cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 20892608     EISSN : 26140527     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Concept Attainment untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Kuliah Studi Keislaman di PAI Unipdu Jombang Arifin Aina'ul Mardliyah; M. Yahya Ashari Ali Muhsin
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of learning Islamic Studies oriented Concept Learning Learning Model in terms of several aspects as follows: 1) The activities of students while participating in learning Islamic Studies oriented Learning Concept Concept Attainment Model; 2) Students' responses to Islamic learning activities oriented to Concept Attainment Learning Model Learning; 3) Learning Outcomes of students towards learning activities oriented Islamic Studies Learning Model Concept Attainment; 4) Barriers or constraints faced during the learning process of Islamic Studies oriented at Concept Learning Model attainment. In this study, subjects were taken from students of 6th Semester PAI Unipdu Jombang. The researcher is a lecturer in Islamic Studies in PAI 6th Semester class interested in conducting research especially in the class because of the heterogeneity of the class and it appears from the attitudes of students in learning quite diverse. Data collection is done by means of tests and interviews. Furthermore, to test the credibility of the data, time triangulation is performed. At different times tests are given and interviews with problems are equivalent to previous tests. Therefore, the authors conducted research to determine the learning outcomes of students in using the Concept Attainment Learning Model. This research uses "one group pretest-posttest design". Data were collected using tests, and analyzed with descriptive statistical analysis.
Karakter Anak Muslim Moderat; Deskripsi, Ciri-Ciri dan Pengembangannya di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Asih Andriyati Mardliyah; Syaikhu Rozi
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter anak muslim moderat, ciri-ciri dan pengembangannya di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik analisis data model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan: 1) karakter muslim moderat pada anak adalah integrasi dari sifat-sifat moderasi islam yang menetap dalam diri seorang anak sehingga sifat-sifat tersebut menjadi kepribadiannya yang khas. 2) Ciri-ciri Anak Muslim Moderat ada 11 karakter yaitu: a) Memiliki keimanan yang benar dan mampu melaksanakan rukun Islam, b) Menjunjung tinggi akhlak mulia, identitas dan integritas seorang muslim, c) Mengutamakan perbaikan dan kemajuan demi kemaslahatan umum, d) Mengambil jalan tengah dengan tidak melebih-lebihkan dan mengurangi ajaran islam, e) Bersikap adil dan merealisasikan hak serta kewajiban secara proporsional, f) Toleran terhadap permasalahan ikhtilafi dalam keagamaan, sosial, budaya dan kemasyarakatan, g) Tidak bersikap diskriminatif, h) Mampu menggunakan dialog sebagai jalan penyelesaian masalah, i) Dinamis dan inovatif untuk menjawab tuntutan kemajuan dan kemaslahatan umum, j) Dapat membedakan perbuatan baik dan benar, perbuatan salah dan jahat, k) Menerima warisan tradisi Islam. 3) Pengembangan karakter anak dapat dilakukan dengan 4 model kegiatan, yaitu a) kegiatan persiapan, b) kegiatan pembelajaran di kelas, c) kegiatan outing (outing class) ; dan d) kegiatan sentra, yaitu 1) sentra persiapan, 2) sentra balok, 3) main peran 4) sentra main peran.
Politik Pendidikan Jepang dan Pengaruhnya terhadap Pendidikan Islam di Indonesia M Syarif
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membicarakan kebijakan pendidikan pemerintah penjajajahan Jepang serta pengaruhnya terhadap eksistensi pendidikan Islam di Indonesia. Fokus perbincangannya meliputi kebijakan politik secar umum pemerintah Jepang terhadap Islam di Indonesia, kebijakan pendidikan Jepang yang terkait dengan pendidikan Islam Indonesia, sistem pendidikan yang dibangun di masa pemerintahan Jepang, dan dampaknya terhadap pendidikan Islam di Indonesia saat itu. Secara konseptual, penjajahan Jepang yang berlangsung selama rentang waktu tiga setengah tahun sejak 1942 sampai 1945 telah melahirkan banyak perubahan terhadap sistem dan dinamika pendidikan Indonesia yang memiliki efek jangka panjang hingga pada masa Indonesia merdeka. Polemik yang muncul adalah apakah kebijakan pendidikan pemerintah Jepang tersebut lebih banyak memberikan ekses positif atau negatif terhadap pendidikan di Indonesia termasuk terutama pendidikan Islam di Indonesia.
