cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2019): September" : 8 Documents clear
BUILDING THE YOUNG LEARNERS ENGLISH VOCABULARY BY USING THE SMART CARD AT MBS SANG SURYA Hidayati Hidayati; Rima Rahmaniah; M. Hudri
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i2.1085

Abstract

Abstract: Smart card  as a medium of teaching language is regarded as central elements of the approach because it can be used as media to attract the young learners interest in learning language especially English language. The writer try to adopt this media in the classroom, especially by using a smart card to make  the  lesson  more easier and  interesting for the young learners to build their vocabulary in english. In relation, the purpose of this research is to investigate does the use of smart card has effect in building vocabulary in english to MBS DayCare learners. The researcher applied true exprimental research design as the methodology with 20 young learners as the population and all of them taken as a sample by using rubric and t-test formula theory according Hughes. The researcher collect the data by using testing method. The result of this research showed that mean score of experimental group 8 and mean score of control group 7. Based on t-test, it showed that t- value 3,782 and after cosulting to t-table, the t-value was higher than t-table. The smart card in vocabulary learning process is more effective to enrich the learners’ vocabulary, this can be seen from the results of test score that the experimental class which was given treatment using smart card media got higher score than control class without taught by used smart card  media. The writer concluded that smart card has an effect in building vocabulary in english at Daycare learners in Muhammadiyah Boarding School (MBS) Sang Surya. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki apakah penggunaan kartu pintar berpengaruh dalam membangun kosa kata dalam bahasa Inggris untuk pelajar MBS DayCare. Peneliti menerapkan desain penelitian exprimental sejati sebagai metodologi dengan populasi 20 siswa sebagai populasi dan semuanya diambil sebagai sampel dengan menggunakan teori rumus rubrik dan uji-t menurut Hughes. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen adalah 8 dan skor rata-rata kelompok kontrol adalah 7. Berdasarkan uji-t, menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 3,782 dan setelah korelasikan dengan t-tabel, t-hitung lebih tinggi daripada t-tabel. Kartu pintar dalam proses pembelajaran kosakata lebih efektif untuk memperkaya kosakata peserta didik, hal ini dapat dilihat dari hasil skor tes bahwa kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan media kartu pintar mendapat skor lebih tinggi daripada kelas kontrol tanpa diajar dengan menggunakan media kartu pintar. Penulis menyimpulkan bahwa kartu pintar berpengaruh dalam membangun kosa kata dalam bahasa Inggris.
NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMAKNAI KHALIFAH STUDY TERJEMAHAN TAFSIR AL-MISBAH MELALUI KAJIAN HERMENEUTIKA Mappanyompa Mappanyompa
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i2.1043

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini, yakni untuk memberi gambaran yang utuh tentang nilai pendidikan Islam, materi pendidikan Islam, dan metode pendidikan Islam dalam terjemahan Tafsir Al-Misbah. Jenis penelitian ini kepustakaan (library Research), dan hasil penelitian: Munculnya kesadaran kepada setiap individu agar menjalankan fungsinya di muka bumi, Konsep pendidikan yang berlandaskan pada al-Qur’an dan Hadits sebagaimana fungsi al-Qur’an, Cara yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan, dengan menjadikan Rasulullah saw sebagai idola dalam kehidupan sehari-hari. Abstract: The purpose of this research is to give a whole explanation of Islamic education, Islamic educational material, and Islamic education method in the translation of Tafsir Al-Misbah. This type of research library, and research results: the emergence of consciousness to each individual in order to carry out its functions on the Earth, the concept of education based on the Qur'an and Hadith as the function of the Qur'an, how to That is used to achieve a goal, by making Rasulullah saw as an idol in everyday life.
AN ANALYSIS OF IMPERATIVE SENTENCES IN SUMBAWANESE Novi Yuniarsi; Supriadin Supriadin; Rahmawati Rahmawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i2.1007

