cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
IMPLELENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN SAINS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIT TINGKAT TINGGI PADA SISWA Jailani Jailani; Anwar Anwar
Jurnal Biology Education Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.187 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i1.1076

Abstract

IMPLELENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN SAINS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIT TINGKAT TINGGI PADA SISWA  OlehJailani, dan Anwar FKIP Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh  Abstrak: Rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan tingkat penalaran berpengaruh terhadap rendahnya prestasi belajar mereka. Salah satu penyebabnya adalah kecendrungan siswa terbiasa hanya  mengembangkan pola berpikir tingkat rendah. Sebenarnya  salah satu tujuan utama pendidikan sains adalah mendorong perkembangan intelektual dan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada diri siswa. Penyiapan generasi berkualitas hendaknya dapat dilakukan melalui pemberdayaan siswa melalui pemecahan masalah dengan meningkatkan penalaran dalam pendekatan, strategi, metode maupun upaya tehnis pembelajaran apapun. Salah satu contoh pembelajaran yang memberdayakan pemecahan masalah, dan yang diyakini dapat meningkatkan hasil pembelajaran adalah yang menggunakan pola pembelajaran berdasarkan masalah atau Problem Based Learning (PBL). PBL dikembangkan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan keterampilan intelektuan, sehingga menjadi siswa yang autonom dan mandiri. Kata kunci: Problem Based Learning (PBL),  berpikir tingkat tinggi
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN BERMAKNA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP Jailani Jailani; Almukarramah Almukarramah
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.847 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2371

Abstract

One of the efforts to increase instructional effectiveness is by developing a meaningful learning strategy thought using concept mapping. The instructional objectives at school are not only to increase the academic achievement but also the ability and skill of the students in order to be able to understand the process of improving knowledge, attitude to the subject which is studied, and attitude to the environment, too. The instructional strategy with concept mapping is one of the alternatives that can provide the result of all aspects that are hoped to reach the instructional objectives. The concept mapping learning strategy signifies the students reorganize the new knowledge by inserting the concept into the net hierarchically and describe their connection in a diagram and combine it into a greater knowledge structure. The organizing of conceptual understanding well will aid the meaningfulness of students learning, so, the students are easier to understand the material of the lesson being studied.  
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI GAMPONG ALUE AMBANG Safrida Safrida; Muhammad Iqbal Fahlevi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biology Education Edisi Khusus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.747 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4121

Abstract

Pemberian ASI sangat penting bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasan bayi. Pemberian ASI eksklusif perlu mendapat perhatian para Ibu, Keluarga, Masyarakat dan Tenaga Kesehatan agar proses menyusui dapat terlaksana dengan benar. Hasil survey riset kesehatan dasar (Riskesdas 2018) stunting pada balita Aceh menduduki pada peringkat ke-3 dari 34 Provinsi di Indonesia dengan prevalensi 37,3% yang berarti 1 dari 3 anak balita di Aceh mengalami stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan Ibu menyusui terhadap pemberian ASI Eksklusif di Gampong Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian ini di lakukan di Gampong Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya pada bulan Oktober 2021. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu yang memiliki bayi berumur 0-24 bulan yang masih dalam tahap menyusui yaitu berjumlah 22 ibu. Seluruh populasi tersebut dijadikan sampel dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data sampel yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan kuisioner dan memberikan sosialisasi tentang pengetahuan Ibu menyusui terhadap pemberian ASI eksklusif. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh tingkat pengetahuan Ibu menyusui terhadap pemberian ASI Eksklusif dalam upaya pencegahan stunting Di Gampong Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya Pada Tahun 2021. Perlu adanya peningkatan pengetahuan ibu dengan cara kerjasama dengan Kepala Desa dan Puskesmas Teunom untuk mendapatkan dukungan dalam pelaksanaanya. Dengan cara memberikan penyuluhan dan membuat sebuah program tentang ASI Eksklusif kepada ibu-ibu yang ada di Gampong Alue Ambang untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam menyusui.
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) DENGAN RESIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Safrina Safrina; Enda Silvia Putri
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biology Education Edisi Khusus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.858 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4119

