cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
MAKNA NAMPUN KULE DALAM ADAT PERNIKAHAN SUKU PASEMAH Bayu Utomo; Sarwit Sarwono; Agus Joko Purwadi
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.8318

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan makna nampun kule dalam adat pernikahan suku Pasemah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan Metode penelitian kualitatif etnografi. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan melihat prinsip-prinsip dalam kajian etnografi dan menekankan pada penafsiran tentang fenomena kebudayaan masyarakat tertentu. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut: tradisi nampu kule merupakan  simbol bagi pasangan bujang dan gadis calon pengantin yang akan melaksanakan akad pernikahan yang bertujuan untuk mempersatukan keluarga kedua belah pihak melalui musyawarah sampai ada kesepakatan dari sejak mereka akan menikah sampai nantinya menjadi sepasang suami istri. Tradisi nampun kule dilaksanakan dengan tahapan (1) nuei rasan (2) ngalih tutughan (3) nentukan kekendakan (4) perundingan terakhir (5) Ijab Kabul (6) bimbang. Dari aspek makna hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara keseluruhan teks pantun dalam nampun kule memiliki makna pengharapan sekaligus ungkapan perasaan sukacita dari keluarga kedua belah pihak yang akan segera mempunyai ikatan keluarga melalui perkawinan, dan unsur-unsur dalam nampun kule memberikan pemaknaan berbeda yang membentuk sebuah tatanan adat yang masih dipertahankan di masyarakat suku Pasemah. Nampun kule pada masyarakat Pasemah memiliki fungsi sebagai sarana untuk mempersatukan antara keluarga pihak bujang dan pihak gadis dengan melalui musyawarah sampai ada kesepakatan dengan rangkaian adat yang sudah ditentukan.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS IX D SMP NEGERI 7 BENGKULU SELATAN Mutiara Wulandari; Didi Yulistio; Nafri Yanti
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.8243

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan menulis teks pidato siswa kelas IX  D SMP Negeri 7  Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif untuk meberikan informasi tentang kemampuan menulis teks pidato siswa kelas IX D SMP Negeri 7 Bengkulu Selatan. Pengumpulan data dalam bentuk tes tertulis dengan aspek penilaian yaitu: kesesuaian isi dengan topik, struktur, dan ejaan bahasa Indonesia. Wujud data pada penelitian ini berupa skor hasil belajar yang menggambarkan kemampuan siswa dalam menulis teks pidato. Penelitian ini dilakukan pada kelas IX D SMP Negeri 7 Bengkulu Selatan, yang telah dipilih secara acak menggunakan teknik sample random sampling. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks pidato siswa kelas IX D SMP Negeri 7 Bengkulu Selatan dapat nilai rata-rata sebesar 77,90 kategori baik. Artinya, siswa telah memiliki kemampuan menulis teks pidato, tetapi kemampuan menulis siswa perlu ditingkatkan agar lebih baik lagi. Secara khusus, tiap aspek  hasil penilaian kemampuan menulis teks pidato ini sebagai berikut: (1)  aspek isi berkategori sangat baik, (2) aspek struktur berkategori sangat baik, (3) aspek diksi berkategori baik, (4) aspek kalimat efektif berkategori baik, dan (5) aspek ejaan berkategori cukup.
PROFIL HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 DAN SMA NEGERI 9 KOTA BENGKULU BERDASARKAN AKREDITASI SEKOLAH Yospat Sudarso; Suhartono Suhartono; Agus Joko Purwadi
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.039 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i3.8407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini keseluruhan siswa kelas X SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa nilai rata–rata hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Kota Bengkulu adalah 80,50 dan nilai rata–rata hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Kota Bengkulu adalah 80,12. Nilai rata–rata yang dimiliki kedua sekolah menunjukkan profil hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X berada pada kategori baik (Baik).
PERJUANGAN TOKOH PEREMPUAN DALAM ANTOLOGI CERPEN PEREMPUAN PENAKLUK OMBAK KUMPULAN KARYA RAFFLESIA WRITER COMMUNITY (KAJIAN SASTRA FEMINIS) Febry Iqbal Suharno; Yayah Chanafiah; Amrizal Amrizal
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.9566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan dan peran serta bentuk-bentuk perjuangan tokoh perempuan dalam antologi cerpen Perempuan Penakluk Ombak kumpulan karya Rafflesia Writer Community. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sastra feminis. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi kepustakaan. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah sebagai berikut: membaca kumpulan cerpen Perempuan Penakluk Ombak secara cermat serta menandai kutipan-kutipan berdasarkan peristiwa berkaitan dengan masalah dalam penelitian, Membuat sinopsis singkat pada cerpen pilihan, Mengidentifikasi tokoh-tokoh perempuan meliputi kedudukan serta perannya, Menafsirkan ideologi feminisme yang terdapat pada cerpen, Menganalisis bentuk perjuangan tokoh-tokoh perempuan terkait dengan ranah domestik dan publik, Menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Kedudukan tokoh-tokoh perempuan  dikelompokkan menjadi dua yakni lingkungan keluarga yang terdiri dari kedudukan tokoh perempuan sebagai seorang Ibu, Istri dan Anak dan yang kedua lingkungan sosial yang terdiri dari kedudukan tokoh perempuan sebagai anggota masyarakat. (2) Bentuk perjuangan tokoh-tokoh perempuan pada umumnya berkaitan dengan bidang pekerjaan. Pekerjaan ini dikelompokkan menjadi dua ranah yakni pekerjaan pada ranah domestik dan pekerjaan pada ranah publik. Seperti pekerjaan tokoh perempuan sebagai petani karet yang termasuk ke dalam ranah domestik, Kemudian tokoh perempuan bekerja sebagai pengacara termasuk ke dalam ranah publik. 
BETEMBANG PADA TARI ADAT DALAM BIMBANG PERNIKAHAN SUKU LEMBAK Nadila Rizky Pratiwi; Sarwit Sarwono; Agus Joko Purwadi
Jurnal Korpus Vol 4, No 2: AGUSTUS 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i2.8323

