cover
Contact Name
Darnoto
Contact Email
darnoto@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi@unisnu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20883102     EISSN : 2548415X     DOI : -
Core Subject : Education,
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam p-ISSN: 2088-3102; e-ISSN: 2548-415X is an journal published by the Faculty of Tarbiyah and Education Science Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. The journal focuses its scope on the issues of Islamic education. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionnals in the field of Islamic education to publish their researches in our Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Model pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning) pada mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah menengah kejuruan Fathurrahman, Fathurrahman
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v20i2.5687

Abstract

Model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)  di SMK Hisba Buana Semarang merupakan model pembelajaran yang berdasarkan pada pemahaman karakteristik dan komponen pendekatan kontekstual yang diharapkan dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan ketrampilan baru ketika siswa belajar di kelas. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan, tentang konsep, pelaksanaan, faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat, dan bagaimana cara-cara yang ditempuh dalam pelaksanaan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran PAI di SMK Hisba Buana Semarang. Jenis penelitian lapangan ini bersifat kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi; data yang telah didapat kemudian dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konsep model pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar dimana guru menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas. 2) Pelaksanaan model pembelajaran kontekstual dilakukan dengan beberapa komponen CTL, yaitu: kontruktivisme, inquiry, dan questioning. 3) Faktor-faktor yang menjadi pendukung dalam model pembelajaran kontekstual meliputi pengelolaan kelas yang baik, materi pelajaran berpeluang bagi siswa untuk menganalisisnya lebih jauh; sedang faktor yang menjadi penghambat yaitu: kekurangsiapan guru, terbatasnya sarana dan prasarana sekolah. 4) Cara yang ditempuh untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran PAI di SMK Hisba Buana Semarang adalah guru lebih mendalami pentingnya penggunaan model pembelajaran ini.
DARI BERKAH KE PENDISIPLINAN DIRI: SIGNIFIKANSI MONDOK DALAM PERSPEKTIF INTERAKSIONISME SIMBOLIK Nurul Izza, Yusnidha Azzahra; Fauzan, Achmad Uzair
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v21i1.6582

Abstract

Dewasa ini muncul pengarusutamaan pesantren, termasuk dalam bentuk akomodasi dan endorsement Pemerintah untuk memperkuat integrasi pesantren dalam pendidikan nasional. Sebagai bagian dari kebijakan akomodasi ini, penerima beasiswa bidikmisi UIN Sunan Kalijaga diwajibkan untuk mondok di salah satu pesantren mitra Universitas. Salah satu pesantren mitra tersebut adalah Nawesea, yaitu pondok pesantren mahasiswa yang fokus pada pengembangan bahasa asing, peningkatan akademik, dan peningkatan spiritualitas. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswi alumni Nawesea tentang pengalaman mondok mereka dan faktor-faktor yang mempengaruhi adanya persepsi tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen yang sudah ada berupa buku atau penelitian yang terkait dengan penelitian ini. Dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik dari Herbert Blumer, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswi alumni Nawesea memaknai mondok sebagai pengalaman yang positif namun dengan beragam penjelasan dari sudut pandang subjektif mereka. Dengan merunut pengalaman subyektif mereka, pemaknaan positif tentang mondok ini tumbuh bukan karena adanya kewajiban beasiswa atau tekanan dari struktur, melainkan karena praktik dan interaksi sosial individu santri dengan lingkungan dan sesama santri. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori Interaksionisme Simbolik yang menyatakan bahwa fenomena (dalam hal ini pengalaman mondok) memiliki signifikansi positif karena proses reflektif masing-masing individu sebagai hasil dari pemaknaan subjektif mereka terhadap interaksi sosial di sekitarnya.
KEUTAMAAN KALIMAH LAA ILAHA ILLA ALLAH KITAB TANQIHUL QOUL KARYA SYAIKH NAWAWI AL-BANTANI PERSPEKTIF STUDI AGAMA ISLAM ZHOAFIR, MUHAMMAD; MARZUKI, ISMAIL; ZHAFRAN, LA ODE
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v20i2.5043

