam; Indra Gunawan
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 2 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.68 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i2.1625

Abstract

DAS Pompong merupakan salah satu DAS yang termasuk dalam klasifikasi DAS yang dipulihkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan luas 7.701,192 Ha. Kerusakan DAS Pompong diakibatkan oleh perubahan tataguna lahan serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian DAS serta aktifitas pertanian dan penambangan yang semakin tak terkendali yang menimbulkan dampak sangat besar terhadap tanah diatasnya, berupa pengikisan (erosi) dan pengendapan (sedimentasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar erosi dan hasil sedimentasi serta memberikan rekomendasi upaya konservasi lahan pada DAS Pompong. Pada penelitian ini menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) untuk menghitung besarnya erosi yang terjadi, dan Metode SDR (Sediment Delivery Ratio) untuk menghitung besarnya sedimentasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diperoleh besarnya erosi total pada DAS Pompong sebesar 260,038 ton/ha/thn atau 2.002.603,816 ton/thn, dan jumlah sedimentasi sebesar 278.361,930 ton/thn. Hasil analisis menunjukkan bahwa besar erosi yang terjadi pada DAS Pompong masuk klasifikasi bahaya erosi Kelas IV (Berat). Arahan konservasi lahan yang dapat direkomendasikan adalah dengan melakukan tidakan konservasi tanah secara vegetatif dan mekanik.
KAJIAN PEMANFAATAN POTENSI KULONG DI KABUPATEN BANGKA TENGAH Fadillah Sabri; Reza Wijayanto
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 2 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.922 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i2.1626

Abstract

Kulong merupakan cekungan akibat penambangan timah di darat yang terisi air. Berdasarkan data BPDASHL Baturusa Cerucuk tahun 2018, terdapat 1.731 Kulong dengan luas total 2.535.090 ha di Kabupaten Bangka Tengah. Karakteristik Kulong adalah ciri khas kulong berdasarkan proses kejadiannya, lokasi dan aksesibilitas, dimensi berupa luas tangkapan air, luas permukaan, dan kedalaman kulong. Untuk itu perlu dilakukan analisis karakteristik dan pemanfaatan potensi kulong pasca penambangan di Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penetapan potensi kulong dilakukan dengan analisis ketersediaan air dengan model NRECA berdasarkan data curah hujan dan evapotranspirasi selama 10 tahun (2008-2018), analisis SWOT untuk memetakan dan menentukan pemanfaatan kulong. Terdapat sembilan kulong yang dijadikan objek penelitian, yaitu Kulong Jeruk, Kulong Air Kerasak, Kulong Muis, kulong Tebat, Kulong Ali, Kulong Jarak, Kulong Air Rumbia, Kulong Blok 1 dan Kulong Mentabak. Hasil analisis karakteristik kulong berupa ketersedian air (debit dan volume) sangat dipengaruhi oleh luas permukaan kulong, luas daerah tangkapan air (DTA), dan kedalaman kulong. Kulong Jeruk yang terletak di Desa Jeruk Kecamatan Pangkalan Baru memiliki debit aliran masuk maksimum terkecil (3,03 l/s), sedangkan Kulong Ali yang berada di Desa Jungkong Kecamatan Koba memiliki potensi debit aliran masuk maksimum cukup besar (109,36 l/s). Rata-rata kualitas air baik, dan cukup baik, hanya Kulong Jeruk kualitas airnya buruk. Pemetaan pemanfaatan potensi kulong didominasi untuk air baku, perikanan, dan wisata air. Selain itu khusus untuk Kulong Ali berpotensi juga untuk dimanfaatkan sebagai wisata pendidikan.
KAJIAN EROSI LAHAN DI KAWASAN AIR STRIP RUNWAY 2600 BANDARA DEPATI AMIR (PGK) BERDASARKAN TATA GUNA LAHAN MASTERPLAN ULTIMATE Miskar Maini; Junita Eka Susanti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 2 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.707 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i2.1627

