cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Techne : Jurnal Ilmiah Elektroteknika
ISSN : 14128292     EISSN : 26157772     DOI : -
urnal Ilmiah Elektroteknika Techné (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana. Kajian ilmu yang tercakup dalam Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
Implementasi Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Osteoporosis Euis Musyarofah; Rini Mayasari; Agung Susilo Yuda Irawan
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v19i02.234

Abstract

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit berisiko pada manusia, terutama pada orang lanjut usia. Penyakit osteoporosis ini tidak hanya menyerang lansia namun bisa menyerang pada orang berusia muda. Hal ini terjadi karena pola makan dan pola hidup seseorang yang tidak teratur. Forward chaining dan certainty factor merupakan salah satu metode dalam sistem pakar. Pada penelitian ini metode Forward chaining merupakan metode cara berfikir sebagai mesin inferensi berdasarkan fakta-fakta yang ada guna mendapatkan suatu kesimpulan serta metode certainty factor digunakan sebagai tolak ukur dari hasil nilai diagnosa terhadap suatu penyakit. Penelitian ini telah berhasil dan tepat menerapkan metode forward chaining dan certainty factor sebagai alat pengambilan keputusan serta tolak ukur pada sistem pakar penyakit osteoporosis.
Sistem Pemantauan Gas Karbon Monoksida (CO) Pada Produk KOLISS-IoT Menggunakan Teknologi Web Krisna Aditya; Dian Budhi Santoso; Lela Nurpulaela
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v19i02.239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gas karbon monoksida (CO) pada produk kompor penghasil listrik dengan teknologi Internet of Things (KOLISS-IoT) yang berpotensi menghasilkan gas CO dari pembakaran yang tidak sempurna. Metode yang digunakan dalam pembuatan alat ini diawali dengan pembuatan produk KOLISS-IoT dan pembuatan sistem pemantauan gas CO yang didukung dengan teknologi Internet of Things (IoT). Proses pemantauan gas CO menggunakan sensor gas tipe MQ-7, sebagai pengendalinya menggunakan Arduino Uno serta untuk menampilkan hasil pemantauan pada halaman web menggunakan modul WiFi ESP8266 sebagai pengirim datanya. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sensor MQ-7 dapat mendeteksi gas karbon monoksida (CO) pada produk KOLISS-IoT yang selanjutnya ditampilkan di LCD dan halaman web. Hasil pengambilan data didapatkan rata-rata gas CO yang terdeteksi sebesar 5,72 ppm serta rata-rata waktu pengiriman data pada halaman web membutuhkan waktu 8,1 detik.
Perancangan Antena Printed Monopole Patch Elips dengan Konfigurasi EMA dan EMB untuk Pembaca RFID pada Frekuensi UHF Eva Yovita Dwi Utami; Fransiska Melathi Cahyaningtyas; Andreas Ardian Febrianto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i1.241

Abstract

Pada penelitian ini dirancang antena mikrostrip printed monopole patch elips konfigurasi EMA dan EMB untuk aplikasi pembaca RFID pada pita frekuensi UHF. Bentuk patch elips memiliki dua jenis konfigurasi, yaitu EMA (pencatuan pada sumbu mayor) dan EMB (pencatuan pada sumbu minor). Printed monopole ditambahkan pada bagian ground plane untuk memperbesar bandwidth antena. Antena disimulasikan dan direalisasikan menggunakan bahan FR4 epoxy dengan nilai permitivitas relatif sebesar 4,65 dan ketebalan 1,6 mm, sedangkan patch peradiasi dan ground plane menggunakan bahan tembaga. Hasil simulasi menunjukkan untuk konfigurasi EMA, diperoleh bandwidth sebesar 641,1 MHz dan gain 2,533 dB. Sementara untuk konfigurasi EMB diperoleh bandwidth sebesar 340,54 MHz dan gain sebesar 2,181 dB. Setelah antena direalisasikan, diperoleh hasil pengujian dengan konfigurasi EMA adalah return loss = -43,912 dB, VSWR = 1,013, bandwidth sebesar 1,053 GHz, dan gain = 6,41 dB. Sementara hasil pengujian dengan konfigurasi EMB adalah return loss = -32,409 dB, VSWR = 1,049, bandwidth sebesar 584 MHz, dan gain = 6,2 dB. Hasil simulasi maupun pengujian menunjukkan bahwa konfigurasi EMA memiliki bandwidth dan gain yang lebih baik daripada EMB. Namun demikian, kedua konfigurasi ini menghasilkan pola radiasi yang sama, yaitu pola radiasi omnidirectional pada bidang azimuth dan pola bidirectional pada bidang elevasi.
Multimedia Vehicular Smartphone Docking with GPS Tracking Feliks Wida Satyamarda; Novembri Priyadmaji Widi Nugroho; Banu Wirawan Yohanes
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i1.255