Manajemen Sarana dan Prasana Perspektif Al Quran dan Hadis Ari Prayoga; Dewi Qorotul Kaffah
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menguji nilai-nilai kontekstual dari pengelolaan fasilitas dan infrastruktur dari perspektif Al-Hadis dan Al Qur'an dalam hal komponen perencanaan, pemanfaatan, inventaris, dan pengawasan fasilitas dan infrastruktur. Jenis metode yang digunakan adalah metode interpretasi maudhu'i (tematik) yang mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an yang memiliki satu tujuan yang bersama-sama membahas judul / topik / sektor tertentu dan mendisiplinkan mereka sedapat mungkin sesuai dengan periode penurunan harmoni dengan penyebab - karena penurunan. Hasil pertama, konteks pengelolaan sarana dan prasarana dalam penafsiran surat kabar terkandung dalam penafsiran An-Nahl (16) ayat 68-69, yaitu memetakan konsep bangunan pembagian kerja dalam menyusun infrastruktur menjadi efektif dan tepat sasaran sehingga implementasinya sesuai dengan nilainya. Kedua, perencanaan interpretasi al-Hasyr (59) ayat 18 untuk setiap individu untuk merancang persiapan masa depan mereka sehingga apa yang akan dilakukan telah dirumuskan sebagai konsepsi realisasi kegiatan. Ketiga, pemanfaatan interpretasi An-Nahl (16) ayat 5-8 adalah agar setiap manusia dapat memaksimalkan setiap sumber daya potensial yang ada baik SDM maupun SDA seefektif dan seefisien mungkin sehingga potensi yang ada pada sumber daya tersebut dapat dimaksimalkan. Keempat, inventarisasi interpretasi atas surat Al-Baqarah (2) ayat 282 tentang urgensi pencatatan sebagai bukti konkret, faktual dan otentik dalam pelaporan sehingga dapat lebih mudah saat memeriksa dan menjadi data tekstual ketika ada pertanggungjawaban dari lembaga sekolah. Kelima, pengawasan interpretasi Al-Mujaadillah (58) ayat 7 surah adalah mutlak untuk menghindari penyimpangan baik dalam hal pelaporan, kinerja dan output.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KRITIS SISWA TERHADAP MATERI PELAJARAN FIQH DI MADRSAH Heni Herawati, Syaikhu Rozi
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif desain Studi Kasus untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan sikap kritis siswa pada pembelajaran Fiqh. Pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan, wawancara mendalam dan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan pola analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga alur kegiatan yang saling terkait, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk mengecek keabsahan dan kredibilitas data, dilakukan triangulasi metode, yaitu membandingkan data hasil observasi dengan data hasil wawancara serta membandingkan data hasil wawancara dengan data hasil dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual dilakukan guru dengan 5 cara, yaitu: 1) pembelajaran berbasis masalah, 2) menggunakan konteks yang beragam, 3) mempertimbangkan kebhinekaan siswa, 4) memberdayakan siswa belajar sendiri, dan 5) belajar bekerja sama dengan teman. Kelima metode pembelajaran kontekstual tersebut diimplementasikan oleh guru dalam pembelajaran. Namun dari kelima cara tersebut, hanya cara ke-empat yang terbukti dapat meningkatkan sikap kritis siswa yang ditunjukkan dengan beberapa perilaku, seperti menunjukkan rasa ingin tahu yang cukup besar dengan melontarkan banyak pertanyaan dan pendapat pada saat proses pembelajaran berlangsung, siswa berpikir terbuka dengan menemukan permasalahan baru yang tidak terdapat dalam buku, berani bertanya dan bertukar pendapat dengan temannya, serta saling berbagi pengalaman. . Keywords : Contextual and Learning Strategy, Fiqh Lesson, Critical Attitude
PENDIDIKAN TOLERANSI ANTARSESAMA PADA BUDAYA TORON TANA BEJI’ MASYARAAT MADURA: PENDIDIKAN TOLERANSI ANTARSESAMA PADA BUDAYA TORON TANA BEJI’ MASYARAAT MADURA Zaitur Rahem
