cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
Mengurai Problematika Pendidikan Indonesia (Upaya Menjawab Tantangan Zaman) Feiby Ismail
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.961 KB) | DOI: 10.30984/jii.v3i2.558

Abstract

Pendidikan di Indonesia masih berkutat pada berbagai permasalahan intern yang perlu untuk diuraikan dalam upaya mencari jawaban atas tantangan masa depan. Begitu banyaknya permasalahan pendidikan, menyebabkan pencapaian tujuan pendidikan semakin jauh untuk dapat dicapai. Dari pandangan luar saja kita melihat bahwa pendidikan kita menghadapi masalah sebagai berikut : 1) Sistem Pendidikan yang masih kaku, 2) praktek korupsi, kolusi dan nepotisme yang masih ada dalam pendidikan, 3) sistem pendidikan tidak menuju pemberdayaan masyarakat, 4) pendidikan tidak berorientasi masa depan, 5) anggaran pendidikan yang masih kurang, dan 6) Daya saing lulusan yang masih rendah. Untuk menjawab permasalahan tersebut perlu adanya upaya yang maksimal yang menyangkut keseluruhan sistem pendidikan. Dalam kaitan dengan hal tersebut, dapat digagas perubahan paradigma pendidikan dari hal-hal berikut : 1) Perubahan paradigma dari pengajaran menuju pendidikan, 2) Dari Teaching ke Learning, 3) Dari perubahan kurikulum menuju pengembangan kurikulum, 4) Dari goal oriented menuju  process oriented. Selain itu, penambahan infrastruktur pendidikan dan peningkatan profesionalisme guru juga menjadi hal penting dalam pembenahan sistem pendidikan nasional.Kata kunci: Problematika, Pendidikan, Indonesia process oriented
Pendidikan Islam dengan Nilai-Nilai dan Budaya (Pewarisan Nilai-Nilai dan Budaya) Ishak Talibo
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.591 KB) | DOI: 10.30984/jii.v6i1.615

Abstract

Pendidikan merupakan faktor penting dan menentukan dalam kehidupan suatu bangsa dan berbudaya.Kemajuan suatu bangsa sangat tergantung pada tingakat pendidikan yang di perolehnya.Sistem pendidikan Nasional dilaksanakan untuk meningkatkan kehidupan yang bermutu baik dalam arti moral spiritual maupun mutu dalam arti intelektual professional.Pendidikan Islam merupakan bagian integral dalam sistem pendidikan Nasional memiliki konstribusi yang besar dalam penanam nilai-nilai dan budaya serta perilaku keberagaman pada setiap diri seseorang.Penanaman  nilai-nilai dan budaya pada seseorang atau sekelompok orang melalui pendidikan Islam akan terbentuklah sikap dan perilaku rujukan dan keyakinan dalam menentukan suatu pilihan bagi seseorang, yang tercermin dalam pola pikir, tingka laku, dan serta sikap. Seperti kejujuran, keadilan, kebenaran dijadikan sebagai pegangan dalam hidupnya.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Nilai, Budaya
Etika Berkomunikasi Guru dan Peserta Didik Menurut Ajaran Agama Islam Syakur Rahman
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.945 KB) | DOI: 10.30984/jii.v3i1.549

Abstract

Etika merupakan hal yang sangat umum, artinya bahwa etika adalah yang mesti diketahui oleh setiap manusia, dalam kehidupan bermasyarakat, namun ketika menjadi prinsip benar dan salah dari perilaku setiap manusia, sedangkan komunikasi dipandang memiliki multi makna dan kompleks, hal ini disebabkan karena komunikasi merupakan suatu fenomena sosial yang dapat diartikaan bermacam-macam (multi makna). Walaupun fenomena komunikasi itu tetap ada dan tidak berubah, namun pemahaman tentang fenomena itulah yang dapat berbeda dari satu orang dengan orang lainnya.Guru sebagai tenaga pendidik, harus dapat dijadikan contoh dalam beretika dan berkomunikasi. Agar tercapai keberhasilan belajar, maka guru dituntut memberikan pendekatan kepada siswa sesuai dengan keadaan siswa tersebut, disinilah dibutuhkan variasi. Pendekatan dan variasi itu bisa tercapai bila etika dan komunikasi yang digunakan guru sesuai dengan ajaran Islam.Kata Kunci: etika berkomunikasi, guru, peserta didik
Sistem Pengelolaan Kelas di Indonesia dalam Kurikulum 2013 Lies Kryati
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.105 KB) | DOI: 10.30984/jii.v11i2.583

