cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): April" : 86 Documents clear
SOSIALISASI INOVASI TEKNOLOGI BIDANG PERTANIAN DI KAMPUNG PONDOK BALES DESA LEMAH SUBUR Susilawati Susilawati; Budi Arif Dermawan; Haerudin Haerudin
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.638 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3951

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengaplikasikan inovasi teknologi dalam bidang pertanian, yaitu alat deteksi kesuburan tanah. Peserta yang dilibatkan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu perwakilan aparat desa, petani dan para pemuda Karang Taruna. Rangkaian kegiatan ini meliputi 3 tahapan yaitu: Tahap persiapan, tahap pelaksanaaan dan tahap evaluasi. Tahap persiapan meliputi perizinan dan persiapan peserta serta persiapan pemateri. Tahap pelaksanaan meliputi  pembukaan, pemaparan mengenai alat deteksi kesuburan tanah dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab peserta yang hadir, kemudian mempraktekan cara menggunakan alat deteksi tersebut, serah terima benih beserta tanaman dan alat deteksi untuk dimanfaatkan dan diaplikasikan dimasyarakat. Pada tahap evaluasi, peserta mengisi kuesioner yang telah disediakan, hasil kuesioner yaitu meliputi: aspek presentasi yang disampaikan pemateri memiliki nilai 73%, aspek atensi yang disampaikan oleh pemateri bernilai 76%, aspek komprehensif bernilai 86%, dan aspek hasil dengan nilai 84%. Serta aspek kognitif bernilai 80%, aspek afektif 87% dan aspek konatif 84%. Maka rata-rata semua aspek yaitu bernilai 82%. Kata kunci: pertanian; kesuburan tanah. ABSTRACTCommunity service aims to socialize and apply technological innovations in agriculture, that is a soil fertility detection tool. Participants involved in this service activity were representatives of village officials, farmers and youth from the Youth Organization. This series of activities includes 3 stages, namely: the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage. The preparation stage includes licensing and preparation of participants as well as the preparation of the presenters. The implementation stage includes opening, explaining about soil fertility detection tools, followed by discussion and questions and answers from the participants who attended. Then practice how to use the detection tool, hand over the seeds and plants and the detection tool to be used and applied in the community.  For activity evaluation materials, the results obtained from the questionnaires that have been filled in by the activity participants are: the presentation aspect explained by the speaker has a value of 73%. the attention aspect is delivered by the speaker was 76%. comprehensive aspect  has a value 86%, and the results aspect with a value of 84%. And the cognitive aspect has a value of 80%. 87% affective aspects and 84% conative aspects. Then the average of all aspects is worth 82%. Keywords: agriculture; soil fertility.
PENGENALAN KONSEP EKOWISATA DAN IDENTIFIKASI POTENSI WISATA ALAM BERBASIS EKOWISATA Idah Kusuma Dewi; Suwarti Suwarti; Sri Yuwanti
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.544 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4138

