cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): April" : 47 Documents clear
PENINGKATAN PERILAKU KOMSUMSI PUTIH TELUR MELALUI EDUKASI SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PROSES PENYEMBUHAN LUKA PASCA SIRKUMSISI Kipa Jundapri; Suharto Suharto; Deni Susyanti; Desman Samuel Simatupang; Diga Prasetia Hermawan; Doni Hariansyah; Hakim Sadli; Heri Chandra; Muhammad Hasan Ansyari Ritonga; Yuda Anggara
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.579 KB)

Abstract

Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilakukan dengan memberikan edukasi kepada para orang tua dari anak-anak yang mengikuti kegiatan sirkumsisi di Lingkungan Batang Kuis Deliserdang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mempercepat proses penyembuhan luka dengan mudah dan tidak memerlukan banyak biaya yaitu dengan mengkomsumsi putih telur. Metode yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan kepada orangtua dan anak untuk mengkomsumsi putih telur agar mempercepat proses penyembuhan luka. Kegiatan ini dilakukan oleh tim pengabdian dosen dan mahasiswa Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan bekerjasama dengan Yayasan Sekolah Dasar Bintang Deliserdang. Kegiatan ini meliputi beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, identifikasi masalah, analisa kebutuhan, penyusunan materi dan bahan edukasi, pelaksanaan kegiatan dan dokumentasi kegiatan. Dari hasil penilaian yang telah dilakukan, diperoleh tingkat pemahaman peserta terhadap materi edukasi yang diberikan berdasarkan penilaian pre-test dan post-test serta indicator proses penyembuhan luka yang baik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman terhadap materi sebesar 45,5 % sedangkan setelah mengikuti kegiatan pemahaman peserta meningkat hingga 94,7%. Sedangkan hasil dari proses penyembuhan luka, didapatkna proses luka mengalami granulasi dengan baik yaitu pada hari ke-3 hingga ke-7 pasca dilakukan sirkumsisi. Abstract:  Community Service Activities (PKM) are carried out by providing education to parents of children who had circumcision at Batang Kuis  Deliserdang. The method used to provide counseling with parents and childrens to consume egg whites to accelerate the wound healing process. This activity was carried out by a team of lecturers and students at Akademi Keperawatan Kesdam I/ Bukit Barisan Medan in collaboration with Yayasan Islamic School of Bintang Deliserdang. This activity includes several stages, there are; data collection, identification problems, analysis, preparation of educational materials, implementation of activities and documentation of activities. From the results of the activities, it was obtained the level of understanding of the participants towards the educational material provided based on pre-test and post-test assessments as well as indicators of good wound healing processes. The results of understanding comsumed egg whites showed that pretest was 45.5% and post test increased to 94.7%. While the results of the wound healing process, it was found that the wound healing  on the 3rd to 7th day after the circumcision have well granulated. 
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DARING DI ERA NEW NORMAL PADA GURU SMA NEGERI 2 DEWANTARA Nia Astuti; Nurhayati Nurhayati; Yuhafliza Yuhafliza; Nurmina Nurmina; Wirdatul Isnani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.047 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4061

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melatih guru-guru terutama guru di SMA Negeri 2 Dewantara dalam menyusun dan mengembangkan media pembelajaran sebagai salah satu komponen bahan ajar berbasis daring di era new normal. Pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, pemateri atau nara sumber mengajari, mengarahkan, dan melatih guru untuk menggunakan aplikasi Whatsapp, Google Clasroom, Google Meet, dan Zoom di dalam pembelajaran berbasis daring. Metode pelaksanaan kegiatan ini secara garis besar terdiri atas 5 metode, yaitu (1) Identifikasi dan analisis masalah yang dialami oleh guru-guru. (2) Sosialisasi dalam menyusun bahan ajar berbasis daring dan multimedia kepada guru-guru untuk dikembangkan di dalam pembelajaran. (3) Simulasi atau peer teaching. (4) Pendampingan implementasi pembelajaran. (5) Evaluasi. Berdasarkan hasil dari pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis daring di era new normal di SMA Negeri 2 Dewantara dapat diketahui bahwa penggunaan aplikasi whatsup grup sudah dikombinasikan menjadi pembelajaran daring menggunakan aplikasi lainnya, yaitu 32% memanfaatkan aplikasi Google Clasroom, 4% telah menggunakan google meet, 10% menggunakan aplikasi zoom, dan 52% pemanfaatan blended learning. Abstract:  This Community Service (PkM) is entitled Training on Development of Online-Based Teaching Materials in the New Normal Era for Teachers at SMA Negeri 2 Dewantara Aceh Utara which aims to train teachers, especially teachers at SMA Negeri 2 Dewantara in compiling online-based teaching materials in the new era. normal. In this Community Service (PkM) activity, the speaker or resource person teaches, directs and trains teachers to use the Whatsapp, Google Clasroom, Google Meet, and Zoom applications in online-based learning. The method of implementing this activity generally consists of 5 methods, namely (1) Identification and analysis of problems experienced by teachers. (2) Socialization in compiling online and multimedia-based teaching materials for teachers to be developed in learning. (3) Simulation or peer teaching (4) Assistance in implementing learning. (5) Evaluation, After measuring the level of ability and understanding of participants or teachers in understanding and developing online-based learning media, the results obtained are  32% uses google classroom application, 4% uses google meet, 10% uses the zoom application, and 52% already uses blanded learning.
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DENGAN PENGADAAN WASTAFEL PIJAK PORTABEL DI KOTA MATARAM Ahmad Akromul Huda; Muanah Muanah; Suwati Suwati; Suhairin Suhairin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.692 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4128

