cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,306 Documents
OPTIMALISASI KOMPETENSI USAHA MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI DAN PEMASARAN PRODUK Rasoki, Timbul; Nurmalia, Ana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34631

Abstract

Abstrak: Desa Panca Mukti, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan pengolahan hasil buah. Salah satu penggerak utama dalam pemberdayaan ekonomi desa adalah kelompok mitra yang terdiri dari 35 peserta. Mereka telah berkontribusi melalui berbagai usaha, seperti penjualan ayam bersih dalam kemasan, pengolahan hasil pertanian, serta produksi olahan berbahan dasar buah. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal diversifikasi produk dan strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui pelatihan diversifikasi produk, pengemasan, dan pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, di mana nilai rata-rata pretest sebesar 40 meningkat menjadi 85 pada posttest. Produk-produk inovatif seperti sosis ayam dan stik pisang, didukung oleh pemasaran dan pengemasan yang lebih baik, menjadi aset strategis dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok mitra.Abstract: Panca Mukti Village, Pondok Kelapa District, Central Bengkulu Regency, has great potential in the agriculture, livestock, and fruit processing sectors. One of the main drivers of the village’s economic empowerment is the partner group consisting of 35 participants. They have contributed through various enterprises, such as packaged clean chicken sales, agricultural product processing, and fruit-based product production. However, challenges remain in terms of product diversification and marketing strategies. This community service activity aims to strengthen business capacity through training in product diversification, packaging, and digital marketing. The methods used include socialization, training, mentoring, and evaluation of program results. The outcomes of the program showed an increase in participants’ knowledge and skills, as indicated by the rise in the average pretest score of 40 to 85 in the posttest. Innovative products such as chicken sausages and banana sticks, supported by improved marketing and packaging, have become strategic assets in increasing the income and welfare of the partner group.
EDUKASI LITERASI KEUANGAN BAGI GENERASI Z DENGAN STRATEGI GAMIFIKASI Barus, Andreani Caroline; Firza, Syafira Ulya; Agustina, Agustina; Halim, Fandi; Aziz, Abdul; Mie, Mie
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33655

Abstract

Abstrak: Literasi keuangan penting untuk kesejahteraan, namun Generasi Z cenderung konsumtif meski melek internet. Oleh karena itu, edukasi literasi keuangan krusial bagi Generasi Z agar dapat mengelola keuangan secara optimal dan stabil. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat menyelenggarakan edukasi literasi keuangan bagi 37 siswa/i jurusan Akuntansi dan Manajemen Perkantoran di SMK Multi Karya Medan. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan adalah kombinasi pemaparan materi interaktif dan simulasi permainan edukatif "Jacks Milyarder". Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang masing-masing berjumlah 8 pertanyaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata skor meningkat 27,36% dari 61,15% pada pre-test menjadi 88,51% pada post-test. Ini membuktikan efektivitas pendekatan gamifikasi dalam meningkatkan literasi keuangan Generasi Z.Abstract: Financial literacy is crucial for well-being, but Generation Z tends to be consumerist despite their internet literacy. Therefore, financial literacy education is vital for Generation Z to manage their finances optimally and stably. To address this issue, community service team held a financial literacy education for 37 students majoring in Accounting and Office Management at SMK Multi Karya Medan. This program aimed to improve their understanding of financial management. The method used was a combination of interactive material presentation and educational game simulation " Jacks Milyarder ". Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant increase in participants' understanding, with the average score increasing 27.36% from 61.15% in the pre-test to 88.51% in the post-test. This proves the effectiveness of the gamification approach in improving Generation Z's financial literacy.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN AYAM MENJADI CEMILAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENURUNAN STUNTING BALITA Syarif, Sutrani; Masdalis, Masdalis; Supardi, Nurjannah; Musdar, Tamzil Azizi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37047

