cover
Contact Name
fropil
Contact Email
jurnal.fropil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
revy-safitri@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
ISSN : 23382791     EISSN : 26211440     DOI : 10.33019/fropil
Core Subject : Engineering,
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) is a scientific journal of the Department of Civil Engineering, Bangka Belitung University, which is a medium of scientific communication to disseminate information and development of knowledge for researchers and practitioners in the field of Civil Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH TANGKAI LADA SEBAGAI BAHAN TAMBAH TERHADAP UJI KUAT TEKAN DAN UJI KUAT TARIK BELAH BETON Sobarudin Sobarudin; Indra Gunawan
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 7 No 2 (2019): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.335 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v7i2.1632

Abstract

Penambahan serat dalam adukan beton terbukti mampu meningkatkan kuat tarik beton. Untuk keperluan non struktur, secara terbatas material serat dapat digunakan dari bahan- bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat dari tangkai lada pada campuran beton terhadap peningkatan kuat tekan dan kuat tarik belah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi industri bahan bangunan. Serat yang digunakan memiliki 6 variasi penambahan serat dari tangkai lada pada campuran beton, yaitu 0,5% ; 1% ; 1,5% ; 2%; dan 2,5% perberat semen. Sedangkan serat dari tangkai lada yang digunakan dengan panjang 5cm. Umur beton yang digunakan sebagai perbandingan adalah 7 hari dan 28 hari. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan serat tangkai lada sebanyak 0,5%, 1%, 1,5%, 2% dan 2,5% pada campuran beton mampu meningkatkan: (1)kuat tekan beton, dengan peningkatan kuat tekan tertinggi dicapai oleh penambahan serat tangkai lada sebanyak 0,5% yaitu 20,796 MPa dibandingkan dengan beton normal yaitu 20,574 MPa; (2) kuat tarik belah beton, dengan peningkatan kuat tarik belah tertinggi dicapai pada penambahan serat tangkai lada sebanyak 0,5% yaitu 2,391 MPa dibandingkan dengan beton normal yaitu 2,240 MPa.
DISPLACEMENT ANALYSIS OF SHEET PILE WITH TIE BEAM ON BREAKWATER CONSTRUCTION BY USING PLAXIS Maulana Arif
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 1 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1430.757 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i1.1700

Abstract

The breakwater construction usually founded in coastal area with many public or company facilities. It is very useful to break the ocean waves so it can not reach the shore line. Furthermore, the breakwater construction is also applied as a barier for a port for ship docked. One of the type of breakwaters is tube column filled with compacted sand reinforced by sheet file and tie beam. This research will discuss about the sheet pile displacement in static and dynamic condition. Plaxis is applied as the main tool to built the 2-D model based on given data from field observation. The input parameter for this model is applied in soil stratigraphy, compacted sand column, sheet pile, tie beam, pseudostatic wave force, sea level and earthquake acceleration. The running of this model divided in three condition. There are static condition, static condition with pseudostatic wave force, and dynamic condition. The results show different displacement between the conditions. The sheet pile displacement in static condition is 3.35 cm at harbor side and 1.91 cm at open sea. The sheet pile displacement in static condition with pseudostatic wave force is 12.14 cm at harbor side and 12.08 cm at open sea. The sheet pile displacement in dynamic condition has 5 cm peak both harbor side and open sea.
SISTEM GANJIL GENAP PADA PINTU TOL TAMBUN TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DI TOL JAKARTA-CIKAMPEK Muhamad Fauzi Rakhman; Sri Nuryati; Anita Setyowati Srie Gunarti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 1 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.639 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i1.1704

Abstract

Kemacetan tol Jakarta-Cikampek semakin parah karena banyaknya proyek pembangunan di sekitar jalan tol Jakarta-Cikampek. Untuk menekan angka kemacetan lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek Menteri Perhubungan Republik Indonesia mengeluarkan kebijakan dengan membuat Peraturan Menteri Nomor PM 18 Tahun 2018 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Selama Masa Pembangunan Proyek Infrastruktur Strategis Nasional Di Ruas Jalan Tol Jakarta Cikampek. Pemberlakuan sistem ganjil genap pelat kendaraan di Gerbang Tol Tambun mulai diberlakukan pada tanggal 03 Desember 2018 bagi kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar efektifitas dari penerapan sistem ganjil genap pada Gerbang Tol Tambun terhadap penurunan jumlah volume lalu lintas dan kenaikan kecepatan kendaraan di tol Jakarta-Cikampek. Penelitian dilakukan selama 5 hari kerja yaitu hari Senin-Jum’at jam 06.00-09.00 WIB. Metode yang digunakan untuk menghitung jumlah volume lalu lintas yaitu dengan cara survei langsung di lapangan. Sedangkan untuk mengetahui kecepatan kendaraan pada ruas tol Cibitung-Bekasi Timur dilakukan dengan metode survei individu (individual speed). Hasil penelitian menunjukkan penerapan sistem ganjil genap pelat kendaraan pada Gerbang Tol Tambun dapat mengurangi volume kendaraan sebesar 43,09%. Hasil penelitian dengan metode survei individual speed menunjukkan kenaikan kecepatan kendaraan pada ruas tol Cibitung-Bekasi Timur sebesar 7,62%.
PRODUKTIVITAS KERJA PEKERJA DALAM PEMASANGAN RANGKA ATAP BAJA PERUMAHAN DITINJAU DARI SEGI LABOUR UTILIZATION RATE Fathur Rahman Rustan; Try Sugiyarto Soeparyanto; Djordhy Wira Wira Adyaksa
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 1 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.381 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i1.1719

