cover
Contact Name
Noh Ibrahim Boiliu
Contact Email
nohibrahim.boiliu@uki.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
regulafidei@uki.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Kristen, FKIP, Universitas Kristen Indonesia., Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 25028030     EISSN : 26209926     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Kristen, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk memublikasikan hasil kajian ilmiah di bidang Pendidikan Agama Kristen dan yang terkait dengan studi keagamaan Kristen.
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
ETOS KERJA PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Hana Suparti; Ezra Tari
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.478 KB) | DOI: 10.46307/rfidei.v4i2.36

Abstract

Here the writer conducted a study of the professional work ethic of Christian Education teachers. This study starts from the anxiety of the writer towards the conditions of the teacher's work ethic, who in actually the teachers have now lost their direction in carrying out their duties. In East Indonesia Region many teachers do not fulfill the undergraduate education qualifications. With this problem, the writer examine the professional work ethic from empirical experience. Based on investigations conducted by the writer in this article, then there are two important things that need to be learned, namely first, teachers who have standards or qualifications in teaching. Second, the availability of facilities and infrastructure that support the implementation of teaching and learning processes. Therefore, the search for the work ethic of the Christian Education teacher is related to the activities of the teacher in carrying out the task. Penulis melakukan kajian terhadap etos kerja professional guru Pendidikan Agama Kristen. Kajian ini berangkat dari kegelisahan penulis terhadap kondisi etos kerja guru, di mana para guru sekarang ini telah hilang arah dalam melaksanakan tugas. Daerah Indonesia Timur banyak guru tidak memenuhi kualifikasi pendidikan strata satu. Dengan persoalan itu maka, penulis mengupas tentang etos kerja profesional dari pengalaman empiris. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh penulis dalam artikel ini, maka ada dua hal penting yang perlu dipelajari, yakni pertama, guru yang memeliki standar atau kualifikasi dalam mengajar. Kedua, ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung terlaksanya proses belaajr mengajar. Karena itu,penelusuran tentang etos kerja guru Pendidikan Agama Kristen berkaitan dengan aktivitas guru dalam melaksanakan tugas.
PENERAPAN METODE PERMAINAN TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 3 DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SD KRISTEN KANAAN TANGERANG Stepanus Daniel; Friska Hasali
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.111 KB)

Abstract

This study was conducted to obtain answers about the application method of a game that affect the increased student motivation in learning Christian education at Canaan Christian elementary Tangerang. The method used in this study is a qualitative method. The population in this study were elementary school students grade 3 Tangerang Canaan Christian school year 2015/2016, while the focus of the study population are students of class 3b. In carrying out this study researchers using observation sheets, questionnaires and written test. Mengertahui observation sheet used for students' motivation in participating in learning activities. A questionnaire was used to determine students' opinions about the methods of the game, while the written test is used to determine the ability of students after participating in learning activities using games. The results of data analysis showed that the increased student motivation along with the increasing average value of cognitive students at each cycle. In addition, the psychomotor aspect, the students were active in participating in learning activities, whereas the affective aspects of students become more focused on listening to the regulations and instructions given by the teacher. This means that this study may be accepted where there is a positive and significant relationship between the application of the game method with increased student motivation grade 3 in Canaan Christian elementary Tangerang. Especially students of class 3b. Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh jawaban tentang penerapan metode permainan yang berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SD Kristen Kanaan Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SD Kristen Kanaan Tangerang kelas 3 tahun pelajaran 2015/2016, sedangkan fokus populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 3b. Dalam melaksanakan penelitian ini Peneliti mengunakan lembar observasi, kuisioner dan tes tertulis. Lembar observasi digunakan untuk mengertahui motivasi belajar siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Kuisioner digunakan untuk mengetahui pendapat siswa tentang metode permainan, sedangkan tes tertulis digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran menggunakan permainan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa meningkatnya motivasi belajar siswa bersamaan dengan meningkatnya rata-rata nilai kognitif siswa pada setiap siklusnya. Selain itu, pada aspek psikomotorik, para siswa terlihat aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, sedangkan aspek afektif siswa menjadi lebih fokus dalam mendengarkan peraturan dan petunjuk yang diberikan oleh guru. Hal ini berarti bahwa penelitian ini dapat diterima dimana terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penerapan metode permainan dengan peningkatan motivasi belajar siswa kelas 3 di SD Kristen Kanaan Tangerang. Khususnya siswa-siswi kelas 3b.
OPAT MAPAISA SEBAGAI BENTUK PEMBINAAN BAGI MASYARAKAT POLEN DAN IMPLIKASI BAGI PELAYANAN GEREJA Harun Y. Natonis; Maglon F. Banamtuan
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.215 KB)

