cover
Contact Name
Ragil Yovander, S.I.Kom
Contact Email
ragil.yovander@gmail.com
Phone
+6281275449559
Journal Mail Official
jmp@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Kampus Pattimura Program Studi Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Riau Lt.2 Gobah-Pekanbaru Telp: 0761-855697
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan)
Published by Universitas Riau
ISSN : 23385278     EISSN : 27453685     DOI : -
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) (p-ISSN: 2338-5278) adalah Artikel ilmiah hasil penelitian yang diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Riau. Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) berisi publikasi tentang ulasan, hasil pemikiran, dan penelitian tentang manajemen pendidikan yang meliputi: 1. Pengelolaan kurikulum, 2. Pengelolaan lulusan, 3. Pengelolaan proses pembelajaran, 4. Pengelolaan sarana dan prasarana, 5. Pengelolaan pendidikan, 6. Pengelolaan pembiayaan, 7. Pengelolaan penilaian, dan 8. Pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022)" : 11 Documents clear
ANALISIS MUTU STANDAR SARANA DAN PRASARANA BERDASARKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN SMP KITA MEMBANGUN Eria Melati Putri Chaniago; Rr. Sri Kartikowati; Gimin Gimin
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.140-147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian Standar Sarana dan Prasarana di SMP Kita Membangun. Jenis penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi,observasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada indikator standar sarana dan prasarana pada jenjang SMP/MTs berbentuk pedoman wawancara. Hasil penelitin ini menunjukkan bahwa (1) untuk analisis standar sarana dan prasarana, sekolah kurang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) hal ini dibuktikan kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah kurang memadai (2) Faktor yang menghambat mutu standar sarana dan prasarana pendidikan terdapat 2 faktor penghambat ialah faktor internal dan eksternal, faktor internal dimana kurangnya kesadaran pengguna sarana dan prasarana sekolah dalam menjaga baik sarana maupun prasarana sekolah. Faktor eksternal dimana jika ingin melakukan pembangunan untuk prasarana harus mendapatkan izin dari kepala kebun
PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI MASA PANDEMI COVID- 19 DI SMA TEKNOLOGI PEKANBARU Wiska Lusyta; Hasnah Faizah AR; Erni Erni
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.211-223

