cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DIPADU MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI DI MADRASAH ALIYAH KOTA BANDA ACEH Fazrina rina; Khairil muhammad; Ismul Huda
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.662 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning dipadu media audio visual terhadap motivasi belajar siswa pada materi sistem ekskresi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan the matching only pretes posttest control grup design dengan sampel sebanyak 110 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi karya Jhon Keller untuk melihat motivasi belajar siswa. Analisis data menggunakan uji Mann Withney U pada taraf signifikan 0,05. Hasil uji Mann Withney U motivasi belajar diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,044 0,05. Simpulan model pembelajaran discovery learning dipadu media audio visual berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada materi sistem ekskresi di Madrasah Aliyah Kota Banda Aceh.
PENGARUH OBESITAS TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI PUSKESMAS DARUL IMARAH ACEH BESAR Arnisam Arni; Silvia Wagustina
Jurnal Biology Education Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.828 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i1.1078

Abstract

PENGARUH  OBESITAS  TERHADAP  KEJADIAN  PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI PUSKESMAS DARUL IMARAH ACEH BESAR Arnisam1, Silvia Wagustina21,2 Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh Abstrak Penyakit jantung koroner  merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia dan 60 % dari seluruh penyebab kematian penyakit jantung adalah penyakit jantung iskemik. Faktor penyebab munculnya penyakit jantung adalah kelebihan berat badan atau obesitas, Orang yang mengalami kegemukan akan diikuti dengan penimbunan lemak dan peningkatan kadar kolesterol darah. Peningkatan kadar kolesterol dan asam lemak inilah yang dapat mengakibatkan aterosklerosis dan thrombosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obesitas terhadap kejadian penyakit jantung koroner (PJK) di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan design Case Control Study yang dilakukan pada bulan Juli  sampai September 2018 dengan 64 subjek penelitian. Data yang dikumpulkan meliputi data karakteristik subjek penelitian, asupan lemak jenuh, karbohidrat sederhana dan obesitas. Analisa data dilakukan dengan chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan OR. Pada kelompok kasus, subjek penelitian yang menderita kelebihan BB (IMT ≥ 25 kg/m2) sebesar 71,9%. Pada kelompok kontrol  43,8% subjek penelitian menderita kelebihan BB. BB normal  merupakan salah satu faktor yang dapat mencegah terjadinya PJK. Penderita obesitas perlu menurunkan BB dan mengatur diet agar menurunkan kadar kolesterol, LDL dan meningkatkan HDL dalam darah untuk mencegah PJK. Kata kunci : Penderita Penyakit Jantung Koroner, Kelebihan Bb, Kadar Kolesterol dan         Trigiliserida.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 MASYARAKAT GAMPONG LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Almukarramah Almukarramah; Jailani Jailani; Ibrahim Ibrahim; Wety Ulandari
Jurnal Biology Education Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.647 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i1.4517

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah dalam menerapakan sanitasi lingkungan serta perilaku hidup bersih yang dilakukan oleh masayarakat pada Masa Pandemi Corona Virus (Covid-19) di Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian adalah survey. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10% dari jumlah populasi, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 orang masyarakat (kepala keluarga) yang berdomisili dalam wilayah Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket), wawancara dan observasi. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku hidup bersih pada masa pandemi covid-19 masyarakat Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh dapat dikategorikan baik. Masyarakat sangat berperan aktif dalam menjaga juga berperilaku hidup bersih. Hal ini dibuktikan dengan hasil persentase pada setiap indikator penelitian dengan perolehan nilai persentase tertinggi yaitu 74,20%. Adapun upaya atau langkah-langkah yang dilakukan masyarakat dalam menjaga berperilaku hidup bersih yaitu dengan cara membuang sampah pada tempatnya, menyediakan tempat-tempat penampungan sampah baik pada lingkungan rumah maupun tempat-tempat umum dilingkungan masyarakat, mengikuti kegiatan bakti sosial dengan gotong royong bersama dan selalu mengikuti anjuran pemerintah melalui program kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.
PERAN LINTAS SEKTOR DALAM PENGAWASAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH FE BAGI REMAJA PUTRI DI KECAMATAN SIMPANG JAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Muni Rinda Yanti; Sufyan Anwar
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.157 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4233

