cover
Contact Name
Dwi Anggraini
Contact Email
dwianggraini@unib.ac.id
Phone
+6281374151194
Journal Mail Official
juridikdas@unib.ac.id
Editorial Address
Prodi PGSD FKIP Universitas Bengkulu Jalan Cimanuk Km 6,5 Padang Harapan Bengkulu 38225
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938577     EISSN : 25990691     DOI : 10.33369
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS II SD NEGERI 05 KABAWETAN Nurhaida, Nurhaida
Jurnal PGSD Vol 9 No 3 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.957 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.3.301-307

Abstract

IPA merupakan pelajaran yang sangat penting dikuasai oleh siswa. Siswa dapatmemahami dan dapat meningkatkan hasil belajarnya tergantung dari beberapa faktor salah satunya adalah model pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah dengan penerapan model pembelajaran inkuiri pada materi Sumber energi dan kegunaannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 05 Kabawetan? 2) Bagaimana aktivitas siswa kelas II SD Negeri 05 Kabawetan selama diterapkannya model pembelajaran inkuiri? 3) Bagaimana tanggapan siswa kelas II SD Negeri 05 Kabawetan terhadap model pembelajaran inkuiri? Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 05 Kabawetan tahun ajaran 2015/2016. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya : Lembar Kerja siswa (LKS), tes individu, dan angket respon siswa, serta lembar observasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, II dan III terdapatpeningkatan hasil belajar siswa dari segi nilai rata - rata adalah 5,5 sedangkan persentase secara klasikal mencapai 20% siswa yang mendapat nilai ? 60. Aktifitas siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan setiap siklusnya yaitu 20%, 85.% dan terakhir meningkat menjadi 90%. Pada umumnya siswa merespon terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri. Sebagian besar berpendapat bahwa semangat belajar meningkat, menyenangkan dan menarik, serta hasil belajar meningkat. Dengan demikian model pembelajaran inkuiri dapat dijadikan alternatif dalam menyampaikan materi sumber energi dan kegunaannya karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa, bimbingan yang diberikan secara merata terutama pada kelompok yang membutuhkan dapat memotivasi siswa dalam belajar, pengggunaan model pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan dapat membuat siswa nyaman dan senang dalam belajar IPA.
EKSTRAKURIKULER PRAMUKA TERINTEGRASI SIAGA BENCANA GEMPA BUMI TERHADAP KETERAMPILAN TANGGAP BENCANA SISWA SD Puspadiningrum, Delvia; Winarni, Endang Widi; Hasnawati, Hasnawati
Jurnal PGSD Vol 10 No 2 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.813 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.10.2.73-78

Abstract

This study aims to determine the effect of extracurricular scouting integrated standby earthquake disaster response skill alert for elementary school students in the city of Bengkulu. This research is a quantitative research. The research design used is The Matching Only Pretest-posttest Control Group Design, the population in this study all the scout participants in SD Negeri Kota Bengkulu. The selected research sample is SD Negeri 02 Kota Bengkulu as Experiment and SD Negeri 19 Kota Bengkulu as the control. The research instruments used are observation sheets given through pretest (before activity) and posttest (after activity). Data of this research are analyzed by using descriptive and inferential analysis that is t-test. From the research results it is known that the average value of experimental group posttest is 80 control group equal to 57.2. The result of t-test with tcount is 9,785 and ttabel 2,306. So thitung>ttable, so it can be concluded that there is an extracurricular influence of integrated scouting education on earthquake disaster preparedness to disaster response preparedness skills of elementary school students in BengkuluCity.
PENGARUH PENATAAN TEMPAT DUDUK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD N 20 KOTA BENGKULU Lestari, Yopika; Rohiat, Rohiat; Anggraini, Dwi
Jurnal PGSD Vol 10 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.259 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.10.1.61-65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar aspek kognitif, afektif dan psikomotor siswa pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu. Desain yang digunakan the matching only pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VA sebagai kelas kontrol dan VB sebagai kelas eksperimen. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan cluster random sampling. Uji coba instrumen dilakukan pada siswa kelas VIB SD N 20 Kota Bengkulu. Instrumen yang digunakan lembar tes dan lembar observasi aspek afektif dan psikomotor. Untuk mengamati perlakuan yang diberikan oleh guru instrumen yang digunakan lembar observasi penataan tempat duduk. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis kuantitatif menggunakan uji-t dua sampel independent. Hasil uji hipotesis diperoleh uji-t kognitif yaitu thitung (14,052) > ttabel (1,671), uji-t afektif yaitu thitung (-3,27) < (1,671), dan uji-t psikomotor yaitu thitung (0,633) < (1,671). Maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa aspek kognitif pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu, (2)Tidak terdapat pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa aspek afektif pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu, (3) Tidak terdapat pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa aspek psikomotor pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu.
MOZAIKSEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPAMENGGUNAKAN METODE PEMBINAAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN Hasnawati, Hasnawati; Anggraini, Dwi
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.694 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.226-235