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran geografi yang dilaksanakan selama masa pandemi Covid-19 sesuai dengan perencanaan dan tujuan yang ingin dicapai, Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran di SMA Teknologi Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran geografi di masa pandemi Covid-19 dan Untuk mengetahui kendala dan solusi yang dihadapi selama proses pembelajaran geografi pada masa pandemi Covid-19 di SMA Teknologi Pekanbaru. Adapun lokasi penelitian adalah SMA Teknologi Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan yaitu pada bulan September hingga bulan Desember tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi. disertai Reverensi melalui literatur, jurnal, penelitian, maupun data dokumen yang diperlukan, serta dibuktikan dengan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru Geografi dan siswa SMA Teknologi Pekanbaru. Hasil penelitian ini adalah Berdasarkan observasi yang dilakukan pada bulan September hingga Desember tahun 2021 dengan guru geografi SMA Teknologi Pekanbaru dapat dilihat bahwa perangkat pembelajaran yang digunakan selama pembelajaran secara daring yaitu salah satunya RPP satu lembar dengan 3 komponen utama yaitu tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaian pembelajaran. Penerapan pembelajaran di SMA Teknologi Pekanbaru awalnya dilaksanakan secara daring (online) semenjak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan surat edaran No.3 tahun 2020 tentang pencegahan Covid-19. Namun, setelah dikeluarkannya keputusan Kemendinkbud pada Tahun 2021, pemerintah mengizinkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas dengan mengikuti protokol kesehatan. Prinsip pendidikan selama pandemi Covid-19 ini adalah mengutamakan kesehatan dan keselamatan pendidik, peserta didik, keluarga, dan masyarakat sekitarnya. SMA Teknologi Pekanbaru telah melakukan berbagai persiapan dalam memfasilitasi siwa saat proses pembelajaran tatap muka terbatas. Upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah yaitu dengan pengadaan sarana dan prasarana yang mendukung, seperti menyediakan tempat mencuci tangan di beberapa lokasi, alat pengukur suhu, pengadaan hand sanitizer di dalam ruangan, mengatur jarak tempat duduk antar siswa + 1 meter. Selain itu, kepala SMA Teknologi mewajibkan kepada seluruh guru dan karyawan untuk melakukan vaksinasi yang bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan melindungi seluruh warga sekolah. Faktor penghambat terdiri dari perekonomian orang tua siswa, sinyal internet yang kurang baik, strategi mengajar yang kurang menarik dan bervariatif, kemampuan IT guru, kerja sama antara guru dan orang tua.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAHTERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU DI SMA/SMK KECAMATAN GUNUNG SAHILAN Nelvita Nelvita; Rr. Sri Kartikowati; Daviq Chairilsyah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.148-160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh kompetensi pedagogik guru, kepemimpinan kepala sekolah, terhadap kinerja mengajar. Populasi penelitian adalah seluruh guru di SMA/SMK se Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar dengan jumlah populasi  83 orang guru. Sampel diambil sebanyak 83 orang, penelitian ini meneliti seluruh populasi yang ada yang dikenal dengan istilah penelitian populasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan kompetensi pedagogik guru dan kepemimpinan kepala sekolah, terhadap kinerja mengajar baik secara parsial maupun simultan. Dari hasil penelitian ini bahwa pengaruh secara simultan kompetensi pedagogik, kepemimpinan kepala sekolah, terhadap kinerja mengajar sebesar 56% sedangkan sisanya sebesar 44 % dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU SMA NEGERI SEKECATAMATAN PANGKALAN KERINCI Sri Sumiati; Hendra Setyawan; Putri Yuanita; Daviq Chairilsyah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.185-197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi kepala dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru SMA Negeri sekecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru PNS di SMA Negeri sekecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan yang berjumlah 104 orang. Penentuan ukuran sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportionate random sampling sebanyak 82 orang guru. Instumen penelitian ini sudah dilakukan dalam bentuk angket supervisi kepala sekolah, motivasi berprestasi dan kinerja guru dan diolah menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas.  Teknik analisis data menggunakan uji prasayarat analisis yang meliputi uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinieritas, Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi dengan tingkat signifikansi ditentukan sebesar 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi kepala sekolah, motivasi berprestasi secara simultan terhadap kinerja guru.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH, IKLIM ORGANISASI SEKOLAH, DAN EFIKASI DIRI GURU DENGAN MOTIVASI KERJA GURU Agustina Rahmi; Rasuna Rasuna; Sabariah Sabariah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.108-119

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim organisasi sekolah, dan efikasi diri guru dengan motivasi kerja guru di SMA Negeri Banjarmasin. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data dengan menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan langsung antara kepemimpinan visioner kepala sekolah dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin, (2) terdapat hubungan langsung antara iklim organisasi sekolah dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin, (3) terdapat hubungan langsung antara efikasi diri guru dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin, dan (4) terdapat hubungan secara bersama-sama antara kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim organisasi sekolah, efikasi diri guru dengan motivasi kerja guru di SDN Kota Banjarmasin.
PEMBINAAN GURU MELALUI KEGIATAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN SMP NEGERI DI KOTA BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2021/ 2022 Rasuna Rasuna
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.161-172

Abstract

Judul Penelitian ini adalah Pembinaan Guru Melalui Kegiatan MGMP Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran SMP Negeri Kota Banjarmasin. Latar belakang dari penelitian ini, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih kurang dalam standar kompetensi guru, kurangnya kesadaran guru untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas diri, kurangnya kesadaran guru dan mengelola kebijakan pendidikan untuk mengembangkan program MGMP, penguasaan dan penggunaan IT yang masih kurang, sarana dan prasarana dan pembiyaan masih terbatas, dan paradigma/mindset guru. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang (1) perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan pembinaan Guru melalui kegiatan MGMP (2) Hasil pembinaan guru melalui kegiatan MGMP (3) Faktor pendukung dan penghambat pembinaan guru melalui kegiatan MGMP. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk menemukan karakteristik esensial-holistik bertolak dari kondisi yang alamiah (natural setting). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subyek penelitian adalah Koordinator MGMP, Ketua MGMP, Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas mata pelajaran.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MTSN 7 KAMPAR KECAMATAN KAMPAR KIRI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Deplianti Deplianti; Fadly Azhar; Putri Yuanita
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.120-128

