cover
Contact Name
Darnoto
Contact Email
darnoto@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi@unisnu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20883102     EISSN : 2548415X     DOI : -
Core Subject : Education,
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam p-ISSN: 2088-3102; e-ISSN: 2548-415X is an journal published by the Faculty of Tarbiyah and Education Science Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. The journal focuses its scope on the issues of Islamic education. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals in the field of Islamic education to publish their researches in our Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Anomali pendidikan karakter Eko Sumadi
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.857 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v15i2.846

Abstract

Paper ini menjawab pertanyaan mengapa pendidikan karakter belum nampak memberikan perubahan yang signifikan dalam membentuk generasi milenial yangberkarakter dan bermoral.Padahal telah terhitung 5 tahun sejak pendidikan karakter dimasukkan dalam kurikulum 2013 sampai saat ini. Faktanyajustru memperlihatkan bahwa karakter generasi milenial masih relatif jauh dari tujuan ideal pendidikan karakter itu sendiri. Berbagai penyimpangan dan persoalan-persoalan amoral tak kunjung reda, bahkan mengindikasikan semakin meningkat. Sampai pemerintah pada tahun 2017 lalu merasa perlu memperkuat karakter bangsa melalui dikeluarkannya Perpres No. 87 Tahun 2017. Lantas, dimana letak signifikansi dan efektifitas pendidikan karakter dalam memperbaiki dan menguatkan moralitas anak bangsa? Bisa jadi pendidikan karakter memang salah secara konseptualatau mungkin juga salah dalam proses penerapannya. Paper ini menganalisa persoalan tersebut dengan perspektif psikoanalisanya Sigmund Freud.Bagi Freud, manusia terlahir dengan hasrat liar. Maka pendidikan sejatinya adalah upaya mendamaikan hasrat liar tersebut (Id) dengan Superego yang menjadi representasi dari berbagai tuntutan dari struktur sosial. Nampaknya secara konseptual terjadi ketimpangan dalam pendidikan karakter. Nilai-nilai karakter yang menjadi representasi dari tuntutan struktur sosial (Super Ego)  terlalu banyak dan dominan sehingga secara otomatis akan menekan Id. Di situlah justru akan melahirkan perlawanan dan pergolakan dari dalam diri manusia sendiri. Selanjutnya, bagaimana konsep pendidikan karakter yang seharusnya.
pembelajaran bahasa arab berbasis analisa morphologi muhammad _ natsir
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v9i1.462

Abstract

pembelajaran bahasa arab berbasis analisa morphologi
Realitas penilaian praktik pengalaman lapangan pada perguruan tinggi keagamaan Islam dan tantangannya di era millenial Lian G Otaya
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.236 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v15i2.847

Abstract

Studi ini bertujuan mengungkap realitas penilaian pelaksanaan PPL Mahasiswa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebagai bagian dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Islam (LPTKI)  dengan kesiapan mahasiswa menjadi guru di Era Millenial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatitif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui focus group discussion (FGD) , observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penilaian pelaksanaan PPL yang diperoleh mahasiswa selama ini belum mampu menggambarkan kompetensi yang dipersyaratkan menjadi guru yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian. Hal ini dipengaruhi model penilaian yang digunakan dalam buku panduan untuk mengukur kompetensi mahasiswa PPL belum terdeskripsi lengkap dan detail, masih banyak indikator-indikator yang belum dapat ternilai oleh instrumen yang sudah ada dengan rubrik penskoran yang jelas dan ini menjadi realitas yang dihadapi di berbagai PTKI Indonesia.Perlu dilakukan pengembangan model penilaian PPL yang didesain secara sederhana dan mudah diaplikasikan oleh dosen pembimbing dan guru pamong dalam melakukan penilaian.Konstruk dan indikator dari item-item instrumen penilaian PPL dikembangkan mengacu pada standar kompetensi PPL yang dirumuskan berdasarkan tuntutan kompetensi guru.
METODE PEMBELAJARAN QIRA’AH PERSEPEKTIF TEORI KOGNITIF SOSIAL ALBERT BANDURA (Studi Kasus SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta) Muhammad Afif Amrulloh; Bintang Rosyadah
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v9i1.681

