cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Model Regulasi Emosi Perawat Ruang Rawat Inap Klinik Utama Rawat Inap Usada Buana Surabaya Mitra, Ade Ayu; Suryanto, Suryanto; Uktutias, Sendy Ayu Mitra
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.232 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.123

Abstract

ABSTRAKRegulasi Emosi merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mengelola emosi yang tepat untuk mencapai keseimbangan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan regulasi emosi perawat ruang rawat inap dan mengetahui model regulasi meosi yang tepat untuk perawat ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis. Sampel dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perawat ruang rawat inap mengalami regulasi emosi yaitu perasaan kurang dihargai oleh pasien ketika perawat ruang rawat inap mengingatkan saat mengganti cairan infus, minum obat dan mengingatkan waktu seka. sehingga model regulasi emosi yang tepat untuk perawat ruang rawat inap dengan model regulasi emosi proses koping. proses koping diawali dengan problem-focused coping, dilanjutkan dengan appraisal-focused coping dan diakhiri dengan emotion-focused coping. pentingnya regulasi emosi perawat ruang rawat inap sehingga melalui pemberian dorongan setiap perawat dengan simulasi dan sharing dalam menghadapi pasien yang sulit, melatih keterampilan komunikasi antar perawat dalam seminggu sekali.Kata Kunci : Model Regulasi Emosi; Perawat; Ruang Rawat Inap. 
Asupan Serat Sebagai Faktor Dominan Obesitas Perempuan Pralansia Rizqiya, Fauza; Syafiq, Ahmad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.757 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.152

Abstract

ABSTRAK Prevalensi obesitas pada perempuan pralansia semakin meningkat, padahal obesitas berdampak terhadap terjadinya penyakit degeneratif sehingga perlu ditanggulangi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari factor dominan yang berhubungan dengan obesitas menurut persen lemak tubuh perempuan pralansia. Penelitian ini merupakan penelitian crosssectional. Responden merupakan 134 perempuan pralansia di Posbindu terpilih di Pancoran Mas, Depok. Data persen lemak tubuh diambil dengan menggunakan alat bioelectrical impedance analysis (BIA), data asupan dengan menggunakan formulir recall 2 x 24 jam, dan faktor lainnya dengan menggunakan pertanyaan pada kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan regresi logistik untuk memperoleh faktor dominan yang berhubungan dengan obesitas pralansia. Faktor dominan yang berhubungan dengan obesitas perempuan pralansia adalah asupan serat (OR=3,9; 95% CI: 1,4-10,8). Penelitian ini menunjukkan bahwa asupan serat yang rendah dapat memicu obesitas pada perempuan pralansia dan memerlukan program yang sesuai yang membuat asupan serat pada perempuan pralansia meningkat.Kata Kunci : Asupan Serat; Obesitas; Perempuan Pralansia.
Analisis Alur Proses Pengelolaan Linen Kotor Pada Instalasi Laundry di BLUD RS Sekarwangi Agustiani, Dini
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 1 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.522 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i1.131