Abstract

Pemberian Tablet Tambah Darah remaja putri di Kecamatan Simpang Jaya, Kabupaten Nagan Raya dapat dikatakan tidak berjalan dengan efektif. Dari hasil wawancara kepada beberapa remaja putri, dapat diketahui bahwa 8 dari 10 remaja putri tidak mengkonsumsi tablet tambah darah yang diberikan karena takut akan terjadi kelainan pada tubuh mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui input, proses dan output pelaksanaan program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri di Kecamatan Simpang Jaya, Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Simpang Jaya Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 7 Desember sampai dengan 14 Desember tahun 2021. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive samping. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari: Koordinator Ahli Gizi Kabupaten Nagan Raya, Ahli Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Guru salah satu sekolah di Simpang Jaya, remaja putri yang diberikan Tablet Tambah Darah dari Puskesmas Simpang Jaya. Variabel penelitian ini adalah input (SDM, alokasi dana, sarana dan prasarana), proses (persiapan, pendistribusian, pemantauan, pencatatan dan pelaporan) dan output (cakupan kegiatan, ketetapan sasaran, waktu dan distribusi). Hasil penelitian ini adalah input yang meliputi sumber daya manusia, alokasi dana, serta sarana dan prasarana yang belum sesuai dengan pedoman pelaksanaan program. Proses yang meliputi persiapan sudah sesuai dengan pedoman. Sedangkan output yang meliputi cakupan kegiatan belum sesuai dengan ketentuan karena terdapat remaja putri yang belum menerima TTD.
Pemanfaatan Tanaman Katuk (Sauropus Androgynus L.Merr)Dalam Ransumuntuk Meningkatkan Produksi Susu Kambing Betina Peranakan Ettawa Dedhi Yustendi
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.449 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun katuk dalam ransum terhadap peningkatan produksi susu kambing betina PE. Dua belas ekor kambing PE betina berumur 2sampai 3tahun, diberi3 perlakuan penambahan tepung daun katuk 0% (R0);  20% (R1) dan 30%(R2), masing-masing 4 ekor sebagai ulangan. Pemberian pakan dilakukan setiap hari pagi dan sore selama 90 hari. Selama penelitian dilakukan perhitungan jumlah konsumsi pakan dan pertambahan berat badan dan pada saat partus dilakukan pengamatan performance anak yang lahir dan pengambilan data jumlah produksi susu harian. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) pola satu arah yang dilanjutkan dengan uji berganda Duncant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan tepung daun katuk dalam ransum terhadap produksi susu berbeda nyata (P0,05) sedangkan terhadap pertambahan berat badan kambing yang diberi pakan tepung daun katuk tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P0.05).
Jurnal Biology Education 2015 Jailani Jailani
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.973

Abstract

UPAYA PENINGKATAN LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI SISWA MELALUI PENDEKATAN SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY (STS)DALAM PEMBELAJARAN SAINS     Jailani (Dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP,  USM Banda Aceh) ABSTRAK Pendidikan sains diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar  menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan sains diarahkan untuk inkuiri  dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar dan teknologi. Pendekatan Science Technology  Society(STS) merupakan salah satu pendekatan yang menghubungkan antara pembelajaran sains di dalam kelas dengan kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat yang ada disekitar siswa. Melalui pendekatan ini, siswa dilatih untuk memadukan pemahamannya tentang dunia alam (sains) dengan dunia buatan manusia (teknologi) dan dunia sosial melalui pengalaman siswa sehari-hari dalam lingkungan masyarakat. Sains diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasikan. Pembelajaran dengan pendekatan STS tidak hanya menekankan pada penguasaan ranah konsep sains, namun juga menekankan pada penguasaan proses sains, berpikir kreatif, dan pembentukan sikap ilmiah. Kata  kunci : pendekatan STS, literasi sains dan teknologi.
PENGARUH PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI AJAR INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 2 MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Nuraini Nuraini; Muhammad Ridhwan; Azwir Azwir
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.66 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan lingkungan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi ajar interaksi makhluk hidup dengan lingkungan di SMP Negeri 2 Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII semester genap Tahun Ajaran 2018/2019 Pada SMP Negeri 2 Mesjid berjumlah 52 siswa. Sampel penelitian sebanyak 52 siswa yang terdiri dari 26 siswa kelas Pembelajaran pemanfaatan lingkungan sekolah (Eksperimen) dan 26 siswa kelas konvensional (Kontrol). Analisis data eksperimen untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa dengan uji-t (Independent Sample t-test),. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai rata-rata N-gain untuk kelas pembelajaran pemanfaatan lingkungan sekolah adalah 60,64 (sedang) dan kelas konvensional adalah 48,72 (sedang). Hasil uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 4,61 dan ttabel 2,009 sehingga diperoleh t-hitung 4,61 t-tabel 2,009 pada taraf signifikan α 0,05,. Kesimpulan dari hasil terdapat peningkata hasil belajar siswa melalui pemanfaatan lingkungan Sekolah sebagai media pembelajaran pada materi ajar interaksi makhluk hidup dengan lingkungan di SMP Negeri 2 Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar 
PERAN POSYANDU DALAM MENANGANI STUNTING DI DESA ARONGAN KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Rozatul Wardah; Fitrah Reynaldi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biology Education Edisi Khusus
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.859 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4123

