cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 25804308     EISSN : 26548046     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
Strategi Marketing Desa Wisata Berbasis Informasi dan Teknologi Ridha Afina; Hagia Qatrunnada; Harfinolla Amabel Kirani; Woro Harkandi Kencana; Sularso Budilaksono; Febrianty Febrianty; Devita Gantina
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2302

Abstract

Tourism villages were formed to empower the community so that they can act asdirect actors in an effort to increase readiness and concern in responding to tourism potential ortourist attraction locations in each village. The objects of this research are 3 tourist villages inDKI Jakarta, namely: Betawi Cultural Village Tourism Village, Untung Jawa Island TourismVillage and Bhinneka Eduwisata Village Tourism Village. The purpose of this study is todetermine the IT-based marketing strategy used by tourism villages in DKI Jakarta. This studyuses AISAS theory consisting of Attention (attention), Interest (interest), Search (search), Action(action), and Share (sharing). AISAS explains the occurrence of significant changes in consumerbehavior patterns since the advent of technology. The research method uses a descriptiveapproach. The data collection technique is by exploring the tourist village managers and visitorsand observing the tourist villages and the digital platform used. In this study, the marketingstrategy used by the tourist village is in the form of a website platform, social media and mobileapplications. The tourist villages of Untung Jawa Island and Betawi Village use the potential ofthe three platforms, while the Bhinneka edutourism village has not maximized the use ofmarketing using digital platforms.
Jembatan Penyeberangan Orang (Jpo) Karet Sudirman Jakarta Selatan : Kelayakan, Efektifitas, Dan Kepuasan Miftah Mohamad Yusuf; Arman Jayady
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2303

Abstract

Setelah beberapa kali dilakukan renovasi sejak dibangun pada masa Gubernur Ali Sadikin1968-1972, Jembatan Penyeberangan Orang Karet-Sudirman (JPO Karet-Sudirman) pada tahun2021 melalui kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan program revitalisasi JPOKaret-Sudirman dilakukan lagi. Revitalisasi JPO tersebut ditekankan pada aspek penguatanstruktur, seni-estitika, serta penambahan jembatan lengkung guna memenuhi kebutuhan penggunasepeda saat ini. JPO Karet-Sudirman pada akhirnya diresmikan pada tanggal 10 Maret 2022dengan disambut antusiasme warga Jakarta dikarenakan bentuk jembatan yang mirip denganperahu pinisi dan dengan adanya penambahan fasilitas lain pada jembatan tersebut. Kurang lebihtujuh bulan jembatan tersebut beroperasi namun hingga kini belum ada kajian khusus terkaitjembatan historis dan fenomenal tersebut khususnya terkait kelayakan, efektifitas, dan kepuasanpengguna jembatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek kelayakan, efektifitas,dan kepuasan pada JPO Karet-Sudirman Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Melaluiprosedur metode kualitatif dan kuatitiatif yang valid, dan dengan melakukan observasi, wawancaramelalui kuesioner, serta pengaplikasian metode dan kriteria Bina Marga, menunjukkan bahwa JPOKaret-Sudirman adalah layak, efektif, dan memenuhi kepuasan pengguna.
Analisis Potensi Desa Wisata Sebagai Upaya Peningkatan Aksesibilitas Dan Konektivitas Di Desa Wisata Cikolelet Deasy Olivia; Wahyu Tisno Atmojo; Andi Guna
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2304