Abstract

Permasalahan stunting masih menjadi salah satu masalah gizi di Indonesia. Salah satu upaya untuk mengatasinya yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan PMT yang diolah dari daun kelor dan ikan lumi lumi dalam bentuk mie dan nugget terhadap resiko kejadian stunting. Jenis penelitian adalah quasi experimental. Lokasi penelitian yaitu di Desa Tanjong Bungong, Kecamatan Kaway XIV, Kabupaten Aceh Barat pada bulan September s/d November 2021. Populasi berjumlah 30 balita. Sampel merupakan total populasi yaitu 30 balita dengan teknik pengambilan purposive sampling non random sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis yaitu secara univariat dan bivariat dengan SPSS. Analisis univariat untuk mendeskripsikan karaktersitik responden. Analisis bivariat untuk mengetahui adakah terdapat perbedaan rata-rata TB/U balita sebelum dan sesudah pemberian PMT dengan uji paired sample t-test dengan tingkat nilai sig (α) = 0,05. Jika nilai p-value lebih kecil dari nilai sig (α) (p-value 0,05) maka terdapat perbedaan rata-rata TB/U balita sebelum dan sesudah PMT. Hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai p-value lebih kecil dari nilai sig (α) (0,00 0,05). Artinya terdapat perbedaan rata-rata TB/U balita sebelum dan sesudah PMT. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara PMT dengan resiko kejadian stunting pada balita. Saran yaitu agar ibu balita dapat dengan rutin memberikan PMT berupa hasil olahan dari daun kelor dan ikan lumi-lumi agar terhindarnya anak dari kejadian stunting.  
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGIMATERI PERTUMBUHAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN MELALUI PENGGUNAAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS XII IPA. 1 SMA NEGERI 1 MATANGKULI ACEH UTARA Muhammad Jamil
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.968

Abstract

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGIMATERI PERTUMBUHAN PERKEMBANGAN  TUMBUHAN MELALUI PENGGUNAAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS XII IPA. 1 SMA NEGERI 1 MATANGKULI  ACEH UTARA  Muhammad JamilGuru SMA Negei 1 Matangkuli, Aceh Utara(jamilbio@yahoo. com)  ABSTRAKHasil belajar  dan aktifitas belajar siswa dalam mata pelajaran biologi khususnya materi pertumbuhan  perkembangan pada tumbuhan selama ini  rendah, salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar tersebut dengan menggunakan metode yang relevan. Metode belajar yang relevan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa terhadap materi tersebut adalah metode inkuiri. Atas dasar itulah tergugah penulis untuk mengkaji masalah ini ini lebih mendalam melalui suatu penelitian di kelas XII IPA.1 SMAN 1 Matangkuli aceh Utara. Penelitian ini di laksanakan selama 3 bulan dari bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2014 yang bertujuan untuk dapat mengetahui peningkatan hasil belajardan aktifitas siswa XII IPA.1 SMAN 1 Matangkuli  Aceh Utara, yang menjadi subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas XII IPA.1 SMAN 1 Matangkuli Aceh Utara tahun ajaran 2014/2015 semester ganjil sebanyak 25 orang siswa. Untuk memperoleh data penulis menggunakan teknis tes dan non tes, tes dengan menggunakan 15 soal dan non tes dengan menggunakan format observasi. Setelah data terkumpul penulis mengolah dengan cara membandingkan hasil tes dan observasi siklus I dan siklus ke II. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus masing-masing siklus 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil pengolahan dan analisis data pada pra siklus diketahui bahwa  jumlah siswa yang mendapat nilai A (sangat baik) sejumlah  0 % atau tidak ada , yang mendapat  nilai B (baik) sebanyak 16,00.% atau sebanyak 4 siswa dan yang mendapat nilai C (cukup)  sebanyak 40,00 % atau 10 siswa , dan yang mendapat nilai kurang 24,00 % atau sebanyak 6 siswa , sedangkan yang mendapat nilai sangat kurang 20,00 % atau sebanyak 5 siswa. Pada akhir siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 28,00% (7 anak), dan siswa yang belum tuntas sebanyak 72,00% (18 anak), sedangkan pada akhir siklus II, siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 80,00% (20 anak) dan sebanyak 20,00% (5 anak) belum mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai rata- rata kelas siklus I 72,76 dan rata- rata kelas siklus II 83,28.  adapun hasil non tes pengamatan proses belajar menunjukkan perubahan siswa lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Secara keseluruhan rata-rata kelas mencapai kenaikan sebesar 5,63% , dan ketuntasan belajar siswa secara keseluruhan mencapai peningkatan sebesar.16,92%.jika dibandingkan dengan kondisi awal. Kata kunci:  Metode inkuiri, Hasil Belajar, Aktivitas siswa
PENGGUNAAN TIMBANGAN BAMBU UNTUK MENINGKATKAN CAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK DALAM MENGENAL KONSEP BERAT DAN RINGAN BENDA PADA KELOMPOK B RA FATHUN QARIB KOTA BANDA ACEH Juairiah juairiah
Jurnal Biology Education Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.741 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i1.2019