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan pembangunan nasional di Indonesia yang dapat terhambatnya pertumbuhan ekonomi, meningkatnya kemiskinan dan ketimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran posyandu dalam menangani stunting di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jenis pendekatan yaitu kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian yaitu seluruh penyelenggara posyandu dan warga Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya yang terlibat sebagai peserta posyandu. Sedangkan sampel yaitu ketua posyandu 1 orang, kader posyandu orang 5, dan peserta posyandu 14 sehingga berjumlah 20 orang dengan teknik pengambilan yaitu purposive sampling. Sumber data yang digunakan yaitu primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu observasi (lembar pedoman observasi), wawancara (lembar pedoman wawancara), dan dokumentasi (alat dokumentasi). Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yaitu: (1)  pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) penyajian data; dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa posyandu di Desa Arongan kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya sangat berperan dalam menengani stunting dimana posyandu tersebut memiliki kader yang sudah mengikuti pelatihan, berpengetahuan dan aktif, partisipasi peserta yang tinggi, dan mampu menurunkan jumlah angka stunting. Adapun program yang dijalankan untuk menagani stunting diantaranya (1) pemberian Makanan Tambahan (PMT); (2) pemberian vitamin A pendamping ASI; (3) pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk ibu hamil; (4) imunisasi dasar lengkap; (5) pemantauan pertumbuhan balita; dan (6) sanitasi lingkungan.
INVENTARISASI TANAMAN YANG DI GUNAKAN SEBAGAI OBAT PENYAKIT KULIT DI GAMPONG ALUE KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Jailani Jailani; Rasyidah Rasyidah
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.558 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.156

Abstract

Penelitian ini berjudul inventarisasi tanaman yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan apa saja yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Objek dalam penelitian adalah berbagai jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai obat penyakit kulit. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisis secara deskripsi yang ditabulasikan untuk diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 17 jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai obat penyakit kulit yaitu belimbing wuluh (Averrhoa belimbing L), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia), Ketepeng cina (Cassia alata L), Lengkuas (Alpinia galangal), papaya (Carica papaya), Tapak dara (Vinca rosea), Daun sirih (Piper betle. L), Brotowali (Tinospora crispa), pegagan (Cantela asiatica), sirsak (Annona muricata L), Lidah buaya (Aloe vera), mengkudu (Morinda citrifolia), kunyit (Curcuma domestica), sambiloto (Adrographis paniculata), Asam jawa (Tamarindus indica L) Cocor bebek (Kalanchoe pinnata), dan Bayam (Alternanthera amoena Voss). (2) Bagian tumbuhan yang digunakan adalah buah, daun, batang dan rimpang. Sedangkan cara meramu obat penyakit kulit adalah dengan cara ditumbuk, direbus, bahkan bisa dipakai langsung tanpa meramunya terlebih dahulu. Kemudian dioleskan pada bagian kulit yang sakit.Kata kunci: inventarisasi tanaman dan obat penyakit kulit
IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKU (PTERIDOPHYTA) SEBAGAI BAHAN AJAR BOTANI TUMBUHAN RENDAH DI KAWASAN TAHURA POCUT MEURAH INTAN KABUPATEN ACEH BESAR Mus riadi; Jai lani; Ar mi
Jurnal Biology Education Vol 1, No 1 (2012): JURNAL BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.857 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v1i1.203

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Identifikasi Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Sebagai Bahan Ajar Botani Tumbuhan Rendah Di Kawasan Taman Hutan Raya Po Cut Meurah Intan Kabupaten Aceh Besar, Penelitian dilakukan pada tanggal 05 s.d 07 November 2016. Penelitian ini bertujuan unatuk mengetahui jenis –jenis  tumbuhan paku apa saja sebagai bahan ajar Botani Tumbuhan Rendah, dan menjadikan sampel dari hasil penelitian sebagai bahan ajar botani Tumbuhan Tingkat Rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survey Lapangan, Analisa data penelitian dilakukan secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan foto. Jenis tumbuhan ini memiliki penyebaran yang sangat luas di wilayah Indonesia. Identifikasi jenis tumbuhan paku dilakukan di TAHURA Pocut Meurah Intan. Hasil  penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat 41 jenis tumbuhan paku yang terdiri dari 19 famili. Jenis yang paling banyak dijumpai berasal dari famili Polypodiaceae sebanyak 8 jenis. Berdasarkan  potensi  pemanfaatannya, (2) yang  dapat  dimanfaatkan sebagai tumbuhan hias sebanyak 9 jenis diantaranya Asplenium pellucidum Lam, dan Dipteris conjugata Reinw. (3) Sebagai tumbuhan obat sebanyak 11 jenis diantaranya Lecanopteris carnosa (Reinw.) Blume. dan Selaginella plana (Desv.ex Poir) Hieron., sebagai bahan kerajinan sebanyak 1 jenis yaitu Gleichenia hispida  Mett.ex Kuhn. dan sebagai bahan pangan sebanyak 5 jenis diantaranya Pteris mertensioides Willd dan Diplazium accendens Blume. Kata Kunci: Identifikasi, Tumbuhan Paku, Bahan Ajar Botani Tumbuhan Rendah