Abstract

Abstrak: Corona Virus Disease-2019 atau yang biasa disebut Covid-19 merupakan sebuah penyakit menular yang telah menjadi pademi di seluruh negara.  Indonesia merupakan salah satu negara yang juga terdampak wabah Virus Covid-19 dimana Kota Mataram khususnya di BTN Pagesangan Indah yang menjadi mitra kegiatan ini. Proteksi dasar sudah dilakukan untuk menghadapi penyebaran Virus Covid-19 sesuai rekomendasi WHO salah satunya dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Wastafel cuci tangan disediakan oleh pemerintah dan warga setempat dan beberapa poster himbauan untuk selalu mencuci tangan juga terpampang di beberapa tempat. Wastafel cuci tangan yang tersedia baik yang disediakan pemerintah ataupun swadaya masyarakat setempat masih memiliki beberapa hal yang menjadi kekurangan sebagai solusi pencegahan penyebaran Covid-19. Kekurangan tersebut adalah segi pengoperasiaannya yang masih menyentuh kran air atau sabun yang sama antara satu orang dengan orang lainnya yang memungkinkan virus berpindah dan menyebar. Maka dari itu diperlukan  alat tempat cuci tangan portabel yang mampu dioperasikan tanpa harus menyentuh langsung baik keran air ataupun sabun dan hemat energi. Maka dari itu dilakukanlah kegiatan ini dengan menyediakan alat berupa wastafel yang pengoperasiannya dengan cara dipijak sehingga tidak perlu menyentuh keran air dan sabun. Pengadaan wastafel ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran Virus Covid-19 di wilayah mitra. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dimulai dengan kegiatan survai lokasi pengabdian, perancangan desain wastafel, pembuatan wastafel, pelatihan penggunaan wastafel, dan pelatihan perawatan wastafel. Setelah dilakukan kegiatan pelatihan dan praktik pada pengadaan wastafel pijak terlihat masyarakat memiliki antusias yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pelatihan yang dilakukan. Dari hasil praktik masyarakat sudah mampu mengoperasikan dan melakukan perawatan wastafel pijak sesuai dengan yang disampaikan  dalam pelatihan. Abstract:  Corona Disease-2019 virus or commonly called Covid-19 is an infectious disease that has become epidemic throughout the country. Indonesia is one of the countries that is also affected by the Covid-19 Virus outbreak in which the City of Mataram, especially at BTN Pagesangan Indah, is a partner of this activity. Basic protection has been carried out to deal with the spread of the Covid-19 Virus according to WHO recommendations, one of which is regularly using soap and running water. Hand washing basins are provided by the government and local residents and posters urging to always wash your hands are also displayed in several places. The hand wash basins that are available, either provided by the government or non-governmental organizations, still have a number of drawbacks as a solution to preventing the spread of Covid-19. This deficiency is in terms of its operation which still monitors the same water or soap faucet from one person to another which allows the virus to move and spread. Therefore we need a hand washing device that can be operated without having to directly monitor both the air tap and soap and is energy efficient. Therefore, this activity is carried out by providing a tool in the form of a sink that is anti-rigid by stepping on it so that there is no need for a water and soap tap. The provision of this sink aims to reduce the spread of the Covid-19 Virus in partner areas. The method used in this activity begins with a survey of service locations, design of a sink design, making a sink, training in using a sink, and training in sink maintenance. After conducting training and practical activities on the provision of a foot sink, it was seen that the community had high enthusiasm in participating in the training activities carried out. From the results of the practice, the community has been able to and does maintenance of the stepping basin according to what was delivered in the training.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG PRODUKTIF Dewi Hikmah Marisda; Rahmatiah Thahir; Dewi Purnama Windasari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.282 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4021

