cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA, PENDIDIKAN, DAN PENGETAHUAN IBU BALITA MENGENAI GIZI TERHADAP STUNTING DI DESA ARONGAN Alvi Fitri; Lili Eky Nursia N
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Volume 10 Nomor 1 Edisi Khusus Tahun 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.754 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4112

Abstract

Terdapat 9 dari 69 balita mengalami stunting di Desa Arongan. Perlu kajian mengenai pendapatan, pendidikan dan pengetahuan ibu balita mengenai gizi terhadap stunting. Jenis penelitian adalah survei analitik pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya pada bulan Desember 2021. Populasi seluruh ibu memiliki balita sebanyak 69 ibu. Sampel 58 ibu diambil menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data yaitu kuesioner (pendapatan, pendidikan, dan pengetahuan ibu balita mengenai gizi) dan observasi (data status gizi (TB/U) balita). Teknik analisis data secara univariat dan bivariat  dengan aplikasi SPSS. Analisis univariat untuk mendeskripsisikan karakteristik pendapatan, pendidikan, dan pengetahuan ibu. Analisis bivariat yaitu uji chi-square untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga, pendidikan, dan pengetahuan ibu mengenai gizi terhadap stunting tingkat nilai sig (α) = 0,05. Jika p-value kurang dari sig (α) (p-value 0,05) maka ada hubungan pendapatan keluarga, pendidikan, dan pengetahuan ibu balita mengenai gizi terhadap stunting. Hasil penelitian tidak ada hubungan pendapatan keluarga dengan stunting di Desa Arongan (0,75 0,05). Ada hubungan pendidikan terakhir ibu balita dengan stunting di Desa Arongan (0,00 0,05). Ada hubungan pengetahuan ibu balita mengenai gizi dengan stunting di Desa Arongan (0,00 0,05).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA ARONGAN KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Fitriani Fitriani; Darmawi Darmawi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Volume 10 Nomor 1 Edisi Khusus Tahun 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.756 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4114

Abstract

Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai. Penelitian ini ialah bertujuan untuk mengkaji hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian stunting di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. penelitian dilaksanakan pada November 2021 di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain Cross-Sectional. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling yaitu 35 sampel. Teknik pengumpulan data secara wawancara dan observasi. Teknik analisis data secara univariat dan bivariat (uji Chi-square) dengan SPSS. Hasil uji Chi-square pengetahuan ibu dengan kejadian stunting diperoleh P-value =0,698. Hasil uji Chi-square sikap ibu dengan kejadian stunting diperoleh nilai P-value=0,967. Sehingga dikethui tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap kejadian stunting pada anak balita di desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya.
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI DESA ARONGAN Mouliza R; Darmawi Darmawi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Volume 10 Nomor 1 Edisi Khusus Tahun 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.629 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4120

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini. Perlu perhatian khusus agar tidak terus berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan yaitu jenis makanan, jumlah makanan, dan jadwal makan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Desa Arongan. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Arongan, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya pada bulan November 2021. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12-59 bulan yaitu 53. Sampel yaitu 53 responden diambil dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Jenis data yaitu data primer (pola pemberian makan) dan data sekunder (stunting). Instrumen wawancara menggunakan kuesioner dan instrumen observasi menggunakan lembar pedoman observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS. Uji univariat digunakan untuk mendeskripsikan karaktersitik responden. Uji bivariat menggunakan uji statistik yaitu uji chi-square dengan taraf signifikansi (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis makanan dengan kejadian stunting (p-value: 0,682), tidak ada hubungan antara jumlah makanan dengan kejadian stunting (p-value: 0,990), dan ada hubungan antara jadwal makanan dengan kejadian stunting (p-value: 0,015). Kesimpulan bahwa tidak adanya hubungan antara jenis makanan dengan kejadian stunting, tidak adanya hubungan antara jumlah makanan dengan kejadian stunting, dan terdapat hubungan antara jadwal makan dengan kejadian stunting pada balita umir 12-59 bulan di Desa Arongan.
HUBUNGAN ASUPAN GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI DESA PADANG KECAMATAN MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA linda wati; Jun Musnadi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Volume 10 Nomor 1 Edisi Khusus Tahun 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.904 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4116

Abstract

Masalah stuting bukan hanya di indonesia melainkan di dunia. Salah satu penyebab stunting mengenai asupan gizi yang tidak baik dan seimbag sesuai dengan usia pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan gizi dengan kejadian stunting pada anak di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan desain cross sectional dan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya yaitu pada bulan November 2021. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling rasional, yaitu sebanyak 35 sampel. Instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner dan lember observasi. Analisis data secara analisis statistik univariat dan bivariat. Analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan uji bivariat menggunakan uji Chi-square dengan taraf signifikansi (α) = 0,05 yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan gizi dan kejadian stunting pada anak. Adapun pedoman pengambilan kesimpulan yaitu apabila nilai p-value yang diperoleh lebih kecil dari nilai sig (α) (p-value0,05) artinya terdapat hubungan asupan gizi dengan kejadian stunting pada anak di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh yang signifikan antara asupan gizi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya dengan nilai 0.0010.05. 
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI DESA ARONGAN KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Asmaul Husna; Teungku Nih Farisni
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Volume 10 Nomor 1 Edisi Khusus Tahun 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.507 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4122

