cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Hubungan Kamarisasi Dan Bahan Bakar Biomassa Terhadap Kejadian Infeksi Pernafasan Akut Pada Anak Balita Poetra, Ricky Perdana; Amelia, Afriyana
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 4, No 2 (2018): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2018
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.21 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v4i2.118

Abstract

ABSTRAK ISPA merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang masih merupakanmasalah kesehatan yang serius terutama di negara-negara berkembang seperti di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kamarisasi dan bahan biomassa terhadap kejadian penyakit ISPA pada anak balita di Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel adalah balita yang berada di Kelurahan Kalebajeng. Penarikan sampel menggunakan simple random sampling yaitu berjumlah 85 anak balita. Data diolah dengan menggunakan computer program SPSS dan dianalisis menggunakan uji chi square. Diperoleh hasil bahwa responden yang tidak memiliki kamar/memiliki kamar namun tidak memenuhi syarat sebanyak 22 orang (25,9%), sedangkan yang memiliki kamar memenuhi syarat sebanyak 63 orang (74,1%). Untuk ISPA menunjukkan bahwa dari 22 responden yang penggunaan kamarisasi tidak memenuhi syarat sebanyak 10 balita (45,5%) yang menderita ISPA. Sedangkan dari 63 responden yang penggunaan kamarisasi memenuhi syarat sebanyak 49 balita (75,0%) yang tidak menderita ISPA. Hasil uji statistik dengan menggunakan Yate’s Correction di peroleh p-value = 0,070 yang berarti p-value lebih besar dari alfa 0,05 dengan demikian H0 diterima. Artinya Tidak ada hubungan antara penggunaan kamarisasi dengan kejadian ISPA pada anak balita.Kata Kunci : ISPA, Anak balita, Kamarisasi, Bahan bakar biomassa, Rumah sehat.
Hubungan Aspek Area Klinis Dan Area Manajerial Terhadap Keselamatan Pasien Iskandar, Muhammad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 4, No 2 (2018): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2018
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.006 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v4i2.113

Abstract

ABSTRAK Rumah Sakit dr. Suyoto telah mendapatkan akreditasi paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Versi 2012. Akan tetapi dalam perjalanannya, program mutu dan keselamatan pasien kurang berkembang yang ditandai dengan penurunan nilai indikator mutu klinik dan mutu manajerial serta terjadinya insiden Kejadian Nyaris Cidera (KNC) dan Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), seperti pemberian obat jadi yang nyaris salah pasien serta pasien jatuh dari tempat tidur di ruang rawat inap. Atas kejadian ini maka pencapaian nilai indikator mutu klinik dan nilai indikator mutu manajerial serta mencari hubungan atau korelasi indikator mutu klinik dan manajerial dengan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) ini dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental dengan pendekatan cross sectional dengan sampling populasi pasien rawat inap, petugas kesehatan, sampling pasien radiologi, dan sampling pasien laboratorium. Hasil penelitian didapatkan nilai mutu klinik dan manajerial yang sudah mendekati nilai 80%, didapatkan sebagian indikator mutu klinik dan manajerial mempunyai hubungan atau korelasi dengan sasaran keselamatan pasien. Simpulan dari penelitian ini adala nilai indikator mutu klinik dan manajerial sudah mendekati standar mutu KARS 2012 namun perlu ditingkatkan lagi.Kata Kunci : Indikator Mutu Klinik, Manajerial, Sasaran Keselamatan Pasien 
Potensi Bahaya Kerja Pada Pekerja Industri Manufaktur Logam Sukmandari, Erna Agustin
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 4, No 2 (2018): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2018
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.527 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v4i2.119