Abstract

Abstrak: PHBS merupakan perilaku untuk hidup sehat yang dilandaskan kesadaran diri sendiri sehingga seluruh anggota keluarga juga berperan aktif untuk berperilaku kesehatan. Perilaku hidup sehat dapat terlihat dari mengonsumsi makanan yang sehat, mengatur pola makan dan berolahraga yang cukup. Tujuan kegiatan ini adalah mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga hingga ke masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor desa, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, pada tanggal 1 April 2019. Kegiatan ini dirangkaikan degan kegiatan Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh). Penyampaian materi dilakukan dalam bentuk persentasi menggunakan media power point, yang disampaikan di kantor desa Rappang. Tahapan kegiatan terdiri dari tahapan persiapan yaitu melakukan observasi keadaan lingkungan sekitar rumah warga kelurahan Rappang oleh mahasiswa P2K dan penentuan jadwal dan lokasi pelaksanaan penyuluhan PHBS; tahapan pelaksanaan yaitu kegiatan penyuluhan PHBS; dan tahapan evaluasi yaitu mahasiswa P2K melakukan monev terhadap kebersihan lingkungan warga khususnya parit-parit sekitar lingkungan rumah warga dan tempat pembuangan sampah. Abstract:  PHBS is a behavior for healthy living based on self-awareness so that all family members also play an active role in health behavior. Healthy lifestyle behavior can be seen from eating healthy foods, adjusting diet, and getting enough exercise. The purpose of this activity is to educate the public to adopt a healthy lifestyle starting from themselves, their families, to the community. This activity is done to increase public awareness always to live clean and healthy. This activity was carried out at the village office, Panca Rijang District, Sidrap Regency, South Sulawesi, on April 1, 2019. This activity was linked to the Teaching Profession Strengthening (P2K) activity for  Muhammadiyah University of Makassar (Unismuh). Submission of material is carried out in the form of a percentage using PowerPoint media, delivered at the Rappang village office. The stages of the activity consisted of the preparatory stage, namely observing the condition of the environment around the houses of the residents of the Rappang village by P2K students and determining the schedule and location for the implementation of PHBS counseling; implementation stages, namely PHBS counseling activities; and the evaluation stage, namely P2K students conducting monitoring and evaluation on the cleanliness of the residents environment, especially the trenches around the neighborhoods of residents.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM RANGKA PERSIAPAN SISWA MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 BAGI SISWA SMKN 2 SAMARINDA Khairuddin Karim; Sunu Pradana; Prihadi Murdiyat; Onglan Nainggolan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.83 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4103

Abstract

Abstrak: Menghadapi Revolusi Industri 4.0, semua pihak harus mampu menyikapi secara bijaksana dan salah satu upaya menghadapinya adalah dengan cara meningkatkan kemampuan literasi di bidang teknologi atau disebut literasi sains. Generasi muda, khususnya yang mengenyam pendidikan di tingkat menengah adalah generasi penerus yang harus dibekali kemampuan literasi sains untuk menghadapi tantangan teknologi. Tujuan pelatihan ini adalah: memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai UnoArduSim dan Smart home. Metode pelatihannya adalah penyampaian teori dasar UniArduSim dan praktek di papan modul. Selebihnya digunakan untuk pengenalan teknologi smart home. Berdasarkan hasil kuisioner yang dilakukan setelah pelatihan, umumnya peserta pelatihan telah mendapatkan materi yang cukup dan puas dan dengan demikian tujuan dari pelatihan ini sudah tercapai yaitu peserta mempunyai pengetahuan dasar tentang UnoArduSim, mampu mengoperasikan UnoArduSim, mampu menerapkan pengendalian sederhana pada sistem Arduino, mengenal teknologi smart home, dan mendapat pengalaman cara menggunakannya. Abstract:  To face the current era of the Industrial Revolution 4.0, all components of the nation must be able to respond wisely and one of the efforts to deal with it is by increasing literacy skills in the field of technology or what is called scientific literacy. The younger generation, especially those who are educated at the secondary level, are the next generation who must be equipped with scientific literacy skills to face technological challenges. The main objective of this training is to provide basic knowledge and skills regarding UnoArduSim and insights on Smart home technology. The training method is the delivery of basic theory about UnoArduSim for 4 hours and practice on the module board for 9 hours. Then the remaining 3 hours are used for the introduction of smart home technology. Based on the results of the questionnaire conducted after the training, generally the training participants have received sufficient and satisfied material and thus the objectives of this training have been achieved i.e: the participants have basic knowledge about UnoArduSim, are able to operate UnoArduSim, are able to apply simple controls on the Arduino system, known Smart home technology, and get experience using it.
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PEDAGANG CENDOL DENGAN MESIN JELLYDOL DI DESA RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU Nur Hayati; Aprizal Aprizal; Sri Yunawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2164.024 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.3377