Abstract

Sistem pengelolaan kelas di Indonesia merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan kebijakan kurikulum 2013. Sehingga, proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Perbedaan tingkat kecerdasan, mental termasuk biologis peserta didik merupakan alasan mendasar.Kajian ini menunjukkan bahwa tujuan utama pengelolaan kelas adalah memberdayakan nalar, mental juga gerak peserta didik melalui pendekatan kekuasaan, ancaman, kebebasan, resep, pengajaran, perubahan tingkah laku, suasana emosi dan hubungan sosial, proses kelompok serta elektis atau pluralistik. Pendekatan ini mengikuti beberapa prinsip sekaligus keterampilan : hangat dan antusias, tantangan, bervariasi, keluwesan, pendekatan pada hal-hal yang positif, penanaman disiplin diri,sikap tanggap, membagi  perhatian dan pemusatan perhatian kelompok. Kesimpulan dari kajian ini yaitu pengelolaan kelas berfokus kepada kegiatan pengaturan  untuk kepentingan pengajaran. Pengelolaan kelas  menyediakan fasilitas bagi berbagai kegiatan belajar peserta didik dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual. Kata Kunci : Sistem, Pengelolaan Kelas, Indonesia,  Kurikulum 2013, 
Fungsi Manajemen dalam Perencanaan Pembelajaran Ishak Talibo
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.29 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i1.606

Abstract

Mengapa kualitas lembaga pendidikan menjadi bahan perbincangan yang menarik? Hal ini disebabkan karena pengaruh lembaga pendidikan yang berkualitas dapat dirasakan secara langsung dalam perkembangan serta kehidupan masyarakat, kehidupan kelompok, dan kehidupan individu. Jika bidang – bidang lain seperti  ekonomi, pertanian, perindustrian berperan menciptakan sarana dan prasarana bagi kepentingan manusia, maka lembaga pendidikan berurusan langsung dengan pembenukan manusianya. Lembaga pendidikan menentukan model manusia yang akan di hasilkannya, yakni manusia yang berkualitas dan berkepribadian. Lembaga pendidikan menjadi sesuatu yang sangat penting dan berharga bagi kepentingan suatu bangsa, karena berpengaruh positif terhadap segala bidang kehidupan dan berhubungan langsung dengan kepribadian bangsa Indonesia. Hanya dengan lembaga pendidikan yang benar bangsa Indonesia akan terbebas dari krisis multidimensi yang berkepanjangan.Kata kunci: Fungsi Manajemen, perencanaan, Pembelajaran    
Kemampuan Memori Khatib dalam Mengingat Materi Khotbah Rizal Arsyad
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.808 KB) | DOI: 10.30984/jii.v2i2.540

Abstract

Tugas intelektual lain yang dialami semua orang dalam menghadapi dunia adalah mengingat berbagai hal. Kita mengalami susahnya berusaha menghafal untuk ujian dan mengalami kesulitan Saat berusaha mengingatingat daftar tanggal atau nama atau berbagai informasi dan aktavitas lainnya. bila memungkinkan kita akan menggunakan alat hantu seperti daftar belanjaan, kalender, ringkasan catatan kecil yang memuat katakata kunci, untuk membantu kita mengingat hal-hal yang kita tahu berdasarkan pengalaman yang biasanya kita lupakan.Seorang khotib pun dalam menyampaikan khotbah tentu tidak lepas dari kesusahan menghafal dan kesulitan dalam mencamkan kesan. Mencamkan dapat terlaksana secara tidak sengaja apabila kesan yang didapat tidak dengan disertai perhatian. Sedangkan, mencamkan dengan sengaja dilaksanakan dengan penuh perhatian, aktif dan bertujuan.Menyimpan adalah apa yang telah dipelqiari atau apa yang telah dimasukkan dapat ditimbulkan kembali apa bila dibutuhkan. Memproduksi adalah suatu keaktifan jiwa untuk membangun kembali kesan-kesan yang telah diterimanya.Kata Kunci: Mencamkan, menyinpan, memproduksi, materi khotib  
Empat Aspek Pembelajaran dalam Perkembangan Bakat dan Intelektual Peserta Didik Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v5i2.572

Abstract

Belajar merupakan proses internal yang kompleks, melibatkan ranah-ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, begitu juga dengan perkembangan sosial anak.  Keempat aspek pembelajaran ini sangat mempengaruhi pada bakat dan intelektual peserta didik, formula yang tepat akan menghasilkan peserta didik yang tidak hanya memiliki bakat dan intelektual yang mumpuni tetapi juga menghasilkan kepekaan sosial yang tinggi.Kata Kunci: Belajar, 4 Aspek Pembelajaran, Bakat dan Intelektual, Peserta didik 
Pemikiran Pendidikan Islam: Analisis Teologis-Normatif, Historis-Sosiologis dalam Filsafat Pendidikan Islam dan Implementasinya di Sekolah dan Madrasah Mustafa Mustafa
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.771 KB) | DOI: 10.30984/jii.v9i1.597

