cover
Contact Name
Supriyono
Contact Email
supriunihaz@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
georaflesia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi
ISSN : 2541125X     EISSN : 26154781     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Journal Of Georafflesia: Scientific Article Education This Geography focuses on the problems that exist in the realm of education, physical geography, and social geography. The educational domain is all articles that illustrate the problem of education in all science clusters and Applied Models of Educational Sciences. Physical Geography is an entire article with geo-studies Geography, Geology, Geomorphology, Hydrology, Regional / Space Arrangement Planning, GIS and Remote Sensing. Social Geography publishes articles relating to social issues, Human Geography, Demography, Anthropology, Social Sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2023)" : 17 Documents clear
Pengembangan Hydrosphere Mobile Learning (HML) untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Geografi Indrawati, Welly; Amin, Saiful
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.3730

Abstract

The use of monotonous learning media causes students to tend to feel bored and pay less attention to the teacher when explaining the material. This condition leads to lack of interest on learning in students towards geography. In addition, it also has an impact on learning outcomes that are less than optimal. The aims of this research were (1) to determine the feasibility of HML on hydrosphere material, (2) to find out the effect of HML on the learning interest, and (3) to figure out the influence of HML on the geography learning outcomes. Lee & Owen’s Research and Development (R&D) model was conducted on this research. 30 X IPS 1 students as the experimental group and 30 X IPS 2 students as the control group in MA Al Hidayah Wajak, Kabupaten Malang were participated in this research. Observation, interviews, questionnaires, pre-test, and post-test, as well as documentation were used to collect the data. The qualitative data was analyzed by analyzing the suggestions and criticisms given by the material expert, the media expert, and students, whilst questionnaire analysis by the material expert, the media expert, students, and mean analysis were conducted to analyzed the quantitative data in this research. Furthermore, independent sample t-test was also tested to examine the effect of the used of HML. The results showed that (1) based on the evaluation by the material expert and the media expert, an average score of 96% was obtained, which meant HML was suitable for geography’s hydrosphere material learning, (2) the used of HML had a positive effect on the learning interest with sig. 0,000 < 0,05, and (3) HML media had a positive effect on the geography learning outcomes with sig. 0,000 < 0,05.
Studi Pergerseran Budaya Batak Toba pada Upacara Perkawinan di Kota Bengkulu Tampubolon, Mariyani Theresia; Dihamri, Dihamri; K, Warsa Sugandi
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Studi pergeseran upacara perkawinan budaya adat batak toba di Kota Bengkulu. Metode yang di gunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif, informan pada penelitian ini ialah ketua adat (parhata) dan Sintua (wakil pendeta). Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh secara reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa Proses Tahapan Adat Upacara Perkawinan Budaya Batak Di Bengkulu, 1.) Ada beberapa proses tahapan yang harus diuraikan mulai dari prapernikahan, Marhori-Hori Dinding, Marhusip, Marhata Sinamot, Martumpol, Martonggo Raja dan Marria Raja, Marsibuha-Buhai,dan pernikahan agama. Selanjutnya pesta adat / Ulaon Unjuk yang meliputi : penyambutan kedua pengantin, memanggil tamu undangan dari pihak laki-laki dan perempuan / Panjouon, Pasahat Tudu-Tudu Ni Sipanganon,doa sebelum makan, makan bersama, doa setelah makan, memperkenalkan Raja Parhata/ Parsinabul, Pasahat / menyerahkan Pinggang Panukkunan, Pasahat Sinamot, Tintin Marangkup, Pasahat Tuhor Ni Boru, Pasahat Pasituak Na Tonggi, Mangulosi, Marhata Sigabe-Gabe, Tangiang Parujungan, Paulak Une, hingga Maningkir Tangga. 2.) Pergeseran budaya batak toba pada upacara perkawinan di Bengkulu dapat dilihat dari pergeseran tahapan upacara batak toba (ulaon sadari), alat musik (gondang), agama/suku lain, dan fungsi mahar (sinamot).
Analisis Potensi Minat Belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Universitas Negeri Yogyakarta Sopiyandi, Riko; Wira Citra, Fevi; Dihamri, Dihamri; Citra, Fevi Wira
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis potensi minat belajar Mahasiswa Pendidikan Geografi yang berpartisipasi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Universitas Negeri Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan wawancara terhadap mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut. Temuan menunjukkan bahwa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka memberikan peluang unik bagi mahasiswa pendidikan geografi untuk analisis potensi minat belajar mereka melalui lingkungan akademik yang berbeda. Para mahasiswa menunjukkan tingkat motivasi yang tinggi dan antusiasme dalam mengikuti Mata Kuliah, berinteraksi dengan dosen, dan terlibat dalam kegiatan akademik dan sosial di lingkungan baru. Faktor-faktor seperti variasi Kurikulum, Metode pengajaran yang berbeda, dan kesempatan untuk mempelajari geografi dari perspektif yang beragam telah mendorong perkembangan minat belajar belajar mereka. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya mendukung dan mempromosikan Program Pertukaran Mahasiswa sebagi sarana untuk meningkatkan minat dan kualitas belajar Masiswa Pendidikan Geografi.
Penyusunan Peta Administrasi Desa Tanjung Kuaw Kabupaten Seluma Menggunakan Aplikasi GIS Al Ikhsan Rama Komura; Dedi Guntar; Mirna Yunita; Al Furkon Sabda Aradepa; Muhammad Alfi
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4248

