cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DENGAN POLA MAKAN ANAK BALITA DI GAMPONG BUNG RAYA KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR Armi Armi; Rina Rina
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.172 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.139

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang “Hubungan Pengetahuan Gizi Dengan Pola Makan Anak Balita di Gampong Bung Raya Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 30 juli s/d 2 Juni 2014. Salah satu pengetahuan yang perlu dikaji secara akademis dalam ilmu kesehatan adalah Ilmu gizi atau nutrisi. Dalam kenyataannya pengetahuan dan pemahaman tentang gizi sangat baik untuk diketahui karena fungsi utama dari gizi adalah untuk memberikan energi bagi aktivitas tubuh, membentuk struktur kerangka dan jaringan tubuh. Rumusan permasalahan dalam penilitian ini adalah apakah ada hubungan pengetahuan gizi dengan pola makan anak balita, penelitian ini bertujuan agar khalayak dapat mengetahui tentang hubungan pola makan terjadap gizi anak balita. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita di Gampong Bung Raya Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar berjumlah 50 ibu. Sedangkan yang menjadi sampel adalah ibu-bu yang memiliki anak balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptis kwantitatif dengan menggunakan instrument penelitian seperti pertanyaan untuk wawancara serta angket. Hasil penetilitian yang diperoleh adalah t = 1,872 jika dikonsultasikan dengan ttabel dengan dk (n-2) = 48, pada α = 0,05 diperoleh ttabel = 1.67722 Maka thitung lebih besar Dari ttabel (1,872 1.67722). Jadi disini menunjukan tidak terjadi korelasi atau pengaruh antara variabel dependent (pola makan) terhadap variabel independent (pengetahuan gizi) yang singifikan.Kata kunci : gizi, pola makan dan nutrisi
PENGARUH PENAMBAHAN EM BUATAN DAN KOMERSIL PADA FERMENTASI PUPUK CAIR BERBAHAN BAKU LIMBAH KULIT BUAH Eli Yuslina Eli Yuslina Eli Yuslina
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.134

Abstract

Sampah organik yang setiap harinya dihasilkan oleh masyarakat dapat diolah menjadi produk yang lebih bernilai. Salah satunya pupuk organik buatan yaitu untuk memenuhi kebutuhan pupuk tanaman yang sifatnya alami (tidak mengandung bahan kimia), kualitasnya baik, bentuk dan kemasan praktis, mudah didistribusikan, mudah dalam pengaplikasian, mudah diperoleh, serta mengandung unsur hara lengkap. Metode yang digunakan adalah fermentasi dengan menambahkan agen effective microorganism (EM). Effektive Mikroorganism merupakan kumpulan bakteri yang dilibatkan dalam proses pembuatan pupuk yang bertujuan untuk mempersingkat waktu fermentasi dan meningkatkan kualitas produk pupuk. Bahan baku yang dapat digunakan antara lain : limbah kulit buah, sisa – sisa makanan dan jerami. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan effective microorganism (EM) pada peningkatan unsur hara dalam pupuk cair.  Kata Kunci : Sampah Organik, Pupuk Cair, Limbah Kulit Buah
Perbedaan Hasil Belajar antara penerapan Blended Learning dangan Metode Konvesrional dalam Pembelajaran Biologi pada Konsep Ekosistem Siswa kelas X SMA 2 Banda Aceh Mus riadi
Jurnal Biology Education Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v7i1.205

Abstract

Hasil Penilaian Sejawat Sebidang atau Peer Review Karya Ilmiah : Jurnal Ilmiah
UJI EFEKTIFITAS PERASAN KULIT MENTIMUN (Cucumis sativus L) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP LARVA NYAMUK Culex sp Rahmayanti Rahmayanti; Safridha Kemala Putri; Irwana Wahab
Jurnal Biology Education Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.49 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i2.3637

Abstract

Nyamuk Culex sp merupakan salah satu vektor penyakit filariasis. Pengendalian nyamuk dengan larvasida buatan secara terus menerus dapat menyebabkan serangga kebal/resisten, sehingga dikembangkan larvasida alami. Tumbuhan merupakan sumber yang kaya akan senyawa kimia bioaktif dengan sifat insektisida. Kulit mentimun mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang bersifat larvasida. Rasa pahit pada kulit mentimun disebabkan karena adanya asam kafeik yang merupakan salah satu golongan senyawa flavonoid, sehingga dapat menolak serangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perasan kulit mentimun dengan konsentrasi 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 0,8% efektif berperan sebagai larvasida alami terhadap larva nyamuk Culex sp. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Aceh pada Bulan April s/d Mei 2019. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah larva nyamuk Culex sp instar III sebanyak 325 ekor. Sampel yang digunakan adalah total populasi. Pengamatan dilakukan dengan melihat larva mati yang diobservasi selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan perasan kulit mentimun konsentrasi 0,2% dapat mematikan larva sebesar 8%, konsentrasi 0,4% sebesar 16%, konsentrasi 0,6% sebesar 20% dan konsentrasi 0,8% sebesar 28%. Dapat disimpulkan bahwa perasan kulit mentimun (Cucumis sativus L) efektif sebagai larvasida terhadap larva Culex sp pada konsentrasi 0,4%, 0,6% dan 0,8%. Diharapkan kedepan ada penelitian lanjutan untuk  menguji ekstrak kulit mentimun sebagai larvasida alami.
FORMULASI BUBUR BEKATUL (NUTRICE BRAN FISOY) SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN UNTUK PENINGKATAN BERAT BADAN ANAK GIZI KURANG DI KABUPATEN ACEH BESAR Silvia Wagustina
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.299