Abstract

Abstrak: Tujuan Pengabdian untuk meningkatan kapasitas Ipteks dalam sistem produksi, meningkatan produksi olahan jellydol, melakukan perubahan strategi pemasaran dan perbaikan pembukuan kuangan. Metode Pelaksanaan yang telah dilakukan dengan cara Penyuluhan kegiatan berupa pendampingan Pengunaan Alat Mesin Jellydol untuk pengolahan cendol, pembuatan cendol dengan varians baru dan Perubahan Strategi Pemasaran dan Perbaikan Pembukuan Keuangan. Maka dapat disimpulkan, dengan adanya mesin jellydol ini, mitra dapat merasakan kemudahan dalam produksi yang semula menggunakan tanggan untuk pembuatan  cendol, dengan adanya mesin ini sangat memberi kemudahan kepada mitra dalam proses prooduksi baik dari segi waktu dan adanya peningkatan kapasitas produksi cendol dengan waktu produksi 40 menit untuk 5 Kg dapat menghasilkan 100 bungkus yang semula membutuhkan waktu 2 Jam, begitu juga untuk pengemasan yang semula hanya menggunakan karet sekarang sudah dibantu dengan hand sealer disamping itu, usaha mitra sudah memiliki nilai tambah dari merk yang sudah dibuatkan dan proses pemasaran yang sudah dibuatkan melalui media sosial. Begitu juga dengan pembukuan dengan metode single entry sesuai dengan permintaan mitra. Abstract: The purpose of devotion to increase the capacity of science and technology in the production system, increase the production of processed jellydol, make changes in marketing strategies and improve the bookkeeping of the quand. Implementation method that has been done by means of counseling activities in the form of assistance in the use of Jellydol Machine Tools for processing cendol, making cendol with new variances and Changes in Marketing Strategy and Improvement of Financial Bookkeeping. So it can be concluded, with the jellydol machine, partners can feel the ease in production that originally used tanggan for the manufacture of cendol, with the presence of this machine is very easy to partners in the process of prooduction both in terms of time and the increase in production capacity of cendol with a production time of 40 minutes to 5 Kg can produce 100 packs that originally took 2 Hours , as well as for packaging that originally only used rubber has now been assisted with a hand sealer besides, the partner's business already has the added value of the brand that has been made and the marketing process that has been made through social media. Similarly, bookkeeping with a single entry method in accordance with the partner's request.
PELATIHAN EKONOMI KREATIF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI BAGI KARANG TARUNA, UMKM MASYARAKAT LOKAL DALAM STRATEGI PEMASARAN “CIKASO CREATIVE” Nina Mistriani; Tutik Tutik; Henry Yuliamir; Mukhamad Kholil Aswan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.199 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4084

Abstract

Abstrak: Industri Kreatif merupakan konsep yang dapat menyelaraskan ide, kreativitas dan keterampilan serta inovasi, sehingga terciptanya suatu produk dan akhirnya menciptakan insan yang produktif. Permasalahannya konsep desa wisata berbasis ekonomi kreatif di Desa Cikaso merupakan prioritas utama dalam rintisan Desa Wisata.  Belum adanya minat para pemuda karang taruna ikut berkontribusi dalam kegiatan masyarakat, serta rendahnya minat berwirausaha untuk membangun desanya lebih maju lagi dan saling bersinergi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk penerapan model ekonomi kreatif berbasis pariwisata melalui kegiatan pemanfaatan teknologi, menangkap peluang usaha digital mencapai Cikaso Creative. Metode kegiatan PKM ini Focus Group Discussion, metode presentasi dan metode demonstrasi. Hasil kegiatan PKM kepada karang taruna Cikaso berupa adanya hasil kreatifitas desain toko online, pengemasan produk, dan pemasaran produk melalui video. Abstract:  Creative Industry is a concept that can harmonize ideas, creativity, and skills as well as innovation so that a product is created and ultimately creates a productive human being. The problem is that the concept of a creative economy-based tourism village in Cikaso Village is a top priority in the pioneering of the Tourism Village. There is no interest among youth from youth organizations in contributing to community activities, as well as the low interest in entrepreneurship to build their village more advanced and synergize with each other. This PKM activity aims to implement a tourism-based creative economy model through technology utilization activities, capturing digital business opportunities to reach Cikaso Creative. This PKM activity method is Focus Group Discussion, presentation method, and demonstration method. The results of PKM activities for Cikaso youth group are in the form of creative results in online store designs, product packaging, and product marketing via video.