Abstract

Abstract: Kemahiran membaca menjadi salah satu komponen dalam keterampilan berbahasa Arab dan menjadi tujuan utama dalam pembelajaran bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Berbagai upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut telah dilaksanakan, seperti kelengkapan sarana prasarana, membaca al-Qur’an sebelum memulai pelajaran dan mata pelajaran bahasa Arab masuk dalam intra dan ekstrakurikuler. Akan tetapi, kemampuan membaca siswa kelas IX b siswa sekolah tersebut belum sepenuhnya baik. Berdasarkan fakta tersebut peneliti ingin mengetahui implementasi metode pembelajaran qira’ah siswa kelas IX b SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dengan empat konsep dalam teori pembelajaran Albert Bandura. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitiannya adalah kualitatif, bersifat deskriptif dalam pembelajaran qira’ah dengan teori kognitif sosial Albert Bandura. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data secara triangulasi yang menggabungkan berbagai teknik pengumpul data. Sedangkan jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran qira’ah di kelas tersebut menggunakan empat konsep pembelajaran teori kognitif sosial Albert Bandura mencakup atensi, retensi, produksi dan motivasi. Penerapan konsep tersebut memberikan dampak terhadap kelancaran pembelajaran qira’ah.Keywords: Albert Bandura, Kognitif, Maharah Qira’ah
Pendidikan spiritual melalui pembelajaran al mahfuzat (kata–kata mutiara arab) Muhammad Natsir
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.994 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v15i2.848

Abstract

Pendidikan merupakan suatu upaya untuk menjadikan manusia sebagai insan yang berbudaya, segala aktifitas yang ditempuh melalui pembelajaran yang bertujuan untuk menggali, mengembangkan dan mengarahkan segala potensi yang dimiliki oleh manusia agar mencapai pada tingkat maksimal. Materi pembelajaran adalah bagian yang terintegrasi dengan proses dan tujuan pembelajaran. Al-Mahfuzat (kata-kata Mutiara)  adalah bagian dari materi bahasa Arab yang jarang menjadi fokus utama bagi pembelajar dalam proses pembelajaran bahasa arab, karena pada lazimnya pembelajaran bahasa arab fokus pada penguasaan empat kompetensi; Istima’ (mendengarkan), kalam (berbicara), Qiro’ah (membaca)  dan Kitabah (menulis). Penelitian ini dilakukan dengan ancangan studi kasus, penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik Al-Mahfuzat dan proses pembelajarannya serta faktor-faktor yang dapat membentuk tingkat spiritualitas siswa atau santri di Pesantren Modern Al-Buruj Jepara. Kata-kata mutiara yang dihapal oleh santri peserta didik merupakan bagian dari upaya pesantren dalam mengembangkan keterampilan berbahasa Arab dan membentuk spiritualitas santri peserta didik untuk menjadi santri yang unggul, memiliki spiritualis yang mendalam dan berwawasan global.
Konstruksi pembelajaran sejarah islam berbasis teks Kajen dan serat Cebolek dengan pendekatan ways of knowing Manggara Bagus Satria Wijaya; Hermanu Joebagio; Sariyatun Sariyatun
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.605 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v15i2.849

Abstract

Pembelajaran Sejarah dalam Kurikulum secara keseluruhan lebih menekankan pentingnya hafalan kolektif sehingga menghambat tumbuhnya nalar kritis pada diri peserta didik. Kajian ini mengulas suatu pendekatan alternatif dalam mengajarkan mata pelajaran Sejarah yang diterapkan di SMA. Penggunaan konsep pertanyaan-pertanyaan kritis dan emansipatoris model “ways of knowing”  karya Juergen Habermas merupakan strategi yang ditempuh oleh guru dalam mengajarkan pelajaran Sejarah yang mampu membangkitkan gairah kesadaran kritis peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif untuk mengetahui aktivitas guru dan peserta didik secara menyeluruh pada saat pembelajaran seputar riwayat Syaikh Ahmad Mutamakkin dan penyelesaian kasusnya yang termaktub didalam Teks Kajen dan Serat Cebolek  sebagai pengayaan dari materi Sejarah Kerajaan Mataram Islam. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran berlangsung guru telah berhasil mengkreasikan terciptanya proses emansipasi pada diri peserta didik. Emansipasi tersebut memungkinkan terjadinya peningkatan minat peserta didik untuk menciptakan pengetahuanya sendiri pada materi yang dibahas dengan perspektif historis.
Problematika implementasi kurikulum 2013 dalam aspek pembelajaran di madrasah Mustaqim Mustaqim; Darnoto Darnoto
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.044 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v15i2.851

