cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
PENGEMBANGAN MATERI AJAR SAMPAH DENGAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI SOCIETY (STS) PADA SISWA SMP NEGERI BANDA ACEH Ibrahim Ibrahim; sufriadi sufriadi; Juli Firmansyah; Nurul Akmal
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.184 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4304

Abstract

Kurikulum 2013 bertujuan untuk mendorong siswa tingkat sekolah menengah agar mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan. Siswa diharapkan mampu untuk presentasi apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui atau ide-ide awal sebelum proses belajar atau menerima materi pelajaran dari guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian development atau pengembangan materi ajar yang dikembangkan berupa. Rencana Pelajaran Ssiswa (RPS) Lembar Kerja Siswa (LKS) dan buku siswa (BS). Dari hasil penelusuran angket guru dan siswa di SMP N 2, SMP N 6, dan SMP N 18 Banda Aceh ditemukan bahwa persoalan dasar dalam materi sampah atau limbah rumah tangga adalah kurangnya sosialisasi kesehatan dalam lingkungan. Terbatasnya pengetahuan siswa dan kurang sossilisasi di masyarakat maka siswa tidak mengetahui penerapan materi ajar sampah/limbah dan penanganannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil angket siswa menunjukkan hanya 26% siswa yang sudah menerapkan materi ajar sampah dan penanganannya dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat pemahaman siswa terhadap materi ajar sampah/limbah dan penanganannya menunjukkan 26% tingkat pemahaman baik, 54% tingkat pemahaman sedang, dan 20% tingkat pemahaman kurang. Kesimpulan Proses pengembangan bahan ajar IPA berbasis pendekatan Sains Technologi Society (STS) untuk siswa kelas IX SMP sesuia dengan kurikulum 2013 dapat dilakukan dengan baik. 
PERAN LINTAS SEKTOR DALAM PENGAWASAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH FE BAGI REMAJA PUTRI DI KECAMATAN SIMPANG JAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Muni Rinda Yanti; Sufyan Anwar
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.157 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4233

Abstract

Pemberian Tablet Tambah Darah remaja putri di Kecamatan Simpang Jaya, Kabupaten Nagan Raya dapat dikatakan tidak berjalan dengan efektif. Dari hasil wawancara kepada beberapa remaja putri, dapat diketahui bahwa 8 dari 10 remaja putri tidak mengkonsumsi tablet tambah darah yang diberikan karena takut akan terjadi kelainan pada tubuh mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui input, proses dan output pelaksanaan program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri di Kecamatan Simpang Jaya, Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Simpang Jaya Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 7 Desember sampai dengan 14 Desember tahun 2021. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive samping. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari: Koordinator Ahli Gizi Kabupaten Nagan Raya, Ahli Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Guru salah satu sekolah di Simpang Jaya, remaja putri yang diberikan Tablet Tambah Darah dari Puskesmas Simpang Jaya. Variabel penelitian ini adalah input (SDM, alokasi dana, sarana dan prasarana), proses (persiapan, pendistribusian, pemantauan, pencatatan dan pelaporan) dan output (cakupan kegiatan, ketetapan sasaran, waktu dan distribusi). Hasil penelitian ini adalah input yang meliputi sumber daya manusia, alokasi dana, serta sarana dan prasarana yang belum sesuai dengan pedoman pelaksanaan program. Proses yang meliputi persiapan sudah sesuai dengan pedoman. Sedangkan output yang meliputi cakupan kegiatan belum sesuai dengan ketentuan karena terdapat remaja putri yang belum menerima TTD.
HUBUNGAN FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA ARONGAN KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Safinatun Najah; Darmawi Darmawi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education Volume 10 Nomor 1 Edisi April 2022
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.15 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4234