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan kedua yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Jumlah stunting di wilayah Kota Makassar meningkat 7,2 persen dari 18,04% tahun 2023 menjadi 25,6% pada tahun 2024. Tujuan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai pemanfaatan kulit, brutu, dan hati ayam sebagai sumber lemak dan cemilan sehat bagi balita. Metode pengabdian dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan. Mitra sasaran pada kegiatan ini yaitu Kader Posyandu Anyelir sejumlah 12 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest serta lembar observasi mengenai keterampian pengukuran antropometri, serta kemampuan mengolah bahan pangan ayam menjadi lemak sehat dan cemilan enak bagi bagi balita. Jumlah pertanyaan pada kuesioner sebanyak 10 butir. Hasil pretest peserta sebelum dilakukan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kurang dari 20% peserta yang terampil dalam melakukan pengukuran antropometri dan pengolahan udang menjadi makanan yang enak dan bergizi. Hasil posttest melalui lembar observasi menunjukkan bahwa setelah dilakukan kegiatan pelatihan, keterampilan peserta dalam melakukan pengukuran antropometri, dan pembuatan kudapan bergizi dari hati ayam mengalami peningkatan menjadi 100% peserta menjadi terampil.Abstract: Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals (SDGs) which is included in the second sustainable development goal, namely eliminating hunger and all forms of malnutrition by 2030 and achieving food security. The number of stunting in the Makassar City area increased by 7.2 percent from 18.04% in 2023 to 25.6% in 2024. The purpose of this community service is to improve the knowledge and skills of partners regarding the use of chicken skin, bran, and liver as a source of fat and healthy snacks for toddlers. The community service method is carried out through counseling, training, and mentoring. The target partners in this activity are 12 Posyandu Anyelir cadres. The activity evaluation was carried out through pretests and posttests as well as observation sheets regarding anthropometric measurement skills, as well as the ability to process chicken food into healthy fats and delicious snacks for toddlers. The numbers of question in the questionnaire is 10 item. The results of the participant pretest before this community service activity showed that less than 20% of participants were skilled in conducting anthropometric measurements and processing shrimp into delicious and nutritious food. The results of the posttest through the observation sheet showed that after the training activities were carried out, the participants' skills in carrying out anthropometric measurements and making nutritious snacks from chicken livers increased to 100% of participants becoming skilled.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI DEEP LEARNING Wangid, Muhammad Nur; Basuki, Agus; Rahman, Fathur; Pratiwi, Chici; Puri, Lintang Waskita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36806

Abstract

Abstrak: Pendekatan deep learning menekankan keterlibatan aktif individu dalam proses belajar, penguasaan pengetahuan yang memadai, serta keingintahuan tinggi terhadap materi pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam memahami dan menerapkan konsep deep learning dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan dan pendampingan yang dirancang untuk membantu guru BK mengembangkan strategi pembelajaran berbasis deep learning guna meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa. Sasaran kegiatan ini adalah guru BK jenjang SMP yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Yogyakarta, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap konsep deep learning. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pemahaman guru BK dari 81,36 sebelum pelatihan menjadi 90,70 setelah pelatihan, atau meningkat sebesar 11,48%. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru BK serta mendukung terciptanya ekosistem sekolah yang kondusif bagi penerapan deep learning, khususnya dalam layanan BK.Abstract: The deep learning approach emphasizes active individual engagement in the learning process, adequate mastery of knowledge, and a high level of curiosity toward learning materials. This Community Service Program (PKM) aims to enhance the competence of guidance and counseling teachers in understanding and applying the concept of deep learning in educational practice. The program was implemented through training and mentoring methods designed to assist guidance and counseling teachers in developing deep learning-based instructional strategies to improve students’ understanding and creativity. The target participants were junior high school guidance and counseling teachers who are members of the Guidance and Counseling Teachers Association (MGBK) of Yogyakarta City, with a total of 50 participants. Program evaluation was conducted using pretests and posttests to measure participants’ understanding of the deep learning concept. The analysis results indicate an increase in the average comprehension score of guidance and counseling teachers from 81.36 before the training to 90.70 after the training, representing an improvement of 11.48%. These findings demonstrate that the training was effective in enhancing the competence of guidance and counseling teachers and in supporting the creation of a conducive school ecosystem for the implementation of deep learning, particularly within guidance and counseling services.
PENERAPAN TEKNOLOGI BIOKONVERSI FESES AYAM BROILER MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) SEBAGAI INOVASI EKONOMI SIRKULAR Santi, Melia Afnida; Suryani, Heni; Pertiwi, Vindo Rossy; Nazaha, Hani Haya; Aldito, Muhammad Rayza
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36722