Abstract

ABSTRAKManajemen  laundry  dan  linen merupakan salah satu indikator dalam penilaian akreditasi rumah sakit. Hasil penelitian pendahuluan ditemukan adanya kenaikan insidensi infeksi daerah operasi pada bulan September–November tahun 2016 dengan bulan September- November tahun 2017 yaitu sebesar 11.3%. Angka ini lebih tinggi bila dibanding dengan standar kejadian infeksi daerah operasi dari DEPKES yaitu sebesar 2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis  manajemen pengelolaan linen di instalasi  laundry  BLUD RS Sekarwangi tahun 2018.Desain  penelitian yang digunakan  adalah kualitatif.  Penelitian dilakukan di BLUD RS Sekarwangi pada April-Juni 2018.  Informan  penelitian ini ditentukan berdasarkan purposive sampling.  Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, Focus Grup Discussion,  observasi dan telaah dokumen.  Variabel yang diteliti meliputi  input (tenaga, dana, sarana  prasarana, dan kebijakan) process (pengumpulan, penerimaan, pencucian, pengeringan, penyetrikaan, pendistribusian) dan  output (pengelolaan linen sudah sesuai standar/belum). Pengolahan  data  dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan analisis data menggunakan teknik analisis isi dengan triangulasi sumber dan triangulasi metoda. Hasil penelitian dari aspek input kebijakan sudah  ada, tenaga  belum mencukupi, untuk sarana prasarana dan konstruksi bangun ruang, personal hygiene masih ada belum sesuai standar Kepmenkes. Aspek process tahap pengumpulan belum  memisahkan linen infeksius dan non infeksius dan belum ada pencatatan, tahap penerimaan belum ada pencatatan dan linen belum di pisahkan, tahap pengangkutan linen infeksius dan non infeksius belum dipisahkan,tahap pencucian tidak adanya penimbangan, lemari terbuka pada tahap penyimpanan.Kata Kunci: Laundry; Pengelolaan linen; Rumah sakit.
Penerapan Patient Safety Pre-Post Partum di Pelayanan Kesehatan (Studi Kasus RS X di Kota Makassar) Muchlis, Nurmiati; Nasrudin, Nasrudin; Agustini, Tutik; Samsualam, Samsualam
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.089 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.151

Abstract

ABSTRAK Kualitas pelayanan kesehatan dapat menentukan kualitas derajat kesehatanmasyarakat. Faktanya, masih terdapat masalah rendahnya kualitas pelayanan yangberdampak pada kesakitan, kecacatan bahkan kematian pada pasien. Penelitian ini bertujuan menggambarkan model penerapan patient safety pre-post partum di RS X Kota Makassar. Informan adalah seluruh petugas kesehatan (bidan, dokter, perawat) yangterlibat dalam penerapan patient safety pre-post partum pada masing-masing tingkatpelayanan kesehatan. Informan kunci yaitu penanggung jawab pelaksanaan pre-postpartum pada masing-masing tingkat pelayanan kesehatan. Jenis penelitian ini evaluatifdengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitan dilakukan di Kota Makassar dan jangkawaktu penelitian selama 6 (enam bulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skoringpenerapan patient safety RS X pada assesment risiko memperoleh nilai 4,0 identifikasidan manajemen risiko terhadap pasien memperoleh nilai 3,7. Pelaporan dan analisisinsiden memperoleh nilai 3,3, Kemampuan untuk belajar dan menindaklanjuti insiden 2dan penerapan solusi untuk mengurangi serta meminimalisir risiko memproleh nilai 3,7.Rata-rata skor untuk semua dimensi sebesar 4,0 sedangkan total skoring sebesar 60.Diharapkan manajemen rumah sakit membenahi penerapan patient safety, khususnyapada dimensi kemampuan belajar dan menindaklanjuti insiden. Kata Kunci: Patient Safety, Pre-Post Partum, Pelayanan Kesehatan
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di RSUD Makassar Alim, Andi; Tangdilambi, Novagita; Badwi, Adam
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.226 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.164

Abstract

ABSTRAK Kualitas pelayanan dimulai dari kebutuhan pelanggan dan berakhir pada persepsi pelanggan. Citra kualitas pelayanan yang baik menitiberatkan pada sudut pandang atau persepsi pelanggan. Dalam pelayanan kesehatan, kualitas pelayanan menempatkan pasien sebagai pihak  yang mengkonsumsi dan menikmati jasa pelayanan kesehatan termasuk yang paling menentukan kualitas jasa. Dengan penilaian kualitas maka mendorong pasien untuk menjalin ikatan hubungan yang kuat dengan pemberi layananan. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui kehandalan, jaminan, bukti fisik, sikap ramah, dan daya tanggap terhadap kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Kota Makassar Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 186 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kehandalan terhadap kepuasan pasien rawat jalan (p=0,002), ada hubungan jaminan terhadap kepuasan pasien rawat jalan (p=0,000), ada hubungan bukti fisik terhadap kepuasan pasien rawat jalan (p=0,000), tidak ada hubungan antara sikap ramah terhadap kepuasan pasien rawat jalan (p=0,353), ada hubungan daya tanggap terhadap kepuasan pasien rawat jalan (p=0,001).Kata Kunci: Kehandalan; Jaminan; Bukti fisik; Sikap ramah; Daya tanggap; Kepuasan
Kualitas Gender di Desa Karang Jeruk Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto Priyanti, Sari; dwi syalfina, Agustin; irawati, Dian
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.712 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.148

Abstract

ABSTRAK Gender merupakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan tidak hanya dilihat dari jenis kelamin secara fisik tapi didasarkan peran dan tanggung jawab yang terbentuk karena adat istiadat yang berkembang di masyarakat. Kesetaraan gender penting diperhatikan dalam meningkatkan derajat kesehatan wanita terutama kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas gender. Penelitian menggunakan jenis epidemiologi deskriptif berlokasi di Desa Karang Jeruk Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Sampel yang diperoleh 70 ibu dengan teknik purposive sampling. Data diolah dengan teknik univariat menggunakan SPSS. Hasil penelitian diperoleh kualitas gender kuarng baik di Desa Karang Jeruk Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto sebesar 44.3%. hal ini disebabkan masih ditemukan respondentidak mampu memenuhi kebutuhan kesehatan dan memiliki perbedaan menu makan karena keterbatasan pendapatan keluarga, masih mempercayai mitos yang bisa mengganggu kesehatan. pernah mendapatkan tindakan kekerasan, tidak memiliki ijin dari suami untuk melakukan kegiatan diluar rumah, tidak memiliki wewenang dalam pengaturan keuangan keluarga.Kata kunci: Kualitas, Gender, Perempuan
Analisis Kemampuan Membayar dan Kemauan Membayar Peserta PBPU yang Menunggak Iuran JKN Di Kecamatan Tamalate Kota Makassar Marzuki, Dian Saputra; Abadi, Muh Yusri; Darmawansyah, Darmawansyah; Arifin, Muhammad Alwy; Rahmadani, Suci; Fajrin, Muhammad Al
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.67 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.158

Abstract

ABSTRAK Tercatat jumlah peserta BPJS Kesehatan yang memiliki tunggakan khususnya di Kota Makassar per Desember 2017 sebanyak 143.794 jiwa penduduk. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Kemampuan Membayar (ATP) dan Kemauan Membayar (WTP) Peserta PBPU yang menunggak iuran Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta peserta PBPU yang menunggak iuran jaminan kesehatan nasional di kecamatan tamalate kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 sampel. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu responden ATP 1 kategori mampu yaitu 61% dan tidak mampu 39%, ATP 2 non makanan berada mampu yaitu 46% untuk non-essensial kategori mampu yaitu 21%. Pada aspek kemauan membayar tunggakan responden kategori tidak mau yaitu sebanyak 70 responden (70%), kategori mau yaitu sebanyak 30 responden (30%). Pengetahuan mengenai tarif JKN yaitu 42%. Responden/anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit katastropik adalah 27% jenis penyakit terbanyak adalah stroke.Kata Kunci: Jaminan Kesehatan Nasional, ATP, WTP
Kepatuhan Tenaga Kesehatan Terhadap Implementasi Hand Hygiene Di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Kota Makassar Hidayah, Nur; Ramadhani, Nur Fadhliyah
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.886 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.236