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memahami dan menjelaskan betembang pada tari adat dalam bimbang pernikahan suku Lembak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif etnografi. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Kota Padang dan Kecamatan Binduriang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi terhadap pertunjukan betembang dan konteks sosial masyarakat Lembak, wawancara terhadap informan yang memiliki informasi tentang betembang dan dokumentasi yang berupa foto dan video yang berhubungan dengan betembang. Teknik analisis data dilakukan dengan menafsirkan data, fenomena atau peristiwa betembang. Hasil penelitian ini adalah betembang dilaksanakan pada hari ngatat dendan dan hari sedekah. Alat musik yang digunakan adalah kenong 6 buah/ kenong 12, atau gendang, gong, kolintang, redap dan biola. Tembang memiliki makna bahwa tuan rumah memberikan penghormatan terhadap tamu yang hadir. Selain itu tembang juga berisi sindiran, lelucon dan kesedihan terhadap kondisi sosial masyarakat Lembak.
ANALISIS KARAKTER TOKOH DALAM CERITA PROSA RAKYAT ETNIK BENGKULU UNTUK MATERI PEMBELAJARAN SASTRA Youpika, Fitra; Hiasa, Fina
Jurnal Korpus Vol 5 No 1: April 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i1.15646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyebarluaskan folklor lisan cerita prosa rakyat yang terancam punah melalui pembelajaran sastra sebagai upaya pemertahanan local wisdom etnik Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi. Informan yang dipilih adalah baik laki-laki perempuan yang menguasai atau memahami folklor (cerita rakyat) dan juga memahami budaya setempat. Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan adalah observasi, wawancara, rekaman, dan atau mencatat dari sejumlah informan secara sengaja maupun tidak dengan mengikuti prinsip-prinsip baku dalam pengumpulan folklor. Lokasi penelitian adalah di wilayah Provinsi Bengkulu. Teknik keabsahan data adalah dengan mengonsultasikan data (validasi data) kepada pihak ahli (masyarakat). Teknik analis data yaitu mengklasifikasi, mentranskripsi dan penyuntingan, mentransliterasi, dan menyimpulkan. Berdasarkan nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam cerita rakyat etnik Bengkulu dapat disimpulkan bahwa dari 9 cerita yang  terdiri dari 6 dongeng dan 3 legenda, semuanya relevan untuk materi pembelajaran sastra di SMP. Adapun nilai pendidikan karakter yang ditemukan yaitu: pemberani, cerdik, ikhlas, kerja sama, sabar, suka berbagi, patuh, dan kerja keras, pantang menyerah, menepati janji, rajin beribadah, tidak usil, dan sederhana.
ANALISIS KESANTUNAN BAHASA MAHASISWA DALAM PESAN WHATSAPP TERHADAP DOSEN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Tubi, Dicko Mifrian; Djunaidi, Bambang; Rahayu, Ngudining
Jurnal Korpus Vol 5 No 1: April 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i1.13157

