cover
Contact Name
firlya rosa
Contact Email
f105a@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
saparinpdca@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Machine : Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 25022040     EISSN : 25810138     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
ANALISA KEKUATAN CETAKAN PEWTER DENGAN MATERIAL ALUMINIUM Rodiawan Rodiawan
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 2 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.095 KB)

Abstract

Abstrak Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak produk yang dihasilkan dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari aluminium pada industri rumahan kerajinan pewter di Kota Madya Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penggunaan cetakan yang terbuat dari aluminium ini diharapkan dapat menghasilkan jumlah produk yang dapat memberikan jumlah ekonomis sehingga menguntungkan pengrajin. Penelitian ini mendiskripsikan proses pengecoran mulai dari mempersiapkan cetakan yang terbuat dari aluminium, mempersiapkan alat-alat dan bahan untuk mengecor logam pewter, dan melakukan proses pengecoran untuk menghasilkan sejumlah produk tanpa proses finishing. Cetakan pewter yang dilakukan pengecoran terdiri dari dua macam bentuk coran, dengan ukuran cetakan pertama adalah panjang 70 mm, lebar 70 mm tinggi 10 mm dan ukuran coran panjang 40 mm, lebar 40 mm dan tebal 3 mm. Sedangkan ukuran cetakan yang kedua adalah panjang 70 mm, lebar 70 mm tinggi 10 mm dan ukuran coran diameter 40 mm dan tebal 3 mm. Logam timah pewter dipanaskan antara suhu yang dapat mengalir antara 235 sampai dengan 315 ºC, kemudian memanaskan cetakan dari alumunium dengan mencelupkannnya selama 15 detik dan setelah itu barulah logam timah pewter yang sudah cair tersebut dituangkan kedalam cetakan. Setelah itu lakukan pendinginan dengan mencelupkan cetakan yang masih panas ke dalam air selama 5 detik. Setelah itu cetakan dapat dibuka. Proses pengecoran ini dilakukan berulang-ulang sampai mendapat jumlah maksimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan dari cetakan pertama 600 produk dan cetakan kedua 1000 produk.
MODIFIKASI DIAMETER INLET DAN PENGARUH KEKERASAN KARET TERHADAP HASIL LADA PADA MESIN PENGUPAS LADA SISTEM CRUSHER Firlya Rosa; Rodiawan Rodiawan; elyas kustiawan
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.491 KB) | DOI: 10.33019/jm.v4i2.659

Abstract

Based on previous research, specifications of machine have a slope of a dish of 0.68 ° and inlet diameter of 30 mm, produce 1 kg/hour of input capacity and 0.64 kg/hour of output capacity. From the evaluation results, to increase the input capacity it is necessary to increase the inlet diameter and analyze the effect of rubber hardness on the results of peeling pepper. Modifiying the inlet diameter, input capacity increase to 6 kg/hour or increasing 5 times compared to the input capacity of the previous research. For hardness of rubber 60 shore A, the percentage of pepper peeled was 72.13% with an engine output capacity of 4.33 kg/hour. For rubber hardness of 70 shore A, the percentage of pepper peeled was 73.03% with an engine output capacity of 4.38 kg / hour. Visually, dry pepper with a hardness of 60 shore A whiter than dry pepper hard with a hardness of 70 shore A.
RANCANG BANGUN MESIN MINI PENGKONDISIAN UDARA TIPE WATER COOLED CONDENSOR DENGAN PENGONTROLAN TEMPERATUR KABIN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO Ozkar F. Homzah; Haryanto Haryanto
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.68 KB) | DOI: 10.33019/jm.v4i2.453

