Articles
1,273 Documents
PEMAHAMAN PARENTING ORANG TUA TERHADAP KESELAMATAN LALU LINTAS UNTUK ANAK USIA DINI DI TK KARYA BUNDA
Alfian Saleh;
Muthia Anggraini;
Sean Marta Efastri
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2862
Discipline attitude cannot be formed quickly including in forming traffic discipline. Cooperative learning methods regarding traffic for early childhood is one way to prevent traffic accidents that can be instilled early. Traffic safety education activities for the Karya Bunda Kindergarten in Sei Kijang Subdistrict, Pelalawan District are very necessary because the Karya Bunda Kindergarten is located on the east side roadside which is an accident-prone area with very minimal signs and the absence of the Zona Selamat Sekolah (ZoSS) area. This community service activity uses the method of implementing traffic safety by involving parents as role models for their children. The stages of this activity process are given by the parents the Preetest to measure the parents' initial ability in understanding safety riding, then material and case studies are carried out in planting traffic moral values, especially when carrying children in driving. after being given the material and finally involving the students in coloring the sign image about a case study in driving a vehicle accompanied by parents of students.The results of this activity increased the level of understanding of parents by an average of 25.12% from the results of the Preetest and Postes. It is hoped that the increase and implementation of orderly traffic can foster awareness of students and parents of TK Karya Bunda's parents to behave safely increase with parents as pioneers.
KAMPUNG TUA NONGSA SEBAGAI TUJUAN WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA MELAYU BATAM
Ambalegin;
Tomi Arianto;
Zefri Azharman
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2863
Batam sebagai kota metropolitan, memiliki beberapa kampung tua yang masih memegang teguh kearifan lokal Melayu. Kampung tua Nongsa adalah salah satu kampung tua yang masih memegang teguh kearifan lokal Melayu. Komunitas Capung di Nongsa bertujuan mempromosikan kampung tua Nongsa sebagai destinasi pariwisata Pulau Batam kepada wisatawan mancanegara karena letak strategis Pulau Batam yang dekat dengan Singapura, Malaysia, ataupun Brunai Darussalam. Anggota komunitas Capung yang berasal dari masyarakat tempatan memiliki latar belakang pendidikan menengah sehingga tidak memiliki kemampuan yang baik berbahasa Inggris lisan maupun tulisan dan menjadi kendala mempromosikan kearifan lokal Melayu kepada dunia. Pembinaan pelatihan bahasa Inggris untuk mengasah kemampuan lisan dan tulisan anggota komunitas dan pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai strategi manajemen promosi wisata kampung tua adalah solusi dalam memecahkan masalah tersebut. Metode pengabdian berupa wawancara, pemberian pretest, pelatihan percakapan dan menulis, dan praktik percakapan langsung (posttest). Hasil dari enam pertemuan adalah peserta mulai mampu mendeskripsikan tempat wisata di Nongsa dan budaya Melayu walaupun masih banyak kesalahan dan peserta dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan keindahan dan kearifan budaya Melayu berbahasa Inggris. Pelatihan ini diharapkan dapat mensukseskan rencana kegiatan komunitas capung ‘Heritage Culture Of Kampung Tua Nongsa 2019 dan mempromosikan kearifan lokal Melayu kampung tua sebagai landmark Pulau Batam.
Konsep OVOP Untuk Mengidentifikasi Produk Unggulan Daerah (Studi Kasus Wajik Tapai Melayu)
Sri Maryanti;
Nining Sudiar;
Afred Suci;
Hardi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 2 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i0.2864
Abstract In this study, One Village One Product (OVOP) was used to analyze regional development with the aim of advancing the economy of a region through the identification of superior products in the area. The purpose of using One Village One Product (OVOP) is to identify regional superior products, identify market potential and identify regional superior product development strategies using SWOT analysis of Wajik Tapai Melayu food product. The results of this study is that there are several products that can be used as regional superior products in Riau, such as Wajik Tapai Melayu food product. This is also supported by the Government of Riau Province which is now proclaiming the development of tourism objects in Riau to attract more tourists to visit Riau. By increasing tourists to Riau will give an impact on the growth of small industries, such as Wajik Tapai Melayu food products which are also Regional Superior Products in Riau. Keywords: Regional Superior Products, Riau Malay Tape Diamond, SWOT Analysis, One Village One Product (OVOP) Abstrak Dalam penelitian ini digunakan One Village One Product (OVOP) yang bertujuan untuk menganalisis pembangunan daerah dengan tujuan memajukan ekonomi suatu daerah melalui identifikasi produk unggulan yang ada didaerah tersebut. Adapun tujuan menggunakan One Village One Product (OVOP) adalah untuk mengidentifikasi terhadap produk unggulan daerah, mengidentifikasi potensi pasar dan mengidentifikasi strategi pengembangan produk unggulan daerah menggunakan analisia SWOT terhadap produk pangan Wajik Tapai Melayu. Hasil dari penelitian ini adalah ada beberapa produk yang bisa dijadikan produk unggulan daerah di Riau salah satunya adalah produk pangan Wajik Tapai Melayu. Hal ini juga didukung oleh Pemerintah Propinsi Riau saat ini mencanangkan pengembangan objek wisata di Riau untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke Riau, dengan meningkatnya wisatawan ke Riau akan berdampak terhadap pertumbuhan industri kecil salah satunya produk pangan Wajik Tape Melayu yang juga menjadi Produk Unggulan Daerah di Riau.
PENATAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA DI DESA KUALU NENAS KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR
Muammar Alkadafi;
Rusdi;
Muhammad April
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2865
Masalah penting dalam implementasi pengelolaan desa, dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah desa yang baik (good governance), adalah minimnya penataan administrasi pemerintahan desa yang baik dan benar oleh aparatur pemerintah desa. Desa Kualu Nenas merupakan salah satu desa yang belum melakukan penataan administrasi pemerintahan desa sebagaimana yang diatur dalam Permendagri Nomor 47 Tahun 2016 Tentang Pedoman Administrasi Pemerintahan Desa. Metode pengabdian; a. memberikan paparan materi tentang penataan administrasi pemerintahan desa, b. Mendemonstrasikan pengisian buku administrasi umum, kependudukan, keuangan, pembangunan dan buku administrasi lainnya, c. memandu staf kantor desa dalam pembuatan buku administrasi pemerintahan desa sesuai dengan pedoman, Hasil Pengabdian; aparatur pemerintah desa kualu nenas dapat memahami dan mengetahui tentang tata kelola administrasi pemerintahan desa yang baik dan benar sesuai dengan Permendagri No 47 tahun 2016, administrasi pemerintahan desa di desa kualu nenas yang selama ini tidak lengkap, tidak tertata dan teratur, berubah menjadi lebih baik dengan terciptanya buku-buku administrasi pemerintahan desa, yang secara terus menerus diisi oleh staf kantor desa untuk mengahasilkan data dan informasi desa yang up-todate dan akurat.
PENGEMBANGAN USAHA KULINER HOME INDUSTRI SEBAGAI PELUANG KAUM PEREMPUAN MENUJU INDUSTRI KREATIF
Khairil Hamdi;
Dorris Yadewani
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2867
Towards the creative industry today economic activities are forced to intensify information and creativity by relying on ideas and knowledge from human resources as the main key in moving economic activities, housewives and women generally become the main guard in community life to regulate and cultivate the family economy. In fact, housewives have not been able to exploit their potential to help the family economy due to various factors. This community service activity is focused on empowering home industry actors in helping to increase family income, while the problems faced are (1) Lack of knowledge about home industry, 2) Low understanding of the perpetrators of home industry about the importance of the internet to support business activities. The aim of this program is to develop business carried out by groups of housewives to become economically independent communities.
PEMBINAAN BUDAYA LITERASI BERBASIS ANDROID UNTUK KEMAHIRAN BAHASA INGGRIS DAN KESANTUNAN BERBAHASA
Yunisa yunisa Oktavia;
Emil Eka Putra;
Mesri Silalahi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2871
Literacy culture needs to be intensified so that the public does not become prey and does not accept deceptive news that can damage the single diversity order ika. The following are discussions for the purpose of this service activity to be carried out. (1) Communities are more receptive to certain news so that conflict and hostility can easily occur between them. (2) The community does not understand literacy in order to be able to think critically and wisely. (3) The Seroja community has not yet developed android-based literacy to improve English proficiency. (4) Daily conversations need to be reflected. The method of applying this service is a service team that transfers material and practices using Android for five meetings from December 2, 2018 to February 24, 2019. A supporting team that discusses the issue of literacy culture is based on Android, using Android to use and use English applications. for English success skills. In addition, talking about important politeness in everyday life. The results of services for this community are people who are critical, change their mindset, have proficiency, English, and improve understanding of the community of intelligent vocabulary and characters. Therefore, this service is important to enhance the Android-based literacy culture to improve English proficiency and politeness through the character education of the Seroja community in Sagulung District, Batam City.
PENJERNIHAN AIR DI RT 001/RW 013 KELURAHAN PASIE NAN TIGO
Helga Yermadona;
Femi Earnestly;
Suryani;
Firdaus
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The water problem occurs in RT 001/RW 013 Pasie Nan Tigo Padang because they still use water ground source to fulfill their daily needs. From 30 families in RT 001/RW 013 Pasie Nan Tigo 70% of the society still have well water containing turbid, sands, and unpleasant odors. They don’t consume well water for drinking but for washing only. To fulfill their daily drinks, they must buy gallon water. Based on this problem, we offer the solution to help them to improve water sources by applying PKM (service for society) to make the procurement of clean water. Therefore, we gave them soft skill training by giving knowledge about the materials of natural and artificial purifying and hard skill training by giving the practical training about how to make the water purifying equipments. The activity focuses on the society of RT 001/RW 013 who have turbid water in their house by distributing the questionnaires before and after activity was done. The questionnaires are mostly about the society’s knowledge of water purification. There is an increasing to the society’s knowledge and skills on how to make simply water purification. The quality was increased since no turbid, no sands, and no unpleasant odors anymore after purification.