Abstract

ABSTRAK Upaya yang paling mendasar dalam penerapan sistem manajemen keselamatandan kesehatan kerja pada perusahaan adalah melakukan identifikasi potensi bahaya agar dapat segera dilakukan upaya pengendaliannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling dalam penentuan sampelnya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan utama maupun informan pendukung. Keabsahan data dengan metode triangulasi sumber dan member checking. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat lima jenis potensi bahaya pada pekerja manufaktur logam, yaitu bahaya asap, bahaya sinar, unsafe act, bahaya benda jatuh, dan bahaya serbuk besi. Asap hasil pengelasan dapat menyebabkan asfiksia dan manganisme. Sinar hasil pengelasan menyebabkan katarak dan kanker kulit. Unsafe act merupakan 88%penyebab kecelakaan kerja. Cedera yang paling umum dialami pekerja saat tertimpa benda yang jatuh adalah memar, patah tulang, strain, dan terkilir. Debu logam bukan hanya dapat menyebabkan pneumoconiosis saja, namun pada paparan yang tinggi dapat pula menyebabkan penyakit kanker, asma, allergic alveolitis, dan iritasi. Kata Kunci : Identifikasi Bahaya, Manufaktur Logam, Unsafe Act, Debu Logam
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Timbulnya Carpal Tunnel Syndrome pada Pengendara Ojek Farhan, Fanny S
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 4, No 2 (2018): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2018
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.292 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v4i2.114

Abstract

ABSTRAK Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah masalah kesehatan yang diakibatkan olehpenekanan atau terjepitnya saraf medianus yang melewati terowongan karpal pada ekstremitas atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya keluhan tersebut pada pengendara ojek di Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Responden adalah seluruh tukang ojek yang ditemuin selama kurun waktu penelitian di Kecamatan Kramat Jati berjumlah 96 orang. Instrument penelitian berupa kuesioner dan pemeriksaan tinnel test pada araf medianus. Berdasarkan analisis chi square, terdapat hubungan bermakna antara postur pergelangan tangan dengan keluhan CTS (p<0.05), faktor usia dengan keluhan CTS (p<0.05) dan indeks massa tubuh dengan keluhan CTS (p<0.05). Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui tukang ojek yang mengalami keluhan Carpal Tunnel Syndrome sebanyak 72 responden (75%). Faktor yang dominan menyebabkan timbulnya keluhan CTS adalah postur pergelangan tangan, faktor usia dan indeks massa tubuh.Kata Kunci : Pergelangan Tangan, Ojek, Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Studi Literatur Peranan Terapi Musik Pada Pasien Post Traumatic Amnesia Djafar, Ida
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.7 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.153

Abstract

ABSTRAK Terapi musik adalah metode berbasis bukti. Mendengarkan musik menstimulasi pendengaran dan otak manusia, Musik dalam beberapa hal berkhasiat bagi manusia karena musik memainkan peran penting dalam rehabilitasi cedera otak. Musik membangkitkan kenangan pada periode-periode kehidupan tertentu, kejadian tertentu atau orang dan tempat tertentu. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk menentukan peran musik pada pasien pasca trauma amnesia. Metode penelitian ini menelusuri hasil publikasi ilmiah melalui basis data yang digunakan dalam bentuk PubMed, GoogleSchoolar, Proquest, Science Direct. Hasil tinjauan jurnal menunjukkan bahwa terapi musik adalah latihan kognitif terbaik dalam pemulihan fungsional yang dapat mengembalikan fungsi memori, perhatian, orientasi dan hasil perilaku. Dapat disimpulkan bahwa terapi musik membantu pemulihan fungsi kognitif dan tidak memiliki efek berbahaya. Kata Kunci : Musik Terapi, Post Traumatic Amnesia
Analisis Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Di Instalasi Rawat Jalan Klinik Paru Rumah Sakit Paru Cirebon Sudiarti, Tati; Soepangat, Soedarto; Wiyono, Teguh
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.343 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.138