Abstract

Abstrak Penelitian ini berupa rancang bangun sebuah prototipe mini pengkondisian udara tipe water cooled water serta melalukan pengujian prototipe dengan menggunakan variable berupa temperatur nyaman kabin yang dicapai 22,8oC~26,7oC. Dalam pengujian prototype bertujuan mengkaji kinerja hasil rancang bangun berbasis mikrokontroler Arduino Uno untuk pengontrolan temperatur kabin yaitu sensor temperatur DS18B20 dan tanpa menggunakan Arduino Uno. Penelitian ini dilakukan selama satu jam dengan lima waktu pengujian yaitu pada menit 0 ke 10, menit 11 ke 20, menit 21 ke 30, menit 31 ke 40, menit 41 ke 50 dan menit 51 ke 60. Hasil penelitian menunjukan pengunaan mikrokontroler Arduino menghasilkan konsumsi rata-rata daya kompresor berkisar 247watt~264watt dan ketika temperatur minimum evaporator sebesar 8oC tercapai, maka konsumsi daya kompresor mengalami penurunan antara 70,22% sampai dengan 93,29%. Hal yang sama juga terjadi ketika temperatur maksimum evaporator tercapai (20oC), konsumsi daya kompresor juga mengalami penurunan diantara 59,77% hingga 72,02%. Sedangkan hasil pengujian tanpa menggunakan mikrokontroler Arduino konsumsi daya kompresor selalu cenderung konstan pada menit 10 hingga menit ke 60, dimana rata-rata konsumsi daya kompresor berurutan berkisar 267watt~ 275watt untuk tiap capaian temperatur evaporator. Dalam hasil pengujian berbasis mikrokontroler Arduino memberikan penghematan konsumsi energi listrik berupa daya kompresor sebesar 14,65 watt untuk tiap 10 menit pengujian. Hasil penelitian juga diketahui pengontrolan temperatur berbasis mikrokontroler perlu dilakukan agar koefisieb kinerja (coefficient of performance) mesin dapat dijaga konstan serta salah satu langkah agar kompresor tidak bekerja secara terus-menerus (continuously) pada saat temperatur kabin tercapai, dalam hal ini dapat menjaga umur pemakaian kompresor.
MODEL MATEMATIS TURBIN PELTON DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA Gunarto Gunarto; Asrul Abdullah; Doddy Irawan
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.049 KB) | DOI: 10.33019/jm.v4i2.481

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan merancang suatu model matematis turbin pelton dengan menggunakan bahasa pemrograman Java pada peralatan praktikum turbin pelton di Laboratorium Teknik Universitas Muhammadiyah Pontianak. Selain itu, program rumus sederhana ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam membuat laporan praktikum turbin pelton tanpa mengesampingkan perhitungan secara teoritisnya. Metode yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan incremental development method, dengan 4 (empat) tahapan. Tahapan pertama adalah merancang atau membuat interface dari model matematis perhitungan turbin pelton ini. Tahapan kedua membuat script dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Tahapan ketiga melakukan pengujian dengan program ini. Dan terakhir penggunaan program. Hasil dari penelitian, program sederhana ini dapat berjalan dengan baik meskipun masih banyak kekurangannya. Penggunaannya masih terbatas sehingga masih perlu pengembangan sehingga kedepannya dapat dipergunakan secara global.
ANALISIS PENGARUH ORIENTASI SERAT TERHADAP KEKUATAN IMPAK DAN MODEL PATAHAN KOMPOSIT POLYESTER BERPENGUAT SERAT GAHARU Yuliyanto Yuliyanto; Masdani Masdani
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.395 KB) | DOI: 10.33019/jm.v4i2.642

Abstract

Abstract Komposit merupakan sistem yang tersusun melalui pencampuran dua material atau lebih yang berbeda, dalam bentuk dan komposisi. Antara kedua material atau lebih tidak larut satu sama lainnya. Komposit sangat berpengaruh terhadap sifat mekanik. Faktor yang sangat berpengaruh adalah Fraksi serat, panjang serat serta perendaman yang digunakan. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh panjang serat, Perendaman dan perbandingan fraksi volume terhadap sifat mekanik untuk bahan komposit berpenguat serat kulit gaharu. Penelitian ini menggunakan fraksi panjang serat 20 mm, 40 mm, 60 mm, dengan waktu perendaman 1 jam, 2 jam, 3 jam dengan perbandingan fraksi volume 30%:70%, 40%:60% dan 50%:50% .Bahan yang digunakan serat Kulit Gaharu dengan kadar air 10%-12%. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay up. Pengujian yang dilakukan adalah uji Impact Charpy dengan standar pengujian ISO-179. Hasil penelitian uji impak akan dianalisa dengan perangkat lunak Design Expert 9. Hasil kekuatan impak terkecil dengan hasil 24.94 kj/m2 dengan parameter dengan panjang serat 3 mm, perendaman serat 3 jam dan persentase serat 30/70%. Hasil percobaan terbesar dengan dengan panjang serat 4 mm, perendaman serat 2 jam dan persentase serat 40/60%. Hasil Kekuatan impaknya 77.112 kj/m2.. Hasil percobaan tersebut memberikan pengaruh terhadap kekuatan impak, dimana perendaman dan persentase memberikan pengaruh yang sangat besar. Ini dikarenakan lamanya perendaman akan mempengaruhi serat sehinga mudah putus dan rapuh. persentase serat memberikan pengaruh yang besar pula disebabkan karena jika serat diatas 10% dan dibawah 50 % maka nilai uji impak besar pula. Tetapi jika persentase serat diatas 50 % maka nilai uji impak semakin kecil
PENGARUH MATERIAL BEARING TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MOBIL HEMAT ENERGI TARSIUS GV-1 Eka Sari Wijianti; saparin Saparin
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 2 (2018): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.894 KB) | DOI: 10.33019/jm.v4i2.651