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penggunaan Timbangan Bambu Untuk Meningkatkan Capaian Perkembangan Anak dalam Mengenal Konsep Berat dan Ringan Benda pada Kelompok B RA Fathun Qarib Kota Banda Aceh”. Bertujuan untuk meningkatkan capaian perkembangan anak dalam mengenal konsep berat dan ringan benda pada kelompok B RA Fathun Qarib Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada anak kelompok B yang berjumlah 25 anak. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data dengan teknik deskriptif persentase. Hasil capaian perkembangan anak dengan menggunakan timbangan bambu lebih tinggi dibandingkan tanpa menggunakan timbangan. Hal ini dibuktikan bahwa capaian perkembangan anak menggunakan timbangan bambu nilai ketuntasannya mencapai 80%, sedangkan pembelajaran tanpa timbangan ketuntasannya hanya 28%. Berdasarkan hasil perbandingan dari capaian perkembangan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan timbangan bambu dapat meningkatkan capaian perkembangan anak dalam mengenal konsep berat dan ringan benda pada kelompok B RA Fathun Qarib Kota Banda Aceh, yaitu terjadi secara signifikan
KURIKULUM KARAKTER PADA PEMBELAJARAN IPA-BIOLOGI DENGAN INTEGRASI NILAI TEMPATAN PADA SMP KABUPATEN ACEH UTARA Ibrahim Ibrahim
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.683 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.141

Abstract

Dalam mata pelajaran IPA yang digabungkan dengan fisika, kimia dan biologi dinamakan pembelajaran IPA terpadu adalah salah satu pelajaran utama yang diajarkan di SMP berdasarkan Kurikulum Nasional yang berlaku di Indonesia. Selain itu mata pelajaran IPA terpadu dilaksanakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional. Namun ruang lingkup materi ajar IPA terpadu di SMP meliputi makhluk hidup dan proses kehidupan, materi, energi dan perubahannya dalam alam semesta. Kurikulum Integratif yang Islami pada pengajaran dan pembelajaran terpadu (Biologi), (Fisika) dan Alam sekitarnya memasukkan nilai-nilai Islami pada penyampaian materi yang dikaitkan dengan kehidupan nyata siswa, yaitu situasi masyarakat Aceh yang menjalankan syariat Islam. Perubahan tersebut disebabkan oleh terjadi interaksi siswa dengan lingkungannya. Kebaikan lokal dalam kajian ini adalah kebajikan lokal Aceh (seperti yang disebutkan Seameo dan Seamolec di atas) yang lebih diarahkan pada nilai-nilai yang melekat, bermakna, dan yang biasa dikerjakan pada masyarakat Aceh. Nilai-nilai yang melekat, bermakna, dan yang biasa dikerjakan tersebut diintegrasikan dalam konteks permasalahan matematika. Selain dalam konteks permasalahan, nilai-nilai kebajikan lokal juga dapat diintegrasikan dalam bentuk kerja kelompok. Dengan demikian cukup banyak faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran IPA (Biologi) yang mengintegrasikan kebajikan lokal Aceh merupakan suatu pengajaran dan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai kebajikan lokal dalam konteks permasalahan dan tata cara kerja kelompok siswa dalam menyelesaikan permasalahan IPA yang diasuh di ruang belajar.Kata Kunci: kurikulum karakter, pembelajaran IPA biologi dengan integrasi dan nilai tempatan
INVENTARISASI JENIS LEPIDOPTERA SEBAGAI BAHAN AJAR KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP IPA SMP DI KAWASAN HUTAN KOTA BNI KOTA BANDA ACEH Mus riadi; Mau liza
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.136

