cover
Contact Name
fropil
Contact Email
jurnal.fropil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
revy-safitri@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
ISSN : 23382791     EISSN : 26211440     DOI : 10.33019/fropil
Core Subject : Engineering,
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) is a scientific journal of the Department of Civil Engineering, Bangka Belitung University, which is a medium of scientific communication to disseminate information and development of knowledge for researchers and practitioners in the field of Civil Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
PENGARUH SUBTITUSI SEMEN DENGAN ABU CANGKANG KERANG LOKAN (GALOLNIA EXPANSA) DAN PENAMBAHAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KUAT TEKAN BETON SEPTIAN MAULANA; DONNY FRANSISKUS MANALU; INDRA GUNAWAN
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 5 No 2 (2017): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.749 KB)

Abstract

Meningkatnya penggunaan semen sebagai bahan perekat beton dalam dunia kontruksi akan meningkatkan produksi industri semen yang berakibat semakin meningkatnya polutan gas emisi Co2 dan meningkatnya kerusakan alam dari hasil penambangan bahan penyusun semen itu sendiri. Faktor lemahnya beton tehadap kuat tarik, menyebabakan beton memerlukan bahan komposit lain dalam upaya menutupi kelemahan beton tersebut. Penelitian ini meninjau penggunaan serbuk kerang sebagai subtitusi perekat semen karena komposisi bahan penyusun cangkang semen memiliki kemiripan dengan bahan dasar semen serta penggunaan serat sabut kelapa dalam upaya penanganan kelemahan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi abu cangkang kerang lokan terhadap semen dan serat dari sabut kelapa pada campuran beton terhadap peningkatan kuat tekan dan kuat tarik belah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi industri bahan bangunan. Abu yang digunakan memiliki 3 variasi subtitusi terhadap semen yakni 2,5%, 5%, dan 7,5%. Sedangkan Serat yang digunakan memiliki 3 variasi penambahan serat sabut kelapa pada campuran beton yakni 0,5%, 1%, dan 1,5% dengan panjang serat 3 cm , yang keduanya disubtitusi silang sehingga didapat 9 variasi gabungan. Umur beton yang digunakan adalah 28 hari. Hasil Penelitian dengan persentase yang baik adalah pada proporsi campuran dengan persentase 0,5% S+5% A untuk kuat tekan, dan pada 0,5% S+2,5% A untuk kuat tarik belah sehingga Subtitusi abu cangkang kerang lokan dan Penambahan serat sabut kelapa berpengaruh baik terhadap mutu beton pada persentase penambahan tertentu.
ANALISIS TARIKAN PERJALANAN KAWASAN PENDIDIKAN (STUDI KASUS JALAN PEMUDA SUNGAILIAT) Zisa Sri Dwipa; Endang Setyawati Hisyam
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 5 No 2 (2017): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.717 KB)

Abstract

Jalan Pemuda Sungailiat merupakan kawasan pendidikan, pada jalan ini terdapat beberapa jenjang sekolah, yakni Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jalan ini cukup ramai pada hari kerja, yakni pukul 06.30-07.00 WIB dan pukul 13.00-14.30 WIB. Hal ini diakibatkan oleh kendaran yang keluar-masuk dari sekolah-sekolah di kawasan ini. Banyaknya sekolah mempengaruhi jumlah pergerakan siswa dan guru di kawasan pendidikan ini. Hal ini berpotensi menimbulkan kemacetan arus lalu lintas apabila tidak ada perencanaan dan antisipasi terhadap bertambahnya jumlah perjalanan ke kawasan ini. Penelitian ini menghasilkan model yang dapat memperkirakan pergerakan pada kawasan ini di masa mendatang. Model tarikan perjalan total (smp/jam) memiliki persamaan Y=24,941+0,313X1, nilai X1 adalah jumlah siswa, dengan nilai R2 sebesar 0,970. Model tarikan perjalanan menggunakan sepeda Y=─0,511+0,232X7, X7 adalah kepemilikan sepeda, dengan nilai R2 sebesar 0,716. Model tarikan perjalanan menggunakan sepeda motor Y=─0,856+0,891X8, X8 adalah kepemilikan sepeda motor, dengan nilai R2 sebesar 0,977. Model tarikan perjalanan menggunakan mobil Y=1,340+0,449X9, nilai X9 adalah jumlah kepemilikan mobil, dengan nilai R2 sebesar 0,934. Model tarikan perjalanan menggunakan angkutan umum Y=─0,369+3,015X10, nilai X10 adalah jumlah tidak memiliki kendaraan, dengan nilai R2 sebesar 0,905.
PERENCANAAN STRUKTUR DERMAGA PELABUHAN TANJUNG GUDANG BELINYU KABUPATEN BANGKA Dessy Yanti; Indra Gunawan; Endang Setyawati Hisyam
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 1 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.377 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i1.1261