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang strategis dalam peningkatan ekonomi nasional.Adanyapotensi sumber daya baik sumber daya alami maupun buatan berperan penting sebagai daya tarikwisata.Namun,hal tersebut tidak cukup untuk memberi manfaat ekonomi apabila tidak didukung olehaksesibilitas dan konektivitas yang terintegrasi.Desa wisata Cikolelet merupakan desa wisata yang memilikipotensi wisata yang terdiri dari wisata alam dan wisata budaya berbasis ekonomi kreatif.Akan tetapi, zonawisata di Desa Cikolelet ini belum memiliki aksesibilitas dan konektivitas yang mampu mengakomodasipergerakan dan aktivitas wisata.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi desa wisata sebagai upayapeningkatan aksesibilitas dan konektivitas diDesa Wisata Cikolelet,menggunakan pendekatan kualitatif studikasus dan analisis deskriptif kualitatif.Berdasarkan analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa potensiwisata dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas melalui konektivitas antar zona atraksi wisata.Selain itu, adanya potensi wisata dapat meningkatkan kebutuhan infrastruktur yang dibutuhkan untukmeningkatkan aksesibilitas dan mengkoneksikan antar beberapa zona atraksi wisata melalui rute akses wisata.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Lantai Produksi Pada Pembuatan Sepatu Dengan Menggunakan Metode Systematic Layout Planning CV. Sinar Persada Karyatama Al Ikbal Arbi; Harry Rendra; Ari Wijaya
IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2305

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini ialah jarak antar stasiun kerja, ketidakteraturan tata letak fasilitas, dan perpindahan material yang tidak menggunakanalat bantu di CV. Sinar Persada Karyatama. Perancangan tata letak fasilitasdilakukan dengan tujuan mengidentifikasi kondisi tata letak awal dan merancangulang tata letak untuk meminimalkan jarak perpindahan material antar stasiunkerja serta ongkos material handling yang dihasilkan. Metode yang digunakandalam perancangan ulang tata letak dalam penelitian ini adalah metodesystematic layout planning (SLP), metode ini menggunakan 3 alternatif usulan.Tahapan yang dilakukan metode ini adalah mengidentifikasi aliran material,menghitung kebutuhan luas ruang, menghitung jarak antar stasiun kerja sertafrekuensi perpindahan material, menghitung ongkos material handling danmemilih alternatif usulan dengan jarak dan biaya material handling yang lebihminimum. Hasil penelitian pada metode systematic layout planning (SLP) didapatkondisi tata letak di CV. Sinar Persada Karyatama memiliki permasalahanketidak teraturan tata letak fasilitas, dan material handling. Pada jarak antarstasiun kerja, dan perpindahan material yang dilakukan antar stasiun kerja.Rancangan ulang tata letak yang terbaik adalah dengan menggunakan metodesystematic layout planning (SLP) pada alternatif usulan I dengan total ongkosmaterial handling dalam waktu satu minggu sebesar Rp. 81.774,-.
Arsitektur Tropis Adaptif Masa/Pasca Pandemi Pada Hotel Resort Di Jakarta Rizki Santoso; Siti Sujatini
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2306

Abstract

Secara makna, kata hotel berasal dari istilah Bahasa Latin yaitu Hospitium yang mempunyai artiruangan tamu yang berada pada suatu monastery, kemudiansebutan itu mengalami metamorfosapengertian.Perencanaan dan perancangan hotel resort ini memiliki tujuan sebagai bangunan yangmemiliki konsep arsitektur tropis yang mengadaptasikan terhadap pengaplikasian di kala masa/pascapandemi.Metode analisis yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan ini ialah menggunakanmetode deskriptif dan metode komparatif, yang dimana dari metode tersebut keduanya perlu disesuaikan dengan syarat dan peraturan yang berlaku pada saat ini.Dari hasil Perencanaan danperancangan hotel resort ini menjadikan sebagai salah satu contoh dari penerapan arsitektur tropis yangadaptif terhadap keadaan pada masa/pasca pandemic yang sekarang tengah dilalui oleh seluruhmasyarakat terkhusus di Indonesia. Implementasi dari arsitektur tropis ini terlihat pada sirkulasipenghawaan yang dirancang agar dapat bersirkulasi dengan baik namun dari sisi implementasi adaptifmasa/pasca pandemic ini sangat diperlukan dalam sirkulasi udara yang baik agar tidak terciptanyapenyebaran virus melalui udara. Lalu, pada pencahayaan sangat diperlukan pada konsep arsitekturtropis dikarenakan kebutuhan pencahayaan alami untuk penerangan ruang dalam sangat berpengaruh,terlebih pada pengaplikasiannya ketika adaptif masa/pasca pandemic ini yang dimana cahaya mataharibias digunakan sebagai pengobatan atau refleksi alami bagi manusia.
Pemanfaatan Bovine Colostrum Sebagai Penambah Daya Tahan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19 Winny Andalia; Irnanda Pratiwi; Cindi Ramayanti; Farilyn Danisya
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2307