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tolerance education is one of the most important campaigns in Indonesia. this is to stem the existence of radicalization and anarchic movements in the name of religious and cultural symbols today. Tolerance education from all social sources of Indonesian society needs to always be addressed. At the very least, a portrait of the tolerance of the people in all regions of the country will strengthen the reason and tolerance of the people in Indonesia. Like a portrait of tolerance education in the culture of toron tana beji 'in the Madurese community. Through an ethnographic approach and qualitative study, tolerance education in the culture of the toron tana beji 'among the Madurese is very real binding on good relations between the ummat in the interior. Key word: Toleransi, Madura, Toron tana beji’
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DAN RELEVANSINYA TERHADAP KETERAMPILAN ABAD XXI DALAM INTERPRETASI LORO BLONYO: NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DAN RELEVANSINYA TERHADAP KETERAMPILAN ABAD XXI DALAM INTERPRETASI LORO BLONYO Doni Uji Windiatmoko
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this article is to describe the interpretation of the Loro Blonyo statue in a Javanese traditional house. The statue is a transformation of the teaching of Manunggaling Kawula Gusti. This research is a literature study. On the other hand, loro blonyo contains the value of character education that is relevant to XXI Century Skills. The research method in the form of literature study. The results showed that the placement of the Loro Blonyo statue was a representation of Manunggaling Kawula Gusti teachings. The loro blonyo statue and Javanese traditional house emphasize the importance of harmony. Placement of the statue which is placed in the middle senthong commonly called pasren, reflects the focal point of the meeting of the two lines. The vertical line as a form of human servitude to God, while the horizontal line is the collectivity of human relationships with others and the natural surroundings. The loro blonyo statue is also a figure from the form of kawula, while the joglo house is a channel to the highest place, God. The statue of a pair of bride and groom is placed side by side so that the souls of Dewi Sri and Raden Sadhana are present in the house to provide happiness, prosperity, and new life (fertility). The value of character education obtained is religious value, tolerance, democratic, social care, and care for the environment. Meanwhile, for the XXI century skills that can be described are learning and innovation skills, digital literacy skills, and life skills and career skills. Keywords: Loro Blonyo’s Statues; Manunggaling Kawula Gusti; Character Education; XXI Century Skills
STRATEGI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI RELIGIOUS LEARNING BAGI SISWA SDN GUNUNG RANCAK SAMPANG: STRATEGI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI RELIGIOUS LEARNING BAGI SISWA SDN GUNUNG RANCAK SAMPANG Mar waki
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Teachers play an important role as educators in shaping the personality of their students. In this study, the PAI teacher's strategy was examined in enhancing religious learning motivation at Gunung Rancak 2 Elementary School in Gunung Rancak Village, Robatal District, Sampang Regency. The method uses qualitative research, the technique of data collection is done by observation, interviews and documentation with the research subjects of principals, teachers, and students of Gunung Rancak SDN 2. The results of this study are PAI teachers using strategies to improve Islam. religious motivation by explaining the purpose of learning, giving praise, giving gifts, giving punishment, using various methods, and giving encouragement on an ongoing basis. Factors that support the implementation of learning motivation include effective communication between teachers and students, and teaching materials that meet curriculum standards, and are supported by creating a conducive learning environment. The inhibiting factors encountered in increasing student motivation are low student interest in Islamic studies, lack of time allocation, lack of variation in student motivation, and differences in student abilities, non-optimal learning media, and family and social environment. Keyword: The Teacher Effort, Motivation, School
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN PAI ANTARA PESERTA DIDIK PROGRAM UNGGULAN DAN SMART TAHFIZ KELAS 1 MINU TRATE PUTRI GRESIK: STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN PAI ANTARA PESERTA DIDIK PROGRAM UNGGULAN DAN SMART TAHFIZ KELAS 1 MINU TRATE PUTRI GRESIK Anisatul Mahbubah, Siti Amaliati
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The article is for to find out how the learning model applied at MINU Trate Putri Gresik. the object of this article at MINU Trate Putri Gresik. its to compare the learning model applied in the exellent class program with the first class smart Tahfiz program. This research, for review about studying in Madrasas, and researchers get for a good information about it and the learning process in the exellent program and Smart Tahfiz programs and it use different learning processes. It this have a differences in the learning model. Which in the exellent program uses the model in general, while the program Smart Tahfiz learning to use a model that has been added to the study of the Qur'an. These two programs differ, the learning model of each program for students must be different. The result of the learning model that can be seen directly is the difference between the students patterns in each activity in the school. To search for definitive data on this article using interviews, observation and documentation data collection techniques. Observers, saw the learning process and compared the learning models in the exellent program and the Smart Tahfiz program. And from the author's observations that the learning model of these two programs is almost the same but different in the process of teaching. Keyword: Learning model, exellent program, Smart Tahfiz Program
DIMENSI EDUKATIF DALAM AMTSAL AL-QUR’AN, PERSPEKTIF KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: DIMENSI EDUKATIF DALAM AMTSAL AL-QUR’AN, PERSPEKTIF KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Moh. Syamsi
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2020): TARBIYAH ISLAMIYA
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: penelitian ini dimaksudkan untuk menambah khazanah keilmuan Islam yang bersumber langsung dari pembahasan kitab suci Al-Qur’an. Sebagai kitab suci agama Islam Al-Qur'an mempunyai suatu keunikan dalam segi pengajaran dan penyampaian pesan kedalam jiwa manusia, salah satunya adalah melalui amsal (perumpamaan). at studi kepustakaan, yang memiliki pengertian bahwa penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan masalah-masalah dari suatu fenomena secara teoritik, yang dihubungkan dengan kajian teoritik lain dalam pengembangan suatu ilmu tertentu, untuk memecahkan masalah yang diteliti secara rasional. Temuan penelitian dari penelusuran kepustakaan yang telah dilakukan terhadap lafadz-lafadz pada Al Qur’an yang merupakan amsalulqur’an yang dianalisis dalam dimensi edukatif amtsal al-Qur’an segi komponen kurikulum dapat diketahui pada empat aspek, yakni pertama: aspek tujuan, kedua aspek materi, ketiga aspek metode dan keempat aspek media. (1) bahwa dalam amsal al-Qur’anmempunyai nilai-nilai pendidikan yaitu mengenai tujuan pendidikan Islam bahkan mendukungnya. (2) dalam hal metode, amsal al-Qur’an ini kelihatan menonjol oleh karena itu sudah banyak para da’i dan para pendidik menggunakannya. (3) dalam media amsal al-Qur’an menggunakan media yang telah dikenal baik oleh manusia yaitu media kesemestaan (alam semesta). (4) adapun dalam hal materi, amsal al-Qur’an banyak menjelaskan tentang materi-materi yang biasa dikaji dalam pendidikan Islam yaitu : keimanan, ibadah, sejarah, dan akhlak. Bahkan disiplin ilmu-ilmu lainpun kadang terungkap dalam perumpamaan-perumpamaan yang ada dalam al-Qur’an. Keywords:Dimensi Edukatif, amtsal al-Qur`an, Kurikulum PAI