cover
Contact Name
Alif Yanuar Zukmadini
Contact Email
ayzukmadini@unib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ayzukmadini@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25989634     EISSN : 25989669     DOI : -
This journal focuses on the publication of research results in the field of education and learning biology. Detailed scopes of articles accepted for submission to Diklabio are: 1. Classroom Action Research (CAR) 2. Lesson Study (LS) 3. Res earch and Development (R&D) 4. Curriculum in Biology Education 5. Learning Evaluation 6. Media and Learning Technology 7. Qualitative Research in the Field of Biological Education 8. Quantitative Research in the Field of Biological Education 9. Management of Biology Learning Laboratories 10. Research Trends in the Field of Education and other Biological Learning.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017)" : 15 Documents clear
ANALISIS KORELASI SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MELALUI MODEL PBL Aminah Tri Putri; Irdam Idrus; Yennita Yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.42 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.1-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan subyek penelitian adalah siswa pada kelas VII2 SMP N 4 Bengkulu yang berjumlah 33 orang. Sikap diukur menggunakan angket sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa diukur menggunakan tes tertulis dengan model PBL (problem based learning) pada materi saling ketergantungan antar komponen biotik. Data dianalisis dengan rata-rata, standar deviasi, dan persentasenya serta korelasinya diuji menggunakan program SPSS versi 22.0. Berdasarkan perhitungan didapatkan rata-rata skor sikap ilmiah siswa sebesar 48,5 dengan standar deviasi yaitu 0,25 dan termasuk kategori sikap ilmiah sangat baik. Rata-rata skor hasil belajar kognitif siswa adalah 3,16 dengan standar deviasi 0,262 dan termasuk kategori hasil belajar kognitif sangat baik. Jika dibandingkan dengan ?=0,05, nilai signifikansi lebih kecil daripada nilai ?, yaitu 0,005?0,05. Artinya, ada korelasi yang signifikan antara sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif dan H0 ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa sikap ilmiah berkorelasi dengan hasil belajar kognitif siswa kelas VII2 SMP N 4 Bengkulu pada pembelajaran IPA Biologi dengan model Problem Based Learning, dan angka indeks korelasi yaitu 0,482 yang menunjukkan korelasi searah dengan tingkat hubungan tergolong sedang.Kata kunci: hasil belajar kognitif, model PBL (Problem Based Learning), sikap ilmiah 
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI SISWA SMP Ulvia Fitriani; Bhakti Karyadi; Irwandi Ansori
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.937 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.82-90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru dan meningkatkan pemahaman konsep siswa Kelas VIIF SMPN 11 Kota Bengkulu melalui penerapan model discovery learning pada materi Pencemaran Lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu : tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIF SMPN 11 Kota Bengkulu. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu convenience sampling. Variabel penelitian ini adalah model discovery learning, aktivitas mengajar guru dan pemahaman konsep siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisa deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh skor rata-rata aktivitas guru pada siklus I yaitu 21 (Baik), dan pada siklus II skor aktivitas guru meningkat menjadi 23,5 (Baik). Adapun persentase ketuntasan pemahaman konsep siswa pada siklus I yang termasuk ke dalam kriteria belum tuntas yaitu 55,6% dan pada siklus II persentase ketuntasan pemahaman konsep siswa mengalami peningkatan menjadi 76,7% dan termasuk dalam kriteria tuntas. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa model discovery learning dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa Kelas VIIF SMPN 11 Kota Bengkulu.Kata Kunci: discovery learning, pemahaman konsep, pencemaran lingkungan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Dio Agung Kurniawan; Yennita Yennita; Irdam Idrus
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.618 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.22-27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) dikelas VIIIE SMPN 2 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas VIIIE SMPN 2 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes.Pada siklus I aktivitas mengajar guru diperoleh skor rata-rata yaitu 29 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 31 (Baik). Pada siklus I aktivitas belajar siswa diperoleh skor rata-rata yaitu 25 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas belajar siswa menjadi 29,5 (Baik). Hasil analisis persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu 77,78% (tidak tuntas) dan pada siklus II meningkat menjadi 86,11% (tuntas). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PBM dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa kelas VIIIE SMPN 2 Kota Bengkulu.Kata kunci: PBM, Aktivitas, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN LKS BIOLOGI PADA SISWA KELAS X SMAN 1 BENGKULU BERDASARKAN HASIL STUDI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DI RT.08 SUKAMERINDU KOTA BENGKULU Aprianti Suhidi; Kasrina Kasrina; Sri Irawati
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.357 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.10-14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman hayati tingkat spesies tanaman obat di Kelurahan Sukamerindu Kota Bengkulu, dan kelayakan LKS  kelas X SMAN 1 Kota Bengkulu terhadap  LKS hasil pengembangan pada pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Borg and Gall. Penelitian tanaman obat ini dilakukan selama 2 bulan yaitu dari bulan April 2017 sampai Mei 2017 di Kelurahan Sukamerindu Bengkulu dan uji coba LKS dilakukan di kelas X SMAN 1  Kota Bengkulu. LKS Keanekaragaman hayati jenis tanaman obat dinyatakan sangat valid dan layak untuk diterapkan dalam pembelajaran. Organ dari tanaman obat yang bermanfaat sebagai obat bagi masyarakat Kelurahan Sukamerindu adalah daun, buah, akar, umni, rimpang, batang, bunga, getah, dan biji. Pemanfaatan yang paling banyak adalah daun dengan persentase pemakaian 40 jenis tanaman sebesar 43,8%. Jenis tanaman di pekarangan yang bermanfaat sebagai obat bagi masyarakat Kelurahan sukamerindu diperoleh 54 jenis tanaman dari 33 famili yang paling banyak dimanfaatkan adalah Zingiberaceae.Kata kunci : Lembar Kerja Siswa (LKS), Tanaman Obat, Keanekaragaman Hayati, Metode Borg and Gall.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KEMAMPUAN MENALAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR 5E Presilia Aditya Perta; Irwandi Ansori; Bhakti Karyadi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.844 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.72-81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan kemampuan menalar siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Kota Bengkulu melalui model pembelajaran Siklus Belajar 5E. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 31 orang. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar tes kemampuan menalar siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung rerata skor dan menentukan kriteria aktivitas dan kemampuan menalar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor aktivitas siswa pada siklus I sebesar 2,9 (Baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 3,0 (Baik). Rerata skor kemampuan menalar siswa pada siklus I yaitu 76,41 (Cukup), dan pada siklus II meningkat menjadi 85,48 (Baik). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan model Siklus Belajar 5E dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan menalar siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Kota Bengkulu pada materi Sistem Ekskresi.Kata Kunci: aktivitas siswa, kemampuan menalar, model siklus belajar 5E
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Fitri Dayeni; Sri Irawati; Yennita Yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.578 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.28-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas VII7 SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan  metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII7 SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: 1)  perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan  4) refleksi. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL), motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, angket dan  tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, lembar angket dan lembar tes. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I dan siklus II rata-rata observasi guru, termasuk kriteria baik yaitu 27 meningkat menjadi 28 , sedangkan rata-rata skor motivasi belajar siswa pada siklus I dan siklus II juga meningkat yaitu 32,75  menjadi 34,80 dengan kriteria Tinggi. Data hasil belajar sikap pada siklus I adalah 3,59 meningkat  pada siklus II menjadi 3,64 . Data rata-rata hasil belajar keterampilan pada siklus I adalah  3,47 meningkat pada siklus II menjadi 3,54 . Data rata-rata hasil belajar pengetahuan pada siklus I adalah 2,93 meningkat pada siklus II menjadi  3,43. Data hasil belajar klasikal pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 72,22 % dengan kriteria belum tuntas dan meningkat pada siklus II menjadi 82, 88 % dengan kriteria tuntas. Dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII7 SMP Negeri 4 Kota Bengkulu.Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Motivasi, Hasil Belajar.
PENGEMBANGAN LKS BERDASARKAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKU EPIFIT PADA BATANG KELAPA SAWIT Yemi Ulviani; Kasrina Kasrina; Irdam Idrus
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.665 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.105-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain Lembar Kerja Siswa berdasarkan identifikasi tumbuhan paku (Pteridophyta) epifit. Penelitian ini terdiri dari 6 tahapan yaitu 1) Tahap identifikasi masalah dan potensi 2) Pengumpulan informasi 3) Desain produk 4) Validasi desain 5) Revisi 6) Uji keterbacaan LKS. Subjek penelitian ini adalah siswa/siswi kelas X MIPA 1 SMAN 3 kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data pada penelitian adalah angket dan observasi. Hasil penelitian teridentifikasi 8 Jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) epifit pada batang kelapa sawit yang digunakan sebagai bahan pembuatan LKS. Uji kelayakan LKS pada aspek kelayakan isi diperoleh skor 18 dengan persentase kategori sangat baik 90%, aspek penyajian diperoleh skor 6,7 persentase kategori sangat baik 83%, aspek kebahasaan diperoleh skor 6,3 persentase kategori baik 78% dan aspek kegrafisan diperoleh skor 14,3 dengan persentase kategori sangat baik 89% serta secara keseluruhan diperoleh skor 45,3 dengan pesentase kategori sangat baik 87%. Hasil uji keterbacaan siswa secara keseluruhan menunjukkan skor 35,7 dengan persentase kategori sangat baik. Berdasarkan hasil validasi dan uji keterbacaan, dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan layak dan memiliki kualitas baik.Kata kunci: Pengembangan LKS, Paku epifit
PENGEMBANGAN LKS MELALUI KEGIATAN IOI UNTUK MENILAI KOGNITIF DAN PERILAKU KONSERVASI SISWA SMA Nur’azizah Prihatiningsih; Aceng Ruyani; Irwandi Ansori
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.238 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.65-71

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (RnD). Masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) bagaimana mengembangkan LKS konservasi kura-kura sehingga layak digunakan pada materi pembelajaran ekosistem, 2) apakah implementasi LKS hasil pengembangan melalui kegiatan Indoor-Outdoor-Indoor (IOI) dapat meningkatkan kognitif siswa, 3) apakah implementasi LKS hasil pengembangan melalui kegiatan IOI dapat meningkatkan kecenderungan berprilaku konservasi bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis kelayakan pengembangan LKS konservasi kura-kura pada materi pembelajaran ekosistem, 2) menilai kognitif siswa melalui kegiatan IOI menggunakan LKS konservasi kura-kura Sumatera dan 3) menilai perilaku konservasi siswa melalui kegiatan IOI menggunakan LKS konservasi kura-kura Sumatera. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kualitatif deskriptif. Pembelajaran dengan menggunakan strategi indoor-outdoor menggunakan LKS konservasi kura-kura Sumatera. Untuk menilai kognitif siswa menggunakan tes tertulis berupa pretest dan posttest, sedangkan untuk menilai perilaku konservasi siswa menggunakan angket prilaku konservasi. Pembelajaran indoor dilaksanakan di sekolah dan pembelajaran outdoor dilaksanakan ditempat konservasi kura-kura Sumatera di Universitas Bengkulu. Uji kelayakan bahan ajar LKS berupa aspek materi dan aspek kebahasaan, dengan persentase 80-88 % memiliki kriteria “sangat layak” untuk di uji cobakan dilapangan. Ketuntasan belajar klasikal (kognitif) dengan persentase 15,3 %, tidak tuntas secara klasikal. Ketidaktuntasan dikarenakan penyampaian konsep materi oleh peneliti dirasa kurang dan peserta didik tidak menyimak pembelajaran dengan baik. Kecenderungan berperilaku konservasi awal siswa dengan persentase 18,43 % dan prilaku konservasi akhir siswa dengan persentase 22,71 %, mengalami peningkatan 4,28 %.Kata kunci: Kura-kura Sumatera, Research and Development (RnD), Lembar Kerja Siswa (LKS), Indoor-Outdoor
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Yulia Alisa; Yennita Yennita; Sri Irawati
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.736 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.113-120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran, serta hasil belajar siswa dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini di lakukan selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah peneliti yang berperan sebagai guru dan seluruh siswa kelas VII1 SMPN 14 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang di gunakan adalah lembar observasi yaitu untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa, serta lembar tes yang di gunakan untuk mengetahui hasil belajar IPA siswa. Hasil analisis data observasi aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata 30,6 (Baik) dan siklus II meningkat menjadi 31,6 (Baik). Untuk hasil analisis data observasi aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, dimana pada siklus I diperoleh skor rata-rata 30,6 (Baik), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 31 (Baik). Untuk persentase ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh siswa pada siklus I yaitu 70,6% (Tidak tuntas) meningkat menjadi 88,2% (Tuntas) disiklus II.Kata kunci :  Problem Based Learning (PBL), Aktivitas Guru, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN LKS BERDASARKAN HASIL STUDI IDENTIFIKASI JENIS BAMBU DI DESA HARAPAN MAKMUR Riska Rosalia; Ariefa Primair Yani; Kasrina Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.112 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.91-99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berdasarkan jenis-jenis bambu di Desa Harapan Makmur Kabupaten Bengkulu Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan metode R&D. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, jenis bambu di Desa Harapan Makmur yang terdiri atas 4 marga bambu dengan 5 jenis bambu yaitu , Bambusa vulgaris var.striata, Bambusa multiplex, Gigantochloa robusta, Schizostachyum lima, dan Dendrocalamus asper. Hasil pengembangan LKS berdasarkan studi identifikasi jenis bambu Desa Harapan Makmur dapat digunakan untuk melatih keterampilan proses dalam proses pembelajaran IPA siswa kelas VII SMPN 1 Pondok Kubang Bengkulu Tengah pada materi klasifikasi tumbuhan berdasarkan ciri morfologi dan kunci determinasinya dengan rerata nilai keterampilan 3,82 berkategori sangat baik dan tuntas.Kata kunci: Bambu, Pengembangan LKS, Keterampilan Proses

Page 1 of 2 | Total Record : 15