Abstract

Status gizi dan angka kematian bayi (AKB) merupakan salah satu indikator kesehatan masyarakat. Kecukupan gizi sangat mempengaruhi kehidupan bayi dan anak-anak di bawah usia lima tahun.Di Aceh, prevalensi anak balita gizi buruk dan gizi kurang meningkat sekitar 4 persen dari 23 persen pada 2010, menjadi 27 persen pada 2013. Di Kabupaten Aceh Besar, prevalensi gizi buruk dan kurang sebesar 22,1 persen. Diperlukan upaya penanggulangan untuk menurunkan prevalensi gizi kurang di Aceh dengan pemberian makanan tambahan yang berbasis bekatul (rice bran) dalam bentuk “Nutrice Bran Fisoy”.Tujuan penelitian ini  memproduksi formula bubur berbasis bekatul dan mengetahui pengaruhnya terhadap berat badan anak gizi kurang. Formula bubur berbasis bekatul ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai makanan tambahan bagi anak yang menderita gizi kurang dalam upaya menurunkan prevalensi gizi kurang di kecamatan Darul Imarah.Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan disain Randomized Controlled Trial (RCT). Data yang dikumpulkan adalah karakteristik sampel subjek penelitian dan  berat badan anak gizi kurang sebelum dan setelah pemberian produk “Nutrice Bran Fisoy. Pemberian intervensi pada kelompok perlakuan selama 2 minggu. Analisa data menggunakan uji statistik t-tes dependent dan independent dengan derajat kepercayaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa rerata berat badan balita sebelum diberikan formula NBF untuk kelompok perlakuan adalah 8,42 kg dan pada kelompok kontrol 8,15 kg. Setelah diberikan formula NBF rerata berat badan balita untuk kelompok perlakuan 8,71 kg dan pada kolompok kontrol 8,30 kg. Terdapat peningkatan berat badan setelah pemberian formula NBF sebesar 290 gram pada kelompok perlakuan dan 150 gram pada kelompok kontrol.Ada pengaruh pemberian formula NBF terhadap berat badan anak gizi kurang pada kedua kelompok dengan p 0,05.Formula NBF dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk peningkatan berat badan anak gizi kurang.
IMPLELENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN SAINS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIT TINGKAT TINGGI PADA SISWA Jailani Jailani; Anwar Anwar
Jurnal Biology Education Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.187 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i1.1077

Abstract

IMPLELENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN SAINS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIT TINGKAT TINGGI PADA SISWA  OlehJailani, dan Anwar FKIP Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh  Abstrak: Rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan tingkat penalaran berpengaruh terhadap rendahnya prestasi belajar mereka. Salah satu penyebabnya adalah kecendrungan siswa terbiasa hanya  mengembangkan pola berpikir tingkat rendah. Sebenarnya  salah satu tujuan utama pendidikan sains adalah mendorong perkembangan intelektual dan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada diri siswa. Penyiapan generasi berkualitas hendaknya dapat dilakukan melalui pemberdayaan siswa melalui pemecahan masalah dengan meningkatkan penalaran dalam pendekatan, strategi, metode maupun upaya tehnis pembelajaran apapun. Salah satu contoh pembelajaran yang memberdayakan pemecahan masalah, dan yang diyakini dapat meningkatkan hasil pembelajaran adalah yang menggunakan pola pembelajaran berdasarkan masalah atau Problem Based Learning (PBL). PBL dikembangkan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan keterampilan intelektuan, sehingga menjadi siswa yang autonom dan mandiri. Kata kunci: Problem Based Learning (PBL),  berpikir tingkat tinggi
PELAKSANAAN POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU) LANSIA OLEH KADER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR Nur Asiah; Henki Adisa Putra; Rita Surya
Jurnal Biology Education Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.837 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i1.4518

