cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2016): September" : 10 Documents clear
THE USE OF SEMANTIC MAPPING TO INCREASE STUDENTS VOCABULARY AT THE SECOND GRADE STUDENTS OF SMPN 9 MATARAM IN ACADEMIC YEAR 2014/2015 HIDAYATI HIDAYATI; RUSNAINI RUSNAINI
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.26

Abstract

Semantic mapping is introduced as a vocabulary presentation technique. The purpose of this research is to know the effectiveness of using semantic mapping indeveloping students’ vocabulary to the second year students’ of SMPN 9 Mataram in Academic year 2014/2015. The population of the study was the second year students of SMPN 9 Mataram, there are six classes and every class consist of 26 students’, so, the total number of the population were 180 students, and the researcher only took one class is VIII A, with consist of 26 students.This study is kind of pre-experimental in research designed pretest-posttest group, using a measurement technique in form of multiple choicesand semantic mapping which consist of 30 test items. Based on the data analysis the mean score of pre-test 39, qualifying “POOR” and mean score ofpost-test88 qualifying average to “GOOD”, and the result of t -test that is 45,6. Based on the distribution t-table with db=26, the research showed the distribution t-table was 99 % trust interval and level of significant 1%. And the result confirmed that the using of semantic mappingtechnique in teaching vocabulary at the eight class students is effective in increasing student’s vocabulary mastery.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SEGIEMPAT MELALUI METODE INQUIRYPADA SISWA SMP NEGERI 19 MATARAM Pujilestari Pujilestari
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi segiempat khususnya persegi panjang dan persegi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIC SMP Negeri 19 Mataram tahun pelajaran 2014/2015.Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode  Inquiry. Pembelajaran dengan  Inquirymemacu keinginan siswa untuk mengetahui, memotivasi mereka untuk melanjutkan pekerjaannya sehingga mereka menemukan penyelesaian dari masalah matematika yang dihadapinya dan akhirnya akan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematikanya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan pada tiap akhir siklus.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui metodeInquiryterjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah segiempat (persegi panjang dan persegi) siswa  kelas VIIC SMP Negeri 19 Mataram Tahun Pelajaran 2014/2015. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan jumlah siswa yang kemampuan pemecahan masalahnya minimal berkategori  tinggi dari 80% pada siklus I meningkat menjadi 94,44% pada siklus II. Pada siklus I dan siklus II diketahui bahwa jumlah siswa yang memperoleh nilai dengan kategori kemampuan pemecahan masalah sangat tinggi mengalami peningkatan, siklus I sebanyak 8 (22,86%) siswa dan pada siklus II sebanyak 24 (66,67%) siswa. Banyak siswa dalam kategori tinggi pada siklus  I diperoleh 20 (57,14%) siswa dan pada siklus II sebanyak 10 (27,78%) siswa. Siswa  yang kemampuan pemecahan masalahnya berkategori sedang pada siklus I yaitu sebanyak 7 (20%) siswa kemudian pada siklus II berkurang menjadi 2 (5,6%) siswa
ANALYSIS OF STUDENTS PROBLEMS IN TRANSLATING ENGLISH INTO INDONESIAN PROVERBS: AT XI TH GRADE AT SMA MUHAMMADIYAH MATARAM IN ACADEMIC YEAR 2014-2015 Rima Rahmaniah; Rini Anggriani
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.27

Abstract

The purpose of this study is to know the students problemsin translating English into Indonesian proverbs. The writer took the population consist 1 teacher and taken theentire sample that consist of 13 students. The research method applied was a qualitative method by translating proverbs text which is consist 20 items. The result shows that there were eight kinds of problems on  the translation of English proverb into Indonesian, they are (1) the meaning error on using article, (2)  plural, (3) participle, (4) modal auxiliary, (5) demonstrative, (6) gerund, (7) adjective, and (8) comparative degree. This also describe that the students of SMA Muhammadiyah Mataram still have difficulties in translating skill. The students made the grammatical errors in translating English proverb because they have different point of view from the researcher, they are overloaded with many different tasks, they do not think that grammar point is important, the point is more difficult for them than it seems, and they do not know the function of certain grammar.
KOMBINASI MEDIA DELPHI DAN GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN DIMENSI TIGA Vera Mandailina; Syaharuddin Al Musthafa; Dewi Pramita
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.32

Abstract

Dalam penelitian ini kombinasi Delphi dan Geogebra  digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa khususnya untuk menanamkan konsep pada  materi dimensi tiga. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menghasilkan produk berupa media pembelajaran pada materi dimensi tiga berbasis kombinasi Delphi dan Geogebra. Produk yang dihasilkan dinilai oleh ahli bidang pemrograman, ahli bidang matematika, dan ahli media pembelajaran, kemudian dilakukan uji coba untuk melihat respon pengguna terhadap produk yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap validasi ahli diperoleh tingkat kevalidan rata-rata sebesar  4,31 yang berarti “valid”, kemudian pada uji coba terbatas rata-rata siswa memberikan respon sebesar 76, 92% yang berarti  “baik/praktis”.Sedangkan pada uji coba lapangan rata-rata mahasiswa memberikan respon 86,09% yang berarti “sangat baik”
FUNGSI TAMAN WISATA KOTA GIRI MENANG GERUNG KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Nurin Rochayati; Agung Pramunarti; Eny Rahmawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.28

