cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Guru Di Smk Swasta Kota Manado Abdul Latif Samal
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i1.917

Abstract

Tujuan dari peneitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang mempengaruh pengawasan utama, iklim kerja sekolah, dan penguasaan materi pelajaran sejarah terhadap kualitas tes buatan guru. Penelitian ini dilakukan di SMK Swasta di Kota Manado yang melibatkan 50 (lima puluh) orang guru sejarah sebagai sampel peneitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengawasan utama memiliki pengaruh positif langsung terhadap kualitas tes buatan guru, 2) iklim kerja sekolah memiliki pengaruh positif langsung terhadap kualitas tes buatan guru, 3) penguasaan materi pelajaran (sejarah) memiliki pengaruh positif langsung terhadap kualitas tes buatan guru, 4) pengawasan utama memiliki pengaruh postif langsung terhadap penguasaan materi pelajaran, dan 5) suasana pekerjaan sekolah memiliki pengaruh positif langsung terhadap penguasaan materi pelajaran (sejarah).Kata Kunci: Supervisi kepala sekolah, Kualitas Kinerja Guru
Penerapan Pembelajaran Daring dengan Kurikulum 2013 pada Masa Pandemik COVID-19 di SMA Negeri 1 Nunukan Fawziah Zahrawati; Indah Indah
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i1.1409

Abstract

Application of Online Learning with 2013 Curriculum during the COVID-19 Pandemic at SMA Negeri 1 Nunukan. The online learning policy set by the government in an effort to break the chain of spreading the COVID-19 pandemic cannot be separated from various problems. This study aims to determine how the application of online learning with the 2013 curriculum during the COVID-19 pandemic. The research method was descriptive qualitative which was conducted at SMA Negeri 1 Nunukan. The sampling technique was purposive sampling. The data was collected through observation and interviews with teachers as research subjects. After the data was collected, the data was organized, read, classified, interpreted, and then visualized (presented). The results showed that there was a discontinuity in the implementation of the 2013 curriculum in online learning at SMA Negeri 1 Nunukan. This is because some teachers do not have skills in using learning technology, the learning implementation process is not in accordance with the curriculum, and there are constraints on aspects of student assessment. Based on this research, solutions are needed to improve teacher quality and other innovations in learning at SMA Negeri 1 Nunukan
Evaluasi Implementasi K-13 Berdasarkan Model CIPP di SDN 2 Tabongo Kabupaten Gorontalo Meiskyarti Luma; Ardianto Tola; Hadirman Hadirman
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1307

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang efektivitas komponen konteks, input, proses dan produk dalam mendukung implementasi K-13 pada SDN 2 Tabongo Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Dalam penelitian ini dianalisis efektivitas masing-masing faktor sesuai dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk).  Studi evaluasi ini dilakukan terhadap 19 orang responden, yakni 1 orang kepala sekolah dan 18 orang guru. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Untuk menentukan efektivitas program, skor mentah ditransformasi ke dalam T-skor kemudian diverifikasi ke dalam prototype model Glickman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi K-13 sangat efektif (73,68%) ditinjau dari komponen konteks; (2) implementasi K-13 sangat efektif (84,21%) ditinjau dari komponen input; (3) implementasi K-13 sangat efektif (94,73%) ditinjau dari komponen proses; dan (4) implementasi K-13 sangat efektif (68,42%) ditinjau dari komponen produk.
Peran Kepala Madrasah Dalam Pencegahan Krisis Akhlak Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Mata Air Kota Padang Ahmad Putra
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i1.1048

Abstract

Berkembangnya zaman ke era digital turut memengaruhi akhlak dan perilaku setiap manusia, termasuk siswa. Pada akhirnya, penting sekali bila perbaikan akhlak menjadi hal utama dalam menjadikan siswa tetap konsisten dalam menjalankan perannya sebagai pelajar. Kepala madrasah memiliki wewenang dan tanggung jawab dalam menyelesaikan berbagai problematika yang dialami siswa sehingga dapat meminimalisasi krisis akhlak yang ditampilkan siswa. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui bagaimana peran kepala madrasah dalam mencegah krisis akhlak di sekolah. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif. Lokasi penelitian di MIS Mata Air Kota Padang. Subjek penelitian ini ialah kepala sekolah, siswa, dan guru. Hasil penelitian ini ialah terdapat beberapa bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh siswa seperti bolos belajar, merokok di wc, tidak menghargai guru, tidak sopan ketika berbicara kepada guru, sering berkata kotor ketika berkomunikasi dengan teman sebaya, kedapatan membawa handphone, bergaya yang tidak pantas dan tidak patuh kepada kedua orangtua. Peran yang dilakukan oleh kepala madrasah terkait pencegahan krisis akhlak siswa ialah memberikan hukuman, menasehati, mengajarkan cara menjadi siswa yang baik, melalui cerita-cerita motivasi dan berdiskusi.
Analisis Strategi Metakognitif Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ryan Nizar Zulfikar
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i1.937

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan serta memaparkan strategi metakognitif siswa dalam memecahkan masalah matematika. Strategi metakognisi merupakan proses yang berurutan yang digunakan untuk mengontrol aktivitas kognitif dan memastikan bahwa tujuan kognitif telah dicapai. Penggunaan Strategi metakognitif dalam pemecahan masalah matematika akan menuntun siswa untuk memahami dan mengontrol proses berpikirnya, menganalisis, objektif, cermat dan logis dalam memecahkan masalah matematika yang sedang dihadapinya. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII SMP N 16 Kupang, yang terdiri dari 34 siswa dengan menggunakan metode angket, soal tes dan dilengkapi dengan adanya wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat aspek metakognitif yaitu: aspek kesadaran, aspek strategi kognitif, aspek perencanaan dan aspek pengecekkan kembali mendapatkan respon siswa pada rata-rata 2.90, 2.74, 2.95, 2.90 serta diperkuat oleh hasil pengerjaan soal dan wawancara, maka dapat di simpulkan bahwa kemampuan strategi metakognitif siswa dalam memecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP N 16 Kupang dapat dikelompokan ke dalam katagori baik.Kata kunci:      Pemecahan Masalah, Matematika, Strategi metakognitif AbstractThis study aimed to describe and explain the student metacognitive strategies in solving mathematical problems. Metacognitive strategies is a sequential process that is used to control the cognitive activity and ensure that the cognitive objectives have been achieved. The use of metacognitive strategies in solving mathematical problems will lead students to understand and control the process of thinking, analyzing, objective, accurate and logical in solving mathematical problems at hand. The experiment was conducted in class VIII SMP N 1 Kupang, which consists of 34 students by using questionnaires, test questions, and features an interview. Based on the results of the study showed that of the four aspects of metacognitive namely: Aspects of consciousness, aspects of metacognitive strategies, planning aspects and aspects checking back to get the average student response 2.90, 2.74, 2.95, 2.90, and reinforced by the workmanship about and interviews, it can be concluded that metacognitive strategies in a student's ability to solve mathematical problems in SMP N 16 Kupang can be grouped into either category.Keywords:        Math , Problem Solving, Metacognitive Strategies
Sufism and its Relationship with the Development of Human Potential Khairul Nizam Bin Zainal Badri
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i2.1555

Abstract

Sufism and its Relationship with the Development of Human Potential. Research paper: Sufi thought is, in fact, an active mind because humans are seen as potential beings with high levels of consciousness. In the Sufi definition, the consciousness of mysticism is an active consciousness that leads to the introduction of God. This qualitatively conducted survey found that the introduction of God in a Sufi perspective will lead to the development of potential. Using a literature approach, this study also makes a comparison with Western views on the development of human potential. This introduction of God will further cultivate a love for God that will bring forth the knowledge of the development of human potential. This knowledge is a gift of God because, with this knowledge, man develops his potentials and then translates them into creativity, sharpness of mind, and optimism in life by God's truth
Faktor Sosial Profesionalisme Guru Herlina Herlina
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v12i2.898

Abstract

AbstrakPengkajian terhadap profesionalisme guru merupakan permasalahan yang kompleks. Profesionalisme guru bukanlah variabel tunggal melainkan terdapat sejumlah faktor sosial yang saling terkait satu sama lain. Artikel ini bertujan menganalisis secara konseptual teoretik faktor gender, pengalaman mengajar, dan tingkat pendidikan dalam kaitannya dengan pelaksanaan pekerjaan profesional guru yang menyangkut tugas mengajar, proses pembelajaran, manajemen kelas, sarana/prasarana pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan pengembangan profesi guru di lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan profesional yang dihadapi oleh guru-guru di sekolah/madrasah yang menyangkut masalah tugas mengajar, proses pembelajaran, manajemen kelas, fasilitas pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan pengembangan profesi berbeda ditinjau dari segi gender, pengalaman mengajar, dan tingkat pendidikan.Kata kunci:    Profesionalisme guru, gender, pengalaman mengajar, tingkat pendidikan.AbstractStudy of teacher professionalism was a complex problem. Teacher professionalism is not a single variable but there are a number of social factors that are interrelated with each other. This article contains a conceptual analysis of the theoretical factors of gender, teaching experience, and the level of education in relation to the implementation of teachers' professional work concerning teaching tasks, learning processes, classroom management, learning facilities, evaluation of learning, and teacher’s professional development. The results of the study show that professional problems faced by teachers in schools/madrasah are related to teaching assignments, learning processes, classroom management, learning facilities, evaluation of learning, and the professional development was different in terms of gender, teaching experience, and education level.Keywords:        teacher professionalism, gender, teaching experience, education level
Manajemen Mutu Pengasuh Panti Asuhan Rukun Santoso, Kencong Kediri Mustajib Mustajib; A’an Yusuf Khunaifi; Husni Mubarok
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i1.1440