Abstract

Wabah coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute RespiratorySyndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Penyebaran penyakit ini telah memberikan dampak luassecara sosial dan ekonomi. Walaupun angka pasien terinfeksi sudah menurun, namun pasien denganpenyakit saluran pernafasan masih sering ditemui. Salah satu cara untuk menekan jumlah pasienpositif covid 19 dengan cara mengedukasi dan memberikan immuno modulator berbahan dasarbovine colostrum+grain kefir sebagai minuman probiotik yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.Tujuan Penelitian ini diharapkan mampu memberikan stimulus kepada masyarakat dalam upayameningkatkan imunitas tubuh melalui immuno modulator sebagai minuman sehat probiotik yangdapat mempercepat proses penyembuhan pasien yang terkonfirmasi postif covid-19. Adapuntahapan metode penelitian yaitu dengan melakukan pembuatan immuno modulator, uji analisisterhadap beberapa variabel, kemudian dilanjutkan dengan mengedukasi kepada pasien positifcovid19 dalam mengkonsumsi immuno modulator tersebut. Hasil yang didapatkan pada satu kaliproses produksi, yaitu 100 botol immunomodulator dengan volume rata – rata 250 ml.
Penerapan Arsitektur Bioklimatik Pada Menara Mesiniaga, Rumah Misol, dan Kos Keputih Siti Sujatini; Nur Fadhilah Qolby; Euis Puspita Dewi
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2308

Abstract

Kerusakan lingkungan merupakan masalah global saat ini. Meningkatkan penggunan energi untukmeningkatkan taraf hidup menjadikan suatu kewaspadaan yang akan membahayakan lingkungan alam dalamskala global. Tanpa kontrol termal yang baik, kondisi ruangan dapat berdampak negatif terhadap kesehatandan produktivitas pengguna bangunan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka diperlukan pendekatanarsitektural yang dapat mengoptimalkan potensi iklim di suatu wilayah. Hal ini juga dilandasi gunameminimalisir dampak buruk terhadap iklim dan alam tersebut. Dalam bukunya yang bertajuk Design WithClimate: Bioclimatic Approach to Architectural Regionalism, Victor Olgyay (1983) mengungkapkanterdapat tiga poin penting yang saling terkait dalam membentuk keseimbangan antara iklim dan lingkunganbinaan selama proses mendesain, diantaranya ialah pertimbangan iklim di suatu wilayah, aspek biologis(tingkat kenyamanan manusia), dan solusi pengaplikasian teknologi dan elemen arsitektural. Pendekatanyang tepat dalam mendesain sesuai tiga poin tersebut ialah pendekatan arsitektur bioklimatik. Dalampenelitian ini, akan dikaji elemen-elemen arsitektur terkait arsitektur bioklimatik yang diterapkan padabangunan Menara Mesiniaga, Rumah Misol dan Kos Keputih.
Reschedulling Proyek Konstruksi Dengan Menggunakan Software Penjadwalan Studi Kasus : Proyek Renovasi Berat Kantor Skadron Taruna Tahap 1 Di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta Yoga Dwi Wuryanto; Dwi Dinariana
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2309