Abstract

Standar permintaan engineering pesawat agar desain bangunan infrastruktur di area Air Strip Runway 2600 yang ada dapat mempunyai fungsi lain. Sedangkan kondisi lain sangat menentukan keselamatan karena lahan di sekitar Air Strip Runway 2600 Bandara Depati Amir (PGK) jika tidak ditutupi vegetasi seperti rumput, kondisi lain lahan yang belum ditutupi vegetasi di sekitar Air Strip Runway 2600 berpotensi akan mengalami erosi lahan, kemudian hasil erosi lahan ini akan terbawa oleh aliran air sehingga akan masuk ke saluran drainase yang akan menyebabkan sedimentasi pada saluran drainase tersebut, akhirnya akan berkurang efektifitas kinerja saluran drainase tersebut. Metode yang digunakan untuk memprediksi laju rata-rata erosi di area Air Strip Runway 2600 dengan memperhitungkan faktor erosivitas hujan, erodibilitas tanah, kemiringan lereng atau panjang lereng, pengelolaan tanaman dan konservasi tanah, yang masing masing tata guna lahan tersebut mengacu pada Masterplan Ultimate Bandara Depati Amir (PGK). Perhitungan dilakukan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation) yang dikembangkan oleh Wischmeier dan Smith (1965, 1978), kemudian Sediment Delivery Ratio (SDR) dan Sediment Yield.Hasil penelitian ini, prediksi laju erosi permukaan pada area Air Strip Runway 2600 Bandara Depati Amir (PGK) tahun pertama yang mencapai 5,60 mm/tahun atau 100,76 Ton/Ha/tahun, laju erosi tahun kedua mencapai 3,38 mm/tahun atau 60,84 Ton/Ha/tahun dapat diklasifikasikan ke dalam kelas bahaya erosi sedang (kelas III) dan nilai SDR adalah sebesar 56,3%, nilai sediment yield (SR) pada tahun pertama sebesar 5.887,59 Ton/Tahun, pada tahun kedua ketika rumput pada area Air Strip telah tumbuh dengan sempurna terjadi penurunan hasil sediment yield yaitu nilai SR sebesar 3.554,85 Ton/Tahun.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN FONDASI TELAPAK DAN FONDASI SUMURAN PADA LAHAN EKS GALIAN TAMBANG PADA PROYEK DEPO ARSIP DI KABUPATEN BANGKA SELATAN Reka Oktaria; Ferra Fahriani; Yayuk Apriyanti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 2 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.309 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i2.1628

Abstract

Fondasi telapak yang termasuk kedalam fondasi dangkal sering digunakan pada struktur bertingkat seperti yang terjadi pada kasus proyek Pembangunan Gedung Depo Arsip di Kabupaten Bangka Selatan. Pada penelitian ini dilakukan alternatife lain pemielihan jenis pondasi pada lokasi tersebut yaitu fondasi sumuran. Untuk mengetahui efisiensi kedua pondasi tersebut maka dilakukan analisis daya dukung dan penurunan fondasi.Untuk fondasi telapak daya dukung dengan menggunakan metode Skempton (1951), metode Prandtl (1920), dan metode Schmertmann (1978). Sedangkan untuk fondasi sumuran menggunakan metode deRuiter dan Beringen, metode Price dan Wardle (1982), dan metode Philipponant (1980). Penurunan fondasi menggunakan metode Penurunan Segera pada fondasi telapak dan metode Empiris (Vesic, 1970) untuk fondasi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung yang dihasilkan oleh fondasi sumuran lebih besar dibandingkan dengan fondasi telapak sebesar 64,810%. Daya dukung fondasi telapak terbesar dihasilkan oleh fondasi telapak P3 sebesar 835,116 KN pada metode Schmertmann (1978) dan untuk daya dukung fondasi sumuran terbesar dihasilkan oleh fondasi sumuran P2 sebesar 1288,557 KN pada metode Philipponant (1980). Penurunan fondasi telapak lebih kecil daripada fondasi sumuran sebesar 28,571%. Penurunan terkecil fondasi telapak dihasilkan fondasi telapak P2 sebesar 4 mm dan untuk penurunan terkecil fondasi sumuran dihasilkan fondasi sumuran P2 sebesar 14 mm.

Page 9 of 15 | Total Record : 149