Abstract

Quality Management of Rukun Santoso Orphanage Caregivers, Kencong Kediri. The government in carrying out its duties to care for the poor and displaced children will not succeed without the participation of the community, namely the helping hand of the community to help the poor, especially children in need of compassion. Rukun Santoso Orphanage in Kediri Regency is an institution that accommodates orphans, orphans, orphans, poor and displaced, as well as teaching its foster children to implement Islamic values in their daily lives. This research aims to describe: implementation of quality management of Islamic education for foster children in The Rukun Santoso Orphanage, Kediri Regency. This research uses qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The study found that: Rukun Santoso Orphanage in Kediri Regency implements quality management with measures: continuous improvement, cultural change, reverse organization, maintaining relationships with customers
Implementasi Kinerja Komite Sekolah di Madrasah Tsanawiyah Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan Julkarnain Syawal; Mubin Noho
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v14i2.1185

Abstract

Penelitian ini menjawab dua masalah yakni bagaimana pelaksanaan kinerja Komite Sekolah MTs di Kecamatan Oba Utara? Bagaimana kendala yang dihadapi Komite Sekolah MTs di Kecamatan Oba Utara dalam pelaksanaan kinerjanya? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, data penelitian bersumber dari kepustakaan (bahan cetak) dan human resources yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja komite madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Oba Utara belaum berjalan secara maksimal. Implementasi kinerja komite MTs di kecamatan Oba Utara umunya masih berada pada fungsi supporting agency, itu pun masih terbatas pada supporting dana serta sarana prasarana pendidikan. Kendala yang di hadapi oleh komite madrasah Tsanawiyah di kecamatan Oba Utara adalah minimnya sumberdaya manusia. Pengurus yang dipercayakan untuk mejadi komite sekolah ini pada umumnya belum memahami sesungguhnya peran dan fungsi komite sebagaimana tertuang dalam peraturan yang ditetapkan. Kepedulian pemerintah terhadap komite sekolah juga merupakan faktor yang menyebabkan minimnya sumber daya manusia pada pengurus komite sekolah. Faktor kedua yang menjadi kendala adalah ketersediaan waktu dan kesempatan pengurus komite dalam menjalankan tugas dan fungsi komite madrasah.
Kepemimpinan Pendidikan Islam Multikultural Ahmad Khozin
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i2.971

Abstract

AbstrakBanyaknya konflik maupun ungkapan-ungkapan rasis yang sering terjadi di Indonesia merupakan bukti bahwa dalam lingkaran sosial bangsa Indonesia masih kokoh semangat narsistik-egosentrisnya dan betapa rapuhnya konstruksi kebangsaan berbasis multikulturalisme di Indonesia. Sehingga tidak heran kalau belakangan ini rasa kebersamaan sudah tidak nampak lagi dan nilai-nilai kebudayaan yang dibangun menjadi terberangus.Maka, untuk mengatasi problematika tersebut diperlukan strategi khusus untuk memecahkan persoalan tersebut melalui berbagai bidang; sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Berkaitan dengan hal ini, maka pendidikan multikultural menawarkan satu alternatif melalui penerapan strategi dan konsep pendidikan yang berbasis pada pemanfaatan keragaman yang ada di masyarakat, khususnya yang ada pada siswa.Oleh karena itu, diperlukan kepemimpinan yang tepat dan mampu menanamkan nilai-nilai inti dari pendidikan multikultural dalam lembaga pendidikan. Pada gilirannya, out-put yang dihasilkan dari sekolah tidak hanya cakap sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuninya, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai keberagamaan dalam memahami dan menghargai keberadaan para pemeluk agama dan kepercayaan lain.Kata kunci:  Multikultural; Kepemimpinan Pendidikan Islam. AbstractThe many conflicts and racist expressions that often occur in Indonesia are evidence that in the social circle of the Indonesian nation there is still a narcissistic-egocentric spirit and how fragile multiculturalism-based national construction in Indonesia is. So it is not surprising that lately a sense of togetherness is no longer visible and cultural values are being blazed.So, to overcome these problems a special strategy is needed to solve these problems through various fields; social, economic, cultural and educational. In this regard, multicultural education offers an alternative through the application of educational strategies and concepts based on the use of diversity in society, especially those of students.Therefore, appropriate leadership is needed and is able to instill the core values of multicultural education in educational institutions. In turn, outputs generated from schools are not only competent in accordance with the discipline they occupy, but are also able to apply religious values in understanding and valuing the existence of followers of other religions and beliefsKeywords:  Multicultural, Islamic Education Leadership.