Abstract

Produktivitas tenaga kerja yang baik sangat dibutuhkan dalam suatu pekerjaan konstruksi untuk mencapai keberhasilan pekerjaannya. Produktivitas tenaga kerja akan sangat berpengaruh juga terhadap besarnya keuntungan atau kerugian yang diperoleh dalam suatu pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pemasangan rangka atap baja berdasarkan tingkat efektifitas dalam bekerja (labour utilization rate) pada suatu pekerjaan konstruksi perumahan. Penelitian dilakukan dengan pengamatan tingkat produktivitas kerja pekerja selama jam kerja. Selanjutnya menganalisis data pekerjaan efektif dan pekerjaan kontribusi yang dihasilkan dengan waktu kerjanya sehingga didapatkan koefisien produktivitas dalam prosentase tingkat produktivitas (LUR). Dari hasil analisis diperoleh besar tingkat produktivitas tenaga kerja pemasangan rangka atap baja pada pekerjaan pembangunan perumahan BTN Boulevard Regency Kota Kendari adalah sebesar 82,48% > 50%, artinya produktivitas tenaga kerja dapat dikatakan memuaskan. Sedangkan pengukuran produktivitasnya cukup produktif ditunjukkan dengan hasil produktivitas kerja sebesar 5,66 m2/jam > 4,53 m2/jam.
STUDI NUMERIK PENGARUH JARAK DAN KONFIGURASI KELOMPOK TIANG TERHADAP DAYA DUKUNG AKSIAL TEKAN FONDASI DALAM Rahmat Kurniawan; Arif Rahman Hakim Sitepu; Syahidus Syuhada
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 1 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.067 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i1.1720

Abstract

Tiang fondasi berfungsi untuk mentransfer beban yang dipikul ke lapisan tanah yang lebih keras. Kelompok tiang fondasi digunakan saat beban yang bekerja tidak mampu dipikul oleh tiang fondasi tunggal sehingga dibutuhkan lebih dari satu tiang dalam satu pile cap. Selain material, nilai daya dukung tiang kelompok juga sangat dipengaruhi oleh tiga komponen, yaitu jarak antar tiang (S), jumlah tiang (n) dan konfigurasi atau susunan tiang. Ketiga komponen diatas sangat memengaruhi kemampuan kelompok tiang dalam memikul beban struktur atas yang biasa disebut dengan faktor efisiensi kelompok tiang. Nilai dari efisiensi kelompok tiang fondasi sangat dibutuhkan untuk mengetahui penambahan atau pengurangan jumlah tiang sesuai dengan kapasitas daya dukung yang dibutuhkan. Dalam penelitian ini, evaluasi faktor efisiensi dilakukan dengan membandingkan pemodelan numerik menggunakan metode elemen hingga tiga dimensi (3D) dan persamaan empiris yang sering digunakan. Untuk melihat pengaruh jarak dan konfigurasi, variasi yang digunakan dalam analisis diatur terhadap jarak terhadap dimensi tiang (S/D) dan bentuk konfigurasi kelompok tiang. Berdasarkan hasil analisis, nilai daya dukung tiang tunggal dengan pemodelan numerik mendekati hasil perhitungan manual menggunakan metode Meyerhoff. Bentuk konfigurasi tiang dengan empat tiang tersusun dalam dua baris dan dua kolom seperti segi empat memberikan nilai faktor efisiensi maksimum dan semakin besar nilai S/D maka faktor efisiensi akan meningkat. Secara umum pemodelan numerik menghasilkan nilai faktor efisiensi yang lebih rendah dibandingkan persamaan empiris.
ANALISIS MODEL ELEMEN HINGGA PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN SOIL NAILING (STUDI KASUS : LERENG DAERAH LAHAT, SUMATERA SELATAN) Syahidus Syuhada; Zakaria Zakaria; Rahmat Kurniawan; Erdina Tyagita Utami
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 1 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.566 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i1.1721