Abstract

Sarana dan prasarana pendidikan perlu manajemen yang baik untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian sudah jelas bahwa manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan bagian penting dalam pengelolaan manajemen pendidikan yang ada di suatu lembaga pendidikan atau madrasah, karena sarana dan prasarana pendidikan yang lengkap maupun belum lengkap itu perlu adanya manajemen atau pengelolaan agar semua prosesnya jelas dan bisa dipertanggung jawabkan. Fenomena yang terjadi berdasarkan data yang diperoleh dari hasil wawancara peneliti di MTsN 7 Kampar Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau bahwa: 1) Baru sebagian kecil Wakil Kepala Madrasah (wakamad) yang ditunjuk sebagai panitia khusus atau bidang sarana prasarana yang mengelola perencanaan sarana dan prasarana pendidikan sedangkan sisanya belum ditunjuk. Ini berakibat pada kurang jelasnya siapa yang harus tanggung jawab dalam proses pengadaan sarana Pendidikan. 2) Selain itu masih banyak yang belum menggunakan rangkaian manajemen. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena sebagai gambaran, sederhananya apabila terdapat kebutuhan langsung meminta kepada kepala madrasah tanpa mempertimbangkan perencanaan kebutuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Berdasarkan dari analisis data ditemukan dari pembahasan, planning (perencanaan) atas sarana dan prasarana yang dilakukan sekolah belum mampu meningkatkan mutu pendidikan hal ini dikarenakan tidak semua dilibatkan dalam proses perencanan, sehingga banyak pemakaian sarana dan prasarana yang kurang tepat dan efisien. Selain itu kurangya pemeliharaan atas sarana dan prasarana yang ada membuat kondisi fasilitas yang tersedia. Kemudian organizing (pengorganisasian) belum mampu meningkatkan mutu pendidikan karena dinilai belum optimal. Hal ini terlihat dari pengadaan barang yang kurang tepat sasaran, sehingga yang seharusnya sarana dan prasarana dapat digunakan secara maksimal tetapi menjadi kurang efektif dan efisien. Selanjutnya actuating (pelaksanaan) telah dilakukan pihak sekolah belum mampu meningkatkan mutu pendidikan karena dianggap kurang maksimal, hal ini dikarenakan pecatatan yang dilakukan tidak begitu baik, pembuatan kode barang yang kurang rapi sehingga membingungkan serta ruang penyimpanan dan kurangnya pemeliharaan dilakukan. Dan controlling (pengawasan) yang dilakukan sekolah belum mampu meningkatkan mutu pendidikan karena belum terlalu maksimal sehingga tidak berjalan dengan efektif dan masih perlu adanya evaluasi agar kedepanya semakin baik
MANAJEMEN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILLS SISWA TUNARUNGU Riesa Nurul Azizah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.173-184

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak lulusan sekolah luar biasa yang belum bisa hidup mandiri di masyarakat dengan alasan anaknya belum mandiri untuk hidup di masyrakat. Dalam perspektif manajemen pendidikan, munculnya fakta-fakta tersebut tidak terlepas dari pentingnya manajemen pendidikan kewirausahaan bagi anak tunarungu di sekolah luar biasa yang memiliki keuinikan tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan kewirausahaan siswa tunarungu jenjang SMALB di SLB ABC PGRI Ciawi, SLB Winaya Bhakti dan SLB PGRI Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative reaserch) Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Perencanaan strategi manajemen pendidikan kewirausahaan untuk siswa tunarungu yang sudah dilaksanakan dengan baik; 2) Pelaksanaan manajemen kewirausahaan untuk meningkatkan life skills siswa tunarungu sudah berjalan sesuai perencanaan awal; 3) Evaluasi dengan diskusi antara orangtua peserta didik, pemateri dan dengan guru  meunjukan masih ada yang kurang memahami materi yang telah disajikan juga dalam daftar hadir belum sesuai target yang diharapkan; 4) Kendala yang dihadapi diantaranya minimnya pemberdayaan orang tua dalam membina anak, kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya instruktur keterampilan di sekolah, dan kurangnya jiwa semangat pada anak.
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 8 PEKANBARU Dina Auliya; Dudung Burhanuddin; Daviq Chairilsyah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.129-139

