cover
Contact Name
Hero Wintolo
Contact Email
herowintolo@stta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
senatik@stta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta
ISSN : 23373881     EISSN : 25281666     DOI : 10.28989/senatik
SENATIK merupakan jurnal proceeding seminar nasional teknologi informasi dan kedirgantaraan yang dikelola Pusat Penelitian,dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta. Jurnal ini diterbitkan dalam jangka waktu setahun sekali, dalam bentuk off line/ buku cetak dan on line dengan E-ISSN 2528-1666, digunakan untuk publikasi karya ilmiah, peneltian, tesis dan desertasi dari dosen dan calon dosen. Jurnal dari SENATIK ini juga terindeks ke crossref dengan nomor doi 10.28989 sehingga artikel yang dipublikasikan memiliki nilai yang lebih. Sebagai institusi yang memiliki ciri khas kedirgantaraan, maka setiap penerbitan dari proceeding ini akan disertai dengan seminar nasional yang temanya dalam lingkup Teknologi dan Kedirgantaraan. Mulai SENATIK 2018, proceeding akan dicetak menggunakan International Standard Book Number (ISBN)
Arjuna Subject : -
Articles 442 Documents
Analisis Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) di Industri Pengecoran Logam Fajri, Arif; Nurdin, Riani; Santoso, Prasidananto Nur
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.474

Abstract

CV. Mega Jaya Logam merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak pada bidang pengecoran logam (Aluminium, Besi, dan Baja) yang sebagian besar proses produksinya menggunakan mesin, manusia dan peralatan serta area yang memiliki potensi bahaya yang tinggi bagi tenaga kerja apabila tidak dilakukan pengendalian. Penelitian ini dilakukan untuk mengindentifikasi hazard atau bahaya yang bisa saja terjadi, menilai risikonya, dan akhirnya dapat melakukan pengendalian terhadap risiko bahaya dengan menggunakan sistematika HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control). Hasil penelitian menunjukan pada penilaian risiko terdapat 96 jenis bahaya dengan tingkat risiko dari yang tertinggi sampai dengan terendah pada bagian produksi yaitu, terdapat 3 jenis bahaya dengan pengklasifikasian tingkat risiko “Extreme Risk”, terdapat 66 jenis bahaya dengan pengklasifikasian tingkat “High Risk”, terdapat 23 jenis risiko dengan pengklasifikasian tingkat “Moderate Risk”, terdapat 4 jenis risiko dengan pengklasifikasian tingkat “Low Risk”. Pengendalian bahaya yang diusulkan adalah melakukan sosialisasi secara rutin mengenai K3 terkait potensi bahaya dan risiko untuk mengurangi terjadinya kecelakaan kerja, serta menyesuaikan APD yang digunakan dengan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Comparison of Eloquent ORM with Query Builder in Work Management System (Case Study: Muhammadiyah Lamongan Hospital) Akhdani, Febryan; Wijayanto, Danur
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.449

Abstract

A management system is a set of policies, processes, and procedures used by an organization to ensure that the system can fulfill the tasks required to achieve its objectives. With this system, the company can make it easier for the management of a task/project that is being done by the employee/employee. In the SIRS Unit at Lamongan Muhammadiyah Hospital, the implementation of Work Management is still done manually, namely by holding monthly meetings held at the beginning of the month which can affect the efficiency and effectiveness of employees in terms of collecting/reporting tasks assigned by the project leader. For this reason, a Job Management System is needed that can overcome these problems. Job Management System, created on a Web-based basis using Laravel 8.0 as the framework and MySQL as the database. In this study, researchers will focus on implementing Eloquent ORM which is a special feature in Laravel to make it easier for developers to process data and compare Eloquent ORM with Query builder in its implementation on Job Management System. The result of this research is Query Builder can execute database query more faster and more memory efficient than Eloquent, but Eloquent use simple code than Eloquent.
Analisis scheduling pengerjaan reinforcement fuselage pesawat N219 menggunakan metode program evaluation and review technique (PERT) PT. Dirgantara Indonesia priyono, agus; mauidzoh, uyuunul; astuti, marni
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.466

Abstract

One of the successes or failures of a project is influenced by project scheduling and control planning, less effective scheduling results in delays and the emergence of problems during project work, this requires good scheduling to regulate work activities, therefore determining the critical path of activities is needed to Set the time for the work to go according to plan. In this study, the focus is on scheduling the reinforcement fuselage for the aircraft N219 PT. Dirgantara Indonesia, using the Program Evaluation And Review Technique (PERT) method to determine the critical path of activity and calculate the most likely completion time of the reinforcement fuselage work. The results of the research analysis on the main schedule for the reinforcement fuselage work obtained a critical path with the activity code A – B – D – E – G, Development Problem Log (DPL) scheduling analysis obtained critical path A1 – B1 – C1 – E1 – F1, A2 – B2 – C2 – D2, A3 – B3 – D3 – E3, A4 – B4 – C4 – D4, A5 – B5 – C5 – D5 – E5, A6 – B6 – C6 – D6 – E6. And the most likely completion time for the reinforcement fuselage work is 40-45 days with a probability value of 95.72% - 99.88%.
Preliminary Design dan Analisis Weight and Ballance Surveillance Mapping UAV Tricopter V-TOL Tilt Rottor 2 Meter Wing Span Lesalli, Prytha Virgiawan
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.461