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada aspek pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013 yang meliputi penyusunan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran  dan evaluasi proses dan hasil pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi kurikulum 2013 dalam aspek proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah di Kabupaten Jepara dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan faktor-faktor penghambatnya serta untuk mengetahui upaya-upaya apa yang sudah dilakukan untuk mengatasi hambatanhambatan tersebut oleh para pengelola madrasah. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif analitis, yang akan menghasilkan data berupa kata-kata, gambar-gambar dan sebagian besar bukan angka-angka kalaupun ada angka hanya sebatas sebagai pelengkap agar penggambaran tentang suatu obyek penelitian menjadi mudah dipahami. Penelitian ini dilakukan di madrasah pendampingan yaitu: Madrasah Ibtidaiyah Hasyim Asy’ari Bangsri, MTs Matholibul Huda Mlonggo dan MA Matholibul Huda Mlonggo, ketiganya berada di wilayah kabupaten Jepara bagian utara. Sedang teknik yang dipakai oleh peneliti dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, adapun teknik analisis data, peneliti  menggunakan pola dari Milles dan Huberman, yaitu dengan tiga alur kegiatan yang berjalan bersamaan, berlangsung secara terus menerus sampai penelitian selesai yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Dari data yang berhasil dikumpulkan, kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan, bahwa guru madarasah baik MI, MTs, maupun MA sebagian sudah melaksanakan dengan sangat baik dan lengkap, sebagian sudah melaksanakan baik dan agak lengkap, tetapi sebagian masih ada yang melaksanakan dengan prosentase kecil, bahkan ada yang belum melaksanakan, meskipun prosentasenya kecil, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor diantaranya adalah derajat pemahamanya masih rendah dan masih heterogen, hanya sebagian kecil yang sudah memahaminya, bahkan ada sebagian kecil yang belum paham, serta faktor sarpras/media pembelajaran yang belum memadai sebagai pendukung penting dalam pembelajaran saintific.
Pengaruh Mempelajari Ilmu Perbandingan Agama Terhadap Mutu Keimanan Mahasiswa IAIN Kudus Muhammad Iqbal Faelani Al Amin; Ema Nur Fadlilah Utami
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.071 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v16i1.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh mempelajari Ilmu Perbandingan Agama (IPA) terhadap keimanan seorang muslim. Penelitian berangkat dengan penggunaan metoe kuantitatif. Penelitian memualai dari pendekatan penelitian, melihat populasi dan mengambil sampel secara langsung dari masyarakat. Teknik pengumpulan data, analisis data, analisis lanjut, dan kesimpulan. Penelitian menuju langsung pada masyarakat dikarenakan masih banyak kaum awam yang kurang memahami ilmu perbandingan agama. Sehingga mereka masih kerap mengartikan IPA dengan ilmu yang sesat hingga mendangkalkan keimanan. Berdasarkan penelitian diatas, peneliti akhirnya dapat menyimpulkan bahwa IPA adalah ilmu yang pada dasarnya mempelajari tentang detailnya suatu agama, yang meliputi asal usus agama yang dipelajari, ciri-ciri agama, hingga struktur agama, dengan tujuan mendapat informasi persamaan hingga perbedaan antar agama. Serta hubungan agama satu dengan agama yang lain. Sehingga IPA sangat penting bagi seorang muslim, karena dengan mempelajarinya seorang muslim dapat memahami agama-agama lain selain islam, dapat menghormati agama lain sebab telah mengetahui perbedaan agama secara mendalam. Selanjutnya dapat mengetahui kelebihan agama Islam setelah dibandingkan dengan agama lain, yang dapat dijadikan sebuah wawasan untuk berdakwah.
ANALYSIS OF NEWS ITEM TEXT FOUND IN ??THE JAKARTA POST? ENTITLED; ??Boat People May Be Allowed to Pass RI Waters? Mahalli Mahalli
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.96 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v10i2.181