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bahwa Pendidikan yang berhasil dalam mencapai tujuan di Sekolah membutuhkan kemampuan manajemen kepala sekolah. Manajemen mutlak dimiliki oleh kepala sekolah sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap sekolah yang dikelolanya. SMA Negeri 8 Pekanbaru dibawah kepemimpinan Tavip Tria Candra, S.Pd, MM., berupaya secara terus menerus untuk meningkatkan mutu tamatan yang mempunyai pribadi unggul yang mandiri, profesional, berimtaq dan berbudaya lingkungan di era global dan mampu bersaing dimanapun berada. Penelitian dalam tesis ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknis reduksi data, display data, pengecekan keabsahan data melalui triangulasi kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru sudah melakukan proses manajemen serta fungsi manajemn dengan sangat baik pada manajemen kurikulum. Pada tahapan perencanaan kepala sekolah memadukan antara administrative approach dengan grass roots approach yang disusun berdasarkan atas kebutuhan siswa yang sesuai dengan aturan pemerintah. Dalam proses pengorganisasian kurikulum kepala sekolah melakukan dua tahapan yaitu tahapan pada tingkat struktural dan tingkatan akademik. Tahapan pelaksanaan manajemen kurikulum, kepala SMA Negeri 8  membagi tahapan menjadi dua tingkatan yaitu pelaksanaan kurikulum tingkat sekolah dan kelas, sementara itu, untuk tahapan pengawasan kepala sekolah menerapkan evaluasi formatif dan sumatif. Kemampuan manajemen kepala SMA Negeri 8 dalam mengelola manajemen personil dikatakan cukup baik, begitu juga pada tahapan perencanaan dan evaluasi. Pada tahapan perencanaan kepala sekolah sudah melibatkan seluruh tatanan sekolah dalam perencanaannya, begitu juga pada tahapan Dalam perencanaan sarana prasarana kepala sekolah membagi kebutuhan sesuai dengan periode waktu yaitu jangka pendek, menengah dan panjang, membentuk struktur organisasi pelaksanaan sarpras, melakukan pelaksanaan sesuai dengan dengan standar PP No 19 Tahun 2005 serta melakukan evaluasi pada semua tahapan proses manajerial. Akan tetapi Penulis menemukan kurangnya perhatian kepala SMA Negeri 8 terharap sarana dan prasarana di SMA Negeri 8 Pekanbaru. dan dalam perencanaan pengawasan, kurangnya sanksi yang diberikan oleh kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN 02 KANDIS KOTA KECAMATAN KANDIS KABUPATEN SIAK Suyanti Suyanti; Isjoni Isjoni; Dudung Burhanuddin
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.198-210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam manajemen pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 di SDN 02 Kandis Kota. Fokus pembahasannya; (1) Perencanaan PTM terbatas dimasa pandemi Covid-19. (2) Pengorganisasian PTM terbatas dimasa pandemi covid-19, (3) Pelaksanaan PTM terbatas dimasa pandemi covid-19, (4) Evaluasi PTM terbatas dimasa pandemi Covid-19.  Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif. Pengumpulan data dengan tekhnik dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, verifikasi, dan keabsahan data. Sumber data kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru SDN 02 Kandis Kota. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Pada tahap perencanaan PTM terbatas di SDN 02 Kandis kota ada 4 tahap: Pertama, merancang program pembelajaran. Kedua, menyiapkan sarana dan prasarana. Ketiga, memodifikasi materi pelajaran. Keempat, sosialiasasi PTM terbatas terhadap komite sekolah, guru dan orang tua siswa (2) Pada tahap pengorganisasian, SDN 02 Kandis Kota membentuk TIM yang bernama TIM Gugus Tugas Kewaspadaan Dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang terdiri dari 3 bidang, yaitu: Bidang Pembelajaran, Psikososial, dan Tata Ruang. Bidang Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas). (3) Pada tahap pelaksanaan PTM terbatas ada 3 kegiatan: Pertama, sebelum memasuki kelas tim satgas terlebih dahulu memeriksa masker siswa, suhu tubuh siswa, memastikan siswa mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, kemudian masuk ke kelas dengan teratur dan menjaga jarak. Kedua,  ketika di dalam kelas siswa selalu dipantau agar tetap memakai masker dan menjaga jarak. Ketiga, ketika meninggalkan kelas siswa diatur agar tetap menjaga jarak kemudian siswa diarahkan untuk mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. (4) Pada tahap evaluasi PTM terbatas masih ada siswa yang belum terbiasa memakai masker sehingga siswa sering melepaskan maskernya ketika dalam proses pembelajaran. Kurangnya kontrol dari Tim Satgas Covid-19 maupun guru kelas terhadap siswa, membuat siswa masih berkumpul dan tidak menjaga jarak yang akan berakibat memudahkan penularan virus corona. Pemberian materi pelajaran masih kurang maksimal dengan waktu yang relatif singkat dan terbatas.

Page 1 of 2 | Total Record : 11