Abstract

Abstract: This research aimed to investigate the imperative sentences in Sumbawanese used by the participants in informal conversation based on the types, functions, and markers. As the sample, this research taken ten participants who were the native speakers of Sumbawanese. In conducting this research, the researcher used qualitative method. The data were taken through observation, video recorder, and field note. This research found that the types of imperative sentences in Sumbawanese are positive and negative imperative sentences. Positive imperative sentences divided into two such as positive imperative sentences with a noun as a direct address and positive imperative sentences without a noun as a direct address. While one is also divided into two, there are negative imperative sentences with a noun as a direct address and negative imperative sentence without a noun as a direct address. From all of the types of imperative sentences, the participants tend to use the positive imperative sentences with a noun as a direct address as their daily sentences in conversation. It also found that there are seven functions of imperative sentences in Sumbawanese such as imperative sentences as command, imperative sentences as request, imperative sentences as invitation, imperative sentences as suggestion, imperative sentences as advice, imperative sentences as prohibition, and imperative sentences as compulsion. However, the participants tend to use the imperative sentences as command in their conversation. The last, based on the seven markers all of imperative sentence, Sumbawa people all of them, but they dominantly used command markers of imperative sentences in their daily conversation.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kalimat-kalimat perintah dalam bahasa Sumbawa yang digunakan masyarakat dalam percakapan informal berdasarkan jenis, fungsi, dan penanda. Sebagai sample, penelitian ini melibatkan   sepuluh partisipan penutur asli bahasa Sumbawa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, video rekaman, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini bahwa bentuk kalimat imperatif dalam bahasa Sumbawa terdiri dari kalimat imperatif positif dan negatif. Kalimat imperatif positif dibagi menjadi dua yaitu kalimat imperatif menggunakan kata benda untuk panggilan langsung dan kalimat imperatif tidak menggunakan kata benda untuk panggilan secara langsung. Hal ini sama halnya dengan ungkapan kalimat imperatif negatif. Dari sekian bentuk kalimat imperatif, orang sumbawa cenderung menggunakan kalimat imperatif positif menggunakan kata benda dengan panggilan secara langsung ketika berkomunikasi sehari-hari. Ditemukan juga bahwa ada tujuh fungsi kalimat imperatif dalam bahasa Sumbawa yaitu kalimat imperatif untuk umum, meminta, mengundang, saran, nasehat, larangan, dan mewajibkan. Akan tetapi orang sumbawa cenderung menggunakan kalimat imperatif umum ketika berkomunikasi. Dari aspek penanda kalimat imperatif, orang Sumbawa  menggunakan semua penanda tersebut, namun penanda perintah dalam kalimat imperatif adalah yang paling digunakan oleh masyarakat dalam percakapan sehari-hari. 
ISLAMIC EDUCATION VALUE IN MANDI SAFAR TRADITION Zulhadi Zulhadi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i2.1038

Abstract

Abstrak: Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Mandi Safar Di Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan bentuk pelaksanaan serta nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam tradisi Mandi Safar yang dilakukan masyarakat desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu human instrument. Sedangkan analisis data yang digunakan untuk menganalisis data penelitian ini adalah perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan tringulasi. Hasil penelitian ini adalah: pertama, tradisi Mandi Safar yang dilakukan oleh masyarakat Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara merupakan tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang mereka yang berasal dari suku Bugis dan suku Mandar (Sulawesi). Tradisi ini dilatarbelakngi oleh adanya keyakinan masyrakat bahwa pada bulan Safar Allah SWT menurunkan banyak penyakit dan bencana sehingga tradisi ini dilakukan untuk tolak bala. Tujuan lain dari pelaksanaan tradisi Mandi Safar ini adalah untuk pengobatan dari penyakit yang diakibatkan dari pelanggaran terhadap pantangan yang telah diikrarkan oleh nenek moyang masyarakat pada zaman dahulu. Kedua, pelaksanaan tradisi Mandi Safar yang dilakukan oleh masyarakat Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara memiliki beberapa tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan dan penutup. Ketiga, nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam tradisi Mandi Safar ini antara lain adalah nilai musyawarah untuk mufakat, pelestarian lingkungan, tolong-menolong, persaudaraan, keimanan dan ketakwaan, dan syukur. Keemapat, tradisi Mandi Safar merupakan perbuatan bid’ah yang memiliki nilai hasanah (kebaikan) dan dhalalah (sesat). Abstract: Religion and tradition have their own meaning, however, hardly are both separated in its practice. Therefore, the study on both term is essential. This research aimed to examine the history, the practice and the Islamic values found in Mandi Safar tradition in Gili Indah village, Pemenang district, North Lombok, and the position of Mandi Safar tradition within the Islamic law. This qualitative research collected data through observation, interview, and documentation and deployed human instrument as the research instrument. The data analysis procedures used were the extension of participation, thorough observation and triangulation. The empirical findings showed that, first, the practice of Mandi Safar as a tradition in the village was inherited by the ancestors of the local community who came from Bugis or Mandar ethnic (Sulawesi). Second, in its Practice, the tradition has several phases, namely preparation, implementation and closing. Third, the Islamic values found in the tradition were discussion for the sake of consensus, environmental preservation, mutual assistance, brotherhood, gratitude, safety, and the economics and political education. Fourth, Mandi Safar as a tradition practiced by Muslims, although remains debatable in the Islamic law, such a tradition entails Islamic education that should be maintained.
IMPROVING STUDENTS LANGUAGE PROFICIENCY THROUGH ACTIVE LEARNING STRATEGIES ACROSS LEARNING STYLE Etika Ariyani
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i2.1023