Abstract

Compilation of Administrative Maps Using ArcGIS 10.3 Application The purpose of this research is to Manage/Record the coordinate points of boundaries, facilities, and village potential. The Tanjung Kuaw Village map has not been updated properly to find out the village boundaries, facilities, and village potential. Village boundaries aim to determine an administrative boundary between villages which is a coordinate point on the earth's surface in the form of natural signs and man-made elements that are outlined in the form of a map. The preparation of this administrative map starts from the basic data of the Village Map (SHP form), followed byaerial photographs obtained through the Unmanned Aerial Vehicle (UAV) to obtain data on Tanjang Kuaw Village covering an area of 959.39 Hectares, then visual interpretation and manual detection of aerial photography data of Tanjung Kuaw village is carried out to obtain information on village facilities and potential (Interpretation is carried out using ArcGIS 10.3 application with a scale of 1: 5,000).
PENGARUH IKLIM DI PROVINSI BENGKULU(KEUNIKAN DAN DAMPAKNYA) Meilisa Sitompul, Laura; Wira Citra, Fevi; Silaban, Nurmintan; Citra, Fevi Wira
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4279

Abstract

Climate change is a global climate phenomenon that is triggered by global warming due to an increase in the concentration of greenhouse gases in the atmosphere. Understanding the impact of climate change on various economic sectors in Indonesia, the Indonesian government has responded through various policies outlined in laws and government regulations. Challenges in implementing climate change adaptation are also discussed based on literature studies and interpretation of documents related to climate change adaptation. Discussions were also held regarding the availability and access to climate information which is very necessary in assessing the impacts of climate change as a first step in preparing adaptation measures. The results of the study show that the availability and ease of access to data from climate observations (observations) is still homework that needs attention. The active role of the community in observing and collecting climate information is very necessary considering the limited availability of climate information. Cooperation between the Central and regional governments as well as public participation in adaptation programs are also recommended and very necessary. The community needs to be involved when preparing adaptation programs.
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Untuk Analisis Kerentanan Banjir Lahar Dingin Terhadap Mata Air dan Jaringan Pipa PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman Firmansyah, Reosa Andika; Bhaskoro, R. Gagak Eko; Arianto, Aji Hilmi
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4284