Abstract

Pelabuhan Tanjung Gudang terletak di Teluk Kelabat, Kecamatan Belinyu, sisi utara Pulau Bangka. Pelabuhan Tanjung Gudang merupakan salah satu prasarana selain Pelabuhan Pangkalbalam yang menjadi persinggahan kapal-kapal besar di Pulau Bangka. Pelabuhan Tanjung Gudang memiliki prasarana berupa dermaga sepanjang 102 m dengan lebar 20 m pada sisi kiri serta trestle sepanjang 100 m yang menjorok ke laut. Sedangkan data karakteristik kapal terbesar yang pernah memasuki perairan merupakan kapal penumpang GT 6022 dan kapal barang lokal/ asing GT 5138 yang membawa barang curah aspal, minyak, dan pasir kaolin. Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu direncanakan mampu melayani kapal penumpang/ barang curah dan padat 30.000 DWT. Dalam analisis perencanaannya digunakan data pasang surut, angin, bathimetri, kapal, dan tanah (N-SPT). Selain itu, sistem struktur dianalisis dengan program SAP2000 dengan model 3D. Dermaga Pelabuhan Tanjung Gudang dibangun dengan panjang 214 m dan lebar 20 m dengan jenis dermaga jetty yang menjorok ke laut dan dibangun menggunakan alternatif jenis struktur deck on pile. Digunakan dimensi pelat dengan h = 300 mm, balok utama 450 mm x 700 mm, balok listplank 400 mm x 2000 mm, pile cap tiang tunggal 1200 mm x 1200 mm, pile cap tiang kelompok 1200 mm x 2100 mm, serta diameter tiang pancang 600 mm dengan tebal 100 mm. Pada struktur sandar yang dipakai adalah SVF 1000H dan struktur tambat yang dipakai adalah Tee Head Bollard kapasitas 80 ton. Struktur dermaga dipancang pada kedalaman 23,22 m dari elevasi dasar permukaan air dengan perbandingan kemiringan 1H:6,4V pada tiang kelompok.
ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN UMUM BUS DI KABUPATEN BANGKA Feriansyah Ramadhani; Ormuz Firdaus; Endang Setyawati Hisyam
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 1 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.559 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i1.1262