Abstract

ABSTRAKRumah sakit merupakan salah satu institusi penyelenggara pelayanan kesehatan yang merupakan bagian terintegral dari sistem pelayanan kesehatan nasional yang memberikan pelayanan promotif, prefentif maupun kuratif. Salah satu penunjang terselenggaranya kualitas pelayanan yang baik adalah terselenggaranya Sistem Informasi  Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang handal, efektif dan efisien serta upgradeable. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan analisis alur dan proses penerimaan / pendaftaran SIMRS yang berlangsung di Klinik Paru Rumah Sakit Paru Cirebon. Untuk mengetahui dan analisis SDM SIMRS di instalasi rawat jalan klinik paru. Untuk mengetahui dan analisis fasilitas dan sarana prasarana Sistem Informasi Manajemen di instalasi rawat jalan  klinik paru  rumah sakit paru Cirebon.Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif, instrument pengumpulan data pedoman wawancara, pedoman observasi, check list, dan alat tulis, jumlah informan 11 orang dengan analisa data cara induktif. Hasil penelitian menunjukkan Adanya perbedaan cara mendaftarkan pasien rawat jalan menurut Depkes dengan Klinik Paru Cirebon. Sumber daya manusia yang ada di Instalasi Rawat Jalan Klinik Paru Cirebon pasien masih kurang.  Sumber Daya Manusia  di unit sistem informasi manajemen rumah sakit yang ada sudah cukup tetapi staff di bagian pengembangan dan pengelolaan aplikasi SIMRS masih kurang. Kompetensi staff dan petugas di pendaftaran masih ada yang belum sesuai dengan kompetensinya. Komputer dan perangkat keras yang ada di Instalasi Rawat Jalan Klink Paru Cirebon masih kurang. Di unit sistem informasi manajemen rumah sakit, komputer dan hardware yang ada sudah cukup. Rumah Sakit Paru Cirebon telah menyelenggarakan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) sesuai  dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2013 dan Keputusan Direktur Rumah Sakit Paru Cirebon tentang penyelenggaraan sistem informasi manajemen rumah sakit pada tahun 2017.Kata Kunci : Implementasi SIMRS; Instalasi Rawat Jalan.
Pengaruh Waste Dengan Pendekatan Lean Hospital Terhadap Pengendalian Biaya Kualitas dan Produksi Nugroho, Taufik; Fitriasari, Nikma; Ekasari, Putu Ayu; Prasanti, Ira
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.675 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.128

Abstract

ABSTRAK Instalasi farmasi beralih dari revenue center menjadi cost center terbesar rumah sakit berupa biaya produksi dan biaya kualitas. Identifikasi dan penghapusan waste diharapkan dapat menjadi solusi efisiensi biaya di rumah sakit. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh kejadian waste terhadap biaya produksi dan biaya kualitas. Penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden 33 dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil PLS menyatakan bahwa koefisien direct effect waste terhadap pengendalian biaya produksi sebesar 0.184, berarti waste berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya produksi. Koefisien direct effect pengendalian biaya kualitas terhadap pengendalian biaya produksi sebesar 0.616, berarti pengendalian biaya kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya produksi. Koefisien indirect effect waste terhadap pengendalian biaya produksi melalui pengendalian biaya kualitas sebesar -0.056, berarti waste berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengendalian biaya produksi melalui pengendalian biaya kualitas. Semakin tinggi waste, maka cenderung meningkatkan pengendalian biaya kualitas dan biaya produksi. Semakin baik pengendalian biaya kualitas yang disebabkan oleh semakin rendahnya waste, maka cenderung meningkatkan pengendalian biaya produksi, meskipun penurunan tersebut tidak signifikan.Kata Kunci : Waste; Lean; Biaya Kualitas; Biaya Produksi.
Peran Personal Health Record (PHR) dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 Srimayarti, Berly Nisa; Siregar, Kemal N.; Rahmaniati, Martya
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.183 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.150