Abstract

Abstrak: Peningkatan populasi ayam broiler di Indonesia berdampak pada meningkatnya volume limbah feses yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Karya Mandiri Farm, peternakan broiler dengan sistem kandang bertingkat tanpa litter, menghadapi permasalahan penumpukan feses yang menimbulkan bau dan meningkatkan biaya operasional. Kegiatan ini bertujuan menerapkan teknologi biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens) sebagai solusi pengelolaan limbah feses ayam broiler berbasis ekonomi sirkular, sekaligus meningkatkan hard skill mitra dalam budidaya BSF dan pengelolaan limbah. Mitra kegiatan adalah Karya Mandiri Farm dengan 14 anggota aktif yang terlibat dalam sosialisasi, pelatihan, dan praktik penerapan teknologi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan budidaya BSF, proses panen, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan kuesioner. Indikator keberhasilan ditunjukkan oleh peningkatan pemahaman mitra sebesar 83,3%, reduksi limbah sebesar 40%, dan 75% mitra berminat melanjutkan budidaya BSF secara mandiri. Kegiatan ini mendukung pengelolaan limbah berkelanjutan, ekonomi sirkular, SDGs, dan Net Zero Emission nasional.Abstract: The increase in the broiler chicken population in Indonesia has led to an increase in the volume of fecal waste, which has the potential to pollute the environment if not managed properly. Karya Mandiri Farm, a broiler farm with a multi-tiered cage system without litter, faces the problem of fecal accumulation, which causes odors and increases operational costs. This activity aims to apply bioconversion technology using Black Soldier Fly (BSF) larvae (Hermetia illucens) as a circular economy-based solution for broiler chicken fecal waste management, while also improving partners' hard skills in BSF cultivation and waste management. The activity partner is Karya Mandiri Farm with 14 active members involved in socialization, training, and practical application of the technology. The implementation methods include socialization, BSF cultivation training, harvesting processes, as well as monitoring and evaluation. Evaluation is conducted through observation and questionnaires. Success indicators are demonstrated by an 83.3% increase in partner understanding, a 40% reduction in waste, and 75% of partners expressing interest in continuing BSF cultivation independently. This activity supports sustainable waste management, the circular economy, SDGs, and national Net Zero Emission goals.
PENGUATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ANGGOTA PALANG MERAH REMAJA DALAM TINDAKAN PEMBIDAIAN PADA P3K Gusty, Reni Prima; Fajria, Lili; Monica, Monica; Arlia, Nelfi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35724

Abstract

Abstrak: Pertolongan pertama merupakan keterampilan dasar penting bagi siswa, khususnya anggota Palang Merah Remaja (PMR), agar mampu memberikan bantuan awal saat terjadi kegawatdaruratan di sekolah. Di SMAN 16, keterampilan tersebut belum optimal akibat kurangnya kaderisasi dan minimnya pengulangan materi, terutama dalam teknik pembidaian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa PMR melalui pelatihan pertolongan pertama berfokus pada pembidaian. Metode yang digunakan mencakup teori dan praktik melalui pre-test, pemberian materi, demonstrasi, simulasi keterampilan, serta post-test untuk evaluasi hasil belajar. Sebanyak 30 siswa PMR menjadi mitra kegiatan. Evaluasi dilakukan dengan tes tertulis dan observasi praktik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (rata-rata nilai naik dari 70 menjadi 96) dan keterampilan pembidaian yang lebih sistematis serta sesuai standar. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan menjadi kader kesehatan sebaya. Pelatihan ini efektif meningkatkan kapasitas siswa dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah.Abstract: First aid is an essential basic skill for students, especially members of the Indonesian Red Cross Youth (PMR), to be able to provide initial assistance in case of emergencies at school. At SMAN 16, these skills are not yet optimal due to a lack of training and minimal repetition of material, especially in splinting techniques. This service activity aims to improve the knowledge and skills of PMR students thru first aid training focused on splinting. The methods used include theory and practice thru pre-tests, material delivery, demonstrations, skills simulations, and post-tests to evaluate learning outcomes. A total of 30 PMR students partnered for the activity. Evaluation is conducted thru written tests and practical observation. The results showed a significant improvement in knowledge (average score increased from 70 to 96) and more systematic and standardized splinting skills. Participants also showed increased confidence and readiness to become peer health educators. This training is effective in increasing student capacity and is recommended for continuous implementation in schools.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK DASAWISMA KAPILIT MELALUI DIVERSIFIKASI DAN BRANDING OLAHAN PISANG BERBASIS LESS WASTE DI KABUPATEN SUMBA TIMUR Saragih, Elsa Christin; Lewu, Lusia Danga; Rada, Yustina; Harang, Rimus Umbu Leba; Ludji, Marsyati; Rehi, Almi Saputra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34915