Abstract

ntuk menghadapi masalah kelongsoran lereng, banyak metoda yang digunakan, misalnya mengubah geometri dari lereng, membuat perkuatan dinding penahan tanah, vegetasi, dan masih banyak lainnya. Salah satu ,metoda yang banyak digunakan adalah soil nailing. Perkuatan lereng dengan menggunakan soil nailing yaitu dengan memanfaatkan tiang beton bertulang yang dimasukkan ke tanah. Tanah dan beton bertulang diharapkan membentuk suatu struktur yang kuat di depan lereng, seperti prinsip perkuatan dengan timbunan dengan geosintetik. Seiring dengan berkembangnya metoda komputasi, dapat digunakan program komputer dengan basis perhitungan metoda elemen hingga. Untuk memodelkan perkuatan soil nailng tidak tersedia di dalam program elemen hingga, sehingga digunakan pendekatan material untuk memodelkan hasil perkuatan yang mendekati perilaku dari soil naling. Telah banyak dimodelkan struktur perkuatan lereng soil nailing dengan model plate dan geogrid. Untuk perilaku dari soil nailing cenderung menyerupai elemen node to node pada program FEM tersebut, sehingga patut untuk diketahui perilaku soil nailing ketika dimodelkan dengan node to node. Analisis model dilakukan dengan variasi panjang penanaman soil nailing dan kemiringan soil nailing. Dari hasil permodelan dapat dilihat perilaku material node to node mendekati hasil SF dengan material set geogrid. Semakin besar sudut pemasangan, hasil SF relatif sama. Perbedaan antara hasil SF dari material set geogrid / node to node dengan plate adalah sebesar 0.02 % - 5.12%.
IMPLEMENTASI LIFE CYCLE COST PADA GEDUNG BANK MANDIRI SYARIAH YOGYAKARTA Sola Fide Krisnanda
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 1 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.375 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i1.1780

Abstract

Dalam pembangunan sebuah gedung, pemilik gedung pasti dihadapkan dengan berbagai alternatif dalam melakukan pemilihan suatu material, produk ataupun sistem gedung. Selain aspek teknis, biaya pun turut menjadi aspek penting yang perlu menjadi salah satu pertimbangan. Untuk mengetahui pilihan alternatif yang lebih hemat diperlukan metode penghitungan, salah satunya adalah dengan menggunakan metode analisis life cycle cost (LCC). LCC menghitung keseluruhan biaya mulai dari biaya awal, biaya penggantian serta biaya operasional dan pemeliharaan. Metode yang dilakukan pada studi ini menggunakan life cycle cost analysis berdasarkan ISO 15686:5 dengan periode 25 tahun. Net present value juga diterapkan dalam perhitungan untuk mencari nilai saat ini dari total LCC. Hasil perhitungan pada bangunan Bank Mandiri Syariah Yogyakarta dirumuskan menjadi tiga kelompok estimasi biaya yaitu biaya awal, biaya operasional dan biaya pemeliharan dan penggantian dengan besar biaya masing-masing Rp 19,412,002,758 (47%), Rp 15,979,434,435 (39%) dan Rp 5,868,499,911 (14%). Total LCC 25 tahun sebesar Rp 41,259,937,014.
SIMULASI METODE BACK PROPAGATION DALAM ANALISIS HASIL PENGARUH BIJI KARET SUBSTITUSI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON Fadhila Firdausa; Raja Marpaung; Sri Rezki Artini
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 2 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.048 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i2.1899

Abstract

Biji karet merupakan salah satu limbah alam yang jumlahnya sangat banyak di Sumatera Selatan.Oleh karena itu diperlukan proses pengolahan limbah biji karet agar dapat mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi. Back propagation merupakan salah satu metode dalam penggunaan jaringan syaraf tiruan. Data yang dihasilkan berdasarkan data yang telah diinputkan dengan target capaian sebagai data output. Data input yang digunakan didapat dari hasil pengujian laboratorium kuat tekan beton dengan substitusi biji karet pada agregat kasar sebesar 5%, 10%, 15% dan 20% selama umur beton 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan hasil bahwa semakin besar komposisi penggunaan biji karet maka kuat tekan beton semakin menurun. Campuran biji karet 5% memiliki hasil kuat tekan terbesar sebesar 19,33 Mpa. Hasil kuat tekan beton yang didapat dari hasil pengujian kemudian digunakan sebagai data input pada proses training dengan metode back propagation. Simulasi metode back propagation mampu memprediksi hasil pengujian dengan eror terkecil sebesar 3,5 % dan eror terbesar 47%. Metode back propagation dinilai mampu memprediksi hasil kuat tekan beton karena eror untuk prediksi kurang dari 50%. Hal ini dikarenakan data input yang dimasukkan sangat sedikit. Oleh karena itu diperlukan penelitian lanjutan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
POTENSI PEMANFAATAN SUMBER DAYA AIR KULONG BEKAS PENAMBANGAN TIMAH UNTUK MENUNJANG IMBANGAN AIR DI KABUPATEN BANGKA TENGAH Miskar Maini; Junita Eka Susanti
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 2 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.067 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i2.1932

Abstract

Sumber daya air kulong bekas penambangan timah mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan. Pemanfaatan sumber air tersebut belum didasari pada prinsip nilai keandalan kulong itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar potensi keandalan kulong dalam pemanfaatnya. Penelitian ini dilakukan pada 7 (tujuh) lokasi kulong bekas penambangan timah dengan karakterikstik luas dan kedalaman kulong yang bervariasi. Karakterikstik luasan dan kedalaman Kulong diukur menggunakan Ecosounder remote sensing. Estimasi aliran yang masuk ke dalam badan kulong diperoleh dengan melakukan analisis ketersedian air menggunakan model NRECA. Simulasi keandalan kulong untuk masa 21 tahun ke depan (2017-2037) dilakukan dengan metode Standard Operating Rule (SOR) dengan memasukan debit sintesis hasil bangkitan data model Markov untuk musim ganda. Hasil penelitian menunjukan potensi ketersediaan debit rerata (Q) untuk Kulong Krasak, Q =7,24 ltr/s dengan keandalan 50% , Kulong Air PL, Q =11,77 ltr/s dengan keandalan 85%, Kulong Kebintik, Q = 66,45 ltr/s dengan Keandalan 97%, Kulong Baja, Q = 63,02 ltr/s dengan keandalan 0%, Kulong Jongkong Ali, Q = 65,05 ltr/s dengan Keandalan 100%, Kulong Rumbiah, Q = 30,93 ltr/s dengan Keandalan 70%, Kulong Ijo, Q = 37,71 ltr/s dengan Keandalan 96%. Status imbangan air yaitu kebutuhan air total sebesar 297,98 ltr/s, sedangkan ketersediaan air di 7 Kulong dengan total debit sebesar 219,16 ltr/s antara ketersediaan air dari 7 Kulong dengan kebutuhan air dari 6 Kecamatan mengalami defisit air sebesar 78,82 ltr/s, sehingga pemanfaatan 7 Kulong bekas tambang Timah ini cukup sigfinikan untuk menunjang imbangan air di Kabupaten Bangka Tengah.
KAPASITAS LENTUR BALOK KOMPOSIT BETON DENGAN BAJA Yuyu Oktarinata; Indra Gunawan; Donny Fransiskus Manalu
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 8 No 2 (2020): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.381 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v8i2.2003

Abstract

Penggunaan baja ringan dalam dunia konstruksi sering digunakan sebagai rangka atap pada bangunan. Untuk mengembangkan penggunaan baja ringan dalam dunia konstruksi, maka dilakukan penelitian tentang penggunaan baja ringan sebagai tulangan pada balok beton bertulang. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian kuat lentur pada balok beton bertulang dengan mutu beton 17 MPa yang dibebani 2 titik pembebanan. Benda uji terdiri dari 4 variasi; dimana variasi A adalah balok dengan tulangan baja konvensional (rangkap), variasi B adalah balok dengan tulangan baja ringan (rangkap), variasi C adalah balok dengan tulangan baja ringan (tunggal), dan variasi D adalah kombinasi tulangan baja konvensional di daerah tekan dan baja ringan di daerah tarik. Berdasarkan analisis teoritis, nilai momen lentur untuk variasi A = 3,726 kNm, B = 5,460 kNm, C = 5,460 kNm, dan D = 6,780 kNm; nilai lendutan untuk variasi A = 0,791 mm, B = 0,575 mm, C = 0,532 mm, dan D = 0,655mm. Berdasarkan hasil pengujian, nilai kuat lentur untuk variasi A = 16,313 MPa, C = 10,679 MPa, dan D = 13,309 MPa; nilai momen lentur untuk variasi A = 13,199 kNm, B = 9,561 kNm, C = 8,913 kNm, dan D = 11,248 kNm; nilai lendutan untuk variasi A = 2,173 mm, B = 2,420 mm, C = 2,187 mm, dan D = 2,420 mm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa balok variasi A memiliki nilai kuat lentur dan momen lentur yang lebih besar dengan nilai lendutan yang lebih kecil dibandingkan dengan balok variasi B, C, dan D.

Page 10 of 15 | Total Record : 149