Abstract

ABSTRACTThe questions of this study are what types of Processes found in newspaper reports, why the dominant Process used to develop the genre and what genre is used to realize the discourse. The object of this study is news taken from the Jakarta Post online entitled Boat People May Be Allowed to Pass RI  Waters published on Monday, November 25, 2013, 1:15 PM. In this study, the writer concerned on functional grammar, mainly on ideational meaning. In order to get the objective of this study, the writer used some theories related to the literature, discourse, genre, grammar and ideational meaning itself. In the Process type analysis, there were four types of processes found in the news and the most process appeared was material process. The Material Process expressed in past tense. It means the text is retelling about a sequence of happening or informing something. The writer also found that there was news item genre, instead of recount, which dominate the text entitled Boat People May Be Allowed to Pass RI Waters published on Monday, November 25, 2013, 1:15 PM .Finally, the writer found that Material Processes which expressed in past tense used to reconstruct news item text that developed Boat People May Be Allowed to Pass RI Waters.  Keywords: Genre, Text Analysis, News Paper  ABSTRAKPertanyaan penelitian ini adalah apa jenis proses yang ditemukan dalam laporan surat kabar, mengapa proses dominan digunakan untuk mengembangkan genre, dan apa genre yang digunakan untuk mewujudkan wacana tersebut. Objek penelitian ini adalah berita yang diambil dari Jakarta Post secara online berjudul ??Boat People May Be Allowed to Pass RI Waters? diterbitkan pada Senin 25 November, 2013, 01:15. Dalam penelitian ini, penulis bersangkutan pada tata bahasa fungsional, terutama pada makna ideasional. Dalam rangka untuk   mendapatkan   tujuan   penelitian   ini,   penulis   menggunakan beberapa teori yang berkaitan dengan sastra, wacana, genre, tata bahasa dan makna ideasional itu sendiri. Dalam analisis tipe proses, ada empat jenis proses yang ditemukan dalam berita dan proses yang paling muncul adalah proses material. Proses Material dinyatakan dalam past tense. Arti teks tersebut adalah menceritakan kembali tentang urutan terjadi atau menginformasikan sesuatu. Penulis juga menemukan bahwa ada berita genre; recount, yang mendominasi teks berjudul ??Boat People May Be Allowed to Pass RI Waters? diterbitkan pada  Senin 25   November, 2013, 01:15.Akhirnya, penulis menemukan bahwa Proses Material yang disajikan dalam past tense digunakan untuk merekonstruksi berita teks yang dikembangkan ??Boat People May Be Allowed to Pass RI Waters?.Kata-kata Kunci : Genre, Analisis Teks, Koran
TRANSCENDENTAL URGENCY OF LITERATURE Taufiqurrohman Taufiqurrohman
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.825 KB) | DOI: 10.34001/tarbawi.v11i2.219

Abstract

ABSTRACTThis study is aimed at socializing the importance of using literature. Due to the fact that Indonesian people hold tightly on religion, so this study uses the explanation of literature in transcendental things. The explanation here uses two samples as the topics of transcendental things. Those are literature in Al-Qur'an and in Sufi poems. Result of study on Al-Qur'an shows that God uses literature method. Poem is in every part of Surahs. Prose also exists in many parts of it. Result of study on Sufi poems shows that Sufis love to express their spiritual experiences through poetry. It is proved by the existence of so many Sufi poets in the world throughout history have written poems to express their personal experiences. It is also the fact that they write poems as their medium to get closer to their God. The conclusion can be drawn here is that both Al-Qur'an and religious magnate use method of literature in conveying the teaching. That's why it is urgent for our society to more advance literature.Keywords: Transcendental, Literature, Al-Qur'an, Sufi Poetry.ABSTRAKKajian ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya penggunaan sastra. Berkaitan dengan fakta bahwa orang-orang Indonesia yang menempatkan agama sebagai sesuatu yang paling penting dalam kehidupan mereka, maka kajian ini menggunakan pendekatan transendental dalam menjelaskan pentingnya sastra. Penjelasan dalam kajian ini menggunakan dua sampel topik transendental. Dua topik tersebut adalah sastra dalam AJ-Qur'an dan dalam puisi-puisi Sufi. Hasil kajian akan topik Al-Qur'an menunjukkan bahwa Tuhan menggunakan po/a sastra dalam menurunkan wahyu. Puisi terdapat di semua surat dalam Al-Qur'an. Prosa juga ada di banyak bagian surat. Hasil kajian terhadap puisi Sufi menunjukkan bahwa para Sufi suka mengekspresikan pengalaman spiritual mereka melalui puisi. Hal ini bisa dibuktikan dari112 I Jurnal Tarbawl Vol. II. No. 2. Jull - Desember 2014adanya banyak tulisan puisi Sufi yang terbentang sepanjang sejarah. Kesimpulan yang bisa diambil adalah bahwa Tuhan /ebih memilih sastra untuk menurunkan Al-Qur'an. Selain itu, para tokoh Sufi juga menggunakan po/a puisi dalam berbagi pengalaman spiritual. Dua ha/ tersebut menunjukkan betapa pentingnya penggunaan sastra bagi manusia dalam kehidupannya.Kata-kata Kunci: Transendental, Literatur, Al-Qur'an, Puisi Sufi.

Page 6 of 19 | Total Record : 189