cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): Januari" : 5 Documents clear
PELATIHAN KEHUMASAN DAN MEDIA BAGI STAF BAWASLU PROVINSI SULAWESI SELATAN Zulkarnain Hamson; St. Shofiyah; Mitha Mayestika Kuen; Abdul Hafid
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.536 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i1.1471

Abstract

Abstrak: Pelanggaran terhadap Undang-undang dan peraturan Pemilihan Umum (Pemilu) akan berakibat hukum. Dengan demikan diperlukan Hubungan Masyarakat yang lazim dikenal sebagai penghubung antara institusi, lembaga dengan masyarakat, terkait publikasi atau penjelasan kinerja, disingkat menjadi (Humas). Kedudukannya dalam struktur lembaga yang menaunginya, dikenal dalam berbagai bentuk, diantaranya, Biro, Bagian, Bidang, Unit, dipimpin oleh seorang pejabat yang diberikan kewenangan berdasarkan Surat Keputusan (SK), yang menguraikan Tujuan, Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Salah satu fungsi pokok Humas adalah pembuatan rilis berita, untuk disebarluaskan kepada masyarakat, terkait kinerja lembaga atau institusi yang membentuknya. Untuk fungsi kerja itu Humas berkewajiban membangun kemitraan dengan media, baik cetak, elektronika maupun online (Website). Berdasarkan pertimbangan pengembangan keilmuan Humas, juga pers atau kewartawanan, dilaksanakan kegiatan pelatihan bagi Staf Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dengannya diharapkan tercapai pemahaman yang paripurna dalam kerja-kerja kehumasan yang harus mereka jalankan dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu), baik legislatif, eksekutif, maupun Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada).   Abstract:  Violations of the Election Laws and regulations will have legal consequences. Thus, public relations are needed, commonly known as a liaison between institutions, institutions and the community, related to publications or explanations of performance, abbreviated as (PR). Its position in the institutional structure that houses it, is known in various forms, including, Bureau, Section, Field, Unit, led by an official who is given authority based on a Decree (SK), which outlines the Purpose, Principle and Function (Auth). One of the main functions of Public Relations is making news releases, to be disseminated to the public, related to the performance of the institutions or institutions that shape it. For this work function, PR is obliged to build partnerships with the media, both print, electronics and online (Website). Based on consideration of the scientific development of Public Relations, as well as the press or journalism, a training activity was held for the Staff of the Election Supervisory Body (Bawaslu) of the Province of South Sulawesi (South Sulawesi), with which it was hoped that a complete understanding of public relations work would be carried out in the face of the General Election. (Elections), both legislative, executive, and the Direct Election of Regional Heads (Pilkada).
CAPITAL MARKET LITERATION PROGRAM IN CLASS Tine Badriatin; Lucky Radi Rinandiyana; Fuzi Waliyul Mujtahidin; Elis Listiana Mulyani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.934 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i1.1546