Abstract

Preliminary design merupakan langkah yang dilakukan untuk merancang pesawat udara, sebelum dilakukanya detail design dan analisis lebih lanjut. UAV (Unmanned Aerial Vehicle) Surveillance dan Mapping umumnya digunakan untuk memantau serta memetakan suatu wilayah dengan berbagai macam tujuan. Perancangan awal pesawat UAV ini dilakukan untuk menentukan wing loading, power weight ratio serta untuk mencari nilai luas sayap dan power motor yang diperlukan untuk menunjang UAV secara analitik yang menggunakan 3 motor dengan kemampuan take-off dan landing secara vertical serta motor dapat melakukan tilting supaya pesawat dapat melaju secara horizontal dengan kecepatan cruise 16 m/s dan kecepatan maksimal 24 m/s. Mencari nilai massa dan titik pusat massa airframe UAV dengan memasukan properti beberapa material berupa massa jenis pada komponen-komponen airframe menggunakan software CATIA V5, hasil analisis massa airframe menggunakan CATIA digabungkan dengan komponen-komponen UAV yang lain sehingga didapatkan massa total dan titik pusat massa UAV. Didapatkan massa total 6165 gr, luas sayap 0,575 m2, power requirement 395 W, serta pusat massa sebesar 141.183mm dibelakan leading edge chord root.
Metode Pencegahan Warping dan Cacat Kualitas Permukaan Produk Fused Deposition Modelling (FDM) Danindra Brian Kusuma; Muslim Mahardika; Juan Pratama; Urip Agus Salim; Sukmaji Indro Cahyono; Budi Arifvianto
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.455

Abstract

Keunggulan 3D printing FDM (Fused Deposition Modelling) yang mampu membuat prototype dengan bentuk kompleks dalam waktu yang singkat menjadikan salah satu proses manufaktur utama dalam perindustrian otomotif, aerospace, bidang kesehatan dan masih banyak lagi. Terlepas dari kelebihan yang dimiliki FDM, proses ini memiliki kekurangan, yaitu kualitas permukaan hasil cetak yang buruk. Salah satu penyebab dari kekurangan ini adalah terjadinya fenomena warping dan cacat permukaan setelah pengambilan produk dari platform. Pada penelitian ini, dilakukan analisa pengaruh platform temperature dan penggunaan raft terhadap fenomena warping yang terjadi  pada produk hasil cetak FDM. Variasi parameter cetak yang digunakan adalah platform temperature (non-heated dan 60°C), raft air gap (0,2 dan 0,4 mm), dan raft top layer (1, 2, dan 3 buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform temperature mempengaruhi fenomena warping yang sering terjadi pada produk cetak FDM dan penggunaan raft dapat meminimalisir cacat permukaan ketika pengambilan produk dari platform FDM. Parameter cetak optimal dengan produk cetak yang sempurna dihasilkan saat penggunaaan platform temperature 60°C, raft air gap 0,4 mm, dan 1 raft top layer.
Analisis Penilaian Risiko Proses Supply Chain Pada Perusahaan E-Retail Menggunakan Metode House Of Risk Pinpin Denish Amalia Situmorang; Melia Eka Lestiani
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.476

Abstract

Di era modern ini perkembangan teknologi elektronik sangat berkembang pesat, tidak hanya sebagai sarana komunikasi tetapi juga merambah ke perekonomian. Seperti pada perusahaan ritel, transaksi perdagangan ritel telah menggunakan e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber permasalahan yang terjadi pada perusahaan e-retail, kemudian akan dipaparkan solusi dari permasalahan yang terjadi pada perusahaan e-retail. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan mewawancarai dan observasi secara langsung pada perusahaan e-retail. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa yang menjadi sumber masalah pada proses supply chain yaitu human error, terdapat ketidak sesuian jumlah stok fisik barang dengan jumlah stok pada sistem. Untuk itu dibutuhkan penanganan resiko dengan melakukan manajemen sumber daya manusia, melakukan perbaikan sistem manajemen gudang, mengganti supplier, dan melakukan evaluasi kinerja supplier secara berkala.
Building Web-Based Job Management System Using the Laravel 8.0 Framework (Case Study: Muhammadiyah Lamongan Hospital) D Efita Ningsi Husen; Danur Wijayanto
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.450