Abstract

Taman wisata kota merupakan salah satu dari industri baru,   yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang tepat dalam hal kesempatan kerja, pendapatan, taraf hidup dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain.  Taman kota dijadikan sebagai bagian dari ruang publik, sering tidak disadari oleh masyarakat kota akan peranannya dalam menyelaraskan pola kehidupan kota yang sehat, keberadaan taman wisata kota ini bukan sekedar menjadi tempat rekreasi tetapi juga  tempat mencari nafkah penduduk Gerung. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu apasaja fungsi keberadaan Taman Wisata Kota Giri Menang Gerung. Dampak positif dan negatif Keberadaaan TamanWisata Kota Giri Menang Gerung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dan manfaat dan untuk menegtahui dampak positif dan negatif yang terdapat di Taman Wisata Kota Giri Menang Gerung.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Desa Gerung. Jenis data yang di gunakan adalah data kualitatif dan sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Sedangkan metode penentuan informannya menggunakan informan kunci dan informan biasa, serta menggunakan puposive sampling. Informan kunci adalah Kepala Desa Gerung ,kepala Dusun Gerung Dan Tokoh Agama Gerung Giri Menang sedangkan informan biasa adalah pengunjung dan masyarakat yang tinggal di sekitar obyek taman swisata kota.Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan menggunakan tekhnik analsis data, mengikuti alur kegiatan seperti yang dijelaskan oleh Miles and Hubermen: Data reduksi (Reduksi data), Data display (Penyajian data), dan Menarik kesimpulan dan verifikasi. Bersadasarkan analisis data, disimpulkan bahwa taman wisata kota memiliki fungsi yaitu,1) sebagai tempat rekreasi, 2) tempat olah raga, 3) tempat bermain anak, 4) dari segi ekonomi, 5) budaya, lingkungan hidup, 6) dari segi pergaulan dan ilmu pengetahuan. Selain itu juga memilikidampak positif yaitu, 1) bidang budaya, 2) bidang ekonomi dan dampak negatif nya yaitu , 1) harga barang atau jasa pelayanan menjadi naik, 2) dari segi pergaulan, 3) terjadinya pengerusakan lingkungan dan pengalihan fungsi lahan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING(DLPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2015-2016 Mas’ad Mas’ad; Muhammad Nizaar; Agus Merdeka Putra
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.33

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi Double Loop Problem Solving (DLPS) terhadap hasil belajar siswa. Metode DLPS adalah variasi dari pembelajaran dengan pemecahan masalah dengan penekanan pada pencarian kausal (penyebab) utama dari timbulnya masalah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Mataram semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII1sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 21 orang dan kelas VIII3sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 24 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes obyektif berbentuk pilihan ganda yang diberikan sebelum  dan setelah rangkaian kegiatan pembelajaran dilakukan yang kemudian dilakukan uji normalitas, ujihomogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa nilai signifikan tes akhir dari kedua kelas lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,016 yang berarti bahwa diterima dan ditolak, artinya terdapat pengaruh metode pembelajaran DLPS terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Mataram Tahun Pelajaran 2015-2016.
PEMETAAN KESESUAIAN LAHAN PERUNTUKKAN DAERAH PELABUHAN DENGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI WILAYAH PESISIR SELATAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Sukuryadi Sukuryadi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.24

Abstract

Undang-undang nomor 24 tahun 1992 mengamanatkan bahwasemua kegiatan pembangunan, baik itu dilakukan oleh Pemerintah, Swasta maupun Masyarakat, seyogyanya sesuai dengan Tata Ruang Wilayah yang telah ditetapkan. Selain untuk mencapai efisiensi  dan efektivitas pemanfaatan ruang dalam pelaksanaan pembangunan, rencana tata ruang digunakan pula sebagai landasan koordinasi dalam mengurangi konflik ruang dan optimasi pencapaian tujuan. Penyediaan data dan informasi laut yang komprehensif, akurat dan benar, serta dapat ditemukan dengancepat dan mudah khususunya bagi pembangunan Kelautan Nasional secara umum merupakan hal yang paling mendesak diperlukan. Sehingga kemajuan pembangunan Pusat dan daerah dapat berjalan sinkron dan berkesinambungan. Dalam perkembangannya, wilayah pesisir cenderung berkembang dengan pesat. Namun jika potensi sumberdaya tersebut tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan optimal,maka akan berdampak terhadap kerusakan lingkungan, misalnya abrasi pantai, penebangan hutan bakau, rusaknya terumbu karang, serta tercemarnya badan perairan sekitar wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kesesuaian lahan peruntukkan daerah pelabuhan melalui aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) yang didasari pada hasil survey dan pemetaan di wilayah pesisir selatan LombokTimur. Hasil penelitian ini diharapkan potensi wilayah pesisir dapat dikembangkan untuk daerah pelabuhan sehingga hasilnya dapat diintegrasikan dengan penelitian sebelumnya sebagai data base perencanaan tata ruang wilayah pesisir bagi pemerintah setempat
EVALUASI SUMBERDAYA BATUGAMPING DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Alpiana Alpiana; Diah Rahmawati; Juraedah Dwi Anggraeni
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.29