Abstract

Peningkatan sarana dan prasarana transportasi di Bangka Belitung yang terus dilakukan, untuk mengimbangi permasalahan transportasi yang terjadi belum memberikan pengaruh yang signifikan bagi permasalahan yang dihadapi. Dominannya pengguna kendaraan pribadi perlu diimbangi dengan pembangunan sarana angkutan berupa angkutan umum bus. Angkutan umum bus merupakan suatu penerapan manajemen lalu lintas dengan meniru carpooling yang mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang digunakan menuju pusat kegiatan dengan satu armada angkutan umum berupa bus. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi dan sistem operasional angkutan umum bus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survei lapangan yaitu penyebaran kuisioner kepada responden serta wawancara langsung kepada pihak-pihak yang terkait. Analisis yang dilakukan meliputi analisis karakteristik sosial-ekonomi masyarakat dan analisis perencanaan operasional angkutan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa sebagian besar (71,8 %) responden menggunakan sepeda motor ke tempat tujuan dengan maksud perjalanan sebagian besar (52,1 %) untuk bekerja, diperoleh 5 rencana trayek angkutan umum bus di Kabupaten Bangka dengan waktu siklus antara 90 s/d 245 menit, dengan headway 10 menit.
KESESUAIAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK TERHADAP HIDROGRAF SATUAN TERUKUR(STUDI KASUS SUB SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI PEDINDANG BAGIAN TENGAH) Gustama Gustama; Fadillah Sabri; Donny Fransiskus Manalu
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 1 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.018 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i1.1263

Abstract

A widely used method for analyzing river flow for flood forecasts is hydrograph unit. The hydrograph unit is a direct runoff hydrograph that can be created when there are AWLR record data, debit measurements and rainfall data. Synthetic Unit Hydrograph (SUH) is a unit hydrograph derived based on river data in the same watershed or nearby watershed but has the same characteristics, ie HSS Gama I, HSS Nakayasu, Limasan HSS, HSS Snyder and HSS SCS. Of the two hydrographs, there will be suitability of the hydrograph form that is going to be made. Sub territory of Pedindang River Basin has four flood incidents, namely, date 23-24 February 2016; March 2-3, 2016; March 3-4, 2016; and date 5-6 March 2016. In the analysis of each flood event, the peak discharge of synthetic unit hydrograph is very different from the peak discharge of the measured unit hydrograph. The average peak discharge of synthetic unit hydrograph occurs in the range of 2 or 3 hours, while the measured unit hydrograph of Pedindang River occurs in the range of 7 or 8 hours. In four flood events it is stated that, HSS Gama I approaches RMSE value (validation <10%) to HST form of Pedindang River with value: RMSE incidence I (23,601%); RMSE incidence II (16.315%); RMSE incidence III (50,400%); RMSE incidence IV (22.322%). With this result, it is stated that there is no synthetic unit hydrograph model that has compatibility with the measured unit hydrograph of Pedindang River.
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE GRAVITASI DAN TIPE KANTILEVER PADA GRAVING DOCK DI PT DOK DAN PERKAPALAN AIR KANTUNG UNIT GALANGAN SELINDUNG KOTA PANGKALPINANG Syarifullah Syarifullah; Ferra Fahriani; Yayuk Apriyanti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 1 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.622 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i1.1264

Abstract

Graving dock merupakan fasilitas pengedokan kapal yang mempunyai bentuk seperti kolam yang terletak di tepi pantai atau sungai.Pada pnelitian ini dilakukan analisis graving dock di di PT Dock dan Perkapalan Air Kantung Unit Galangan Selindung Kota Pangkalpinang. Studi ini bertujuan untuk merencanakan dimensi dinding penahan tanah yang stabil terhadap stabilitas penggeseran, penggulingan, daya dukung tanah serta penurunannya dengan menggunakan tipe gravitasi dan tipe kantilever pada graving dock. Perhitungan menggunakan Teori Rankine dan coulomb serta perhitungan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan Hansen dan Vesic berdasarkan data karakteristik keteknikan (c dan Ø). Hasil perhitungan untuk dinding gravitasi dari pasangan batu direncanakan tinggi dinding (H) = 6 m, Lebar alas dinding (B1) = 4,2 m, Lebar atas dinding (B2) = 0,5 m, Tebal alas pondasi (D) = 1 m, dan Lebar alas depan dinding (B3) = 0,5 m, didapatkan faktor keamanan terhadap geser (Fgs) = 4,64 ,faktor keamanan terhadap guling (Fgl) = 4,1 faktor keamanan terhadap keruntuhan daya dukung tanah (F) = 4,82 dan stablitas terhadap penurunan (∑S) = 5,15 mm .Sedangkan dinding kantilever dengan material dinding dari pasangan beton direncanakan tinggi dinding (H) = 6 m, Lebar alas dinding (B1) = 4,2 m, Lebar atas dinding (B2) = 0,4 m, Tebal alas pondasi (D) = 0,6 m, dan Lebar alas depan dinding (B3) = 1,4 m, didapatkan stabilitas faktor keamanan terhadap geser (Fgs) 2,75, faktor keamanan terhadap guling (Fgl) = 2,53, faktor keamanan terhadap keruntuhan daya dukung tanah (F) = 4,15dan stablitas terhadap penurunan (∑S) = 0,56 mm
STUDI KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN MENGGUNAKAN POTONGAN LIMBAH SPANDUK SEBAGAI BAHAN TAMBAH Usman Usman; Donny Fransiskus Manalu; Yayuk Apriyanti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 1 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.767 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i1.1269

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk yang ada di Indonesia, bertambah juga kebutuhan manusia akan struktur bangunan, terutama beton. Beton, selain baja dan kayu, juga sangat banyak dipakai secara luas sebagai salah satu bahan bangunan, seperti bangunan gedung perkantoran, perhotelan, rumah sakit, dan lain sebagainya. Jadi, hampir setiap pembangunan memanfaatkan beton sebagai bahan utama dalam pembangunan tersebut. Adapun salah satu alasan penggunaan beton adalah beton termasuk bahan yang awet, tahan aus, tahan kebakaran, tahan terhadap pengkaratan atau pembusukan oleh lingkungan, dan juga biaya perawatan murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan kuat tarik belah beton dengan menggunakan potongan limbah spanduk sebagai bahan tambah. Serat spanduk yang dipakai pada penelitian ini adalah serat spanduk yang berbahan dasar polyvinylclorida dan terdapat serat nylon didalam spanduk. Serat spanduk berukuran persegi panjang dengan panjang 35 mm dan lebar 10 mm. Mutu beton yang direncanakan sebesar f’c 20 MPa. Persentase penambahan spanduk sebesar 0%, 0,15% dan 0,45% dari perbandingan berat rencana beton. Umur beton yang digunakan yaitu 7 dan 28 hari untuk kuat tekan, sedangkan kuat tarik belah beton umur 28 hari. Hasil penelitian kuat tekan beton umur 7 berturut-turut sebesar 19,355 MPa, 15,114 MPa, dan 13,141 MPa, umur 28 hari berturut-turut sebesar 20,413 MPa, 17,985 MPa dan 12,942. Nilai kuat tarik belah beton umur 28 hari berturut-turut sebesar 2,467 MPa, 2,161 MPa dan 2,220 MPa. Penambahan serat spanduk untuk bahan tambah beton tidak baik untuk pembuatan beton karena kuat tekan dan kuat tarik belah beton selalu menurun.
ANALISIS KEANDALAN PADA STRUKTUR RANGKA BATANG MENGGUNAKAN SECOND ORDER RELIABILITY METHOD (SORM) Adriyansyah Adriyansyah
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 2 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.761 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i2.1290

Abstract

Untuk menghadapi dunia struktur konstruksi yang semaik modern dan permasalahan desain yang semakin kompleks, seorang ahli struktur dituntut untuk lebih rasional dalam menyelesaikan permasalahan. Ketidakpastian dalam geometri, sifat material, maupun pembebanan harus ditangani lebih rasional. Sehingga konsep desain yang semula menggunakan konsep deterministik sekarang beralih menggunakan konsep probabilistik. Salah satu metode probabilistik yang dapat digunakan yaitu Second Order Reliability Methods (SORM). Second Order Reliability Methods (SORM) merupakan metode untuk menganalisis keandalan dengan menggunakan indeks keamanan β dalam menentukan peluang kegagalan dari desain suatu struktur konstruksi banguanan. SORM menggunakan deret Taylor orde 2 dalam menyelesaikan fungsi kondisi batas. Berdasarkan hasil analisis, profil baja yang memenuhi kriteria desain yaitu 2˪15x15x3 memiliki keandalan yang tinggi dan memiliki risiko kegagalan yang kecil dimana hasil analisis menunjukkan bahwa pf < 0.1.
PERFORMANSI TERMINAL INDUK (PLAZA RAMAYANA) DI KOTA PANGKALPINANG Desy Yofianti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 2 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.991 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i2.1291