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan stunting pada anak balita di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jenis penelitian yaitu deskriptif analitik desain cross-sectional. Populasi yaitu seluruh balita berjumlah 247 balita. Seluruh populasi dijadikan sampel diambil dengan teknik total sampling. Sumber data yaitu data sekunder dari Posyandu Desa Arongan dan Puskesmas Kecamatan Kuala Pesisir mengenai pemberian ASI Eksklusif dan status kejadian stunting pada anak balita tiga tahun terakhir (2018, 2019, dan 2020). Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS. Analisis univariat mengetahui distribusi frekuensi pada variabel independen (ASI Eksklusif) dan variabel dependen (stunting). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui hubungan kedua variabel dengan tingkat kemaknaan sig (α) = 0,05. Uji Odds Ratio (OR) untuk menentukan berapa besar hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting. Hasil penelitian bahwa balita yang diberikan ASI Eksklusif dengan status kejadian normal yaitu 218 balita (88,26%) dan jumlah balita yang diberikan ASI Eksklusif dengan status kejadian stunting yaitu 6 balita (2,43%). Sedangkan Jumlah balita yang tidak diberikan ASI Eksklusif dengan status kejadian normal yaitu 10 balita (4,05%) dan jumlah balita yang tidak diberikan ASI Eksklusif dengan status kejadian stunting yaitu 13 balita (5,26%). Hasil Uji Chi-square diperoleh nilai p-value yaitu 0,000 yaitu lebih kecil dari nilai sig (α) = 0,05 (0,000 0,05). Artinya terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan stunting pada balita di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Hasil uji OR diperoleh nilai yaitu 47,23. artinya balita yang tidak diberikan ASI Eksklusif berpeluang 47,23 kali lipat mengalami stunting dibandingkan balita yang diberi ASI Eksklusif. 
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DI DESA ARONGAN KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Aliyadani Aliyadani; sri wahyuni muhsin
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.608 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4230

Abstract

Abstrak Tumbuh kembang anak terganggu jika MP-ASI tidak diperkenalkan usia 6 bulan. Pengetahuan dan sikap ibu faktor penting pemberian MP-ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian MP-ASI. Jenis penelitian yaitu kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya bulan November 2021. Populasi adalah seluruh  ibu yang memiliki balita yaitu 69 ibu. Sampel diambil dengan teknik porpusive sampling yaitu 35 ibu. Sumber data yaitu perimer dan sekunder. Sumber data primer yaitu pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI. Sumber data sekunder yaitu data pendukung yang relevan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data univariat dan bivariat dengan SPSS. Analisis bivariat digunakan uji Chi-square dengan taraf sig (α) = 0,05. Hasil penelitian pengetahuan diperoleh nilai p-value = 0,007 lebih kecil dibanding nilai sig (α) = 0,05 (0,007 0,05). Artinya terdapat pengaruh pengetahuan ibu terhadap pemberian MP-ASI di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisisr Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitian sikap diperoleh nilai p-value = 0,013 lebih kecil dibanding nilai sig (α) = 0,05 (0,013 0,05). Artinya terdapat pengaruh sikap ibu terhadap pemberian MP-ASI di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisisr Kabupaten Nagan Raya.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN TINGKAT KEPUASAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS PADANG PANYANG Rita Fadliani; Dian Fera
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.786 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4235

Abstract

Total seorang ibu yang meninggal pada saat nifas, hamil, dan bersalin disebut dengan Angka Kematian Ibu (AKI). Kematian yang terjadi pada ibu tersebut disebabkan kurangnya kesadaran untuk memeriksakan kesehatannya  pada saat hamil dan jarang datang ke ANC (Antenatal Care). Di tahun 2013 jangkauan kunjungan ibu hamil sebanyak 86,25%. Padahal target renstra pada tahun itu sebanyak 93% yang artinya target masih belum sanggup terpenuhi. Hasil observasi awal didapatkan bahwa sejumlah 60% pengunjung mengatakan pelayanan Antenatal Care (ANC) yang ada di Puskesmas Padang Panyang kurang sesuai yang diharapkan. Peneliti melaksanakan penelitian ini yang bertujuan guna mencari tahu  kaitan tentang kualitas pelayanan antenatal care (ANC) dengan tingkat kepuasan ibu hamil di Puskesmas Padang Panyang. Jenis penelitian ini merupakan survei analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan raya. Populasi berjumlah 93 ibu hamil. Sampel penelitian yaitu 93 ibu hamil diambil dengan teknik total sampling. Data di analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diketahui bahwa reliability (0,278 0,05), responsiveness (0,000 0,05), assurance (0,004 0,05), empathy (0,002 0,05), dan tangible (0,000 0,05). Kesimpulan tidak ada hubungan antara reliability dengan tingkat kepuasan ibu hamil. Terdapat hubungan antara responsiveness, assurance, empathy, dan tangible dengan tingkat kepuasan ibu hamil di Puskesmas Padang Padang Panyang. Saran dimohon kesadarannya untuk para ibu yang tengah hamil supaya melaksanakan pemeriksaan kehamilannya dengan teratur, supaya tidak terjadi komplikasi dan sesuatu yang tidak diinginkan. 
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TKKS DENGAN PEMBERIAN PUPUK NPK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica Juncea L.) Rayhati Rayhati; Muhammad Afrillah
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.439 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4231