Abstract

Balita pendek merupakan masalah rendahnya konsumsi zat makanan yang terjadi dalam waktu cukup lama, sehingga panjang tubuh balita tidak sesuai dengan umurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor ibu yang terdiri dari pendidikan, pekerjaan, usia hamil, dan jarak hamil dengan kejadian stunting di Desa Arongan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Rancangan penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling yang berjumlah 35 sampel. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Penelitian dilakukan di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya pada pada bulan November 2021. Analisis data menggunakan uji stastistik Chi-square untuk menguji signifikasi antar variabel dengan taraf sig (α) = 0,05.  Jika  P-value diperoleh lebih kecil dari sig (α) (P-value0,05) maka terdapat hubungan antara faktor ibu yang terdiri dari pendidikan, pekerjaan, usia hamil, dan jarak hamil dengan kejadian stunting di Desa Arongan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Hasil analisis uji Chi-square tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting diperoleh p-value = 0,512 (0,05). Hasil uji Chi-square hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian stunting diperoleh p-value = 0,803 (0,05). Hasil Uji Chi-square hubungan usia ibu hamil dengan kejadian stunting diperoleh p-value = 0,656 (p0,05). Hasil uji Chi-square jarak kehamilan ibu dengan kejadian stunting diperoleh p-value  = 0,263 (p0,05). Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan faktor ibu antara dengan kejadian stunting pada balita didesa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya.
HUBUNGAN PERILAKU IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA BABUL MAKMUR KECAMATAN SIMEULUE BARAT KABUPATEN SIMEULUE Fika Amelia; Muhammad Iqbal Fahlevi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biology Education Edisi Khusus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.398 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4113

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak atau didefinisikan sebagai pendek. Pola asuh ibu sangat berperan penting dalam pemenuhan gizi balita, peran pola asuh ibu dipengaruhi oleh perilaku ibu dalam pemenuhan gizi balita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Babul Makmur Kecamatan Simeulu Barat Kabupaten Simeulue. Metode yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Babul Makmur Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue pada bulan November 2021. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 32 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuesioner dan observasi. Hasil  penelitian dianalisis menggunakan uji statistik yaitu chi-square dengan spss.  Hasil penelitian bahwa jumlah ibu yang memiliki perilaku baik yaitu 21 orang (65,6%), jumlah ibu yang memiliki perilaku tidak baik yaitu 11 orang (34,3%). Sedangkan jumlah balita stunting yaitu 9 balita (28,1%) dan jumlah anak yang normal yaitu 23 balita (71,9%). Hasil Uji Chi-square diperoleh nilai p-value = 0,000 lebih kecil dari nilai sig (α) = 0,05 (0,000 0,05). Artinya terdapat hubungan antara perilaku ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Babul Makmur Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue.
TINGKAT KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN PEMANFAATANNYA DI INDONESIA M . Ridhwan
Jurnal Biology Education Vol 1, No 1 (2012): JURNAL BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.839 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v1i1.157

Abstract

Keanekaragaman hayati merupakan varasi atau perbedaan bentuk-bentuk makhluk hidup, meliputi perbedaan pada tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, materi genetik yang di kandungnya, serta bentuk-bentuk ekosistem tempat hidup suatu makhluk hidup. Keanekaragaman hayati disebut juga “Biodiversitas”. Keanekaragaman atau keberagaman dari makhluk hidup dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat-sifat lainnya. Kebutuhan karbohidrat masyarakat Indonesia terutama tergantung pada beras dan gandum. Sumber lain seperti jagung, ubi jalar, singkong, talas dan sagu sebagai makanan pokok di beberapa daerah mulai ditinggalkan. . Selain tanaman pangan yang telah dibudidaya, sebenarnya Indonesia mempunyai 400 jenis tanaman penghasil buah, 370 jenis tanaman penghasil sayuran, 70 jenis tanaman berumbi, 60 jenis tanaman penyegar dan 55 jenis tanaman rempah rempah. Perikanan merupakan sumber protein murah di Indonesia. Kita mempunyai zona ekonomi eksklusif yaitu 200 mil dari garis pantai yang dapat dipergunakan oleh nelayan untuk mencari nafkah.Kata Kunci:Tingkat Keanekaragamana Hayati dan Pemanfaataanya
PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS V SD LAMREH KECAMATAN RAYA Ros lina; Sri Setiawati; Nur Ainun
Jurnal Biology Education Vol 1, No 1 (2012): JURNAL BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.732 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v1i1.202

Abstract

Abstrak: Pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar siswa, siswa dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa banyak siswa di SD Lamreh memilik nilai rendah dalam penyelesaian luas trapesium dan layang-layang dalam bentuk soal cerita. Namun di sisi lain, siswa-siswa yang ada di sekitar Lamreh sangat memerlukan menyelesaikan luas trapesium dan layang-layang yang berkaitan dengan bangun datar untuk dapat dipergunakan pada pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pemecahan pada materi yang berkaitan dengan luas bangun datar di Kelas V SD Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Tahun Pelajaran 2015/2016.  Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan  metode deskriptif kualitatif. Analisa penelitian ini mencakup analisis tes hasil belajar, analisis aktifitas siswa, dan analisis aktifitas guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ketuntasan belajar individual siswa terus bertambah, dalam hal ini tingkat pemahaman siswa bertambah dengan meningkatkan tingkat ketuntasan belajar individual rata-rata sebesar 89,25%. Pada pertemuan ke II tingkat ketuntasan rata-rata menjadi 83,%. Pada pertemuan ke II, tingkat keefektifan siswa dalam pembelajaran naik 10% menjadi 80,5% tampak pada pertemuan II. Data hasil penelitian pada pertemuan kedua pada penilaian aktifitas guru  diproleh rata-rata nilai 80,2 termasuk kriteria baik. Pada penilaian aktifitas siswa diproleh nilai rata-rata 80,5 dengan hasil baik. Tingkat pemahaman konsep siswa khususnya pada kegiatan evaluasi diketahui tingkat ketuntasan belajar individual 81% dan ketuntasan klasikal mencapai 90%. Kata Kunci:  PPM, Bangun Datar
PENERAPAN MODEL SURVEY QUESTION READ RECITE REVIEW SQ3R DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP Muhiddin muhiddin; Ibrahim ibrahim; Nurul Akmal; Said Hasan
Jurnal Biology Education Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.306 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i1.2016

Abstract

Dalam penerapan model SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) perlu penguasaan konsep belajar siswa yang baik pada materi struktur hewan dengan menggunakan media teknologi pembelajaran di SMP Negeri Kota Makasar. Sampel dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VII (40 orang siswa) dibagi atas dua rombel yakni satu kelas untuk uji coba diajarkan dengan model SQ3R dan rombel satu lagi untuk kontrol, menggunakan model mengajar konvensional. Dalam kajian ini kami menggunakan instrumen penelitian berupa RPP guru, LKPD siswa, Silabus, soal tes, dan video dokumen mengajar. Cara pengolahan data dilakukan dengan pedoman perhitungan Normalized gain (N-Gain), dengan rumus “uji-t” karena ingin melihat ada perbedaan Dari hasil pengolahan data didapati adanya perbedaan yang positif antara penggunaan model SQ3R dan konvensional terhadap kemampuan penguasaan konsep siswa dalam materi struktur hewan. Hal ini dapat dilihat pada nilai rata-rata pada kelas uji coba mencapai 77,75 dengan nilai N-gain 0,56 (untuk nilai sedang) sedangkan pada kelas kontrol ialah 65,10 dengan nilai N-gain 0,38 (kriteria sedang) Sedangkan pada hasil uji t- diperoleh nilai t-hitung sebesar 3,48 dan t tabel 1,66 sehingga t hitung>t tabel. Nilai rata-rata dalam aktivitas siswa selama pembelajaran sudah dilakukan dengan sangat baik atau dapat diikuti secara keseluruhan. Oleh sebab itu kami menyimpulkan bahwa penggunaan model SQ3R dengan menggunakan teknologi belajar besar pengaruhnya terhadap siswa SMP Negeri Kota Makasar terutama dalam penguasaan konsep struktur hewan.
INVENTARISASI JENIS LEPIDOPTERA SEBAGAI BAHAN AJAR KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP IPA SMP DI KAWASAN HUTAN KOTA BNI KOTA BANDA ACEH Musriadi Musriadi; Mauliza Mauliza
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.729 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.138