Abstract

ABSTRAK Kegagalan untuk melakukan hand hygiene dengan benar merupakan penyebab utama Infeksi nosokomial dan penyebaran mikroorganisme multiresisten di fasilitas pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil data awal yang diperoleh dari sumber data RSUD  Haji Kota Makassar di dapatkan hasil bahwa tingkat kepatuhan tenaga kesehatan dalam melaksanakan hand hygiene pada bulan April sampai Juni 2017 hanya sebesar 63,75% dari nilai standar yang ditetapkan yaitu 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan hand hygiene tenaga kesehatan. Desain penelitian menggunakan deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah 70 tenaga kesehatan dan seluruh tindakan cuci tangan yang dilakukan tenaga kesehatan (perawat, bidan, dan dokter). Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan perawat (56.05%), bidan (53.37%), dan dokter (49.33%). Berdasarkan kepatuhan per indikasi sebelum kontak dengan pasien (55.81%), sebelum tindakan aseptik (56.41%), setelah terpapar cairan tubuh pasien yang berisiko (70.11%), setelah kontak dengan pasien (53.16%) dan setelah menyentuh lingkungan sekitar pasien (27.27)%. Kesimpulan menunjukkan bahwa kepatuhan hand hygiene tenaga kesehatan paling tinggi dilakukan oleh perawat. Kepatuhan tertinggi berdasarkan indikasi hand hygiene dilakukan pada momen setelahterpapar cairan tubuh pasien. Kata Kunci: Kepatuhan, Hand Hygiene, Tenaga Kesehatan 
Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Perawat di RS PK Muhammadiyah Bantul Sumarni, Sumarni; Pramuntadi, Andri
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.674 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.157

Abstract

ABSTRAK Komitmen organisasi merupakan komponen penting dalam keberhasilan kinerja organisasi, karena unsur pendorong bagi seseorang untuk melakukan pekerjaan sendiri maupun kelompok. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja perawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Jumlah Sampel penelitian adalah perawat bagian rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul sebanyak 150 orang, yang dipilih menggunakan metode survey. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terkait variabel komitmen organisasi dan kinerja perawat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan positif antara iklim organisasi dengan komitmen profesi (p= 0,001, r= 0,326), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hal ini membuktikan bahwa iklim organisasi dapat berpengaruh terhadap perilaku individu yang berdampak terhadap komitmen profesinya. Ada pengaruh positif variabel komitmen organisasi terhadap kinerja perawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul, koefisien determinansi (r =0,1063). Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin positif iklim organisasi maka semakin tinggi komitmen profesi, begitu juga apabila semakin negatif iklim organisasi maka semakin rendah pula komitmen profesi. Kata kunci: Komitmen organisasi, Kinerja, Perawat
Analisis Keikutsertaan BPJS Kesehatan Mandiri Pada Sektor Informal di Kota Makassar Abadi, Muhammad Yusri; Arifin, Muhammad Alwy; Darmawansyah, Darmawansyah; Rahmadani, Suci; Fajrin, Muhammad Al; Marzuki, Dian Saputra
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.873 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.159

Abstract

ABSTRAKBPJS merencanakan bahwa tahun 2014 masyarakat Indonesia yang ikut dalam program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) mencapai 70% dan ditargetkan tahun 2019 mencapai 100%. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor umur, pendidikan, pendapatan dan dukungan keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yaitu seluruh Pedagang yang ada di Pasar Segar terkhusus Penjual makanan dan minuman yang aktif yaitu 63 orang dan 51 orang yang merupakan pekerja mebel dan bukan peserta BPJS Kesehatan Mandiri. Sampel dalam penelitian ini menggunakan perhitungan total sampling yaitu semua jumlah populasi diambil dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendapatan (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,000) terhadap keikutsertaannya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Namun, tidak terdapat pengaruh antara umur (p=0,296), pendidikan (p=0.350) terhadap keikutsertaannya menjadi peserta. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada pekerja informal agar mendaftarkan dirinya sebagai peserta BPJS Kesehatan dan bagi petugas BPJS Kesehatan perlumeningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pada pedagang sektor infomal.Kata kunci : Partisipasi, Sektor Informal, BPJS Kesehatan

Page 8 of 27 | Total Record : 267