Abstract

The Internet of Things (IoT) connecting many electronic devices via internet has been ubiquitous in the last decade. For instance, electric or hybrid cars and autonomous vehicles which are supported by many automotive and IT companies. IoT does not only provide internal monitoring service of the devices, but also the environmental situation. Meanwhile, smartphones are equipped with embedded built-in sensors, and also providing wireless communications. In consequence, vehicular telematics based on smartphone is growing rapidly. This paper proposes a vehicular smartphone docking prototype. It aims not only to provide an affordable alternative to Android Auto and CarPlay, but also to complement them, particularly in vision and security cases. The main issue is that the driver should not be distracted while driving. Such distraction may cause road accident which can lead to severe injuries and even death. Therefore, it is important to design a vehicle smartphone docking to guarantee distraction avoidance and to provide multimedia and localization services. This vehicular smartphone docking architecture consists of an Android smartphone and a Raspberry Pi. Several test drives were conducted with perfect results. Based on the experiment results, this system is able to reduce the number of modules required within a smart vehicle.
Analisis Kelayakan CVT (Capacitive Voltage Transformer) Phasa S Bay Busbar 2 150 kV di GI PT. XYZ Indonesia Suciani Rahma Pertiwi; Ulinnuha Latifa; Rahmat Hidayat; Ibrahim Ibrahim
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i1.259

Abstract

Transmisi pada gardu induk sudah banyak dikenal sebagai penyaluran tenaga listrik. Salah satu bagiannya yaitu Transmisi Gardu Induk yang betugas sebagai sarana penghubung aliran listrik antara bagian pembangkit dan distribusi sebelum dialirkan ke konsumen. Tidak hanya itu, bagian transmisi gardu indukpun bertugas untuk menaikan atau menurunkan tegangan listrik. Sebab itulah Transmisi Gardu Induk menjadi bagian penting dalam terciptanya listrik yang sampai pada konsumen dan Transmisi Gardu induk merupakan aset negara yang terjaga dan tidak boleh sembarang orang yang masuk. Salah satu peralatan pada gardu induk ialah CVT (Capacitive Voltage Transformer) yang bertugas sebagai alat proteksi yang mentransformasikan besaran tegangan sistem dari yang tinggi ke besaran tegangan listrik yang lebih rendah sehingga pengukuran menajdi lebih aman, akurat dan teliti. Karena CVT merupakan salah satu alat penting pada gardu induk, penelitian ini memberikan analisis saat pemeliharaan CVT guna terjaganya kelayakan performa CVT tersebut dengan melakukan 3 pengujian yaitu pengujian pentanahan, tahanan isolasi, dan tan delta.
Implementasi Sistem Tertanam Pada Papan Ketik untuk Meningkatkan Penyaringan Konten Porno Melalui Pencarian Kata pada Browser Bachtiar Lazuardi; Hartanto K. Wardana; Deddy Susilo
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i1.260

Abstract

Salah satu masalah sosial yang diakibatkan oleh teknologi internet adalah akses ke situs-situs yang memuat pornografi dan pornoaksi. Sekalipun pemerintah telah melarang dan memblokir situs-situs semacam itu, pada kenyataannya berpeluang ditembus dengan berbagai cara. Pada makalah ini dibuat sistem untuk mencegah akses konten pornografi dengan menggunakan perangkat keras berupa papan ketik yang ditambahi sistem tertanam. Alat ini bekerja dengan mendeteksi kata kunci yang dipakai pengguna untuk melakukan pencarian di browser. Jika terdapat adanya kesamaan antara kata kunci yang dimasukkan pengguna dengan basis data pada sistem tertanam maka akan dilakukan penutupan jendela browser. Basis data bisa diperbarui untuk menambah akurasi deteksi. Proses pencarian dan pencocokan antara kata kunci dengan basis data dilakukan dengan metode sekuensial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai dengan yang direncanakan, yaitu menutup browser jika pengguna melakukan pencarian dengan kata kunci yang dilarang, serta mampu melakukan pembaruan basis data. Pengujian algoritma sekuensial dengan menggunakan 1200 kata yang ada di basis data, menunjukkan waktu pencocokan antara 32 ms sampai 189 ms. Jika kata tidak ada di basis data, diperlukan 190 ms untuk menyelesaikan pencarian dan pencocokan.
Efisiensi Daya Perangkat Wireless Sensor Network Pada Penerangan Jalan Umum (PJU) Berbasis Algoritma Leach Aad Hariyadi; Mochamad Taufik; Hudiono Hudiono; Nurul Hidayati; Amalia Eka Rakhmania; Ridho Hendra Yoga Perdana
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i2.264

Abstract

Penggunaan energi saat ini sedang menjadi sorotan pemerintah Indonesia. Salah satu kendalanya adalah penggunaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Dengan membuat setiap penerangan jalan umum dapat berkomunikasi, pemerintah dapat memantau setiap penggunaan daya pada penerangan dengan menggunakan algoritma Leach, yang berfokus pada efisiensi daya dalam jaringan untuk menghemat penggunaan daya. Dalam algoritma Leach yang diusulkan, node akan mengirim data ke server melalui kepala cluster yang dipilih. Kemudian kepala cluster akan meneruskan data tersebut ke node master yang secara otomatis terhubung ke server. Dengan mengambil pendekatan seperti itu, penggunaan daya di setiap node akan efisien. Performa yang diperoleh dapat mencapai efisiensi 42% pada proses pengujian dibandingkan tanpa menggunakan algoritma Leach.
Home Automation Berbasis Gesture Control Menggunakan Motion Processing Unit Hartono Hartono; Kiki Prawiroredjo
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i2.269