Abstract

Ulama ushul Fiqih mendefenisikan bahwa hadist adalah segala sesuatu yang telah disandarkan kepada nabi berupa perkataan, perbuatan, ataupun sikap diam (taqrirnya). Diantara kitab syekh Nawawi al-Bantani adalah Kitab Tanqihul Qoul al-Hatsits bi Syarhi Lubab al-Hadist. Ini merupakan kitab yang ditulisnya melalui syarh kitab Jalaluddin al-Suyuti yaitu kitab Lubab Al-Hadist. Beliau mengkaji lagi kitab tersebut karena dalam kitab Lubab Al-Hadits tersebut banyak ditemukan pengurangan atau penyimpangan (tahrif). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunkan teknik baca-tulis. Teknis Analisa data penelitian berupa reduksi data, display data, serta conclusion. Penelitian kali ini berfungsi sebagai penguat dan mempertegas penelitian terdahulu dengan mengambil tujuan penelitian berupa: pembahasan mengenai Fadhilah laa Ilaha Illallah pada Kitab Tanqihul Qoul karya syekh Nawawi al-Bantani perspektif studi agama islam. Dalam lima hadits pada bab keutamaan kalimat laa ilaha illaalah terdapat keutamaan-keutamaan diantaranya adalah kaliamat laa ilaha illahallah sebagai benteng dari siksa Allah, serta wajah kita bersinar seperti bulan di akhirat nanti.
Dinamika sistem pendidikan seni ukir Jepara Al Mufti, Alex Yusron; Rohman, Fathur; Munir, Ahmad Ali
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v20i2.6202

Abstract

Sejak kemunculannya, seni ukir Jepara mengalami pasang surut. Selain karena faktor ekonomi, hal ini juga dipengaruhi oleh minat generasi muda terhadap seni ukir. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika proses pewarisan seni ukir Jepara melalui pendidikan. Ada dua hal yang menjadi fokus kajian tulisan ini, yaitu sejarah dan perkembangan ukir Jepara dan dinamika pendidikan seni ukir Jepara. Hasil kajian menunjukkan bahwa seni ukir Jepara diajarkan melalui tiga jenis pendidikan, yaitu formal melalui sekolah kejuruan dan non kejuruan, non formal melalui brak dan sanggar, dan informal melalui pendidikan keluarga. Ketiga jenis pendidikan tersebut pada kenyataannya juga mengalami pasang surut. Namun, hingga saat ini yang masih eksis bertahan hanyalah pendidikan ukir dengan pola pendidikan informal dan non formal. Adapun pendidikan formal melalui sekolah kejuruan harus gulung tikar karena berbenturan dengan regulasi. Sementara pendidikan formal melalui sekolah non kejuruan dianggap kurang efektif karena hanya sebagai pelajaran tambahan.
PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG TUJUAN PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA DEWASA INI Kurniati, Artika
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v20i2.3943

Abstract

Tujuan pendidikan merupakan komponen penting dalam dunia pendidikan yang harus dicapai dalam pembelajaran agar dapat mengembangkan kompetensi dan keterampilan yang dimiliki. Tujuan ini juga harus ditetapkan agar hasil dari pendidikan dapat tercapai secara maksimal. Hal ini juga menjadi pembahasan para ulama tidak terkecuali oleh Al-Ghazali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan pendidikan menurut Al-Ghazali dan relevansi dari pendidikan nya pada dewasa ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode data kualitatif dengan pendekatan metode studi tokoh agar dapat mengupas pemikiran dari tokoh Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan pendidikan menurut Al-Ghazali dipengaruhi oleh ilmu tasawuf yang dikuasanya. Ilmu tasawuf merupakan ilmu yang memandang bahwa kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang harus didewakan dan dibanggakan karena kehidupan dunia tidak bersifat abadi dan hanyalah kehidupan sementara untuk insan Allah Swt. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bagaimana pembentukan insan yang bisa menyeimbangkan kehidupan dari dua sisi yaitu : kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Oleh karena itu, tujuan dari pendidikan Al-Ghazali perlu diterapkan pengaplikasiannya pada pendidikan dewasa ini.Kata kunci : Tujuan pendidikan, Al-ghazali, Relevansinya dewasa ini
LITERASI DIGITAL GURU PAI DI SMAN 3 SIAK HULU kristi, elizabeth; Risnawati, Risnawati; Kurniawati, Yenni
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v20i2.2960