Abstract

The objectives achieved from this research are: to find out how the procedure for mapaisa opat, to find out the reason for the affair fines are still maintained in Pollen, to know mapaisa opat as a form of formation, and to know mapaisa opat in church services. Then the research results obtained, namely: Implementation of customary fines are seen as a form of guidance for the community. The form of coaching is that every person found having an affair is required to pay a fine according to the agreement. Determination and provision of fines as a form of education or guidance so that people do not repeat their actions. Determination of fines with the aim of people afraid and not having an affair again promise and repent. The important aspects of customary fines include; religious aspects, it seems that in this aspect there is confession and repentance; social aspects, looks forgiveness and restoration of good name; then the pedagogical aspect, this aspect appears in the change of attitude and the perpetrator promises not to repeat the act of adultery; and finally the juridical aspect arises in the implementation of the opat mapaisa because it is a feared law and takes people on a good path. Customary fines have an important role in society and the church. Customary fines in the service of the Church serve as a forum for guidance for those who make mistakes. Fines are there, to reduce infidelity and educate people on the truth. Abstrak: Tujuan yang dicapai dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui bagaimana tata cara opat mapaisa, mengetahui alasan denda perselingkuhan masih tetap dipertahankan di Polen, mengetahui opat mapaisa sebagai bentuk pembinaan, dan untuk mengetahui opat mapaisa dalam pelayanan jemaat. Maka hasil penelitian yang diperoleh, yakni: Pelaksanaan denda adat dilihat sebagai bentuk pembinaan bagi masyarakat. Bentuk pembinaannya adalah bahwa setiap orang yang kedapatan berselingkuh diharuskan membayar denda sesuai kesepakatan. Penetapan dan pemberian denda sebagai bentuk didikan atau pembinaan supaya orang tidak mengulangi perbuatannya. Penentuan denda dengan tujuan orang takut dan tidak berselingkuh lagi berjanji dan bertobat. Adapun aspek-aspek penting dalam denda adat di antaranya; aspek religius, nampak dalam aspek ini adanya pengakuan dosa dan pertobatan; aspek sosial, terlihat pengampunan dan pemulihan nama baik; selanjutnya aspek paedagogis, aspek ini nampak dalam perubahan sikap dan pelaku berjanji tidak mengulangi perbuatan perselingkuhan; dan yang terakhir aspek yuridis muncul dalam pelaksanaan opat mapaisa karena bersifat hukum yang ditakuti serta membawa manusia pada jalan yang baik. Denda adat memiliki peranan penting dalam masyarakat maupun gereja. Denda adat dalam pelayanan Jemaat dijadikan sebagai wadah pembinaan bagi jemaat yang melakukan kesalahan. Denda ada, untuk mengurangi perselingkuhan serta mendidik orang pada kebenaran.
KARAKTER PENDIDIK DAN NILAI-NILAI KERAJAAN ALLAH: ANALISIS INJIL MATIUS Phanny Tandy K; Tianggur Rospita Siagian
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.854 KB)

Abstract

Christian educators who understand and do the values of the Kingdom of God will be the owner of the kingdom of God. The values of the kingdom of God make Christian educators work more sincerely and honestly, because they motivate them to believe that everything they dois for the honor and glory of God. Their ability to fulfill the duties and responsibilities as an educator would make them skillful and honorable. It also will make them professional. God will be the helper, leader, maintainer and giver of wisdom for them. Abstrak: Pendidik Kristen yang memahami dan melakukan nilai-nilai Kerajaan Allah akan menjadi pemilik Kerajaan Allah. Nilai-nilai Kerajaan Allah menjadikan pendidik Kristen lebih tulus dan jujur dalam pengabdiannya. Sebab ia berpikir bahwa apa yang dilakukannya semuanya adalah untuk hormat dan kemuliaan Tuhan. Kemampuan memenuhi tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik akan menjadikan dirinya pribadi yang piawai dan berwibawa. Itu pun, dengan sendirinya telah memosisikan dirinya sebagai profesional dalam profesinya. Allah akan menjadi penolong, pemimpin dan pemelihara serta pemberi hikmat dalam tugasnya.
PERSPEKTIF ALKITAB TERHADAP KELUARGA KRISTEN Hardi Budiyana
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.188 KB) | DOI: 10.46307/rfidei.v3i2.25

Abstract

The concept of family comes from God. God confirmed the family with eternal purpose. The family is confirmed to create a community that is centered on God and creates relationships with God and others. Through the divine family God's plan is revealed. Abstrak: Konsep keluarga berasal dari Allah. Allah mengukuhkan keluarga dengan tujuan kekal. Keluarga dikukuhkan untuk mewujudkan persekutuan yang berpusat pada Allah dan menciptakan hubungan dengan Allah dan sesama. Melalui keluarga ilahi rencana Allah dinyatakan.
Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang dengan Menerapkan Model Pembelajaran Quantum Teaching Wasti F Bolla
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.436 KB) | DOI: 10.46307/rfidei.v5i1.41

Abstract

The purpose of this article is to find out the improvement of students' learning achievements at the State Senior High School 4 Kupang City by applying the Quantum Teaching-learning model. The method used in this paper is a type of classroom action research. The results showed that the average student learning outcomes before the study were 6.1. After learning by using the Quantum Teaching model in cycle I student learning outcomes increased to 6.6, in cycle II student learning outcomes increased to 7.3, and cycle III student learning outcomes increased to 7.9. Overall with the use of the Quantum Teaching model can improve student learning outcomes by 7.3. This means that the Quantum Teaching-learning model can improve student achievement in Christian Religious Education subjects in class XII State Senior High School 4, Kupang City.AbstrakTujuan yang di capai dalam artikel ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Kota Kupang dengan Menerapkan Model pembelajaran Quantum Teaching. Metode yang di pakai dalam penulisan ini adalah jenis penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa sebelum penelitian adalah 6,1. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model Quantum Teaching pada siklus I hasil belajar siswa meningkat menjadi 6,6, pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 7,3 dan siklus III hasil belajar siswa meningkat menjadi 7,9. Secara keseluruhan dengan penggunaan model Quantum Teaching tersebut mampu meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 7,3. Hal ini berarti model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan prestasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Kota Kupang.
MEMBANGUN LPTK KRISTEN DAN MENYIAPKAN GURU BERKUALITAS, BERINTEGRITAS DAN TRANSFORMATORIS Belferik Manullang
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.499 KB)

Abstract

This paper aims to describe that education is the formation of character which is based on truth. Humans are born with the potential of humanity and divinity. The goal of education is to actualize that potential and align both as a character. Christian teachers education colleges prepare teachers so that they have transformative quality, integrity and personality. The cornerstone of the character is intelligence (IESQ) so that teachers have a positive attitude, essential mindset, normative commitment and competence. Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahwa pendidikan adalahpembentukan karakter, yakni karakter berlandaskan kebenaran. Manusia lahir dengan potensi kemanusiaan dan keilahian. Tugas pendidikan adalah mengaktualisasikan dan menyelaraskan kedua potensi tersebut menjadi karakter. LPTK Kristen menyiapkan guru berkarakter sehingga mereka memiliki kualitas, integritas dan kepribadian transformatif. Landasan karakter adalah kecerdasan (IESQ) sehingga guru memiliki sikap positif, mindset esensi, komitmen normatif dan kompetensi abiliti.
KARAKTERISTIK KARUNIA-KARUNIA ROH BERDASARKAN 1 KORINTUS 12 Sunarno Sunarno
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.609 KB)

