cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Pengaruh Lama Penyimpanan 5 Jam dan 10 Jam pada Suhu 2-8 0C Terhadap Kadar Glycated Hemoglobin (HbA1c) Prihandono, Dwi Setiyo; Waluyo, Fike
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.4 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.162

Abstract

ABSTRAKTes HbA1c digunakan untuk mendiagnosa Diabetes Mellitus. Pada tes laboratorium HbA1c kadar glukosa tidak dipengaruhi oleh fluktuasi glukosa harian. Maka dari itu tes HbA1c digunakan sebagai tes pengendalian Diabetes Mellitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan apakah ada pengaruh lama penyimpanan 5 jam dan 10 jam pada suhu 2-8 oC terhadap kadar HbA1c. Jenis penelitian adalah penelitian Observasi Analitik. Menggunakan 20 sampel darah whole blood yang dilakuan pemeriksaan kadar HbA1c. Sampel diberi perlakuan yaitu tanpa penyimpanan, penyimpanan pada suhu 2-8 oC selama 5 jam, penyimpanan pada suhu 2-8 0C selama 10 jam. Dari tes Kolmogorov Smirnov, menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal dengan p value 0,025 (P <0,05). Untuk menguji apakah ada pengaruh lama penyimpanan 5 jam dan 10 jam pada suhu 2-8 oC terhadap kadar HbA1c, dilanjutkan dengan uji Kruskal Wallis. Uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa nilai signifikan 0,929 dengan demikian P > 0,05 dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh lama penyimpanan 5 jam dan 10 jam pada suhu 2-8 oC terhadap kadar HbA1c. Proses penundaan pemeriksaan dan penyimpanan sampel darah perlu diperhatikan, karena kesalahan pada faktor pra analitik akan mempengaruhi kondisi sampel whole blood yang akan dilakukan analisa HbA1c yang akan dapat memberikan hasil tinggi palsu atau rendah palsu. Kata kunci : Lama Penyimpanan 5 Jam Dan 10 Jam, Suhu 2-8 0C, HbA1c
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap Di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Ayu Putri, Nevy Kusumaning; Karjono, Karjono; Uktutias, Sendy Ayu
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.261 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.165

Abstract

ABSTRAKBPJS Kesehatan merupakan lembaga yang dibentuk untuk menyelenggarakan Program Jaminan Sosial di Indonesia. Masalah yang didapat bahwa pelaksanaan klaim BPJS dalam penyerahan berkas klaim pasien rawat inap kepada kantor BPJS Kesehatan masih mengalami keterlambatan yang jauh dari tanggal yang sudah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya keterlambatan pengajuan klaim BPJS Kesehatan pasien rawat inap di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Hasil penelitian pemberdayaan organisasi total IKK agregat untuk petugas instalasi PAT sebesar 67,2% yang termasuk dalam kategori baik, tetapi ada 3 variabel kepuasan karyawan yang jumlah IKK nya masih berada dibawah total IKK agregrat. Dari waktu penyelesaian 1 berkas klaim petugas verifikasi administrasi sampai berkas dientry membutuhkan waktu selama 18:39:03 per berkas. Dari kelengkapan persyaratan berkas klaim  terdapat 35 % persyaratan berkas klaim tidak lengkap dan harus dikembalikan lagi keruang perawatan, kembalinya berkas klaim ke ruang perawatan yang berpotensi  menyebabkan keterlambatan dalam pengajuan klaim. Dilihat dari jumlah dan kompetensi sumber daya manusia petugas pengelolaan klaim berpotensi menyebabkan keterlambatan dalam pengajuan klaim dan masih ada beberapa  petugas pengelolaan klaim yang masih belum mengikuti pelatihan yang sesuai dengan jabatannya.Kata kunci : Faktor penyebab, Keterlambatan Pengajuan Klaim, Pasien Rawat Inap
Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian Stunting Baduta (7-24 Bulan) Di Karubaga Wanimbo, Erfince; Wartiningsih, Minarni
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.872 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.300

Abstract

Stunting adalah perawakan pendek dengan nilai Z-score PB/U < -2SD yang terjadi akibat akumulasi masalah gizi kronis. Pada tahun 2017, stunting merupakan masalah gizi yang paling banyak ditemukan di Kabupaten Tolikara dibanding masalah gizi lainnya (underweight, wasting, overweight) dengan prevalensi stunting sebesar 41,0% yang dapat memberikan dampak buruk bagi sumber daya manusia (SMD) di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dengan kejadian stunting baduta usia 7-24 bulan. Penelitian ini menggunakan observational analytic  dengan pendekatan cross sectional. Total sampel dalam penelitian ini adalah 81 ibu yang memiliki baduta usia 7-24 bulan dan merupakan peserta aktif program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder yang diambil pada bulan Mei sampai Juni 2019. Data menggunakan uji chi-square dengan nilai p=0,05 dan confident interval (CI)=95%. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian stunting baduta usia 7-24 bulan dengan usia ibu (p= 0,003; CI=95%). Tidak ada hubungan antara kejadian stunting baduta usia 7-24 bulan dengan tinggi badan ibu (p=0,303; CI=95%), tingkat pendidikan ibu (p=0,203; CI=95%) dan pekerjaan ibu (p=0,961; CI=95%). Dapat disimpulkan bahwa memiliki anak di usia yang sangat muda (remaja) berhubungan erat dengan kejadian stunting baduta usia 7-24 bulan, sementara tinggi badan ibu, pendidikan dan pekerjaan ibu tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting. Kata kunci : Baduta, Stunting, Karakteristik Ibu, 1000 HPK
Perbandingan Penghitungan Massa Tubuh Dengan Menggunakan Metode Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) Wiranata, Yonathan; Inayah, Inayatul
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.433 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.280

Abstract

Anthropometric is a method of body mass composition calculation resulting either roughly or directly (detail). BMI is an anthropometric method performed by measuring body weight and height to classify one’s body mass index. BIA is an anthropometric methods used to asses body mass composition, including water mass, musculoskeletal, and mainly body fat mass. The purpose of this study isto find the relationship between the two methods of anthropometry and see the comparasion of body mass composition resulted by the two methods. Study design with descriptive analytics with cross sectional approach, the sampling technique use quota sampling, 41 respondents. Data analysis with analysis of Pearson correlation test (significance level α = 0.05, p – value < α). Results of a normal BMI of 25 respondents (61%), the results of normal BIA 29 respondents (71%) and fat mass between (from 11.00 to 37.30, the average 24.05). obtained a result of a positive relationship between BMI with the composition of body fat (r = 0.708, p <0.000). With it was found that BMI and body fat composition has a significant relationship (p <0.000). It can be cloncuded BMI has strong correlation with body fat mass that were measured by using the BIA method resulted from PSIK student at the University of Muhammadiyah Malang. BIA method is no better than BMI method as a parameter to determine body mass composition.Kata Kunci:  Indeks Massa Tubuh, Bioelectrical Impedance Analysis, Komposisi Tubuh.
Analisis Pengaruh Persepsi Ibu Terhadap Perilaku Gaya Hidup Bersih dan Sehat Berdasarkan Health Belief Model di Surabaya Wartiningsih, Minarni; Soesanto, Danoe; Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Santoso, Gianina Angelia
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.774 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.310

Abstract

Di Surabaya pada tahun 2017, Incidence penyakit diare sebesar 76,602 kasus yang sebelumnya sebanyak 77,617 suspek kasus (98,69%). Kota Surabaya memiliki 63 Puskesmas dan dari tahun 2016 hingga tahun 2018, terdapat 12 Puskesmas yang  inciden penyakit diare pada balita meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi ibu yang mengasuh balita terhadap perilaku gaya hidup bersih dan sehat berdasarkan Health Belief Model. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Terdapat 120 ibu yang mengasuh balitanya dari 12 Puskesmas ikut terlibat dalam penelitian ini. Responden mengisi kuesioner tentang karakteristik, perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefit, cues to action and perilaku gaya hidup sehat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei tahun 2019. Analisis variabel dilakukan dengan uji analisis bivariat dengan regresi binomial. Karakteristik responden yang terdiri dari (usia, tingkat pendidikan dan tingkat sosio ekonomi) pada penelitian ini berpengaruh terhadap perceived susceptibility, perceived severity and perceived benefits. Perceived susceptibility dan perceived severity berpengaruh terhadap perceived barriers, tingkat pendidikan juga berpengaruh terhadap perceived benefits. Cues to action berpengaruh terhadap perceived barriers dan perceived barrier dan perceived benefits berpengaruh terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Kata kunci: Diare, Persepsi, Health Believe Models, PHBS
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Lactobacillus plantarum Terhadap Perubahan Kadar Kolesterol Total Pada Tikus Putih Widajati, Rahma; Aryati, Aryati; Notopuro, Harianto
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.163 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.286

Abstract

Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dan gula tinggi akan menyebabkan obesitas, yang pada akhirnya akan menimbulkan sindrom metabolik. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian post test only control group, dengan menggunakan sampel rattus norvegicus galur wistar berwarna putih, berjenis kelamin jantan, dewasa berusia 3-4 bulan, dengan berat badan 150-200 gram, dan dengan kondisi fisik sehat yang digunakan sebagai hewan model kolesterol tinggi dengan diberi pakan tinggi lemak, yang kemudian diberi bakteri probiotik Lactobacillus plantarum. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Lactobacillus plantarum, sedangkan variabel tergantung adalah kadar kolesterol total dan kolesterol LDL. Pemeriksaan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL dengan metode enzimatik kolorimetri dengan prinsip COD-PAP dilakukan pada akhir penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis optimum probiotik yang dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah. Analisis data menggunakan one way Anova, dimana hasil yang didapat menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada pemberian bakteri Lactobacillus plantarum dengan konsentrasi 5x10⁸CFU dibandingkan konsentrasi 5x10⁹CFU. Oleh karena itu, pemberian Lactobacillus plantarum dengan konsentrasi sebesar 5x10⁸CFU merupakan dosis optimum yang dapat menurunkan kadar total kolesterol dan LDL kolesterol dalam darah.Kata kunci: Diet Tinggi Lemak, Tikus Putih, Kolesterol Tinggi, Lactobacillus plantarum; Kadar Kolesterol Total. 
Optimalisasi Upaya Penerapan Lean Hospital Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Tugu Ibu Depok Muthia, Ayu; Riandhini, Ratna Atina; Sudirja, Angsur
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.232 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lean Hospital di unit rawat jalan Rumah Sakit Tugu Ibu Depok. Dilakukan penelitian kualitatif mengenai gambaran alur proses kondisi saat ini di unit rawat jalan Rumah Sakit Tugu Ibu Depok, mengidentifikasi aktivitas dalam proses kerja di unit rawat jalan, dan menganalisa  Value Stream Map unit rawat jalan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil Value Assessment pasien mulai dari proses pendaftaran hingga mendapatkan obat di apotik masih menunjukan wasting time yang terlalu lama, hal ini karena banyaknya hambatan-hambatan yang terjadi sepanjang alur proses pelayanan unit rawat jalan. Hasil identifikasi kegiatan dan aktivitas selama proses kerja unit rawat jalan yang ada banyak ditemukan pemborosan (Waste), sehingga rasio aktivitas yang bernilai tambah (Value Added Activities) ada yang kurang dari 30%, sebagai bentuk masalah berada pada manusia / man, method, machine serta environment. Usulan perbaikan dilakukan dengan menganalisis akar penyebab masalah, membuat langkah-langkah perbaikan dengan memperkirakan kemampuan rumah sakit dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Perbaikan yang diusulkan terbagi menjadi 3 tahap yaitu; jangka pendek, menengah dan panjang. Kriteria perbaikan jangka pendek diimplementasikan bila dalam pelaksanaannya diperkirakan tidak membutuhkan biaya. Kriteria perbaikan jangka menengah dipilih bila dalam pelaksanaannya membutuhkan biaya dan sarana tambahan, sedangkan perbaikan jangka panjang bila dalam pelaksanaannya diperkirakan membutuhkan biaya, sarana dan perubahan kebijakan dari pimpinan institusi. Sehingga diperlukannya penerapan lean hospital untuk menghilangkan dan meminimalkan pemborosan sebagai bentuk perbaikan dan peningkatan pelayanan di unit rawat jalanKata Kunci : Optimalisasi, Penerapan Lean, Lean Hospital
Level Stres Dan Strategi Coping Pada Caregiver Stroke Rumah Sakit TK.II Pelamonia Makassar Insani, Yunitia; Ngkolu, Nurmulia Wunaini
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.412 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.211

Abstract

Stroke sering terjadi secara tiba-tiba dan tidak terprediksi. Selain membawa dampak psikologis bagi pasien itu sendiri, stroke juga membawa dampak bagi keluarga pasien. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, prevalensi stroke di Indonesia 12,1 per 1.000 penduduk. Data yang didapatkan dari Rumah Sakit Pelamonia mengenai jumlah pasien stroke selama tahun 2018 sebanyak  2379 orang. Agar pasien stroke dapat melangsungkan kehidupannya maka diperlukan seseorang yang dapat membantu segala aktivitasnya yakni caregiver. Beban caregiver mengacu pada perasaan negatif dan ketegangan yang dialami seseorang ketika merawat seseorang yang stroke. Desain penelitian yang digunakan adalah mix method (kualitatif dan kuantitatif) untuk menggali informasi secara mendalam mengenai level dan strategi coping stres caregiver pasien stroke yang menjalani pengobatan di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar dengan pendekatan studi kasus melalui pengisian kuesioner dan wawancara mendalam. Alasan pemilihan lokasi penelitian ini adalah tingginya jumlah pasien stroke di  Rumah Sakit TK. II Pelamonia Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caregiver pasien stroke di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar menggunakan strategi coping yang berpusat pada masalah dan emosi. Strategi coping yang berpusat pada masalah dilakukan melalui menyanyi, mengobrol dengan tetangga, menangis, dan mengatur waktu untuk aktifitas lainnya. Strategi coping yang berpusat pada emosi dilakukan melalui mencari dukungan sosial dari keluarga, menganggap bahwa menjadi caregiver adalah bentuk pengabdian dan kewajiban kepada pasien, bersabar dan tidak berputus asa, dan menjadikannya sebagai upaya untuk memperoleh ladang pahala dari Tuhan.Kata Kunci: Coping Caregiver, Stroke, Level Stres
Uji Efektifitas Ekstrak Etanol Daun Annona Muricata Terhadap Sel Kanker Payudara MCF-7 Ibrahim, Azarya; Sandhika, Willy; Budipramana, Vicky Sumarki
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.258 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.289

Abstract

Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali sehingga dapat menyebar ke jaringan atau organ yang berada dekat dengan payudara atau ke bagian tubuh lainnya. Annona muricata Linn atau Graviola telah digunakan sebagai obat tradisional untuk menangani berbagai jenis penyakit seperti demam, rematik, kanker dan juga sebagai sedatif, insektisida dan imunosupresif. Pada penelitian ini, cell line kanker payudara MCF-7 diberi ekstrak etanol A. muricata kemudian diinkubasi 24 jam. Setelah itu dilakukan uji sitotoksik menggunakan metode MTT assay. Parameter yang digunakan pada uji sitotoksik adalah IC50 yang menunjukkan konsentrasi inhibisi sel kanker sebanyak 50% dengan nilai IC50 sebesar 117,87 μg/ml. Ekstrak dapat dikatakan memiliki aktivitas sitotoksik jika nilai IC50 kurang dari 1000 μg/ml setelah 24 jam kontak dengan sel kanker. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun A. muricata dapat digunakan sebagai pilihan terapi anti-kanker alami untuk kanker payudara.Kata Kunci:  Kanker payudara, Ekstrak etanol daun Annona muricata, MCF-7, MTT assay
Pengembangan Karier Profesional Perawat Non PNS Di Rumah Sakit X Muslim, Ahmad; Sutinah, Sutinah
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 1 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.728 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i1.262

Abstract

Pengembangan karier yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi perawat dapat diwujudkan, jika terdapat keseimbangan antara upaya pengembangan karier yang secara individual dilakukan oleh perawat dan upaya pengembangan karier secara organisasional yang dilakukan oleh pihak manajemen rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses pengembangan perawat non PNS di Rumah Sakit X. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif, sehingga dapat menggambarkan secara rinci dan lengkap mengenai pengembangan karier perawat non PNS di Rumah Sakit X. Data diperoleh melalui wawancara terhadap perawat yang masih aktif bekerja dengan status kepegawaian PNS, non PNS, dan perawat yang telah resign dari Rumah Sakit X. Hasil penenlitian ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit X menerapkan sistem jenjang karier profesional Perawat Klinis untuk perawat non PNS. Penerapan jenjang karier profesional Perawat Klinis di Rumah Sakit X berdasarkan pendidikan formal dan pendidikan berkelanjutan berbasis kompetensi. Pembagian jenjang karier Perawat Klinis (PK) mulai dari PK I sampai PK V. Pengembangan karier perawat non PNS di Rumah Sakit X saat ini masih berdasarkan karier profesional Perawat Klinis. Saat ini pihak manajamen Rumah Sakit X sedang merencanakan pengembangan karier profesional Perawat Riset.Kata kunci : Pengembangan Karier, Karier Perawat, Rumah Sakit

Page 9 of 27 | Total Record : 267