Abstract

Kesehatan lansia yang baik di fokuskan pada upaya untuk dapat menambah usia dan memperpanjang kehidupan, sehingga memungkinkan mereka tidak hanya hidup lebih lama, tetapi juga dapat memperluas keterlibatannya secara aktif dalam semua kegiatan di masyarakat. Pemerintah mencanangkan pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan melalui program puskesmas dengan melibatkan peran dan lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial yang disebut posyandu lansia. Kegiatan posyandu lansia ini merangkap upaya-upaya perbaikan dan meningkatkan kesehatan masyarakat, meliputi: kegiatan promotif, preventif, kuratit dan rehabilitatif yang dilaksanakan oleh kader posyandu dibawah bimbingan petugas kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan posyandu lansia oleh kader di wilayah kerja Puskesmas Selimeum Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian ini bersifat Deskriptif Kualitatif dengan tehnik pengambilan sampel secara Total sampel dengan jumlah sampel 50 orang. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Selimeum Kabupaten Aceh Besar, dengan analisa Univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden berada pada kategori baik dalam kegiatan promotif yaitu sebanyak 20 responden (40%), berada pada kategori baik kegiatan preventif yaitu sebanyak 22 responden (44%), berada pada kategori baik pada kegiatan rehabilitatif yaitu sebanyak 28 responden (56%). Kesimpulan sebagian besar gambaran pelaksanaan posyandu lansia berada dalam kategori baik. Diharapkan bagi puskesmas meningkatkan petugas kesehatan dalam melakukan pelatihan kepada kader posyandu lansia.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Dewi Sartina; Arfah Husna
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.486 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4232

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak buruk terhadap kualitas hidup anak dalam mencapai tumbuh kembang optimal sesuai potensi genetiknya. Berdasarkan data Riskesdas 2018, kasus stunting dan gizi buruk di Aceh masih berada di atas angka nasional. Angka gizi buruk nasional 3,5% sementara di Aceh di atas 5,5%. Berdasarkan Surat Bupati Nagan Raya, No.050/2021, menetapkan 30 desa di Nagan Raya sebagai Lokus Stunting. Saat ini Nagan Raya tercatat angka stunting 29,4%.Berdasarkan survey awal di Kuala Pesisir didapatkan bahwa balita yang mengalami stunting adalah sebanyak 44 balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Jenis penelitian ini menggunakan design cross – sectional. Populasi penelitian berjumlah 44 ibu balita. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling  yaitu sebanyak 44 ibu balita. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dan di uji dengan uji chi –square. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa pemberian pola makan 0,090 (Pvalue 0,05), kondisi lingkungan  0,743 (Pvalue 0,05), pemeliharaan kehamilan 0,561 (Pvalue 0,05) dan pengetahuan ibu 0,331 (Pvalue 0,05). Kesimpulannya ada hubungan yang signifikan antara pemberian pola makan dengan kejadian stunting pada balita. Sedangkan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi lingkungan, pemeliharaan kehamilan dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita. Diharapakan kepada para ibu agar lebih memperhatikan pola makan anak untuk menghindari kejadian stunting. 
Pengunaan Peta Konsep Untuk Belajar Bermakna Dan Peningkatan Pemahaman Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Jailani Jailani
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.501 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.302

Abstract

One of the effort to increase the instructional effectiveness is by developing meaningful learning strategy throught using the concept mapping. The instructional objectives at school is not only to increase the academical achievement but also the ability and skill of the students in order to be able to understand the process of inproving knowledge, attitude to the subject which is studied and attitude to the environment, too. The instructional strategy whith the concept mapping is one of thealternatives that can provide the result of all aspects that is hoped to reach the instructional objectives. The concept mapping learning strategy signifies the students reorganize the new knowledge by inserting the concept into the net hierarchily and discribe their connection in a diagram and the combine it into a greater knowledge structure. The organizing of conceptual undestanding well will aid the meaningfulness of students learning, so, the students are easier to understand the material of the lesson being studied.
Jurnal Biology Education 2015 Dasrieny Pratiwi
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.972

Abstract

KEMAMPUAN CALON GURU BIOLOGI DALAM MENYUSUN RENCANA PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 1Dasrieny Pratiwi  2Agil LepiyantoUniversitas Muhammadiyah Metro Lampung ABSTRACTThe aim for this reseach is to get  the information about preservice abblity to construct the lesson plan base on kurikulum 2013.  About 12 lesson planwas an analissed according Samani’s instrument and reseach need.  For complited the data, this research using questionnaire for preservice whos to get subject microteaching TP. 2013/2014 at Universitas Muhammadiyah Metro.  The data was quantitative analisysis. Data shows about 50% preservice abbility is good category for construct lesson plan base on kurikulum 2013. And the syntax was on student centered.  Altought that, according questionnaire they admit that constructing the lesson plan make him is a verry dizzy activity, so that they (several) just download the same lesson plan from the internet that has a simmiliar topic. Keyword: lesson plan, kurikulum 2013