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada fungsi bearing dan poros roda pada kendaraan bermotor. Bearing adalah salah satu komponen kendaraan yang tidak boleh luput dari perhatian. Jika diabaikan, besi bulat kecil ini tidak befungsi maksimal, putaran roda menjadi berat karena gaya gesek yang terhambat. Komponen ini juga didesain minim friksi, sehingga ketika roda berputar bisa terjaga stabil. Ujungnya adalah level keborosan suatu kendaraan bisa lebih irit atau sebaliknya boros. Penelitian diaplikasikan pada mobil hemat energi Tarsius GV-1 milik mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung. Bearing yang digunakan adalah bearing seri 6000 dengan bahan keramik dan baja. Dimensi bearing adalah inner (ID) 10mm, outer (OD) 26mm dan lebar (B) 8mm. Diameter poros adalah 10mm (clearence precision running fit), 9,95mm (clearenc easy running fit) dan 9,90mm (clearance loose running fit). Pengujian jarak tempuh mobil dilakukan di Pantai Koala lintas timur Kabupaten Bangka. Panjang lintasan pengujian adalah sepanjang 2,2 km. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk bearing keramik memberikan daya gelinding yang lebih panjang sehingga jarak tempuh semakin jauh. Hal ini bisa dilihat dari jumlah bahan bakar yang dihabiskan dalam satu kali pengujian. Hasil terbaik diperoleh pada bearing diameter 9mm bahan keramik dengan toleransi sangat longgar dimana bahan bakar yang diperlukan untuk melintasi jarak tempuh 2,2 km adalah 14,33 ml sehingga konsumsi bahan bakar mencapai 154,19 km/liter.
A Zenk Galvalum Analisa kekuatan tarik Seng Galvalum terhadap beban yang di berikan Wawan Trisnadi Putra
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 1 (2019): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.113 KB) | DOI: 10.33019/jm.v5i1.767

Abstract

Menguji kekuatan suatu bahan/material dengan cara memberikan beban gaya yang sesumbu merupakan salah satu pengujian untuk mengukur kekuatan sambungan. Hasil yang didapatkan dari pengujian tarik sangat penting untuk rekayasa teknik dan desain produk karena mengahsilkan data kekuatan material. Pengujian tarik seng galvanis di lakukan untuk mengetahui berapa besar kuat tarik dari seng galvanis. Pengujian ini di lakukan dengan cara menarik benda uji dengan arah vertical untuk mengetahui seberapa besar kekuatan tarik maksimum dari seng galvanis maka dilakukan pengujian dengan 3 variasi spesimen berbeda jenis dengan ukuran tebal dan panjang berbeda.Untuk pengujian dari spesimen seng galvanis di variasikan menjadi 3 spesimen dengan ukuran panjang dan tebal berbeda yaitu dengan panjang 100 mm-140 mm, lebar 4 mm tebal 0,2 , 04 dan 0,5 mm. dari hasil pengujian yang di lakukan hasil kekuatan tarik dari 3 jenis spesimen benda pengujian dengan panjang 100mm-140 mm tebal 0,2 , 0,4 dan 0,5. yang pertama pada pengujian dari spesimen seng galvanis kuat tarik yang paling besar pada panjang 140 mm dengan beban 34.14 kg/mm² dengan luas penampang 0,8. Selanjutnya pada kuat tegangan yang paling besar pada spesimen 1 pelat seng galvanis dengan regangan 34.14 kg/mm². selanjutnya hasil regangan paling besar pada spesimen panjang 100 mm 2 pelat seng di beri perekat dan tidak di rekatkan dengan hasil regangan 0.008 mm. terakhir hasil dari modulus elastisitas yang paling besar pada spesimen ukuran panjang 140 mm dengan elastisitas beban 34.13 kg/mm².
The ANALISIS KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEBULATAN PADA PEMESINAN DRILL PADUAN MAGNESIUM MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Gusri Akhyar Ibrahim
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 1 (2019): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.205 KB) | DOI: 10.33019/jm.v5i1.736