Abstract

Selama ini budidaya sawi (Brassica juncea L.) masih banyak menggunakan pupuk anorganik dimana penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus akan menyebabkan lahan kritis dengan dosis yang tinggi akan membahayakan lingkungan. perlu dilakukannya pengujian mengenai bagaimana pengaruh yang ditimbulkan pada komposisi media tanam TKKS dengan pemberian pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) yang dilakukan di Desa Arongan, Kuala Pesisir, Nagan Raya. Penelitian dimulai dari bulan November – Desember 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 pengulangan perlakuannya terdiri atas 2 faktor, yaitu: Faktor media tanam TKKS (T) 4 taraf perlakuan, sebagai berikut: T0 = Tanah, T1 = Tanah + TKKS 2 : 1, T2 = Tanah + TKKS 1 : 1, T3 = Tanah + TKKS 1 : 2. Faktor pemberian pupuk NPK (N) 3 taraf perlakuan, yaitu sebagai berikut: N1 = 0,75 gr/tanaman N2 = 1 gr/tanaman N3 ­= 1,25 gr/tanaman sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan. Bahan yang digunakan yaitu benih sawi, TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit) dan pupuk NPK. Alat yang digunakan yaitu polybag 40 x 25 cm, babybag, ember, kayu, cangkul, parang, pengukur, timbangan, kamera dan alat-alat tulis lainnya. Parameter pengamatan adalah tinggi tanaman dan jumlah daun, panjang akar, dan bobot segar tanaman sawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian media tanam TKKS berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 29 HST dan jumlah daun 22 HST. Sedangakn perlakuan pupuk NPK serta interaksi antar kedua perlakuan tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata secara statistik.
PROSES EVALUASI (ASSESSMENT) KEMAMPUAN MENGELOLA PEMBELAJARAN MIKRO (MICROTEACHING) Evi Apriana; Samsul Bahri
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.403 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan proses evaluasi (assessment) kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) melalui kegiatan perkuliahan berupa latihan kemampuan mahasiswa dalam mengelola pembelajaran biologi. Penelitian ini menerapkan desain penelitian kualitatif (Qualitative Research). Proses analisis data terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengelola pembelajaran biologi pada latihan mengajar mata kuliah pembelajaran mikro (microteaching) dilakukan pada saat perkuliahan sedang berlangsung. Dari analisis ini diperoleh hasil bahwa proses evaluasi (assessment) kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) harus disesuaikan dengan pedoman observasi dan rubrik penilaian kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching). Pedoman observasi kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) memperhatikan aspek dan indikator penilaian yaitu kemampuan membuka pelajaran, bertanya, mengadakan variasi, menjelaskan, mengelola kelas, memberi penguatan, membimbing diskusi kelompok kecil, mengelola pembelajaran kelompok kecil dan perorangan, penggunaan bahasa lisan, dan menutup pelajaran. Rubrik penilaian kemampuan mengelola pembelajaran mikro (microteaching) digunakan untuk menilai 10 (sepuluh) kemampuan mengelola pembelajaran dengan memperhatikan empat deskriptor yang tampak sehingga memperoleh nilai skor 0, 1, 2, 3, dan 4.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Dewi Sartina; Arfah Husna
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.486 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4232

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak buruk terhadap kualitas hidup anak dalam mencapai tumbuh kembang optimal sesuai potensi genetiknya. Berdasarkan data Riskesdas 2018, kasus stunting dan gizi buruk di Aceh masih berada di atas angka nasional. Angka gizi buruk nasional 3,5% sementara di Aceh di atas 5,5%. Berdasarkan Surat Bupati Nagan Raya, No.050/2021, menetapkan 30 desa di Nagan Raya sebagai Lokus Stunting. Saat ini Nagan Raya tercatat angka stunting 29,4%.Berdasarkan survey awal di Kuala Pesisir didapatkan bahwa balita yang mengalami stunting adalah sebanyak 44 balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Jenis penelitian ini menggunakan design cross – sectional. Populasi penelitian berjumlah 44 ibu balita. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling  yaitu sebanyak 44 ibu balita. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dan di uji dengan uji chi –square. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa pemberian pola makan 0,090 (Pvalue 0,05), kondisi lingkungan  0,743 (Pvalue 0,05), pemeliharaan kehamilan 0,561 (Pvalue 0,05) dan pengetahuan ibu 0,331 (Pvalue 0,05). Kesimpulannya ada hubungan yang signifikan antara pemberian pola makan dengan kejadian stunting pada balita. Sedangkan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi lingkungan, pemeliharaan kehamilan dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita. Diharapakan kepada para ibu agar lebih memperhatikan pola makan anak untuk menghindari kejadian stunting.