Abstract

Abstrak: Untuk mengenalkan investasi khususnya pasar modal pada kalangan investor muda dapat dilakukan dengan berbagai cara, dalam hal ini penulis melakukan pengabdian pada masyarakat untuk mengenalkan investasi di pasar modal melalui literasi dalam kelas yang dilaksanakan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi sebanyak 120 orang. Harapannya diadakan literasi pasar modal dalam kelas ini adalah para mahasiswa yang merupakan generasi muda dapat memahami tentang investasi di pasar modal serta mengubah paradigma tentang investasi hanyalah sekedar menabung namun juga ada investasi lain selain menabung serta mengubah anggapan menabung menjadi investasi dan mulai bergerak dari saving society menjadi investing society. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kuliah umum dalam kelas dan simulasi online trading Relitrade yang diisi oleh praktisi pasar modal dari PT. Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk Kantor Perwakilan Tasikmalaya. Output yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah sudah adanya ketertarikan dari mahasiswa untuk memulai menjadi investor pemula yang mana hal ini ditandai dengan adanya mahasiswa yang mulai mencoba bertanya bahkan mendaftar untuk membuka rekening saham.Abstract: To introduce investment, especially the capital market, to young investors can be done in various ways, in this case the authors devote to the community to introduce investment in the capital market through literacy in classes conducted at the Faculty of Economics, Siliwangi University students as many as 120 people. It is hoped that capital market literacy will be held in this class. Students who are young people can understand about investing in the capital market and change the paradigm of investment to save money, but there are also other investments besides saving and change the notion of saving into investment and start moving from saving society to investing society. The method used in this activity is a public lecture in class and an online trading simulation Relitrade filled by capital market practitioners from PT. Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk Tasikmalaya Representative Office. The output generated from this activity is that there is already an interest from students to start becoming a novice investor which is marked by the students who start trying to ask questions and even register to open a stock account.
PENDAMPINGAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU HIDUP SEHAT PEDULI DIABETES MELLITUS TIPE II DAN PENCEGAHAN LUKA KAKI DIABETES DI PALEMBANG Sanny Frisca; Putu Manik Swasti Arco; Fransiska Faomasi Daeli; Antonius Ari Wibowo
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.237 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i1.1525

Abstract

Abstrak: Diabetes mellitus adalah penyakit kronik yang dapat menimbulkan masalah fisik, ekonomi, dan kualitas hidup. Salah satu dari masalah fisik adalah komplikasi terjadinya gangguan pada kaki atau ulkus kaki. Kaki diabetes apabila tidak dirawat dengan baik akan mudah mengalami luka dan cepat berkembang menjadi komplikasi yang lebih buruk. Salah satu upaya pengelolaan kaki diabetes adalah dengan perawatan kaki diabetes. Perawatan kaki yang baik mengurangi risiko timbulnya gangguan sensorik pada kaki. Gangguan sensorik pada kaki dapat memicu terjadinya komplikasi kaki yaitu neuropati. Pasien memerlukan peningkatan pemahaman tentang penyakit dan perawatannya. Pemberian edukasi pada masyarakat di daerah binaan tim Pengabdian Kepada Masyarakat mampu meningkatkan  pengetahuan sebesar 64% pada kondisi pra dan post test. Peningkatan juga dialami pada kondisi kaki yang menjadi lebih baik setelah melakukan perawatan kaki sesuai dengan arahan dari tim PKM.  yang memperlihatkan upaya penyuluhan dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Keberhasilan tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan serta dilakukan evaluasi kondisi kaki dengan menggunakan ankle brachial index. Abstract: Diabetes mellitus is chronic disease which can impact physic, economic, and quality of life among diabetic patients. One of diabetic complication is foot problem as known like foot ulcer. Diabetic patient need to care their foot, because ulcer can complicate to amputation. Foot care can reduce ulcer complication, increase awareness of foot, and reduce risk for sensoric sensation decrease and neurophaty among diabetic patients. Patients need education, so they know how to do foot care by themselves. This study can increase knowledge of patient 64% and also enhance foot condition of patient after given foot care. In future study can use ankle brachial index to examine patient’s foot
SOSIALISASI PEREMPUAN SEBAGAI BASIS PENINGKATAN KUALITAS HIDUP KELUARGA Nurmillah Nurmillah; Harniati Harniati; Fatmawada S; Wahyuddin Wahyuddin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.298 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i1.1538