Abstract

Magnesium merupakan salah satu logam yang mempunyai kelebihan dibandingkan logam lain yaitu memiliki densitas ringan dan mampu mesin yang baik, sehingga material magnesium semakin dikenal luas di bidang industri manufaktur seperti bidang otomotif dan biomedik. Namun bagaimanapun juga magnesium sangat mudah menyala karena magnesium memiliki titik nyala yang rendah dan reaktif terhadap oksigen. Selain dari aspek suhu pemesinan, hal yang harus diperhatikan juga yaitu pada aspek kekasaran permukaan karena dapat mempengaruhi koefisien gesek dari suatu komponen apabila komponen tersebut dipasangkan dengan komponen lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan parameter yang menghasilkan nilai kekasaran dan kebulatan terbaik dan untuk mendapatkan parameter yang paling berpengaruh terhadap kekasaran dan kebulatan pada pemesinan drill paduan magnesium. Pada penelitian ini dilakukan pemesinan drill mengunakan metode Taguchi dengan kondisi pemesinan drill yaitu kecepatan putar (n); 405 rpm dan 890 rpm, gerak makan (f); 0,1 mm/rev dan 0,3 mm/rev, point angle; 45º dan 65º, lubrikan; tidak menggunakan dan minyak kelapa sawit. Jenis pahat yang digunakan adalah pahat twist drill HSS dengan diameter 12 mm. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa parameter yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kekasaran permukaan adalah lubrikan dengan nilai P 0,003 dan nilai F 86,98, diikuti oleh kecepatan putar dengan nilai P 0,031 dan nilai F 14,86. Sedangkan parameter yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kebulatan adalah lubrikan dengan nilai P 0,025 dan nilai F 17,51. Penggunaan kecepatan putar yang tinggi yaitu 890 rpm, gerak makan yang rendah yaitu 0,1 mm/rev, point angle yang besar yaitu 65° dan lubrikan dengan MQL minyak kelapa sawit memberikan hasil kekasaran permukaan dan kebulatan lubang yang terbaik.
KARAKTERISTIK BLANKET CERAMIC-BRICK HEATER (BCH) 02 PADA UNTAI FASILITAS SIMULASI SISTEM PASIF (FASSIP) 01 MODIFIKASI 1 Idznur Rizky Muhammad
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 1 (2019): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.231 KB) | DOI: 10.33019/jm.v5i2.770

Abstract

Kecelakaan yang terjadi di PLTN Fukushima Daiichi, menyebabkan dilakukannya penelitian di seluruh dunia termasuk Indonesia. Salah satu solusinya ialah membuat sistem pendinginan pasif pada reaktor nuklir. Prinsip kerja sistem pendinginan pasif ini ialah dengan sirkulasi alami loop tertutup menggunakan perbedaan massa jenis. Pada saat temperatur tinggi, maka massa jenisnya akan menurun menyebabkan fluida kerja yang memiliki temperatur tinggi naik ke atas, lalu akan didinginkan oleh alat pendingin pada sistem tersebut. Dengan prinsip kerja tersebut, maka dilakukanlah penelitian dan pengembangan sistem keselamatan reaktor di PTKRN BATAN. Fasilitas penelitian yang telah dibangun dinamakan FASSIP (FAsilitas Simulasi Sistem Pasif) 01 Mod.1. Ada beberapa komponen FASSIP 01 Mod.1 yaitu komponen pemanas dengan sistem pemanasan memakai ceramic-brick heater (BCH) 02 dan komponen pendingin dengan sistem refrigrant cooling system (RCS). Oleh karena itu, dilakukan pengujian BCH-02 untuk menentukan karakteristik distribusi temperatur pada bagian BCH-02. Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan selama 105 menit, distribusi temperatur pada BCH 02 semakin besar daya yang diberikan, menyebabkan temperaturnya semakin tinggi. Temperatur yang berada di permukaan ceramic-brick lebih tinggi daripada di dalam section pipe, ini disebabkan karena terjadi heat loss sebelum mencapai section pipe.
CAMPURAN KULIT KETELA POHON DAN CANGKANG BUAH KARET SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PEMBUATAN BRIKET Yudi Setiawan; Eka Sari Wijianti; Ibnu Dinar
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 1 (2019): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.456 KB) | DOI: 10.33019/jm.v5i1.813

Abstract

Kulit ketela pohon dan cangkang buah karet dapat digunakan sebagai bahan baku briket. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui suhu pengeringan terbaik terhadap briket dan perbaningan bahan campuran kulit ketela pohon dan cangkang buah karet terhadap nilai kadar air, kerapatan, kadar abu, kadar zat menguap, kadar karbon dan nilai kalor. Bahan briket pada penelitian ini adalah kulit ketela pohon dan cangkang buah karetdengan perekat tepung kanji dan buat pada temperatur pemanasan 1000C, 2000C dan 2500C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu yang terbaik pada pembuatan briket ini terdapat pada suhu 2500C dan campuran yang terbaik terdapat pada komposisi campuran 25% cangkang buah karet dan 75% kulit ketela pohon. Kadar air yg dihasilkan pun yang paling rendah yaitu 7,10%, dan kadar karbon pun paling tertinggi yaitu 45,98% dan memiliki nilai kalor tertinggi yaitu sebesar 6901,451Kal/g.

Page 4 of 18 | Total Record : 180