Abstract

The Job Management System is a system that can make easier for Directors to monitor their completing tasks/projects employees. The application of Job Management at the SIRS Unit of the Muhammadiyah Lamongan Hospital is still done manually. Actually this is not a big thing, but it can affect the efficiency and effectiveness of employees in terms of collecting tasks/projects assigned by the project leader. In addition, the director as the highest leader at Muhammadiyah Lamongan Hospital also has to wait for a report from the project chairman to be able to get the final results of the project that is being worked on. For this reason, a web-based work management system was created using the waterfall method, Laravel 8.0 Framework, and MySQL database. The purpose of this system is to help the Director to be able to monitor the progress of a project carried out by employees in each unit. In addition, this system can assist the project leader in monitoring the progress of the project given by the Director. And the benefits that employees get are that they don't have to wait for offline meetings or regular meetings to collect tasks that have been done. This system also supports project team members to improve effectiveness, time efficiency, and quality of work.
Analisis Kekuatan Statik Pada Sayap Pesawat Ultralight Menggunakan Software Solidworks Lies Banowati; Ichlasul Amal Nurrachman; Yoga Yulasmana
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.468

Abstract

Konstrukai struktur sayap pesawat terbang terdiri dari : spar, rib , dan skin. Berdasarkan fungsinya sayap adalah sebagai penghasil lift terbesar disamping sebagai penyimpanan bahan bakar. Sayap pesawat terbang akan menahan beban dari gaya angkat (lift-load) secara terus menerus dan berulang. Faktor utama yang mengakibatkan terjadinya kegagalan struktur pesawat terbang adalah kegagalan material. Penelitian dilakukan dalam dua tahap analisis, yaitu analisis aerodinamika dan analisis statik. Metode yang digunakan yaitu menginput hasil analisis CFD kedalam analisis statik menggunakan perangkat lunak Solidworks. Jenis material yang menjadi perbandingan yaitu Al 2024-T3, Al 7075 dan composite woven carbon. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pada hasil analisa statik dengan material composite woven carbon memiliki nilai stress maksimum terkecil yaitu 275.1 Mpa, dan nilai defleksi maksimum 84.35 mm. Material composite woven carbon lebih kuat dalam menahan beban gaya angkat (lift) dan lebih ringan dibandingkan dengan material Al 7075 dan Al 2024-T3.
Analisa Pengaruh Terhadap Kualitas Transfer Data pada Jaringan Computer Berbasis Kabel Serat Optic Menggunakan Metode Regresi Linear Habib Satrio Atmojo; Hero Wintolo; Astika Ayuningtyas
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.442

Abstract

Fiber optic cable is the fastest computer network transmission medium today. In addition to its ability to transfer data faster than other transmission media, fiber optic cable also has factors that can interfere with its performance, one of which is bending. Experiments were carried out on fiber optic cables that were given bending, then tested the data transfer speed for 60 seconds at different bending diameter variations. The results of the test with a maximum speed of 967.35 mbps at a bending diameter of 20 mm, then the speed decreases as the bending diameter is getting smaller, and the slowest speed is at a diameter of 6 mm with a speed of 4.15 mbps. The data was then tested using the validity test, normality test, linearity test and analyzed using simple regression analysis. From the results of the study it can be concluded that there is an effect of bending on the quality of data transfer by 41%.
Analisis Jumlah Fasilitas Pelayanan Server Validasi Kartu Kesehatan Dengan Menggunakan Metode Antrian Angelia, Yulia; Nurdin, Riani; Astuti, Marni
SENATIK STT Adisutjipto Vol 7 (2022): Generation Z's Participation in Aerospace
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v7i0.462

Abstract

Pandemi covid-19 mengubah banyak hal, tidak terkecuali dalam dunia penerbangan dan hal-hal yang berkaitan dengan operasional bandar udara, termasuk diantaranya Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Perubahan karena pandemi covid-19 terlihat cukup jelas ketika penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan harus membawa surat kesehatan. Ketika penumpang melakukan validasi surat kesehatan pada bagian server validasi di Bandar Udara Internasional Yogyakarta sering terjadi permasalahan dalam pelayanan yaitu penumpukan (antrian) penumpang yang disebabkan oleh jumlah fasilitas server validasi tidak mencukupi untuk melayani penumpang yang datang bersamaan. Digunakan model antrian untuk menganalisis jumlah server yang optimal.  Dari hasil analisis maka jumlah server pelayanan yang harus disediakan setiap periodenya adalah sebanyak 3 (tiga) server. Sebab apabila jumlah server lebih besar dari 3 server akan mengakibatkan waktu menunggu penumpang semakin kecil tetapi prosentase waktu menganggur server pelayanan justru lebih besar. Apabila jumlah server lebih kecil dari 3 akan mengakibatkan waktu menunggu penumpang semakin besar dan prosentase waktu menganggur server pelayanan tidak terhingga.