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendiskusikan tentang materi mozaik sebagai sarana pengembangan kreativitas anak dalam pembelajaran seni rupa dengan metode pembinaan kreativitas dan keterampilan. Selain berupa kegiatan menggambar, melukis, mencetak, dalam berkreasi seni rupa bagi anak Sekolah Dasar juga dapat diberikan pengenalan seni aplikasi, seperti seni mozaik atauseni kerajinan mozaik. Mozaik dari bahan limbah selain dapat menunjang kreativitas anak juga sangat  berpengaruh terhadap keterampilan anak dalam mencipta karya seni rupa. Yang sering terjadi dalam pembelajaran seni rupa pada siswa Sekolah Dasar adalah pembelajaran dirasa monoton dan tidak mengacu pada penekanan pengembangan kreativitas, padahal penciptaan karya seni pada pembelajaran seni rupa tingkat Sekolah Dasar bukan hanya menggambar. Kreativitas seni aplikasi berupa mozaik dari bahan limbah dapat mengembangkan kompetensi rasa seni dan keterampilan siswa Sekolah Dasar sejalan dengan perkembangan kreativitasnya. Dengan penggunaan metode pembinaan kreativitas dan keterampilan siswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman dalam mencipta karya seni rupa.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA SDN KOTA BENGKULU Sari, Khamilla Andina; Lusa, Herman; Yusuf, Syahril
Jurnal PGSD Vol 10 No 2 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.562 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.10.2.99-106

Abstract

The aim of this research is to determine the differences in student learning outcomes by using the school library utilization strategy as learning resources in the civics studies in grade V SD Negeri 82 Kota Bengkulu. This research is a quantitative research. The design of this research was  Quasi Experimental Design with design types The Matching Only pretest-posttest control group design, where taking the test twice before and after the  treatment in the sample class. Subjects in this research are the students of fifth grade of SDN 82 Kota Bengkulu which consists of the VA class as the experimental class and the VB class as the class control. The research instrument used is forms of test sheet multiple choices given by the pretest (before giving treatment) and  posttest (after giving treatment). The data of this study was analyzed by using inferential analysis T-test. The results showed by using t-test tcount 5,64 and ttabel 2,00. So tcount (5,64)> ttabel (2.00).  By the result, it can be concluded that there are differences in student learning outcomes by using the school library utilization strategy as learning resources in the civics studies in grade V SD Negeri 82 Kota Bengkulu.
UPAYA PELAKSANAAN SUPERVISI KELOMPOK UNTUK GURU DALAM MENGEMBANGKAN EVALUASI PEMBELAJARAN SISWA DI SD NEGERI 10 SURO MUNCAR KECAMATAN UJAN MAS SEMESTER I (SATU) TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Darwis, Darwis
Jurnal PGSD Vol 9 No 3 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.254 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.3.308-312

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan untuk memperbaiki kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat evaluasi pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 10 Kecamatan Ujan Mas, pada semester I tahun pelajaran 2014/2015. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kualitatif, yaitu menguraikan fakta dan hubungan antar fakta penelitian secara tekstual sehingga mudah dipahami pembaca secara umum. Berdasarkan atas hasil penelitian tindakan sekolah yang dilakukan, dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan supervisi dengan teknik kelompok untuk meningkatkan kemampuan guru mengembangkan evaluasi pembelajaran dilakukan dengan tiga tahapan utama, yaitu tahapan (a) Penanaman konsep evaluasi pembelajaran dan indikator pengukuran kualitas evaluasi pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan pra observasi; (b) Pelatihan dan pengukuran evaluasi pembelajaran. Hal ini diselenggarakan pada pertemuan observasi; (c) Evaluasi dan problem solving permasalahan dalam pengembangan evaluasi pembelajaran guru; (2) Terjadi peningkatan kemampuan guru mengembangkan perangkat evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan konsep-konsep di dunia kependidikan.
PEMBINAAN ETIKA SOPAN SANTUN PESERTA DIDIK KELAS V MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR NOMOR 45 KOTA BENGKULU Djuwita, Puspa
Jurnal PGSD Vol 10 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.576 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.10.1.27-36

Abstract

Tujuan penelitian adalah memotret pembinaan etika sopan  santun pada peserta didik dalam pembelajaran PKn di kelas V SD Negeri 45 Kota Bengkulu, sejak dari guru mendesain pembelajaran, melaksanakan pembelajaran PKn, mengevaluasi perilaku sopan santun peserta didik, serta respon peserta didik terhadap pembinaan sopan santun yang dilakukan guru melalui pembelajaran PKn. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara secara mendalam dan dokumentasi (artipak). Obyek penelitian adalah kegiatan pembelajaran PKn yang sedang berlangsung. Subyek penelian adalah guru kelas, teman sejawad dan kepala sekolah. Instrumen pengumpulan data adalah peneliti sendiri dengan bantuan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara narasi dengan pemaknaan secara mendalam. Simpulan dari hasil penelitian mengindikasikan (1) desain pembelajaran PKn yang dibuat oleh guru menggunakan silabus BNSP. Guru tidak  menganalisis SK dan KD terlebih dahulu. RPP yang dipakai bersumber dari buku pegangan  atau  panduan  guru tanpa analisis misi nilai dan perilaku yang diharapkan dari SK dan KD, sehingga indikator yang dirumuskan tidak terdapat pembinaan etika sopan santun  yang akan dilakukan. Materi tidak dikembangkan secara kontekstual; (2) ketika pembelajaran dilaksanakan guru telah melakukan pembinaan perilaku sopan santun. Gurutelah mampu memotivasi peserta didik untuk berperilaku sopan santun; (3) evaluasi hasil pembinaan perilaku sopan santun belum terprogram secara formal, evaluasi masih dominaan pada evaluasi aspek kognitif, (4) peserta didik telah merespon secara positif dan aktif terhadap membinaan perilaku sopan santun . 
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS MELALUI PEMANFAATAN MODEL KELAS DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 38 KOTA BENGKULU Dadi, Sri
Jurnal PGSD Vol 9 No 2 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.719 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.9.2.255-260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Meningkatkan kemampuan guru dalam membuat rencana pembelajaran, (2) Meningkatkan kualitas proses pembelajaran IPS, dan (3) Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui pemanfaatan model kelas di kelas V SD N 38 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan PTK adalah perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan model kelas dapat meningkatkan : (1) kemampuan guru dalam membuat rencana pembelajaran, (2) kualitas proses pembelajaran IPS, dan (3) hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD N 38 Kota Bengkulu. Saran yang di sampaikan yakni : (1) Guru diharapkan dapat memanfaatkan model kelas dalam pembelajaran selain IPS, dan (2) Kepada sekolah diharapkan mendorong guru untuk memanfaatkan model kelas.
DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POTONGAN-POTONGAN KATA DAPAT MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA NYARING DI KELAS I SD NEGERI 05 KABAWETAN Susanti, Budi
Jurnal PGSD Vol 9 No 3 (2016)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pgsd.9.3.331-339

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas I SD Negeri 05 Kabawetan tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilakukan  dikarenakan adanya permasalahan yaitu hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya membaca nyaring masih rendah. Melalui media potongan-potongan kata permasalahan ini dicoba untuk diperbaiki dan ditingkatkan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca nyaring melalui penggunaan media potongan-potongan kata pada siswa kelas 1 SD Negeri 05 Kabawetan tahun pelajaran 2016/2017. Prosedur penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus langkah-langkah dalam setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Subyek penelitian ini siswa kelas 1 SD Negeri 05 Kabawetan tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 23 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Adapun instrumen penilaian yang digunakan adalah tes proses dan tes akhir. Tes proses menggunakan lembar observasi aktifitas belajar siswa, lembar performance, lembar kuisioner siswa dan nilai akhir siswa menggunakan nilai rata-rata dan presentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini  terlihat dari ketertarikan siswa pada kondisi awal nilai hasil belajar 57,39,00 % menjadi 76,08,00% pada siklus I meningkat 18,69% dan menjadi 86,95,00% pada siklus II meningkat 10,86%. Pada indikator partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran dari siklus I 63,13% menjadi 76,73% pada siklus II meningkat 13,6%, dari pengamatan performance siswa dalam membaca nyaring pada siklus I 53,75% menjadi 82,00% pada siklus II meningkat 28,25% dan dari hasil kuisioner siswa 57,25% pada siklus I menjadi 81,5% pada siklus II meningkat 24,25%.  Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media potongan-potongan kata dapat meningkatkan keterampilan membaca nyaring di SD Negeri 05 Kabawetan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI MENDESKRIPSIKAN DAUR HIDUP HEWAN DI LINGKUNGAN SEKITAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Permana, Erwin Putera; Nourmavita, Desy
Jurnal PGSD Vol 10 No 2 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.955 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.10.2.79-85

Abstract

This research is motivated by the observation in grade IV of elementary school of Natural Science subject (IPA) animal life cycle, because most students experience saturation in learning because the teacher still use conventional teaching method that is lecture. In addition, the source of student learning comes only from teachers and textbooks alone without any use of instructional media. Teachers do not pay attention to the explanations of teachers and students do not understand the material being taught. This research is a research development or research and development (R & D) adapted from the ADDIE development model. The stages are 5 stages: 1) Analysis (Analysis), Development (Design), Implementation (Implementation), and Evaluation (Evaluation). Validation is done by material experts, media experts, and learning practitioners. The results of this study are (1) Development of Interactive Multimedia Life Cycle Animals using professional adobe flash CS6 application with the method of ADDIE model development. (2) The teacher's response to this media is the optimism of teachers to achieve the learning objectives, as well as the students' response to this media is very positive, they are very fond of this media. (3) Interactive multimedia from the big aspect based on the percentage of the feasibility assessment in the category is very appropriate to be used as learning media of Natural Science for fourth grade students of elementary school. Based on the conclusions of the results of this study, namely: (1) For teachers, can use interactive multimedia to help students become more active and can create a fun classroom atmosphere. (2) For further research, make a broad try again, in order to produce learning media that can be used widely.

Page 4 of 20 | Total Record : 199