Abstract

Abstract:  This study aims to investigate that active learning strategies can improve the students language proficiency in the second year of SMAN 1 Kediri, West Lombok, West Nusa Tenggara. the subjects of this study were consisted of 31 students. The method used in this study was Classroom Action Research, the design applied in this study was a collaborative action research. This research carried in two cycles, each cycle consisted of two meetings, the data  were gathered  through interview, field notes, questionnaire and test. The result of this study showed that there was improvement  of students language proficiency. Most of students gained good scores gradually at the end of each cycle. The score of Minimum Mastery Criterion  of English lesson was 70. The students  mean score in preliminary study was 55.85. the mean score  in the first cycle was 66.13. the mean score in the second cycle was 73.19. in addition, there was  a positive  response from the English teacher about implementing the action and changes of students learning styles. In conclusion, using active learning strategies could improve students language proficiency across their learning styles.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan active learning strategies dapat meningkatkan kemampuan berbahasa inggris bagi siswa SMAN 1 Kediri, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Populasi penelitian sebanyak 31 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan rancangan kolaboratif. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas dua siklus, setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan, data dikumpulkan melalui interview, catatan lapangan, kuisioner dan test. Hasil dari penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan  pada kemampuan berbahasa siswa serta perubahan terhadap gaya belajar siswa. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada pelajaran bahasa inggris adalah 70. Nilai siswa pada tahap awal sebesar 55.85, nilai rata – rata yang diperoleh siswa pada siklus pertama sebesar 66.13, dan 73.19 pada siklus kedua. Terdapat respon positif dari guru bahasa inggris terkait penerapan dan pelaksanaan penelitian ini serta pada perubahan gaya belajar siswa. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa penerapan active learning strategies dapat meningkatkan kemampuan berbahasa siswa serta perubahan signifikan pada gaya belajar siswa. 
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PRODUKTIVITAS KERJA GURU DENGAN KESEHATAN ORGANISASI SEKOLAH DASAR NEGERI DI PANCORAN JAKARTA SELATAN Nelly Budiyarti; Ilham Ilham
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah dan produktivitas kerja guru memungkinkan kesehatan organisasi mengalami peningkatan. Sehingga diharapkan adanya perbaikan dan peningkatan kualitas kepemimpinan kepala sekolah dan produkvitas kerja guru sehingga peningkatan kesehatan organisasi sekolah tidak hanya menjadi wacana. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan produktivitas kerja guru berhubungan dengan kesehatan suatu organiasi sekolah. Data diambil dari guru-guru yang berada di Sekolah Dasar Negeri di Pancoran Jakarta Selatan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik untuk menguji hipotesis dengan analisis korelasi sederhana dan ganda dan korelasi parsial. Hasil penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah berhubungan langsung positif dengan kesehatan organisasi, produktivitas kerja guru berhubungan tidak langsung positif dengan kesehatan organisasi, dan kepemimpinan kepala sekolah dan produktivitas kerja guru secara bersama-sama berhubungan langsung positif dengan kesehatan organisasi sekolah.Abstract: Principal leadership and teacher work productivity enable to improve organizational health. So that it is expected that there will be improvement and improvement in the quality of school principals' leadership and teacher work productivity so that improving the health of school organizations is not only a discourse. This study aims to provide evidence that principals' leadership and teacher work productivity are related to the health of a school organization. Data was taken from teachers who were in Public Elementary Schools in Pancoran South Jakarta using questionnaires and data were analyzed using statistical analysis to test hypotheses with simple and multiple correlation analysis and partial correlation. The results of this study are that principals' leadership is directly positively related to organizational health, teacher work productivity is positively related indirectly with organizational health, and the leadership of principals and teacher work productivity together are directly related positively to the health of school organizations.
CORRELATION OF MARKETING STRATEGIES AND SCHOOL QUALITY WITH COMMUNITY INTEREST IN CHOOSING SCHOOLS AS CHILD EDUCATION INSTITUTIONS Nurul Hidayah
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i2.1037