Abstract

Home automation dengan pengenalan isyarat gerakan tangan dapat memberi kemudahan kepada pemilik rumah untuk mengontrol peralatan elektronik rumahnya terutama kepada para penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan untuk berjalan. Pada penelitian sebelumnya, perangkat pembaca isyarat berupa sarung tangan yang dilengkapi sensor akselerometer dan giroskop. Perangkat tersebut kurang fleksibel saat digunakan untuk melakukan aktivitas lain secara bersamaan sehingga dibutuhkan perangkat yang lebih wearable. Penelitian ini mengembangkan home automation system dengan pengenalan isyarat gerakan tangan menggunakan Motion Processing Unit (MPU). Perangkat dibuat dalam bentuk jam tangan digital sehingga lebih praktis saat digunakan. Sensor MPU akan mendeteksi isyarat gerakan tangan dimana setiap isyarat gerakan diproses oleh Arduino Nano dan didefinisikan sebagai suatu perintah yang akan dikirim ke perangkat penerima melalui modul radio frekuensi. Setelah diuji perangkat yang dibuat dapat mengontrol peralatan elektronik rumah dengan isyarat gerakan tangan sesuai spesifikasi yang diinginkan dengan nilai error sebesar 2,5%. Sedangkan jarak maksimum perangkat pemancar yang masih dapat direspon oleh penerima adalah 10 m tanpa penghalang.
Performance Analysis of Bipolar Optical Code Division Multiple Access with Dual Electro-Optical Modulator Scheme for Free-Space Optical Communication Eddy Wijanto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i2.270

Abstract

In this study, the performance of bipolar optical code division multiple access (OCDMA) with dual electro-optical modulator (EOM) scheme for multi-user scenario was tested and analyzed with OptiSystem version 10. The performance measurement was implemented for free-space optical (FSO) communication and includes the common noises in optical communication. Two different channels were used in the measurement, i.e., additive white Gaussian noise (AWGN) and fading channel. Two extreme weather conditions, strong rain and storm, were considered in the simulation. The performance between three spectral amplitude coding (SAC) codes, i.e., Modified M-Sequence code, Walsh-Hadamard code, and random diagonal (RD) code were measured and compared. The simulation results indicate that Modified M-Sequence code had the highest BER while RD code achieved the lowest BER in the short-range and Walsh-Hadamard code got the lowest BER for the medium-range of FSO, both for AWGN only and AWGN with fading channel. In strong turbulence condition, the performance of all codes become comparable after 500 m of FSO range. Modified M-Sequence suffered the lowest performance degradation while RD code endured the highest performance deterioration in all-weather condition. The results show that Modified M-Sequence can be applied for medium to long-range FSO.
Rancang Bangun Sistem Pemantau Keamanan Rumah Dari Tindak Pencurian Berbasis Android Secara Waktu Nyata Iznih Iznih; Kiki Prawiroredjo
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v20i2.272

Abstract

Dalam keadaan ekonomi yang sulit di masa pandemi COVID-19 ini, tindak kejahatan menjadi meningkat. Salah satunya yaitu tindak pencurian pada rumah yang ditinggal bekerja oleh penghuninya. Cara yang biasa digunakan untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan mempekerjakan petugas keamanan atau memasang kamera CCTV. Pada penelitian ini diajukan sebuah sistem pemantauan rumah yang dapat mendeteksi seorang penyusup yang bergerak di depan dan di samping rumah, serta penyusup yang hendak membuka pintu depan dan pintu samping rumah. Sistem dapat memberitahu penghuni rumah dan petugas keamanan jika mendeteksi adanya penyusup melalui aplikasi Android pada smartphone. Sensor Passive Infrared (PIR) dipasang pada area dekat pintu depan dan samping rumah untuk mendeteksi pergerakan orang. Pada pintu depan dan samping dipasang sensor magnetic door switch untuk mendeteksi pembobolan pintu. Data-data sensor diproses oleh WeMos D1 Mini yang terkoneksi WiFi. Ketika status waspada dan bahaya terdeteksi, buzzer di depan rumah akan menyala dan WeMos langsung mengirimkan notifikasi berupa status kondisi rumah ke Android pemilik rumah dan petugas keamanan kompleks perumahan setempat. Berdasarkan hasil pengujian, sistem ini dapat mendeteksi pergerakan manusia di area depan dan samping rumah dengan jarak maksimum 5 meter dari sensor. Berdasarkan hasil pendeteksian magnetic door switch, sistem dapat mengirimkan notifikasi berupa status waspada dan bahaya ke Android pemilik rumah dan petugas keamanan kompleks perumahan setempat dengan waktu pengiriman dari 1 sampai 5 detik. Notifikasi tersebut dapat diterima Android dalam keadaan lock screen maupun dalam keadaan sedang membuka aplikasi lain.