Abstract

Telah dilakukan Penelitian tentang “ Inventarisasi Jenis Lepidoptera Sebagai Bahan Ajar Klasifikasi Makhluk Hidup IPA SMP di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh” yang telah dilaksanakan dari tanggal 20 Juni s/d 28 juni 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengiventarisasi jenis-jenis insekta Lepidoptera pada kawasan Hutan Kota BNI kota Banda Aceh dan untuk mengetahui desain bahan ajar yang tepat untuk siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Objek dalam penelitian ini adalah jenis-jenis Lepidoptera di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh. Teknik pengolahan data melalui dua tahap hasil penelitian di olah secara deskriptif, kedua hasil inventarisasi menjadi sumber bahan ajar biologi melalui identifikasi proses dan produk menjadi bahan ajar klasifikasi makhluk hidup IPA SMP. Penelitian ini berlangsung selama 8 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis Lepidoptera yang terdapat di Kawasan Hutan Kota BNI Kota Banda Aceh terdiri dari 7 family yang terdiri dari 20 spesies, Jenis- jenis Lepidoptera yang dijumpai pada lokasi penelitian adalah famili pieridae yang terdiri dari 5 spesies yaitu colias philodie, eurema hecabe,pieris rapae, catopsilia florella, appias lyncida, dari famili papilionidae 4 spesies yaitu papilio polites, graphium agamemnom, papilio memnom, papilio demoleus, dan dari family limatridae 6 spesies yaitu orgya australis, orgya definitie, euproctis guncula, perina sp.2, euproctis villida, euproctis grey. dari family danaidae 1 spesies yaitu tirumala sptentrionis, dari famili nimphapalidae 1 spesies yaitu junonia almana, dari famili nimpalidae 2 spesies yaitu neptis sappho, Danaus pleximus. dan dari famili lyncaidae 1 spesies yaitu arhopala fulla. (2) Setelah hasil inventarisasi di desain kedalam bahan ajar klasifikasi makhluk hidup sebagai acuan proses pembelajaran IPA.Kata kunci : inventarisasi lepidoptera, desain bahan ajar, klasifikasi
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENCEGAH PERILAKU PERGAULAN BEBAS REMAJA DESA KRUENG GEUKUH KECAMATAN DEWANTARA Arini Agustina; Muhammad Badiran; Iman Muhammad; Idawati wati
Jurnal Biology Education Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.778 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i2.1591