Abstract

Telah dilakukan Penelitian tentang “ Inventarisasi Jenis Lepidoptera Sebagai Bahan Ajar Klasifikasi Makhluk Hidup IPA SMP di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh” yang telah dilaksanakan dari tanggal 20 Juni s/d 28 juni 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengiventarisasi jenis-jenis insekta Lepidoptera pada kawasan Hutan Kota BNI kota Banda Aceh dan untuk mengetahui desain bahan ajar yang tepat untuk siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Objek dalam penelitian ini adalah jenis-jenis Lepidoptera di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh. Teknik pengolahan data melalui dua tahap hasil penelitian di olah secara deskriptif, kedua hasil inventarisasi menjadi sumber bahan ajar biologi melalui identifikasi proses dan produk menjadi bahan ajar klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Penelitian ini berlangsung selama 8 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis Lepidoptera yang terdapat di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh terdiri dari 7 family yang terdiri dari 20 spesies, Jenis- jenis Lepidoptera yang dijumpai pada lokasi penelitian adalah famili pieridae yang terdiri dari 5 spesies yaitu colias philodie, eurema hecabe,pieris rapae, catopsilia florella, appias lyncida, dari famili papilionidae 4 spesies yaitu papilio polites, graphium agamemnom, papilio memnom, papilio demoleus, dan dari family limatridae 6 spesies yaitu orgya australis, orgya definitie, euproctis guncula, perina sp.2, euproctis villida, euproctis grey. dari family danaidae 1 spesies yaitu tirumala sptentrionis, dari famili nimphapalidae 1 spesies yaitu junonia almana, dari famili nimpalidae 2 spesies yaitu neptis sappho, Danaus pleximus. dan dari famili lyncaidae 1 spesies yaitu arhopala fulla. (2) Setelah hasil inventarisasi di desain kedalam bahan ajar klasifikasi makhluk hidup sebagai acuan proses pembelajaran IPA.Kata kunci : inventarisasi lepidoptera, desain bahan ajar, klasifikasi 
PERSEPSI DAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PETANI TENTANG SERANGAN HAMA SERTA KERUSAKAN PADA TANAMAN PALA (MYRISTICA FRAGRANS) DI DESA KRUNG KLUET KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN Musriadi Aswad; Jalaluddin Jala; Siti Zahari
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.373 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.896

Abstract

Penelitian tentang “persepsi dan tingkat pengetahuan masyarakat petani tentang serangan hama serta kerusakan pada tanaman pala (Myristica Fragrans) di Desa Krung Kluet Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan” pada tanggal 05 sampai dengan 10 November 2017. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah persepsi dan tingkatpengetahuan masyarakat petani terhadap serngan hama serta kerusakan pada tanaman pala (Myristica fragrans) di Desa Krung Kluet Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat petani pala yang ada di Desa Krung Kluet yang berjumlah 25  orang petani. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket, pedoman wawancara (interview), observasi dan dokumentsi. Analisis data angket penelitian menggunakan rumus persentase, sedangkan wawancara, observasi dan dokumentasi di analisis secara deskriptif untuk mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat petani terhadap serangan hama serta kerusakan pada tanaman pala (Myristica fragrans) di Desa Krung Kluet Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan berkatagorikan mengerti atau setuju karna melihat dari hasil yang di dapat, bahwa responden mengerti tentang cara penanaman tanaman pala, bagaimana cara pengendalian hama dan penyakit tanaman pala. Tingkat pengetahuan petani di Desa Krung Kluet Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan dalam melakukan pengedalain hama pada tanaman pala masih kurang baik, karena sebagian masayarakat petani belum memahami bagaimana cara pengendalainnya,dan juga para petani masih menggangap dalam melakukan pengendalain boleh mencampurkan beberapa macam peptisida tanpa membaca bahan aktif dan label yang terdapat dikemasan, sehingga menyebabkan sebagian tanaman pala menjadi busuk dan rusak. Hama-hama yang merusak tanaman pala adanya rayap, kumbang dan virus sehingga mengkibatkan produksi tanaman pala menurun.  Kata Kunci : Persepsi,  tingkat pengetahuan, serangan hama dan tanaman pala(Myristica fragrans).
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA KULIAH ZOOLOGI INVERTEBRATA Azwir Azwir; Jalaluddin Jalaluddin; Siti Mayang Sari; Winning Amintas Kartika Waruwu
Jurnal Biology Education Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.882 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i2.1593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Zoologi Invertebrata dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Serambi Mekkah (USM). Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi semester III tahun akademik 2018/2019. Analisis data keterampilan berpikir kritis mahasiswa dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Zoologi Invertebrata.  Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kritis, dan Zoologi Invertebrata