Abstract

Terminal memiliki peran yang sangat penting dalam sistem transportasi karena berfungsi sebagai tempat keluar masuknya penumpang dari sistem pergerakan yang satu ke sistem pergerakan yang lainnya. Terminal ini terletak di pusat perbelanjaan yaitu Kawasan Plaza Ramayana. Fenomena yang terjadi di Terminal Plaza Ramayana adalah ketersediaan fasilitas utama masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi Terminal Induk (Plaza Ramayana) dari aspek kualitas dan kelengkapan fasilitas terminal, load factor, peningkatan waktu pelayanan, dan mengurangi panjang antrian kendaraan sehingga performansi terminal ini menjadi meningkat. Data primer yang diperlukan, yaitu: kondisi eksisting fasilitas terminal, jumlah penumpang yang masuk ke terminal, akumulasi penumpang yang naik ke angkutan perkotaan dengan selang waktu tertentu, serta waktu awal loading dan waktu keberangkatan angkutan perkotaan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kota Pangkalpinang, dan UPTD Terminal di Kota Pangkalpinang. Hasil penelitian memumjukkan bahwa kualitas fasiltas utama di Terminal Plaza Ramayana masih kurang memadai termasuk kelengkapan fasilitas utama pun masih terbatas. Fasilitas utama yang belum tersedia antara lain jalur masuk dan keluar angkutan perkotaan, tempat menunggu penumpang, papan nama trayek/jurusan yang dilayani serta keterbatasan penandaan. Waktu pelayanan untuk semua trayek di terminal ini lebih dari lima menit sehingga menyebabkan antrian angkutan perkotaan yang panjang. Kondisi ini juga merugikan penumpang angkutan perkotaan tersebut. Dengan tingkat kedatangan kendaraan yang besar dan waktu pelayanan yang lama menyebabkan panjang antrian semakin bertambah. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat membantu instansi pemerintah terkait di Kota Pangkalpinang dalam pembuatan program kerja guna perbaikan performansi Terminal Plaza Ramayana.
ANALISIS HIDROLOGI UNTUK MENDAPATKAN DEBIT PUNCAK SUNGAI BENGKULU DENGANMENGGUNAKAN HIDROGRAFSATUANSINTETIK NAKAYASU Khairul Amri; Besperi Besperi; Chandra Aji Negara
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 2 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.598 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i2.1293

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan debit puncak akibat intensitas curah hujan pada DASBengkulu dalam menganalisis hidrologi dengan menggunakan Hidograf Satuan Sintetik HSS Nakayasu .Berdasarkan hasil perhitungan distribusi frekuensi terhadap 3 metode curah hujan yaitu metode ditribusi Gumbel Tipe I, Log Pearson Tipe III dan Log Normal maka metode yang digunakan untuk perhitungan curah hujan rencana adalah Metode Gumbel Tipe I dengan periode ulang 2, 5, 10, 25, 50dan100tahun yaitu 90,350 mm, 201,556 mm, 275,173 mm, 368,217 mm, 437,233 mm dan 505,738 mm.Dari hasil analisis hidrologi diperoleh debit puncak pada DAS Bengkulu untuk periode ulang 100 tahun dengan metode HSS Nakayasu 7197,99 yaitu m3/detik dengan waktu puncak sebesar 6 jam.

Page 7 of 15 | Total Record : 149