Abstract

Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi sumberdaya yangmelimpah baik berupa mineral logam, non logam dan batuan. Kurangnya informasi mengenai jumlah  sumberdaya yang dimiliki menjadi salah satu aspek belum berkembangnya sektor pertambangan di Lombok Timur khususnya. Kabupaten Lombok Timur bagian selatan yaitu di Kecamatan Jerowaru di indikasikan memiliki sumberdaya batugamping yang melimpah. Untuk itu dilakukan perhitungan jumlah sumberdaya batugamping di Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi daerah Jerowaru menyangkut sumberdaya dan cadangan batugamping, tata guna lahan, demografi, dan aspek-aspek yang berhubungan dengan pertambangan untuk pengembangan kedepan. Sedangkan tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahan galian batugamping yang dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Adapun metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode daerah pengaruh. Dari hasil perhitungan sumberdaya akan di estimasi nilai sumberdaya batugamping di Kecamatan Jerowaru.Dengan menggunakan metode daerah pengaruh dengan tebal rata-rata yang berbeda maka di dapatkan nilai estimasi sumberdaya sebesar 25.918.419,11 ton untuk tebal rata-rata 2 meter, 51.836.838,22 ton untuk tebal rata-rata 4 meter, 77.755.257.34  untuk tebal rata-rata 6 meter, 103.673.676,40 ton untuk tebal rata-rata 8 meter dan 129.592.095,50 ton untuk tebal rata-rata 10 meter. Nilai perhitungan endapan ini termasuk dalam perhitungan sumberdaya tereka. Untuk nilai perhitungan sumberdaya dan cadangan yang lebih akurat maka sebaiknya dilakukan pengambilan conto dengan melakukan pemboran.
THE EFFECTIVENESS OF USING AUTHENTIC MATERIALS ON TEACHING SPEAKING FOR ELEVENTH GRADE STUDENTS’ OF ISLAMIC HIGH SCHOOL STUDENTS OF MU’ALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 Ilham Ilham
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.25

Abstract

The objectives of this research is to find out whether the using authentic materials on teaching speaking is effective for eleventh grade students of Islamic High School of  Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakartain academic year 2013/2014 and whether there is any significance difference between students’ speaking ability taught by using authentic materials and thestudents’ speaking who taught by using created materials. This research is experimental research. The participants of the research were the eleventh grade students of Islamic High School of Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakartain academic year 2013/2014. The research instrument used by the researcher was speaking test. The data in the research were mainly gathered through the use of pre-test and post-test. After the data were collected, the writer analyzed them. The researcher used  SPSS16.0  to analyze the students’ speaking ability between the experimental group and the control group after the authentic materials was applied. Seeing from the finding of the research, it shows that there is a difference scores got by the students in theexperimental group and in the control group after the authentic material was applied. In the pre-test result, the mean of the experimental group was 58.85 and 58.94 for the control group. In post-test, after the authentic material was applied, the mean of the experimental group became 73.94 and 63.15 for the control  group. It can be seen that the mean of the experimental group was higher than the control group in post-test. Seeing from the comparison of mean between the experimental group and the control group, it can  be known that teaching speaking by using authentic material is effective. In order to find the answer of the hypothesis, certain statistics was used. The analysis of hypothesis testing was conducted using  ANCOVA. From the computation, it was known that the significance of value was 0.029 < 0.05, then the null hypothesis (Ho) is rejected. Therefore, the hypothesis shows that there is a significance difference between students taught using authentic material and those taught without using created material is accepted
PENERAPAN TEORI APOS (ACTION, PROCESS, OBJECT, SCHEMA) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PROGRAM LINIER BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Yunita Septriana Anwar; Abdillah Abdillah
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman konsep Program Linier bagi mahasiswa program studi pendidikan matematika tahun akademik 2015/2016 FKIP UM Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan disesuaikan dengan cakupan materi Metode Simpleks dan Primal-Dual pada matakuliah Program Linier melalui penerapan  Teori APOS (Action, Process, Object, Schema). Setiap siklus meliputi tahapan-tahapan kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi.Subjek penelitian adalah mahasiswa semester satu berjumlah  19  mahasiswa. Penerapan  Teori APOSsudah dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah dalam Program Linier dimana pada siklus I rata-rata skor aktivitas sebesar 9,0 dengan kategori kurang aktif dan meningkat pada siklusII sebesar 13,0 dengan kategori aktif. Sedangkan hasil belajar pada siklus I diperoleh rata-rata kelas sebesar 66,11 dimana sebanyak 57,89% mahasiswa memperoleh nilai dibawah 75. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar dengan rata-rata kelas sebesar 75,83 dimana sebanyak 52,63% mahasiswa memperoleh nilai dibawah 75 dimana nilai ini sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10