Abstract

Penjadwalan sangat perlu untuk diperhatikan agar nantinya didapatkan jadwal yang logis. Banyakmetode yang digunakan dalam perencanaan dan metode ini kemudian juga digabungkan dengan perangkatlunak perencanaan khusus seperti microsoft project, sehingga diharapkan akan memudahkan untukmerencanakan jadwal dan melacak kemajuan pelaksanaan proyek di lokasi. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengindentifikasi item pekerjaan pada lintasan kritis yang bisa dipercepat berdasarkan,merencanakanaction plan percepatan berdasarkan permintaan owner 462 hari, merencanakan durasi maksimal percepatan ,perhitungan perbandingan durasi antara jadwal perencanaan awal dengan durasi setelah dilakukanreschedulling, merencanakan besarnya biaya, dan perhitungan perbandingan biaya pada studi kasus proyekRenovasi Berat Kantor Skadron Taruna Tahap 1 di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta.
Pemanfaatan Ekstrak Daun Katuk Sauropus Androgynus (L) Merr Dalam Formulasi Sediaan Mikropartikulat Dengan Metode Ekstrusi Sferonisasi Rahmat Santoso; Yanni Dhiani Mardhiani; Tiwi Febriana Wulandari
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2310

Abstract

Pelet merupakan sistem multipartikulat yang memiliki distribusi ukuran partikel 0,5 – 1,5 mm denganmetode ekstrusi sferonisasi. Keunggulan pelet adalah memiliki sifat alir yang baik, dan porositas rendah.Sediaan pelet akan dibuat minuman dengan bahan dasar ekstrak katuk. Katuk (Suaropus androgynus L)umum dikonsumsi masyarakat sebagai sayuran, karena bermanfaat sebagai laktagoga atau pelancar ASI.Pembuatan minuman pelet ekstrak katuk dengan bahan PVP K30, sukralos, dan avicel pH 102. Penelitian inidilakukan untuk membuat minuman pelet dengan memanfaatkan teknologi tepat guna ekstruder, sferoniser,dan coater. Penelitian ini dilakukan beberapa tahapan antara lain pengumpulan bahan, penapisan fitokimia,optimasi pengikat, pembuatan pelet ekstrak, dan penyalutan. Evaluasi yang dilakukan terhadap pelet antara lainlaju alir, susut pengeringan, sudut istirahat, distribusi ukuran partikel, uji waktu melarut, volumesedimentasi, kenaikan bobot, dan uji hedonik. Hasil evaluasi optimasi pengikat (PVP K30) didapatkanformula yang terbaik adalah PVP 5%, sukralos 0,20%, avicel pH 102 94,80%. Hasil uji hedonik menunjukanformula pelet salut yang disukai oleh panelis adalah formula 6P dengan konsentrasi ekstrak katuk 5%, pvp5%, sukralos 0,20%, dan avicel pH 102 89,80%. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak katuk dan teknologiekstrusi, sferonisasi dapat digunakan dalam pembuatan pelet salut.
Komparasi Efektivitas Waktu dan Efisiensi Biaya Antara Metode Konvensional Dan Half Slab Pada Struktur Pelat Retna Kristiana; Jeff Franklyn Sinulingga; Sediyanto Sediyanto; Tyas Wedhasari
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2311

Abstract

Proyek Pembangunan Puri Village, St.Moritz, Jakarta Barat terletak di Puri Kembangan, Jakarta Barat. Padastruktur pelat lantai menggunakan dua metode pelaksanaan, yaitu metode half slab dan metode konvensional.Penelitian dilakukan dengan metode pengamatan di lapangan dan studi literatur. Dari data-data tersebutdilakukan analisis dengan menggunakan metode RAB dan Barchart. Dari kedua metode tersebut, didapat hasilperbedaan kebutuhan biaya dan waktu yang diperlukan untuk mengerjakan pelat lantai. Pekerjaan pelat lantaimenggunakan metode half slab lebih cepat 6 hari dibandingkan dengan metode konvensional akan tetapi metodehalf slab lebih mahal Rp. 674.340.335,- dari pada metode konvensional.

Page 9 of 11 | Total Record : 105