Abstract

ABSTRAK.Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru PAI terhadap literasi digital pada pembelajaran PAI di SMAN 3 Siak Hulu. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan. penelitian kualitatif. yang dilakukan dengan jalan langsung.turun ke lapangan untuk. memahami sejumlah individu pada kemampuan menggunaankan literasi digital. Guru PAI pada era ini tidak lagi menjadi guru yang sekedar memberikan ceramah kepada siswa, namun guru PAI juga dituntut kreatif dan inovatif dalam menggunakan literasi digital pada proses pembelajaran. Guru PAI di SMAN 3 Siak hulu ini sudah mengerti akan penggunaan dan pentingnya digital literasi pada proses pembelajaran PAI dilandasi dari pelatihan pengunaan disaat pandemi dan siswa generasi sekarang sudah mengerti penggunaan teknologi. Guru PAI SMAN 3 Siak Hulu dihadapkan dengan tantangan dalam penggunaan digital literasi ini. Dengan adanya kemampuan digital literasi pada guru PAI SMAN 3 Siak hulu, diharapkan proses belajar mengajar akan lebih inovatif juga kreatif dan siswa akan dapat lebih memahami materi yang diajarkan serta dapat menerapkan di kehidupan mereka sehari-hari. Kata Kunci: Kompetensi, Literasi Digital, Teknologi  ABSTRACT.This paper aims to determine the competence of PAI teachers towards digital literacy in PAI learning at SMAN 3 Siak Hulu. This study was conducted with a qualitative research approach which was carried out by going directly to the field to understand a number of individuals on the ability to use digital literacy. PAI teachers in this era are no longer teachers who just give lectures to students, but PAI teachers are also required to be creative and innovative in using digital literacy in the learning process. The PAI teacher at SMAN 3 Siak upstream already understands the use and importance of digital literacy in the PAI learning process based on training in use during a pandemic and the current generation of students understand the use of technology. PAI teachers at SMAN 3 Siak Hulu are faced with challenges in using digital literacy. With the digital literacy capabilities of PAI teachers at SMAN 3 Siak upstream, it is hoped that the teaching and learning process will be more innovative and creative and students can better understand the material being taught and can apply it in their daily lives. Keyword: Competence, Digital Literacy, Technology
Model Manajemen Tauhid Dalam Transformasi Pembelajaran Berbasis Nilai Keimanan di Era Digital Khoiri, Nur
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 22, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v22i2.8885

Abstract

Model Manajemen Tauhid dalam transformasi pembelajaran berbasis nilai keimanan di era digital di MA NU Banat Kudus mengintegrasikan aspek spiritual (manajemen batiniah) dan material (manajemen lahiriah) melalui pendekatan holistik. Manajemen batiniah berlandaskan tauhid, meliputi munajat Rasulullah SAW, konsep ihsan, janji Allah kepada mu’min shaleh, perjuangan mencapai cinta Allah, dan hakikat taqwa, sementara manajemen lahiriah menerapkan Total Quality Management (TQM) berbasis ISO 9001:2008. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan analisis dokumen, observasi, dan pendekatan POAC. Hasilnya menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran, kecerdasan Qur’ani, dan akuntabilitas lembaga melalui penataan hati (jujur, konsisten, komitmen, muroqabah). Faktor pendukung meliputi komitmen top management, dedikasi warga madrasah, dan fasilitas representatif. Model ini direkomendasikan untuk transformasi pendidikan Islam yang adaptif dan responsif terhadap tantangan digital, menghasilkan generasi mukmin yang kompetitif.
Hubungan Psikologi Spiritual Pendidikan Terhadap Fear of Missing Out (FOMO) Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri Kerinci Aprilita, Tesha Dwi; Putra, Pristian Hadi
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 22, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v22i2.8878

Abstract

The Fear of Missing Out (FOMO) phenomenon is defined as a form of social anxiety that arises when individuals feel left out of positive experiences enjoyed by others, especially through social media. In today's digital and modern era, the phenomenon of “Fear of Missing Out,” or FOMO, has become commonplace in everyday life, especially among college students.  Students often find themselves in a period of life filled with stress, particularly regarding their mental health. The influence of religious psychology on FOMO among students highlights the complexity of the psychosocial challenges faced by students in today's digital and social media era. This study uses quantitative research methods with correlation tests and descriptive statistical approaches. The sample consists of 108 students at the Kerinci State Islamic University. This article explores the relationship between religious psychology and FOMO behavior among students, with the aim of identifying potential interventions and support that can help students in their use of FOMO and improve their well-being in an ever-changing digital environment.
Analisis Kualitas Hadis Dalam Buku Al-Qur’an Hadis Kelas XII Terbitan Kementerian Agama Damayanti, Lany Budi; Suparta, Mundzir; Abubakar Askar, Romlah
Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Vol 22, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/tarbawi.v22i2.8645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas sanad dan matan hadis yang tercantum dalam buku Al-Qur'an Hadis kelas XII yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Minimnya kajian akademik yang secara khusus menelaah validitas hadis dalam buku ajar tersebut menjadi latar belakang utama dilaksanakannya studi ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi. Data diperoleh melalui identifikasi dan pengumpulan hadis-hadis yang terdapat dalam buku ajar, kemudian dianalisis menggunakan metode kritik sanad dan matan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 hadis yang dianalisis, 9 hadis tergolong sahih karena bersumber dari Shahih Bukhari dan Muslim. Sementara itu, tiga hadis lainnya memiliki kualitas berbeda: satu hadis riwayat Ibnu Majah dan Ahmad tentang larangan berlebih-lebihan dikategorikan dhaif; satu hadis riwayat Tirmidzi mengenai ujian bagi manusia termasuk dalam kategori hasan li dzatihi; dan satu hadis riwayat Abu Daud tentang kewajiban menuntut ilmu dinilai