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemikiran pendidikan Islam yang telah tertuang dalam konsep ajaran Islam yang dilakukan penafsiran dan diimplementasikan berdasarkan pertimbangan kondisi atau konteks kekinian dengan pendekatan-pendekatan yang ada. Permasalahan pokok yang dikaji terfokus pada teologis-normatif dan historis-sosiologis dalam konsep dan penyelenggaraan pendidikan Islam itu kemudian dilakukan analisis kembali yang berdasarkan orientasi pendidikan Islam dengan melahirkan paradigma dan gagasan-gagasan baru, sehingga dinamika pendidikan Islam itu berjalan sesuai dengan waktu untuk menghadapi tantangan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kefilsafatan untuk melihat konsep teologis-normatif dan historis-sosiologis pendidikan Islam dengan memakai pendekatan kualitatif dan analisis secara induktif dan deduktif. Hasil dari penelitian ini diantaranya adalah pemikiran pendidikan Islam dapat diimplementasikan di sekolah dan madrasah dengan gambaran mencoba lebih mengembangkan kearah yang lebih metodologis dan praksis, yang berangkat dari teori dan pemetaan pemikiran secara sosiologis-historis pendidikan dengan di reduksi kepada pengembangan yang lebih praksis sesuai dengan pengembangan di sekolah.Kata Kunci: Pemikiran Pendidikan Islam, Teologis-Normatif, Historis-Sosiologis, Sekolah, Madrasah
Pembinaan Kedamaian Hidup Beragama melalui Optimalisasi Pendidikan Agama Mardan Umar
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.364 KB) | DOI: 10.30984/jii.v10i1.588

Abstract

Kajian ini membahas tentang pembinaan kedamaian hidup beragama melalui optimalisasi Pendidikan Agama. Kedamaian hidup beragama menjadi suatu keharusan pada masyarakat Indonesia yang heterogen sebab Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman dan heterogenitas masyarakat dalam pelbagai aspeknya. Keragaman suku, agama, ras dan golongan serta bahasa yang begitu bervariasi menempatkan Indonesia sebagai negara yang kaya dengan nilai budaya, nilai religi, dan nilai-nilai luhur lainnya. Dalam aspek kehidupan beragama, keragaman terlihat dari keyakinan yang dianut. Hal ini bisa berwujud ibadah atau ritual, pakaian atau busana khas, serta kekhasan religi yang memberikan simbol heterogenitas masyarakat Indonesia. Keragaman ini seharusnya menjadi penopang permbangunan bangsa, namun tidak jarang hal ini menjadi pemicu konflik antar sesama. Pengalaman Indonesia sudah menunjukkan bahwa benturan tersebut mengancam kedamaian hidup beragama di Indonesia, sehingga perlu upaya untuk membina kedamaian hidup beragama. Oleh sebab itu, Pendidikan Agama diharapkan menjadi pelopor pembinaan kedamaian hidup pada masyarakat Indonesia yang heterogen. Pendidikan Agama perlu dikelola dan diupayakan dengan menyediakan kurikulum berbasis nilai agama, pendidik/guru yang memiliki pribadi yang dijadikan teladan hidup beragama, proses pendidikan, interaksi dan lingkungan pendidikan serta pembentukan Kelompok Siswa Cinta Damai yang mengedepankan nilai kedamaian hidup beragama yang saling menghormati dan menghargai perbedaan.Kata Kunci: Pembinaan, Kedamaian, Hidup Beragama, Pendidikan Agama.
Pemberdayaan Pendidikan Islam Rivai Bolotio
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.776 KB) | DOI: 10.30984/jii.v3i2.554

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang menarik untuk dibicarakan karena selalu memberikan solusi dalam kehidupan. Di lain sisi pendidikan selalu memberikan ruang gerak yang luas dan lues tanpa membatasi ruang dan waktu kepada manusia sepanjang membawa kebaikan dan kemajuan lembaga pendidikan. Bila ada orang membatasi seseorang, termasuk berfikirnya maka hal itu akan di pertanyakan keilmuannya dalam kerangka pendidikan. Tulisan ini mencoba mengemas bagaimana memposisikan manusia sesuai dengan kodratnya yang telah dianugerahi potensi oleh Allah Swt.Kata Kunci: Pengertian Pendidikan Islam, Sumber Pendidikan Islam, Pemberdayaan Pendidikan. 

Page 7 of 28 | Total Record : 274