Abstract

Pergaulan bebas menjadi beban ganda bagi negara indonesia karena bisa menyebabkan tingginya penyakit menular seksual. Aceh sudah di selimuti oleh atmosfer perilaku pergaulan bebas pada stadium tingkat yang sudah sangat parah. Studi  pendahuluan yang dilakukan  di Dusun  Para  Tujuh Desa  Krueng  Geukuh kecamatan Dewantara didapatkan adanya kasus salah seorang remaja SMA yang mengalami kehamilan diluar nikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, kearifan lokal, sosial media, dan teman sebaya terhadap  pola  asuh  orang  tua  dalam  mencegah  perilaku  pergaulan  bebas  pada remaja di Desa Krueng Geukuh Kecamatan Dewantara tahun 2018. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan secara survey analitik dengan pendekatan cros sectional. Populasi 121 orang. Sampel berusia 14-18 tahun sebanyak 93 orang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, kearifan lokal, teman sebaya terhadap pergaulan bebas dan tidak ada hubungan sosial media, keluarga/pola asuh terhadap pergaulan bebas serta variabel sikap lebih dominan memengaruhi pergaulan bebas dengan Overall percentage = 73,1%. Diharapkan kepada remaja agar membentengi diri dari dampak pergaulan bebas seperti menahan hasrat untuk  melakukan  hal-hal  yang negatif, memenuhi kesibukan diri dengan hal-hal yang positif dan meningkatkan ilmu tentang agama. Kata kunci : Pergaulan bebas menjadi beban ganda bagi negara indonesia karena bisa menyebabkan tingginya penyakit menular seksual. Aceh sudah di selimuti oleh atmosfer perilaku pergaulan bebas pada stadium tingkat yang sudah sangat parah. Studi  pendahuluan yang dilakukan  di Dusun  Para  Tujuh Desa  Krueng  Geukuh kecamatan Dewantara didapatkan adanya kasus salah seorang remaja SMA yang mengalami kehamilan diluar nikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, kearifan lokal, sosial media, dan teman sebaya terhadap  pola  asuh  orang  tua  dalam  mencegah  perilaku  pergaulan  bebas  pada remaja di Desa Krueng Geukuh Kecamatan Dewantara tahun 2018. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan secara survey analitik dengan pendekatan cros sectional. Populasi 121 orang. Sampel berusia 14-18 tahun sebanyak 93 orang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan, sikap, kearifan lokal, teman sebaya terhadap pergaulan bebas dan tidak ada hubungan sosial media, keluarga/pola asuh terhadap pergaulan bebas serta variabel sikap lebih dominan memengaruhi pergaulan bebas dengan Overall percentage = 73,1%. Diharapkan kepada remaja agar membentengi diri dari dampak pergaulan bebas seperti menahan hasrat untuk  melakukan  hal-hal  yang negatif, memenuhi kesibukan diri dengan hal-hal yang positif dan meningkatkan ilmu tentang agama. Kata kunci : Pola Asuh Orang Tua, Perilaku Pergaulan Bebas, Remaja
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA KUTA TINGGI KECAMATAN BLANGPIDIE KABUPATEN ACEH BARAT DAYA TAHUN 2021 Amanda Putri; Siti Maisyaroh Fitri
Jurnal Biology Education Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.237 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i2.3631

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit dengan insidensi tinggi di dunia dan dilaporkan terdapat hampir 1,7 milyar kasus setiap tahunnya. Penyakit ini sering menyebabkan kematian pada anak usia dibawah lima tahun (balita). Dalam satu tahun sekitar 7600 anak usia balita meninggal karena penyakit ini (WHO, 2018). Sementara kasus diare pada Desa Kuta Tinggi berdasarkan laporan Puskesmas terdiri dari 87 kasus pada tahun 2020 (Data Kesehatan Puskesmas Blangpidie). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak balita di Desa Kuta Tinggi Kecamatan Blang Pidie Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2021.  Populasi dalam penelitian ini adalah 457 KK kemudian sampel diambil sebanyak 82 KK. Analisis statistik menggunakan Chi- Square Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kondisi sarana air bersih dengan kejadian diare pada balita (Pvalue = 0,009), ada hubungan antara sumber air minum dengan kejadian diare pada balita (Pvalue = 0,015) dan ada hubungan antara kepatuhan pemakaian jamban dengan kejadian diare pada balita (Pvalue = 0,010). Saran yang dapat diajukan dalam penelitian ini adalah meningkatkan program penyuluhan mengenai diare di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Blang Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya.