cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 253 Documents
Jurnal Biology Education 2015 Musriadi Aswad
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.969

Abstract

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING  TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH SISWA PADA KONSEP JAMUR SMA KOTA BANDA ACEH 1Musriadi 2RubiahDosen Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Serambi MekkahMusriadi.biologi@gmail.com ABSTRAK Model Pembelajaran dalam pendekatan kontekstual adalah model problem based learning merupakan suatu model dalam pembelajaran yang membantu siswa untuk menemukan masalah dari suatu peristiwa yang nyata, mengumpulkan informasi melalui strategi yang telah ditentukan sendiri untuk mengambil satu keputusan pemecahan masalahnya yang kemudian akan dipresentasikan dalam bentuk unjuk kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil belajar siswa pada konsep jamur (fungi)  yang dibelajarkan dengan model problem based  learning dan hasil belajar siswa yang  dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional; (2)  kemampuan kerja ilmiah siswa pada konsep jamur (fungi) yang dibelajarkan dengan model problem based learning dan  kemampuan kerja ilmiah siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Metode dalam  penelitian adalah metode Quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa   kelas X  semester ganjil  pada Tahun Ajaran 2014, yang berjumlah 4 kelas paralel. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 2 kelas yang ditentukan secara cluster random sampling  terdiri dari kelas eksperimen  (Problem based learning) dan kelas kontrol (Pembelajaran konvensional). Teknik analisis data dilakukan dengan uji t dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara siswa yang dibelajarakan dengan model PBI dengan pembelajaran konvensional, thitung = 4,269, t-tabel = 2,055 (2) terdapat perbedaan skor kemampuan kerja ilmiah siswa yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model PBI dengan pembelajaran konvensional, thitung = 2,982, t-tabel= 2,055 Hasil penelitian menunjukkan: (1)  hasil belajar siswa konsep jamur (fungi)  dengan model PBI (0,58)  lebih tinggi dibandingkan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (0.32). (2)  Skor kemampuan kerja ilmiah siswa dengan model PBI (76) lebih tinggi dibandingkan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (74). Kata Kunci:      model problem based learning, hasil belajar, kerja imiah siswa, dan konsep jamur
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR Chairul Amni; Rita Astarina
Jurnal Biology Education Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.894 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i1.2226

Abstract

Perencanaan persediaan bahan baku merupakan salah satu peranan yang sangat penting dalam dunia industri untuk meningkatkan permintaan pasar. Sebuah perencanaan produksi akan berjalan dengan baik jika di dukung dengan adanya persediaan bahan baku yang memadai. Persediaan bahan baku juga memberikan kontribusi biaya yang cukup besar sehingga komponen biaya ini juga perlu untuk dikendalikan. Melihat pentingnya fungsi perencanaan produksi dan pengendalian persediaan bahan baku, maka perlu adanya usaha untuk mengelolanya secara efisien untuk mendapatkan hasil yang optimal. Perencanaan bahan baku merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk mendukung proses produksi, sehingga tidak terjadi masalah seperti keterlambatan pengiriman barang kepada konsumen, dan pemborosan biaya bahan baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengendalian bahan baku yang diterapkan serta untuk mengetahui jumlah ekonomis bahan baku pada setiap kali pemesanan yang di analisis dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Dari penelitian ini mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa penggunaan metode EOQ dalam pemesanan bahan baku jauh lebih optimal dan efisien dibanding metode yang selama ini diterapkan, terlihat dari selisih total biaya pemesanan bahan baku pada tepung mencapai 1,21% (404.950 rupiah) selisih pada bahan baku gula 0,02% (4.450 rupiah) dan selisih biaya pada pemesanan ragi dan garam sebesar 14,31% yaitu sebesar Rp. 82.500 untuk Ragi dan Rp. 8.250 untuk selisih pemesanan garam. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode EOQ mempuanyai hasil baik dalam melakukan pemesanan bahan baku sehingga bahan baku untuk produksi tidak mengalami penumpukan dan tidak mengalami kekosongan dalam gudang.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA KONSEP SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Erdi Surya
Jurnal Biology Education Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.328 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v4i1.140

Abstract

Telah dilakukan sebuah penelitian yang berjudul “Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Sikap Ilmiah Siswa Pada Konsep Sistem Pernapasan Manusia di SMA Negeri 11 Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan sikap ilmiah siswa pada konsep Sistem Pernapasan Manusia melalui pembelajaran berbasis masalah. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan “pretest-postest control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI SMA Negeri 11 tahun ajaran 2012/2013. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yaitu satu kelas eksperimen sebanyak 30 orang dan satu kelas kontrol sebanyak 30 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah skor kemampuan sikap ilmiah siswa terhadap PBL. Uji perbedaan dua rerata antara dua kelompok perlakuan menggunakan uji t. Data menunjukkan bahwa ada perbedaan peningkatan secara signifikan pada kelas eksperimen dibanding kelas kontrol pada taraf α=0,05 yaitu thitung ttabel. Pada sikap ilmiah 2,7 1,67. Rata-rata N-Gain sikap ilmiah siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 0,30 dan 0,40; yang termasuk kategori sedang. Pada umumnya siswa menyatakan senang dengan pembelajaran berbasis masalah karena dapat meningkatkan minat belajar dan mudah dalam memahami konsep. Dengan demikian pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan sikap ilmiah siswa di SMA Negeri 11 Banda Aceh.Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah dan sikap ilmiah
INVENTARISASI TANAMAN YANG DI GUNAKAN SEBAGAI OBAT PENYAKIT KULIT DI GAMPONG ALUE KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Jailani Jailani; Rasyidah Rasyidah
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.142

Abstract

Penelitian ini berjudul inventarisasi tanaman yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan apa saja yang digunakan sebagai obat penyakit kulit di Gampong Alue Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Objek dalam penelitian adalah berbagai jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai obat penyakit kulit. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisis secara deskripsi yang ditabulasikan untuk diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 17 jenis tanaman yang bisa dijadikan sebagai obat penyakit kulit yaitu belimbing wuluh (Averrhoa belimbing L), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia), Ketepeng cina (Cassia alata L), Lengkuas (Alpinia galangal), papaya (Carica papaya), Tapak dara (Vinca rosea), Daun sirih (Piper betle. L), Brotowali (Tinospora crispa), pegagan (Cantela asiatica), sirsak (Annona muricata L), Lidah buaya (Aloe vera), mengkudu (Morinda citrifolia), kunyit (Curcuma domestica), sambiloto (Adrographis paniculata), Asam jawa (Tamarindus indica L) Cocor bebek (Kalanchoe pinnata), dan Bayam (Alternanthera amoena Voss). (2) Bagian tumbuhan yang digunakan adalah buah, daun, batang dan rimpang. Sedangkan cara meramu obat penyakit kulit adalah dengan cara ditumbuk, direbus, bahkan bisa dipakai langsung tanpa meramunya terlebih dahulu. Kemudian dioleskan pada bagian kulit yang sakit.Kata kunci: inventarisasi tanaman dan obat penyakit kulit 
KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS MUARA BATU KABUPATEN ACEH UTARA Silmi yanti; Namora Lumongga Lubis; Iman Muhammad; Idawati wati
Jurnal Biology Education Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.626 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i2.1590

Abstract

Antenatal care (ANC) adalah pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang diberikan kepada semua ibu hamil. Survei awal yang dilakukan di Puskesmas Muara Batu Kabupaten Aceh Utara didapatkan bahwa cakupan K1 pada tahun 2016 yaitu sebesar 90 % dan cakupan K4 yaitu sebesar 79 % , hal ini belum mencapai target yang ditetapkan yaitu 100%. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, ketersediaan pelayanan ANC, akses pelayanan kesehatan, dukungan suami dan sumber informasi terhadap kepatuhan melakukan kunjungan antenatal care di puskesmas Muara Batu Kabupaten Aceh Utara tahun 2018. Jenis penelitian mixed method  dengan  pendekatan kuantitatif  dan  kualitatif.  Populasi adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan saat peneliti melakukan penelitian, yaitu sebanyak 32 responden. Sampel pendekatan kuantitatif sebanyak32 responden dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Sampel kualitatif terdiri dari 3 orang ibu hamil, 3 orang suami dan 1 orang bidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kunjungan  kepatuhan melakukan antenatal care dengan pengetahuan, sikap dan sumber informasi pada ibu hamil. Disarankan kepada ibu hamil untuk menambah pengetahuan tentanGkunjungan antenatal care melalui media elektronik maupun media cetak, selain itu diharapkan menghadiri bila ada pertemuan penyuluhan ataupun posyandu di desa yang menyampaikan informasi kesehatan khususnya tentang antenatal care. Kata kunci : Kepatuhan, antenatal care, Ibu hamil
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS PRAKTIKUM TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA Eggi Aqmar Amazida; Rahmi Rahmi; Muhammad Azzarkasyi
Jurnal Biology Education Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.764 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i2.3913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model discovery Learningberbasis praktikum berpengaruh terhadap literasi sains siswa dan hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dikelas Xl SMA 2 Peusangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif sederhana dan jenis penelitian eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan pretest dan posttest control grup desain, pengambilan sampel dilakukaan claster random sampling, yaitu kelas XI IPA 1 terdiri dari 34 siswa yang digunakan sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbasis praktikum, sedangkan kelas XI IPA 2 terdiri dari 34 siswa yang digunakan sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai posttest pada kelas eksperimen memperoleh hasil dengan nilai rata-rata 87, 05 sedangkan untuk kelas control diperoleh nilai rata-rata yaitu73,53. Terdapat perbedaan diantara kedua kelas tersebut karena menggunakan model pembelajara discovery learning berbasis praktikum pada kelas eksperimen, sedangkan pada kelas control menggunakan pembelajaran konvensioanal yang berpengaruh terhadap literasi sains dan hasil belajar siswa pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di kelas XI SMA 2 Peusangan.
PENGARUH PENERAPAN MEDIA ASLI DAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DALAM MATERI AJAR TRANSPORTASI PADA TUMBUHAN DI SMP NEGERI ACEH BESAR. Ibrahim Sufie; Mahyiddin Mahyiddin
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.036 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.891

Abstract

Materi ajar transportasi pada tumbuhan merupakan salah satu pokok bahasan yang dipelajari oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang banyak dijadikan bahan praktikum. Bagi guru yang kreatif praktikum di Laboratorium atau di lahan terbuka langsung pada tumbuhan agar mudah dimengerti oleh siswa, serta mudah diinvestasikan oleh guru dengan metode dan media pembelajaran. Penggunaan media gambar dan media asli harus benar-benar dapat berfungsi sebagai media  belajar untuk proses belajar. Dari hasil penelitian kita dapati informasi bahwa  terjadi perbedaan prestasi belajar siswa antara yang diajarkan dengan menggunakan gambar dan media asli pada materi ajar sistem transportasi di  SMP Negeri Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Aceh Besar, sedangkan sampel diambil dua kelas yaitu kelas dua sebanyak 87 orang dengan cara random kelasnya saja. Cara mengumpulkan data dengan menyajikan materi ajar sistem  transportasi pada tumbuhan, diberikan tes choice sebanyak 25 item tes. Analisis data digunakan uji-t yaitu untuk melihat perbedaan prestasi belajar siswa antara yang diajarkan dengan media gambar dan media langsung pada pokok bahasan transportasi pada tumbuhan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh      t tabel pada taraf nyata 0,05 dan db = 37 yaitu 52,08. dengan demikian nilai t hitung t tabel atau 0,16 52,08.  berarti t-hitung lebih kecil dari t-tabel, artinya tak  ada perbedaan prestasi belajar siswa kelas dua  SMP Negeri  Aceh Besar antara yang diajarkan dengan media gambar dan media asli pada materi ajar sistem transprotasi tumbuhan. Kata Kunci : Penerapan, Media, Prestasi belajar
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS PANTE RAYA BENER MERIAH Mawadhah Yusran; Razia Begum Suroyo; Rina Hanum
Jurnal Biology Education Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.531 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v7i1.1079

Abstract

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS PANTE RAYA BENER MERIAH Mawadhah Yusran1, Razia Begum Suroyo2, Rina Hanum3 1STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam2,3Magister Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia, MedanEmail: yusranmawaddah@gmail.com ABSTRAK ASI Eksklusif merupakan pemberian ASI saja tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, dan nasi tim, dianjurkan dalam jangka waktu 6 bulan. Pada tahun 2016 di Puskesmas Pante Raya bayi yang ber umur 0-6 bulan sebanyak 60 bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pertumbuhan dan perkembangan bayi ASI eksklusif dengan bayi yang tidak ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pante Raya Kabupaten Bener Meriah Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah case control. Sampel penelitian adalah 60 bayi dengan tidak diberi ASI eksklusif dan 60 bayi dengan diberi ASI ekslusif. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis Chi-Square. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan variabel berat badan dengan nilai p-value 0,461, panjang badan nilai p-value 0,017, perkembangan motorik halus nilai p-value 0,049, perkembangan bahasa nilai p-value 0,031, perkembangan motorik kasar nilai p-value 0,029, perkembangan tingkah laku sosial nilai p-value 0,006. Ada perbedaan berat badan bayi ASI eksklusif dengan bayi tidak ASI eksklusif, ada perbedaan panjang badan bayi ASI Eksklusif dengan bayi tidak ASI Eksklusif, ada perbedaan perkembangan motorik halus bayi ASI Eksklusif dengan bayi tidak ASI Eksklusif, ada perbedaan perkembangan bahasa bayi ASI Eksklusif dengan bayi tidak ASI Eksklusif, ada perbedaan perkembangan motorik kasar bayi ASI Eksklusif dengan bayi tidak ASI Eksklusif, ada perbedaan perkembangan tingkah laku sosial bayi ASI Eksklusif dengan bayi tidak ASI Eksklusif.  Kata Kunci    : Pertumbuhan, Perkembangan, Bayi, ASI Eksklusif
OBSERVASI PERILAKU HARIAN PRIMATA MONYET EKOR PANJANG (Mascaca fascicularis) BERDASARKAN ETNO EKOLOGI DI KAWASAN GUNUNG GEURUTEE KABUPATEN ACEH JAYA Azwir Azwir; Jalaluddin Jalaluddin; Said Faisal
Jurnal Biology Education Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.614 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v9i1.4515