Abstract

Abstrak: Pisang merupakan komoditas potensial di Desa Kuta yang biasanya dijual petani langsung ke pedagang pengumpul dengan harga sangat rendah, padahal berpotensi diberikan nilai tambah dengan diversifikasi olahan produk berbasis less waste. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kewirausahaan dan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk olahan pisang dan juga keterampilan dalam pengemasan dan branding produk hasil olahan tersebut. Mitra pengabdian yaitu 19 orang anggota Dasawisma Kapilit di desa Kuta. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang diimplementasikan dalam 4 tahapan yaitu tahap identifikasi permasalahan, tahap penyuluhan, tahap pelatihan yaitu pelatihan pengolahan diversifikasi olahan pisang aneka rasa, pelatihan branding dan pengemasan produk, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan melakukan pretest dan postest, dan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait peluang usaha dan kewirausahaan menjadi dari 49% menjadi 93%, peningkatan keterampilan diversifikasi pengolahan produk dari 53% menjadi 96%, dan peningkatan keterampilan pengemasan dan branding dari 46% menjadi 92%. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan 3 produk olahan pisang yang sudah dikemas dengan branding dan siap dipasarkan yaitu keripik pisang, stik pisang dan keripik batang pisang aneka rasa.Abstract: Bananas are a potential commodity in Kuta Village which are usually sold directly by farmers to collectors at very low prices, even though they have the potential to be given added value by diversifying processed products based on less waste. This community service activity aims to improve entrepreneurial knowledge and community skills in diversifying processed banana products and also skills in packaging and branding of these processed products. The community service partners are 19 members of Dasawisma Kapilit in Kuta Village. This activity is carried out using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach which is implemented in 4 stages: the problem identification stage, the extension stage, the training stage namely training in processing diversified processed bananas with various flavors, product branding and packaging training, and mentoring. Evaluation was carried out by conducting pretests and posttests, and showed an increase in knowledge related to business and entrepreneurship opportunities from 49% to 93%, an increase in product processing diversification skills from 53% to 96%, and an increase in packaging and branding skills from 46% to 92%. This community service activity produced 3 processed banana products that have been packaged with branding and are ready to be marketed, namely banana chips, banana sticks and banana stem chips in various flavors.
PELATIHAN GURU MADRASAH DALAM PEMANFAATAN APLIKASI IDENTIFIKU UNTUK ASESMEN DIAGNOSTIK GUNA MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Siregar, Muhammad Noor Hasan; Ramadhani, Yulia Rizki; Harputra, Yuswin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34622

Abstract

Abstrak: Perkembangan Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki kompetensi dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi berbasis data asesmen diagnostik. Namun, banyak guru masih menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui pemanfaatan aplikasi IdentifiKu. Kegiatan dilaksanakan di MTs YPKS Padangsidimpuan dengan peserta 29 guru dan 2 tenaga kependidikan, meliputi sosialisasi, workshop, implementasi kelas pilot, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test, observasi, serta angket respon guru, dengan indikator keberhasilan berupa peningkatan pemahaman guru, efisiensi asesmen, akurasi identifikasi kebutuhan belajar, dan respon peserta. Hasil menunjukkan pemahaman guru meningkat dari 37,8% menjadi 68,9%, efisiensi asesmen naik hingga 80% dengan waktu pelaksanaan berkurang dari 3,5 jam menjadi 45 menit per kelas, dan akurasi identifikasi kebutuhan belajar siswa mencapai 92%. Respon guru juga positif, 72,4% menyatakan aplikasi memudahkan pembelajaran berdiferensiasi dan 86% menilai pelatihan bermanfaat. Program ini membuktikan IdentifiKu efektif mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.Abstract: The implementation of the Merdeka Curriculum requires teachers to master differentiated learning design based on diagnostic assessments. However, many teachers still face challenges in carrying out such assessments effectively. This Community Service Program aimed to improve teachers’ competence through the use of the IdentifiKu application. The program was conducted at MTs YPKS Padangsidimpuan with 29 teachers and 2 education staff, involving socialization, workshops, pilot class implementation, and evaluation. The evaluation system applied pre-test and post-test, observation, and teacher response questionnaires. Success indicators included teachers’ understanding, efficiency of assessment, accuracy in identifying students’ learning needs, and positive responses. Results showed an increase in teachers’ understanding from 37.8% to 68.9%, assessment efficiency improved by 80% with implementation time reduced from 3.5 hours to 45 minutes per class, and accuracy of identifying students’ learning needs reached 92%. Teacher responses were also positive, with 72.4% acknowledging the application’s support for differentiated learning and 86% rating the training as highly beneficial.
MANAJEMEN KEUANGAN BERBASIS SYARIAH PADA BADAN USAHA MILIK NASYIATUL AISYIYAH JAWA TIMUR GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI ORGANISASI PEREMPUAN Setiyowati, Arin; Salsabilla, Salma Nadia; Berkah, Dian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33633