Abstract

Bencana banjir lahar dingin yang terjadi di Gunung Merapi berakibat buruk terhadap infrastruktur tak terkecuali aset PDAM Tirta Sembada yaitu pipa. Penelitian ini membahas tentang Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi tingkat bahaya banjir lahar dingin di Kecamatan Pakem dan Kecamatan Turi. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan dan analisis data spasial berupa data bahaya banjir lahar dingin sehingga didapatkan gambaran wilayah-wilayah yang rentan terhadap banjir lahar dingin. Dilakukan klasifikasi tingkat kondisi jaringan pipa PDAM dan mata air terhadap bahaya banjir lahar dingin. Kondisi tersebut perlu upaya untuk meminimalisasi dampak bencana lahar dingin dengan menganalisis data peta bahaya menggunakan sistem informasi geografis terhadap zonasi berdasarkan kejadian banjir lahar dingin di Kabupaten Sleman. Hasil klasifikasi kelas zonasi bahaya banjir lahar dingin dibagi menjadi tiga kategori kelas yaitu kelas rendah, sedang, dan tinggi. Hasil analisis klasifikasi tingkat kondisi mata air dan pipa PDAM Tirta Sembada yaitu baik, sedang, dan buruk.  Data tersebut memungkinkan pemetaan hubungan sumber air dan infrastruktur penting seperti pasokan air minum. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan pipa dengan kondisi buruk sepanjang 51.275,98 m dan didapatkan 6 mata air dalam kondisi buruk. Sedangkan hasil analisis tentang bahaya banjir lahar dingin terhadap mata air dan jaringan pipa terdapat 2 mata air dalam kondisi tidak aman serta 48 ruas pipa dalam kondisi tidak aman.
Penerapan Model Pembelajaran Simulasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Siswa dalam Menghadapi Bencana Lukman, Syahril; Muhammad, Hujairah Hi.
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana Gunungapi Gamalama melalui penerapan model pembelajaran simulasi. Subjek penelitian ini adalah 23 siswa  kelas XI IPS SMA Negeri 5 Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research, yang dilaksanakan 2 siklus. Penelitian tindakan kelas agar berhasil, maka peneliti menetapkan tahapan yaitu perencanaan tindakan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan kesiapsiagaan siswa mengalami peningkatan. Hal itu dapat dilihat dari hasil evaluasi pada siklus I dengan ketuntasan belajar klasikal siswa yaitu 70% meningkat menjadi 91% pada siklus II, begitu juga dengan nilai rata-rata hasil pengetahuan kesiapsiagaan siswa mengalami peningkatan yaitu pada siklus I diperoleh nilai rata-rata siswa 65, naik menjadi 78 pada siklus II. Dengan demikian penerapan model pembelajaran simulasi dapat meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana Gunungapi Gamalama
Evaluasi Sistem Disinfeksi dan Analisis Hubungan Antara Tekanan Air dengan Sisa Klor di Daerah Pelayanan Reservoir Wonosari Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo Bhaskoro, R. Gagak Eko; Firdaus, Nitis Aruming; Ilminafia, Sabrina Ifhami
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4286

Abstract

Kualitas air, terutama dari sisi mikrobiologi, merupakan prioritas yang harus diperhatikan karena air merupakan komponen utama dalam kehidupan manusia. Permasalahan kualitas air di Perumda Air Minum Tirta Aji Kabupaten Wonosobo, terutama di Reservoir Wonosari, ada pada pemberian klor di yang belum memiliki sistem perhitungan pasti. Padahal, debit yang masuk Reservoir Wonosari cenderung berubah setiap musim yang berdampak pada dosis klor yang perlu terus disesuaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem disinfeksi yang efektif untuk dilakukan di daerah pelayanan Reservoir Wonosari dengan perhitungan dan simulasi EPANET serta mengetahui hubungan antara tekanan air dengan sisa klor menggunakan uji T di SPSS. Ruang lingkup penelitian ini membatasi indikator yang digunakan dalam evaluasi sistem disinfeksi adalah sisa klor, total bakteri Coliform, dan E. Coli serta teknis injeksi klor tidak dibahas. Hasil simulasi EPANET menunjukkan bahwa terdapat sisa klor berlebih di daerah dekat dengan Reservoir Wonosari. Namun jika dosisnya dikurangi, pada daerah terjauh akan kekurangan sisa klor. Jadi, solusi yang dapat dilakukan adalah menurunkan dosis pembubuhan klor dari 0,59 mg/l menjadi 0,45 mg/l diikuti dengan penambahan chlorine booster di dua titik yang letaknya jauh dari reservoir. Sementara itu, uji T di SPSS menunjukkan bahwa tidak pengaruh tekanan air terhadap sisa klor di jaringan pipa
Pemanfaatan Arang Aktif Briket Kulit Kopi Sebagai Penurun Kadar Pencemar Pada Air Lindi Badaruddin, Muhammad; Widodo, Sarno; Sari, Ardani Kartika
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4288