PELATIHAN PENERAPAN AKUNTANSI DAN PAJAK PADA BADAN USAHA MILIK NAGARI BAROKAH LAMO KABUPATEN SIJUNJUNG
Ratnawati Raflis;
Riani Sukma Wijaya;
Nini;
Yessy Yunelia Rahmi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2873
Perguruan Tinggi sebagai Institusi yang memiliki tanggung jawab untuk dapat memberikan Ilmu bagi Masyarakat sudah seharusnya melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai wujud pemenuhan tri dharma perguruan tinggi. Lebih Lanjut Universitas Dharma Andalas melalui Prodi S1 Akuntansi berupaya memenuhi kewajiban tersebut dengan mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat bagi Badan Usaha Milik Nagari Barokah Lamo Kabupaten Sijunjung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 25 Februari 2019. Dimana kegiatan ini dihadiri oleh Direktur BUMNAG beserta Staffnya dan Masyarakat disekitar lingkungan BUMNAG. Selanjutnya sebagai BUMNAG yang baru berjalan 6 (enam) bulan tentunya memerlukan banyak pembinaan dari berbagai aspek pengelolaan . Dan ini menjadi dasar bagi Tim Pengabdian untuk melakukan kegiatan berupa pelatihan Akuntansi dan Pajak bagi BUMNAG BAROKAH . Pelatihan ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu pertama pemberian materi dan selanjutnya pelatihan akuntansi dan Pajak serta diskusi dan Tanya jawab dengan Para Peserta Pelatihan. Dan Kegiatan ini berlangsung selama 4 Jam dan berjalan dengan tanggapan yang penuh antusias dari peserta. Dimana peserta banyak yang belum begitu memahami proses akuntansi dan perlakuan pajak bagi usaha yang dikelola oleh BUMNAG ini. Sehingga para peserta pada akhirnya dapat mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai proses akuntansi serta pajak yang harus di berlakukan . Bahkan Lebih lanjut para peserta meminta adanya kegiatan lanjutan yang lebih Intens untuk dapat membimbing mereka dalam mengelola BUMNAG
Bantuan Bibit Tanaman Untuk Membantu Meningkatkan Kualitas Lingkungan Di Kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru
Rini Nizar;
Latifa Siswati;
Dedi Zargustian
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2874
Di daerah perkotaan pada umumnya menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan penduduk dan bangunan yang mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air yang dapat menimbulkan banjir pada musim hujan dan juga kualitas udara yang kurang baik yang bisa ditimbulkan dari kebakaran hutan dari daerah disekitarnya. Hal ini juga terjadi di Kelurahan Bambu Kuning, untuk itu tim menawarkan untuk meningkatkan kepedulian pemuda dengan memberikan pengetahuan tentang pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan manusia dan dengan pengetahuan tersebut pemuda dapat mengimplementasikannya kedalam suatu tindakan atau gerakan. Tim Pengabdian Dosen bekerjasama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung dalam pengadaan bibit. Bibit yang diberikan adalah bibit Sirsak, Matoa, Mahoni, Pulai, Gaharu dan Ketapang Kencana. Dalam pelaksanaan bantuan bibit tidak saja didistribusikan ke Kelompok Pemuda RW 09 Kelurahan Bambu Kuning saja, tetapi ada permintaan bibit dari pihak lainnya. Pihak lain tersebut adalah: warga di RW 013 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai, SMK Pertanian, SMA N 6 , TK Zamrad, SMK N 8, Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam Unilak dan Organisasi Mahasiswa BEM Unilak. Temuan yang menarik di lapangan adalah adanya keinginan dari SMA N 8 Kelurahan Palas untuk membuat kerjasama bagi dosen untuk melakukan pengabdian di sekolahnya untuk siswa-siswa di sekolah tersebut yang perlu untuk ditindak lanjuti.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN RUMAH IBADAH SESUAI DENGAN PSAK 45 PADA SISWA-SISWI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MATHLAUL ANWAR PROGRAM STUDI AKUNTANSI
Sri Rahayu;
Khairunnisa;
Dini W. Hapsari;
Eksi Puspita R
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.2875
Accountability in organization is very important to assess the performance of an organization both in sectors that aim for profit motive or non-profit motive or non-profit, in this case including the accountability of worship house managers who are organizations included in the category of non-profit organizations. Until now there are very few houses of worship that have financial reports that are in accordance with accounting guidelines, which are listed in PSAK 45. The form of accountability reports currently owned is limited to cash flow in and out only so that the financial position is not listed very needed to describe comprehensively. This happens because various obstacles include the lack of understanding of the management and young human resources as cadres in matters of management. In this service program knowledge and training are provided for students and students of the Mathlaul Anwar Accounting Study Program. The method used is giving explanations of material in the form of lectures, discussions and practices for preparing House of Worship Financial Statements. And as an outcome of this service program, students can understand the management, preparation and accountability of received people's funds. From the results of the questionnaire which was the feedback of the implementation of the activities, the participants felt agreed that this activity was in accordance with the needs of the community, and from pre test and post test have been processed showing that there are differences in knowledge and understanding between before and after the service program activities are carried out.