Abstract

ABSTRAKDiabetes melitus merupakan salah satu dari empat masalah penyakit tidak menular tertinggi di dunia. Pada tahun 2015 jumlah kasus dengan diabetes tipe 2 mencapai 415 juta, 425 juta pada tahun 2017, dan 629 juta diperkirakan tahun 2045 di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai manfaat penggunaan Personal Health Records dalam pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode systematic review berdasarkan protokol PRISMA dan pencarian melalui empat database elektronik (PubMed, ProQuest, Scopus, dan SpingerLink). Kriteria inklusi adalah artikel tentang informatika kesehatan, pengelolaan diabetes tipe 2, penggunaan Personal Health Records, dan diterbitkan tahun 2012-2018. Pencarian awal mendapatkan 539 artikel penelitian, yang setelah kriteria ekslusi didapatkan 7 artikel yang dianalisis. Manfaat Personal Health Records adalah catatan kesehatan menjadi lengkap, meningkatkan kesadaran untuk mengelola diabetes tipe 2, dan mendorong perubahan perilaku pasien. Pasien yang mengelola diabetesnya dapat mengurangi risiko gagal ginjal (87%), kebutaan (72%), gejala neuropati (68%), dan amputasi ekstremitas bawah (67%). Personal Health Records dapat mendorong partisipasi pasien dalam kontrol kesehatan individu, yang memungkinkan pasien untuk memantau aktivitas fisik mereka sendiri, diet, berat badan, glikemik, kadar glukosa, untuk mengakses pengetahuan terkait diabetes.Kata Kunci:  Diabetes Tipe 2; Pengelolaan Diabetes; Personal Health Records; Perilaku Pasien 
Perbandingan Hasil Pengukuran Laju Endap Darah Dengan Metode Manual dan Automatic Sukarmin, Mimin; Iqlima, Dealitanti
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.472 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.109

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan LED dapat dilakukan dengan metode manual dan automatic. Pemeriksaan LED metode manual membutuhkan waktu pembacaan 1 jam, sedangkan metode automatic 30 menit sehingga terdapat perbedaan waktu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil LED metode manual dan metode automatic. Jenis penelitian adalah deskriptif komparatif. Menggunakan 58 sampel, yang dilakukan pemeriksaan LED metode manual dan metode automatic di RS Karya Medika II Tambun Bekasi. Uji normalitas data yang diperoleh menunjukkan data berdistribusi normal, selanjutnya dilakukan uji Paired Sample T-Test. Berdasarkan uji tersebut diperoleh nilai P-value 0,34 (P>0,05). Hal tersebut mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara metode manual dan metode automatic. Hasil penelitian ini menggunakan metode automatic Caretium XC-A30, karena dapat menghemat waktu 2 kali lebih cepat, prosedur kerja lebih praktis, dan kemungkinan resiko terpapar pada petugas terhadap cemaran bahan infeksius lebih kecil.Kata Kunci : Automatic; Laju Endap Darah (LED); Manual.
Analisa Kepatuhan Pengisian Berkas Rekam Medis di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X Kencana, Gita; Rumengan, Grace; Hutapea, Fresley
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.848 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.127

Abstract

ABSTRAK Rumah Sakit X sebagai salah satu lembaga pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dimana penyelenggaraan rekam medis yang baik adalah salah satu kuncinya. Masalah yang sering timbul dalam penyelenggaraan rekam medis adalah dalam proses pengisian berkas yang tidak lengkap, terbukti dari didapatkanya angka tertinggi berkas rekam medis yang tidak lengkap adalah pada pengisian resume medis sebesar 27,5%. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan desain studi cross-sectional dengan pendekatan interpretative. Metode kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview) terhadap Direktur mengenai kebijakan rumah sakit tentang rekam medis, Petugas PPA, Petugas Rekam Medis dan Casemanager. Hasil. Seluruh petugas memahami pentingnya pengisian rekam medis dan sebagian memahami SPO yang terdapat dirumah sakit namun sosialisasi belum dijalankan menyeluruh. Sistem reward dan punishment belum diterapkan di rumah sakit tersebut. SPO dan SPM rekam medis berpengaruh kepada kepatuhan petugas dalam pengisian rekam medis, reward dan punishment berpengaruh tehadap sikap dan tanggung jawab dokter dalam kepatuhan pengisian rekam medis dan ukungan dari rekan kerja dapat memotivasi petugas dalam mengisi rekam medis.Kata Kunci : Kepatuhan; Rekam Medis; Dokter; Petugas PPA.

Page 7 of 27 | Total Record : 267