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa pada pesan whatsapp yang dikirim mahasiswa kepada dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Data berupa tuturan-tuturan dalam pesan whatsapp yang menunjukkan pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan bahasa. Sumber data penelitian ini berupa pesan whatsapp yang dikumpulkan  periode Januari sampai Juni 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik dokumentasi. Langkah-langkah analisis data (1) mengumpulkan pesan whatsapp, (2) membaca pesan, (3) mengidentifikasi maksim-maksim, (4) mengklasifikasikan maksim-maksim, (5) menganalisis maksim-maksim, (6) kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) pematuhan maksim kebijaksanaan mengucapkan Assalamualaikum bapak, maaf mengganggu waktunya pak, menggunakan salam sebagai bentuk sapaan sekaligus penghormatan. (2) Pematuhan maksim kedermawanan penutur memiliki kesadaran untuk meringankan beban seperti mau mengembalikan buku. (3) Maksim penghargaan seperti terimakasih arahannya. (4) Maksim kesederhanaan penutur mengurangi pujian pada dirinya sendiri dan mencaci dirinya sendiri mohon maaf mengganggu waktunya. (5) Maksim pemufakatan, penutur memiliki kecocokan dengan mitra tutur supaya percakapan terasa santun. (6) Maksim kesimpatian mengucapkan Sebelumnya mohon maaf lahir batin ya pak penutur menunjukkan bentuk kepedulian. Pelanggaran kesantunan (1) maksim kebijaksanaan Hari senin bisa saya bimbingan ngga bun penutur tidak memberikan pilihan. (2) Maksim pemufakatan penutur tidak mampu menyiapkan dirinya dalam membentuk kesepakatan.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN STRATEGI DRA (DIRECTED READING ACTIVITY) DENGAN STRATEGI KONVENSIONAL PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 9 KOTA BENGKULU Sang Ayu Nyoman Sri Asih; Syukri Hamzah; Gumono Gumono
Jurnal Korpus Vol 4, No 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i1.8338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar membaca pemahaman mengunakan strategi DRA (Directed Reading Activity) dengan strategi konvensional pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah komparasi. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 27 siswa kelompok 1 dan 27 siswa kelompok 2. Instrumen penilitian berupa tes objektif (pilihan ganda). Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil perhitungan diperoleh bahwa (1) hasil belajar kemampuan membaca pemahaman menggunakan strategi DRA (Directed Reading Activity) siswa kelas XI SMA Negeri 9 Kota Bengkulu diperoleh rata-rata (posttest) sebesar 78,52 kategori baik dan (2) hasil belajar kemampuan membaca pemahaman dengan strategi konvensional siswa kelas XI SMA Negeri 9 Kota Bengkulu dengan rata-rata sebesar 68,52 kategori cukup, dan (3) terdapat perbedaan kategori  penguasaan pemahaman. Penerapan strategi DRA (Directed Reading Activity) dapat meningkatkan pemahaman reorganisasi siswa dengan baik dan siswa lebih aktif.
“KUNGKUNGAN TRADISI” NOVEL PASUNG JIWA KARYA OKKY MADASARI Feronia, Orenda Olympia; Amrizal, Amrizal; Sarwono, Sarwit
Jurnal Korpus Vol 4 No 3: DESEMBER 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i3.12905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kungkungan dan menjelaskan tentang kungkungan tradisi dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah kalimat-kalimat, dan kata-kata. Sumber data penelitian ini adalah Novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan kungkungan yang ada pada novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari dengan analisis menggunakan teori Hermeneutik Schleiermacher. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik pustaka, baca, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah membaca secara keseluruhan isi novel secara cermat, memahami atau menyimak isi cerita, menandai bab-bab, kata-kata, kalimat-kalimat dan peristiwa-peristiwa yang ingin dianalisis pada novel, mencatat bab-bab, nama-nama tokoh, peristiwa-peristiwa yang terjadi sesuai dengan urutan kejadian, serta menafsirkan data-data yang sudah dikumpulkan dan dihubungkan kembali dengan cerita, dan Menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kungkungan tradisi yang dimaksudkan adalah tidak adanya kebebasan tokoh utama dalam mengekpresikan diri di lingkungan masyarakat yang membuat tokoh utama yang terlahir biologis laki-laki dan secara psikologis cenderung kewanitaan ini merasa tidak bebas dan tidak memiliki pilihan dalam mengekpresikan dirinya dan tokoh utama belum memiliki kebenarian untuk menentang tradisi yang ada sehingga tokoh utama merasa yang salah adalah tradisi itu sendiri karena menolak atau melarang perbedaan itu terjadi sehingga tokoh utama memilih untuk menyalahkan tradisi atas apa yang dirasakannya. Seperti laki-laki yang bergaya seperti perempuan dianggap tidak normal
KETERAMPILAN GURU MEMBERI PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X IPA DI SMA NEGERI 1 KOTA BENGKULU Memi Agustina; Didi Yulistio; Padi Utomo
Jurnal Korpus Vol 4, No 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v4i1.8227

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan Perencanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia meliputi silabus dan rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat guru bersertifikasi di SMP Negeri Seluma berdasarkan Kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa komponen silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Sumber data dalam penelitian ini adalah perencanaan pembelajaran yang meliputi silabus dan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh guru bahasa Indonesia bersertifikasi yang mengajar di kelas VII di SMP Negeri Seluma bedasarkan kurikulum 2013.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu: 1) mengumpulkan perencanaan pembelajaran yang meliputi; silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 2) membaca/memahami, 3) mengklasifikasi/mengelompokkan 4) penyajian data, 5) kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan pebelajaran yang dibuat guru yang meliputi 1) Silabus yang dibuat guru bahasa Indonesia di SMP Negeri Seluma tidak sama terdapat enam model atau variasi. 2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  yang dibuat oleh guru bahasa Indonesia di SMP Negeri Seluma tidak sama terdapat dua model atau variasi.