Abstract

The gifts of the Spirit are gifts by the Holy Spirit, a special ability to each believer differently, according to the will of the Holy Spirit who is God, used to glorify Jesus Christ and for the building of His church, both personally or together. There are five characteristics of the gifts of the Spirit, which are sourced from the Holy Spirit, given to believers, their gifts are based on the will of the Spirit, are supernatural, and for the sake of building the body of Christ. Abstrak: Karunia-karunia Roh adalah pemberian-pemberian oleh Roh Kudus, suatu kemampuan khusus kepada tiap-tiap orang percaya secara berbeda-beda, menurut kehendak Roh Kudus yang adalah Allah, yang dipergunakan untuk memuliakan Yesus Kristus dan bagi pembangunan gereja-Nya, baik secara personal maupun secara bersama. Ada lima karakteristik karunia-karunia Roh, yaitu bersumber dari Roh Kudus, diberikan kepada orang percaya, pemberiannya berdasarkan kehendak Roh, bersifat supranatural, dan untuk kepentingan pembangunan tubuh Kristus.
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN ANTISIPATIF RADIKALISME DALAM BERAGAMA DI INDONESIA Fredik Melkias Boiliu; Noh Ibrahim Boiliu; Esther Rela Intarti
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.755 KB) | DOI: 10.46307/rfidei.v4i2.37

Abstract

This article is an attempt to include Christian religious education as religious education that is antipative to radicalism in religion in Indonesia. Indonesia is a diverse country in religion, in this case, there are religious names that are recognized in the Indonesian nation. The six religions are Islam, Christianity, Catholicism, Hinduism, Buddhism, and Confucianism. Religious radicalism is an act of a person or group of people that is contrary to humanitarian principles on the basis of religious beliefs. With a tendency to justify, support, or tolerate understandings or actions that are contrary to humanitarian principles on the basis of claims of religious understanding. Seeing this phenomenon, then to overcome it must be through teaching religious education. Christian religious education is an appropriate religious education to anticipate the understanding of religious radicalism that is happening and will occur in the life of the community, through teaching Christian religious education in families, churches, schools and plural societies Artikel ini merupakan upaya untuk memasukan pendidikan agama Kristen sebagai pendidikan agama yang antipatif terhadap radikalisme dalam beragama di indonesia. Indonesia merupkan Negara yang beragam dalam beragama, dalam hal ini, ada enama agama yang di akui di bangsa Indonesia keenam agama tersebut adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konhucu. Radikalisme agama merupakan tindakan seseorang atau sekelompok orang yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan atas dasar keyakinan agama. Dengan kecenderungan untuk membenarkan, mendukung, atau menoleransi paham atau tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan tersebut atas dasar klaim paham keagamaan. Melihat fenomena tersebut, maka untuk mengatasinya harus melalui pengajaran pendidikan agama. Pendidikan agama Kristen merupakan pendidikan agama yang tepat untuk mengantisipasi paham radikalisme agama yang sedang terjadi dan yang akan terjadi dalam kehidupam masyarakat, melalui pengajaran pendidikan agama Kristen di keluarga, gereja, sekolah dan masyarakat majemuk.
KETAATAN DAN KASIH KARUNIA VERSUS HUKUM DALAM KITAB HAKIM-HAKIM DANRELEVANSINYA BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Yunita Rosdiana Manakutty
Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.238 KB)

Abstract

Theology of Judges discusses God's loving kindness to the Israelites. Doctrinally the book of Judges declares truth, obedience, which brings blessings and triumphs. The Book of Judges teaches people to have a close relationship with God, because if humans forget God and are not grateful for God's mercy then God's judgment will appear in the life of the people of Israel, and increase the dangers and punishments of idolatry and apostasy The covenant of grace and mercy or cursing to the people of Israel. Abstrak: Teologia Hakim-Hakim membahas mengenai kasih setia Allah kepada bangsa Israel. Secara Doktrinal kitab Hakim-hakim menyatakan kebenaran, ketaatan, yang membawa berkat dan kemenangan. Kitab Hakim-hakim memberi pengajaran kepada umat untuk memiliki hubungan yang erat dengan Allah, karena jika manusia melupakan Allah dan tidak mensyukuri belas kasih Allah maka hukuman Allah akan nampak dalam kehidupan bangsa Israel, dan mengingkatkan tentang bahaya-bahaya serta hukuman dari penyembahan berhala dan kemurtadan yaitu perjanjian atas berkat kasih karunia dan hukaman atau kutuk kepada bangsa Israel.

Page 2 of 17 | Total Record : 163