Abstract

Abstrak: Perempuan telah menjadi bagian dari kajian ilmu terpisah, dikarekan kompleksitas yang melingkupi kehidupan mereka. Kegiatan ini hanya membedah satu peran perempuan terkait kedudukan mereka dalam keluarga atau rumahtangga. Perempuan diasumsikan memiliki peran dalam mendorong perbaikan hidup menuju  keluarga pra-sejahtera.  Peran perempuan sebagai Motivator Ketahanan Keluarga (MKK), Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), hal ini terutama pada masyarakat desa/kelurahan yang memiliki program pelibatan aktif perempuan dalam membangun masyarakat. Kegiatan yang melibatkan dosen dari tiga Perguruan Tinggi (PT) ini, dilaksanakan secara bersama di Desa Bontosunggu, Kabupaten Gowa, dengan sasaran ibu rumahtangga. Tujuan kegiatan Sosialisasi Perempuan Sebagai Basis Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga  ini, diharapkan dapat mendorong kebijakan program fasilitasi Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) sebagai tenaga Motivator Ketahanan Keluarga (MKK), sehingga menyatukan pola pembinaan keluarga dan pemberdayaan perempuan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan lembaga terkait dalam semua tingkatan.Abstract:  Women have become part of separate science studies, due to the complexity that surrounds their lives. This activity only dissects the role of women related to their position in the family or household. Women are assumed to have a role in encouraging improvements in life towards underprivileged families. The role of women as Motivators of Family Resilience (MKK), Community Empowerment Cadres (KPM), this is especially in rural / urban communities that have a program of active involvement of women in community building. The activity, which involved lecturers from three tertiary institutions (PT), was carried out jointly in Bontosunggu Village, Gowa Regency, targeting housewives. The aim of the Women's Socialization Activity as a Basis for Improving Family Quality of Life, is expected to be able to encourage the Community Empowerment Cadre (KPM) facilitation program as a Family Resilience Motivator (MKK), so as to unite the pattern of family coaching and women's empowerment that involves community participation and related institutions in all tiers
PEMBIMBINGAN KADER PEMUDA MOTIVATOR PELESTARI LINGKUNGAN HIDUP Yustin Paisal; Abdul Mahsyar; Wardah Wardah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.257 KB) | DOI: 10.31764/jces.v2i1.1539

Abstract

Abstrak: Konferensi pemuda internasional yang diselenggarakan di Indonesia mengangkat isu lingkungan hidup. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berkomitmen untuk memprioritaskan isu pemanasan global dan pelestarian lingkungan hidup. Indonesia sebagai salah satu negara besar di Asia Pasifik selalu menjadi barometer dalam mengambil kebijakan kawasan regional. Dalam banyak hal, Indonesia selalu menjadi negara bangsa yang punya posisi strategis dalam membangun koalisi kepentingan kawasan regional.  Indonesia sebagai salah satu negara besar di Asia Pasifik selalu menjadi barometer dalam mengambil kebijakan kawasan regional. Dalam banyak hal, Indonesia selalu menjadi negara bangsa yang punya posisi strategis dalam membangun koalisi kepentingan kawasan regional. Berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem lingkungan hidup menjadi isu konferensi pemuda yang dilangsungkan di Kota Medan tahun 2019, dihadiri 20 pemuda-pemudi yang datang dari negara Asia Pasifik dan Eropa. Di Sulawesi Selatan, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Universitas Muhammadiyah Makassar, menggelar kegiatan pembimbingan Kader Pemuda Motivator Lingkungan Hidup.Abstract: International youth conference held in Indonesia raises environmental issues. President Joko Widodo (Jokowi) has committed to prioritize the issues of global warming and environmental preservation. Indonesia as one of the major countries in the Asia Pacific region has always been a barometer in taking regional policy. In many ways, Indonesia has always been a nation state that has a strategic position in building a coalition of regional regional interests. Indonesia as one of the major countries in the Asia Pacific region has always been a barometer in taking regional policy. In many ways, Indonesia has always been a nation state that has a strategic position in building a coalition of regional regional interests. Committing to preserving the environment ecosystem became a youth conference issue that was held in Medan City in 2019, attended by 20 young people who came from Asia Pacific and Europe countries. In South Sulawesi, the Community Service Team (PKM), Makassar Muhammadiyah University, held an activity to guide Youth Motivators for the Environment

Page 1 of 1 | Total Record : 5