Abstract

Monyet Ekor Panjang adalah salah satu fauna yang menjadi daya tarik wisatawan di Gunung Geurutee Aceh Jaya. Perilaku harian Monyet Ekor Panjang adalah salah satu aspek yang harus diketahui untuk kepentingan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Gunung Geurutee. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Pengamatan perilaku Monyet Ekor Panjang dilakukan pada tiga kelompok yang masing-masing terdapat pada di sebelah barat, utara dan timur Geurutee. Metode pengamatan perilaku Monyet Ekor Panjang yang digunakan adalah Scan Sampling. Setiap kelompok Monyet Ekor Panjang diamati sebanyak tiga kali, masing-masing selama 120 menit dengan interval waktu 5 menit. Perilaku Monyet Ekor Panjang di sebelah barat dari tinggi ke rendah adalah bergerak (39,26%), makan (17,66%), inaktif (13,96%) grooming (11,55%), bersuara (9,8%), bermain (4,04%), agonistik (2,03%), tidur (1,6%), dan kawin (0,1%). Perilaku Monyet Ekor Panjang di sebelah timur dari tinggi ke rendah adalah bergerak (37,28%), bersuara (15,2%), makan (14,53%), inaktif (12,3%), grooming (11,16%), agonistik (4.6%), bermain (3,63%), tidur (1,17%), dan kawin (0,13%) dan Perilaku Monyet Ekor Panjang di sebelah utara dari tinggi ke rendah adalah bergerak (38,03%), makan (28,64%), inaktif (13,2%), bersuara (10,14%), grooming (6,42%), agonistik (1,9%), bermain (1,17%), dan tidur (0,5%). Terdapat 9 jenis pada titik pengamatan sebelah barat dan timur, sedangkan pada titik pengamatan sebelah utara terdiri atas 8 jenis perilaku. Rata-rata persentase perilaku Monyet Ekor Panjang dari yang tinggi ke rendah adalah bergerak, makan, inaktif, bersuara, grooming, bermain, agonistik, tidur dan kawin.
HUBUNGAN FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA ARONGAN KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Safinatun Najah; Darmawi Darmawi
Jurnal Biology Education Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Biologi Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.15 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v10i1.4234

Abstract

Balita pendek merupakan masalah rendahnya konsumsi zat makanan yang terjadi dalam waktu cukup lama, sehingga panjang tubuh balita tidak sesuai dengan umurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor ibu yang terdiri dari pendidikan, pekerjaan, usia hamil, dan jarak hamil dengan kejadian stunting di Desa Arongan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Rancangan penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling yang berjumlah 35 sampel. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Penelitian dilakukan di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya pada pada bulan November 2021. Analisis data menggunakan uji stastistik Chi-square untuk menguji signifikasi antar variabel dengan taraf sig (α) = 0,05.  Jika  P-value diperoleh lebih kecil dari sig (α) (P-value0,05) maka terdapat hubungan antara faktor ibu yang terdiri dari pendidikan, pekerjaan, usia hamil, dan jarak hamil dengan kejadian stunting di Desa Arongan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Hasil analisis uji Chi-square tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting diperoleh p-value = 0,512 (0,05). Hasil uji Chi-square hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian stunting diperoleh p-value = 0,803 (0,05). Hasil Uji Chi-square hubungan usia ibu hamil dengan kejadian stunting diperoleh p-value = 0,656 (p0,05). Hasil uji Chi-square jarak kehamilan ibu dengan kejadian stunting diperoleh p-value  = 0,263 (p0,05). Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan faktor ibu antara dengan kejadian stunting pada balita didesa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya.