cover
Contact Name
Alif Yanuar Zukmadini
Contact Email
ayzukmadini@unib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ayzukmadini@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25989634     EISSN : 25989669     DOI : -
This journal focuses on the publication of research results in the field of education and learning biology. Detailed scopes of articles accepted for submission to Diklabio are: 1. Classroom Action Research (CAR) 2. Lesson Study (LS) 3. Res earch and Development (R&D) 4. Curriculum in Biology Education 5. Learning Evaluation 6. Media and Learning Technology 7. Qualitative Research in the Field of Biological Education 8. Quantitative Research in the Field of Biological Education 9. Management of Biology Learning Laboratories 10. Research Trends in the Field of Education and other Biological Learning.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2025)" : 16 Documents clear
Analisis Kelengkapan Peralatan Laboratorium Biologi di SMA: Perbandingan Antara Standar Nasional dan Realitas di Lapangan Saputri, Delma; Jannah, Nurul; Ardani, Kori Nur; Zulfarina, Zulfarina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.146-154

Abstract

Manajemen laboratorium yang efektif sangat bergantung pada ketersediaan dan kualitas sarana serta prasarana yang memadai. Laboratorium sebagai fasilitas pendidikan memiliki peran krusial dalam mendukung proses praktikum yang optimal, yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan menganalisis empat sekolah yang memiliki tingkat kelengkapan sarana dan prasarana laboratorium yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelengkapan fasilitas laboratorium biologi di sekolah-sekolah tersebut. Metode yang digunakan meliputi observasi, daftar ceklis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan laboratorium sekolah dapat dikategorikan menjadi sangat lengkap, lengkap, cukup lengkap, dan sederhana. Rata-rata kelengkapan laboratorium dalam kategori "Sangat Lengkap" mencapai 96%, mendekati standar yang ditetapkan dalam Permendiknas No. 24 Tahun 2007 mengenai sarana dan prasarana sekolah. Pada kategori "Lengkap," rata-rata kelengkapan mencapai 90%, yang menandakan fasilitas laboratorium di sekolah tersebut sudah cukup memadai. Di kategori "Cukup Lengkap," tingkat kelengkapan rata-rata adalah 75%, sementara kategori "Sederhana" memiliki rata-rata kelengkapan sebesar 64%, menunjukkan bahwa laboratorium tersebut belum memenuhi standar minimal. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya manajemen laboratorium yang baik dalam mencapai standar fasilitas pendidikan yang optimal dan mendukung proses pembelajaran praktis yang efektif.
Hubungan Pengetahuan Pencemaran Lingkungan dengan Kesadaran Berperilaku Zero Waste Azrai, Eka Putri; Nurhasanah, Khafifah; Sigit, Diana Vivanti
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.125-136

Abstract

Pencemaran lingkungan marak terjadi di sekolah karena sebagian siswa masih sering membuang sampah sembarangan, menggunakan barang yang berpotensi menjadi sampah. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara meningkatkan pengetahuan tentang  pencemaran lingkungan. Pengetahuan dapat  mempengaruhi perilaku. Salah satu perilaku siswa yang berdampak pada lingkungan adalah perilaku zero waste  yaitu perilaku mengurangi bahkan menghilangkan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan pencemaran lingkungan dengan kesadaran berperilaku zero waste. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terpilih 124 orang menggunakan teknik simple random sampling. Uji prasyarat menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal dan homogen. Perhitungan koefisien korelasi menggunakan rumus Pearson Product Moment diperoleh nilai sebesar 0,471 yang artinya korelasi dalam kategori sedang. Pengetahuan pencemaran lingkungan berkontribusi sebesar 22,28% terhadap perilaku zero waste. Berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan pencemaran lingkungan dengan kesadaran berperilaku zero waste.
Integrasi LKPD Berbasis Kearifan Lokal Kajang melalui Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik SMP Saenab, Sitti; Ramadani, Iqra; Yunus, Sitti Rahma; Saleh, Andi Rahmat
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.1-11

Abstract

Nilai-nilai kearifan lokal Kajang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran melalui LKPD, yang merupakan perangkat ajar yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami konsep secara mandiri dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis peserta didik sebelum dan setelah penerapan LKPD berbasis kearifan lokal masyarakat Kajang melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) serta melihat peningkatannya. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 32 peserta didik kelas VII.2 SMPN 1 Bulukumba yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan berpikir kritis yang mengacu pada Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA) dan disajikan dalam bentuk pilihan ganda (multiple choice), dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik sebelum penerapan LKPD berada pada kategori rendah dengan skor 7,63, sedangkan setelah penerapan meningkat ke kategori tinggi dengan skor 16,53. Peningkatan keterampilan berpikir kritis berada pada kategori sedang dengan skor N-Gain sebesar 0,46. Uji-t keterampilan berpikir kritis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dengan nilai thitung= 10,850 > ttabel= 2,040; sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, LKPD berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
A Analisis Integrasi Computational Thinking pada Perkuliahan Biomolekul Candrawati, Emilia; Sardjono, Ratnaningsih Eko; Rohman, Ijang; Prahani, Binar Kurnia
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.137-145

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0, keterampilan berpikir komputasi (Computational Thinking/CT) menjadi kompetensi esensial bagi mahasiswa dalam memahami konsep biomolekul yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi CT dalam perkuliahan biomolekul serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap empat dosen pengampu mata kuliah biomolekul di dua perguruan tinggi negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun CT telah diakui sebagai bagian dari kebijakan pendidikan tinggi, penerapannya dalam perkuliahan biomolekul masih terbatas. Sebagian dosen telah mencoba menerapkan strategi seperti dekomposisi masalah dan analisis pola dalam reaksi biokimia, namun hambatan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman terhadap implementasi CT serta keterbatasan fasilitas pendukung seperti laboratorium dengan teknologi simulasi. Selain itu, evaluasi terhadap keterampilan CT mahasiswa dalam soal ujian masih bersifat implisit dan belum diukur secara sistematis. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan bagi dosen serta inovasi dalam metode pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan efektivitas integrasi CT dalam perkuliahan biomolekul.
Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Praktikum Bioenergi Alternatif: Pemahaman, Keunggulan dan Tantangan Unwakoly, Semuel; Liliasari
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.155-166

Abstract

Praktikum di laboratorium berperan penting dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep ilmiah dan keterampilan laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap praktikum pembuatan Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) berbasis makroalga sebagai bioenergi alternatif. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui kuesioner dan wawancara terbuka untuk mengukur persepsi mahasiswa terhadap tiga aspek, yaitu pengetahuan sains, keunggulan dan tantangan praktikum pembuatan DSSC. Semua kuesioner yang digunakan telah divalidasi oleh ahli dan diukur validitas serta keandalan melalui pengujian statistik dengan nilai sig (2-tailed) < 0,05 dan nilai Cronbach alpha sebesar 0,89; 0,90 dan 0,94. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap praktikum bioenergi alternatif yang dikembangkan pada mata kuliah Biokimia untuk ketiga aspek sebagai berikut; 1) mahasiswa memahami konsep dasar sel surya yang mengadopsi mekanisme reaksi fotosintesis pada tumbuhan dan alga. 2) praktikum ini memiliki keunggulan dalam penguasaan keterampilan laboratorium melalui pengalaman langsung dalam membuat sampai mengukur efisiensi kinerja DSSC. 3) serta tantangan yang dapat diatasi mahasiswa dalam praktikum pembuatan bioenergi alternatif (DSSC). Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembangan metode pembelajaran berbasis eksperimen yang lebih efektif dalam pendidikan sains, biologi dan kimia.
Analisis Rasch Model Pada Instrumen Praktikum Biokimia Isolasi DNA Jeruk Lokal Bengkulu Amida, Nadia; Nahadi, Nahadi; Supriyanti, F.M. Titin; Liliasari, Liliasari
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.19-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji instrumen tes yang digunakan pada praktikum isolasi DNA jeruk lokal Bengkulu menggunakan Rasch model. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR). Penelitian dilakukan pada salah satu perguruan tinggi kota Bandung. Responden penelitian terdiri dari 62 mahasiswa. Item soal dikembangkan berdasarkan indikator yang sesuai dengan praktikum isolasi DNA jeruk lokal Bengkulu. Item soal terdiri dari 15 butir soal pilihan ganda. Kualitas instrumen tes ditinjau secara empiris menggunakan Rasch model. Hasil asumsi unidimensionalitas dan independensi lokal cukup baik dengan nilai Raw variance explained by measures mencapai 37,8% dan uji tingkat kesesuaian item soal menyatakan semua soal valid. Komponen instrumen memiliki nilai reliabilitas yang baik dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,60. Hasil distribusi tingkat kesulitan soal diperoleh bahwa terdapat 2 butir soal sangat sulit, 5 butir soal sulit, 3 butir soal sedang, dan 4 butir soal mudah.  Hasil item fit menunjukkan bahwa semua soal dinyatakan valid.

Page 2 of 2 | Total Record : 16