Abstract

Abstract: This research is a field research study with a quantitative approach to statistical analysis and explanatory descriptive analysis. Data analysis uses multiple correlations which are processed using the SPSS application. The results showed that (1) the level of madrasah marketing strategy in marketing madrasah programs in Mataram City was 72.31% (good), while the correlation was 0.257 (weak), because it was only influenced by 6.61% and 93.31% influenced by other factors; (2) the quality level of the madrasah as a child education institution in Mataram City is 74.24% (good), while the correlation is 0.323 (weak) because it is only affected by 10.43% and 89.57% is influenced by other factors; (3) the level of public interest in the city of Mataram in choosing madrasah as children's educational institutions by 75.68% (good); (4) there is a correlation between madrasah marketing strategy and madrasah quality with public interest in choosing madrasah as a children's educational institution that is equal to 0.387 (weak) because it is only influenced by 15%, while 85% is influenced by other factors. Factors that influence the weak correlation of madrasah marketing strategies and the quality of madrasah with the public interest in choosing madrasah as children's educational institutions are consumer behavior which includes psychological aspects, cultural aspects, economic aspects and aspects of personal decisions.Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif untuk analisis statistik dan deskriptif. Analisis data menggunakan beberapa korelasi yang diproses menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat strategi pemasaran Madrasah dalam pemasaran program Madrasah di Kota Mataram adalah 72,31% (baik), sedangkan nilai korelasinya sebesar 0,257 (lemah), karena hanya dipengaruhi oleh 6,61% dan 93,31% dipengaruhi oleh faktor lain; (2) tingkat kualitas Madrasah sebagai lembaga pendidikan anak di Kota Mataram adalah 74,24% (baik), sedangkan korelasinya sebesar 0,323 (lemah) karena hanya dipengaruhi oleh 10,43% dan 89,57% dipengaruhi oleh faktor lain; (3) tingkat kepentingan publik di Kota Mataram dalam memilih Madrasah sebagai lembaga pendidikan anak-anak sebesar 75,68% (baik); (4) terdapat korelasi antara strategi pemasaran Madrasah dengan mutu Madrasah dengan kepentingan masyarakat dalam memilih Madrasah sebagai lembaga pendidikan anak yang setara dengan 0,387 (lemah) karena hanya dipengaruhi oleh 15%, sedangkan 85% dipengaruhi oleh Faktor. Faktor yang mempengaruhi korelasi yang lemah dari strategi pemasaran Madrasah dan mutu Madrasah dengan kepentingan masyarakat dalam memilih Madrasah sebagai lembaga pendidikan anak adalah perilaku konsumen yang meliputi aspek psikologis, budaya aspek ekonomi dan aspek keputusan pribadi.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN BIMBINGAN BELAJAR KELOMPOK DI KELAS XI SMA Hulwani Hulwani
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i2.1486

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh bimbingan belajar kelompok terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi populasi dengan jumlah 29 siswa dengan metode pengumpulan data yakni metode angket sebagai metode pokok, sedangkan dokumentasi, observasi dan metode wawancara sebagai metode pelengkap. Hasil uji hipotesis dengan rumus t-test diperoleh nilai thitung sebesar 35,875 dan nilai ttabel pada taraf signifikan 5% sebesar 2,048, ini berarti ada pengaruh yang signifikan bimbingan kelompok terhadap motivasi belajar siswa.Abstract: The purpose of this research is to know the influence of group study guidance on the motivation of student learning. This study uses a population study method with a total of 29 students with data collection methods i.e. the poll method as the basic method, while the documentation, observation and interview method as complementary methods. Hypothesized test results with a T-Test formula was obtained at 35.875 and a value of tabel at a significant 5% level of 2.048, this means there is a significant influence on the group's guidance towards student motivation.

Page 1 of 1 | Total Record : 8