Abstract

Abstrak: Pentingnya penguatan kapasitas manajemen keuangan berbasis syariah bagi organisasi perempuan menjadi alasan utama pelaksanaan kegiatan ini, khususnya dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi BUANA (Badan Usaha Milik Nasyiatul Aisyiyah) Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan softskill dan hardskill mitra dalam mengelola keuangan dan usaha secara profesional dan sesuai prinsip syariah. Metode yang digunakan meliputi pelatihan manajemen bisnis dan keuangan syariah, serta pendampingan manajemen keuangan syariah kepada mitra. Kegiatan ini melibatkan 50 orang anggota BUANA PWNA Jatim sebagai mitra utama. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen keuangan sebelum dan sesudah kegiatan, dengan instrumen berupa 20 butir pertanyaan yang mengukur tingkat pemahaman serta tiga indikator keberhasilan utama: peningkatan literasi keuangan syariah, kemampuan penyusunan laporan keuangan sesuai prinsip syariah, dan kemandirian dalam pengoperasian sistem informasi manajemen keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola keuangan berbasis syariah secara tersistem sebesar 90%, yang mencerminkan efektivitas pendekatan pelatihan dan implementasi digital dalam memperkuat tata kelola organisasi perempuan berbasis nilai-nilai Islam.Abstract: The importance of strengthening sharia-based financial management capacity for women's organizations is the main reason for the implementation of this activity, particularly in order to encourage the economic independence of BUANA (Badan Usaha Milik Nasyiatul Aisyiyah) East Java. This activity aims to enhance the soft skills and hard skills of partners in managing finances and businesses professionally and in accordance with sharia principles. The methods used include training in business management and sharia finance, as well as providing sharia financial management assistance to partners. This activity involved 50 members of BUANA PWNA East Java as the main partners. The evaluation was carried out through observation, interviews, and analysis of financial documents before and after the activities, using an instrument consisting of 20 questions to measure the level of understanding and three main success indicators: improvement of sharia financial literacy, the ability to prepare financial reports according to sharia principles, and independence in operating the financial management information system. The evaluation results show a 90% improvement in partners' ability to systematically manage sharia-based finance, reflecting the effectiveness of the training approach and digital implementation in strengthening the governance of women’s organizations based on Islamic values.
WORKSHOP ADVOKASI BAGI KADER MUHAMMADIYAH DALAM MENDORONG KEBIJAKAN PUBLIK YANG BERKEADILAN Lailam, Tanto; Sulaksono, Tunjung; Saleh, Indah Nur Shanty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.33558

Abstract

Abstrak: Program pengabdian ini memfokuskan pada penguatan kemampuan advokasi bagi kader Muhammadiyah dalam mendorong kebijakan publik yang berkeadilan. Urgensi penguatan ini dilatarbelakangi banyaknya kebijakan publik di daerah yang menyimpang dari peraturan perundang-undangan. Tujuannya untuk memperkuat kemampuan kader dalam melakukan advokasi kebijakan publik, selain itu mempertegas komitmen dan sinergitas kader dalam mendorong kebijakan publik yang berpihak terhadap umat dan bangsa. Metode pengabdian dilakukan dengan musyawarah, realisasi program, dan evaluasi dengan mitra pengabdian Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pelaksanaan dengan menggunakan metode workshop dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 42 kader pada pimpinan wilayah dan daerah Muhammadiyah se-Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode evaluasi hasil dengan meminta tanggapan dan penilaian perwakilan peserta dari 7 utusan lembaga, hasil nilai rata-rata adalah 83, 57% dengan kriteria bahwa workshop advokasi kebijakan publik berdampak pada peningkatan nalar kritis kader terhadap persoalan politik kebangsaan. Selain itu, program tersebut sudah sesuai dengan persoalan dan isu-isu strategis bidang advokasi kebijakan publik di daerah.Abstract: This community service programme aims to strengthen the advocacy skills of Muhammadiyah cadres to promote equitable public policies. This is motivated by the large number of public policies in the region that deviate from the law. The programme aims to enhance the ability of cadres to advocate for public policies and reinforce their commitment to promoting policies that benefit the people and the nation. The community service method involved deliberation, programme implementation and evaluation in collaboration with the community service partner, the Department of Politics and Public Policy of Muhammadiyah. A workshop method was used for the implementation, with 42 cadres from the regional and district leaderships of Muhammadiyah in the Special Region of Yogyakarta Province in attendance. The results were evaluated by requesting feedback and assessments from seven institutional delegates, who were participants. The average score was 83.57%, indicating that the public policy advocacy workshop had impacted cadres' critical thinking on national political issues. Additionally, the programme addressed the strategic issues and problems in the field of public policy advocacy in the region.