Abstract

Lindi merupakan cairan yang terbentuk akibat ketidakmampuan sampahmenampung air eksternal.Lindi tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan karena mengandung bahan pencemar yang tinggi. Kadar pencemar pada lindi dapat diturunkan dengan cara adsorpsi menggunakan arang aktif briket kulit kopi. Tujuanpenelitian ini adalah menjelaskan pengaruh waktu kontak penyaringan, menentukan waktu kontak paling efektif, serta menganalisis nilai ekonomi arang aktif briket kulit kopi. Metodologi yang digunakan yaitu pembuatan arang aktif briket kulit kopi yang diaktivasi kimia menggunakan H3PO4.. Selanjutnya, lindi diadsorpsi menggunakan waktu kontak 30, 60,90,dan 120 menit. Lindi yang terfiltrasi kemudian diuji laboratorium dengan parameter BOD dan CODlalu dianalisis pengaruh lamanya waktu kontak adsorpsi, efektivitas arang aktif briket kulit kopi dalam menurunkan kadar pencemar, serta menganalisis nilai ekonomi arang aktif briket kulit kopi. Hasil penelitian menunjukkan kadar BOD awal sebesar 1.546 mg/L dapat diturunkan pada menit ke 30, 60, 90, dan 120  masing-masing menurun hingga 1.065 mg/L, 1.059 mg/L, 1.027 mg/L, dan 993 mg/L. Sedangkan Kadar awal COD sebesar 2395 mg/L  menurun pada setiap waktu kontaknya yakni masing-masing 2128 mg/L, 2.098 mg/L, 2.056 mg/L, dan 1.993 mg/L. Keefektifan adsorben dalam menurunkan kadar pencemar terjadi pada menit ke-30.Limbah kulit kopi sebanyak 15kg/harinya menghasilkan 11 kg arang aktif briket kulit kopi dengan penambahan sebanyak 1 kg bahan perekat, dengan produksi tersebut dapat mendapat keuntungan sebesar Rp.495.000.
Perencanaan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih dengan Menggunakan Simulasi Epanet 2.0 Tahun 2023-2027 Sucahyo, Suparto Edi; Badaruddin, Muhammad; Suheby, A’anda
Jurnal Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v8i2.4289

Abstract

Desa Giripurwo merupakan salah satu wilayah pelayanan SPAM Ploso yang terletak di Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Girimulyo saat ini mempunyai jumlah penduduk sekitar 6.967 jiwa dengan luas wilayah kurang lebih 1.467,405 Ha. Di Desa tersebut kebanyakan masyarakat menggunakan air sumur dan masih sekitar 155 sambungan rumah yang terlayanin air minum PDAM. Dalam perencanaan pengembangan jarngan distribusi air bersihdilakukan perhitungan terhadap distribusi air maka akan dilakukan kegiatan menghitung idle capacity sumber yang akan digunakan, menghitung kebutuhan air untuk tahun 2023-2027 di Desa Giripurwo Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo dan membuat rancangan sistem jaringan perpipaan dengan simulasi Epanet 2.0. Hasil dari peneltian menyebutkan sisa idle capacity pada reservoir Dengok adalah 7.03 l/s. Kebutuhan air di Desa Giripurwo kecamatan Gimulyo Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2027 2,23 l/s dan kebutuhan air pada jam puncak 4,02 l/s dengan nilai kehilangan air sebesar 20%. Sistem jaringan distribusi menggunakan sistem cabang karena wilayah tersebut tidak saling berhubungan. Tekanan tertinggi pada jam puncak terdapat pada node 2 pada elevasi 144 m yaitu 51,39 mka, sedangkan yang terendah terdapat pada node 34 pada elevasi 79 m dengan tekanan 7,79 mka.

Page 1 of 2 | Total Record : 17