Abstract

ABSTRAKPermasalahan pada masyarakat Kelurahan Patemon adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kepariwisataan khususnya pengetahuan ekowisata. Oleh sebab itu pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan membantu pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang dan ikut berkontribusi dalam mengembangkan kesejahteraan masyarakatnya dengan kemajuan ilmu pengetahuan pada bidang kepariwisataan, memperkenalkan pengetahuan pariwisata berbasis eko wisata yang belum pernah diperoleh masyarakat Kelurahan Patemon dan membantu identifikasi potensi wisata alam yang masih tersembunyi dan bisa dipublikasikan agar bermanfaat untuk menambah pendapatan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Patemon. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian berupa sosialisasi tentang konsep ekowisata dan praktek identifikasi potensi daya tarik wisata yang ada di Kelurahan Patemon. Masyarakat yang mengikuti sosialisasi diwakili oleh kelompok Karang Taruna dan Kelompok PKK. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan mahasiswa KKN dari Uness sejumlah 3 orang. Dari evaluasi oleh mahasiswa KKN Uness diperoleh kesimpulan bahwa masyarakat kelurahan Patemon membutuhkan pengetahuan tentang kepariwisataan khususnya ekowisata dan cara identifikasi potensi wisata. Hasil yang dicapai pada kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) Bertambahnya pengetahuan peserta sosialisasi mengenai ekowisata.  (2). Peserta sosialisasi dapat menentukan potensi daya tarik wisata di Kelurahan Patemon berbasis eko wisata. (3) Kelurahan Patemon memiliki daya tarik ekowisata. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; ekowisata; potensi wisata ABSTRACTThis community service aims to help empower the community in Patemon Village, Gunungpati District, Semarang City and contribute to developing the welfare of its people by advancing science in the field of management and tourism. The second objective is to introduce tourism-based eco-tourism knowledge that has never been obtained by the people of Patemon Village and the third objective is to help identify the potential for natural tourism that is still hidden and can be published so that it is useful to increase income and improve the economy of the Patemon community. This community service activity is a request from the Patemon Village community to get education about tourism and explore tourist attractions and their development. Implementation of community service activities through socialization methods on the concept of eco-tourism and identification of potential tourist attractions in Patemon Village. The results of community service activities in the Patemon Village are (1) Increased knowledge of the community about tourism. (2). Recognizing the potential tourist attraction in the Patemon Village based on eco-tourism. (3) Kelurahan Patemon has a tourist attraction. Keywords: community empowerment; ecotourism; tourism potential
MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN LOMBA GAMBAR BERCERITA DI SD 226 PALEMBANG Mukhsin Patriansah; Bobby Halim; M. Edo Pratama Putra
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.542 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4299

Abstract

ABSTRAKMenggambar merupakan suatu media belajar yang bisa meningkatkan kepribadian anak, kepekaan rasa, proses imajinatif, kemampuan kreatif, dan pengembangan intelektual. Menggambar bagi anak sama halnya dengan bermain, dengan bermain anak bisa menemukan suatu kebebasan dan kegembiraan. Dengan demikian, melalui kegiatan menggambar seorang anak mampu menemukan jati diri mereka baik dalam berekspresi, berkreasi dan berkomunikasi. Sebagai sarana meningkatkan minat siswa dalam mengikuti kegiatan menggambar, maka diadakan sebuah kompetisi malalui lomba gambar bercerita yang dilaksanakan di SD 226 Palembang yang melibatkan 30 peserta siswa. Tujuan utama dari kegiatan yang dilaksanakan adalah menyalurkan bakat dan mengembangkan skill (keterampilan) siswa SD 226 Palembang dalam bidang seni menggambar. Di samping itu, tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan mampu meningkatkan kualitas guru SD 226 Palembang yang mengajar pada mata pelajaran ekstrakulikuler, khususnya menggambar agar mampu melihat dan memotivasi anak didiknya yang memiliki potensi di bidang seni menggambar, sehingga bakat dan kemampuan mereka benar-benar tersalurkan. Capaian yang diharapkan dari kegiatan ini cukup potensial, hal ini dapat dilihat dari tingginya minat siswa dan sebagian besar siswa sudah memiliki bakat dan keterampilan menggambar yang baik. Bakat dan keterampilan yang dimiliki peserta dapat dilihat dari gambar yang dihasilkan cukup menarik dan memiliki nilai estetis baik dari segi bentuk, ide dan gagasan, serta unsur cerita yang ada di dalamnya. Kata kunci: menggambar; imajinatif; kreativitas; ekstrakulikuler. ABSTRACTDrawing is a learning medium that can enhance a child's personality, sense sensitivity, imaginative processes, creative abilities, and intellectual development. Drawing for children is the same as playing, by playing children can find freedom and joy. Thus, through drawing activities a child is able to find their identity both in expression, creation and communication. As a means of increasing student interest in participating in drawing activities, a competition was held through a storytelling drawing competition held at SD 226 Palembang which involved 30 student participants. The main purpose of the activities carried out is to channel talents and develop skills (skills) of SD 226 Palembang students in the art of drawing. In addition, the purpose of this activity is to provide education and be able to improve the quality of SD 226 Palembang teachers who teach extracurricular subjects, especially drawing in order to be able to see and motivate their students who have potential in the art of drawing, so that their talents and abilities are true funneled right. The achievement expected from this activity is quite potential, this can be seen from the high interest of students and most students already have talent and good drawing skills. The talents and skills possessed by the participants can be seen from the images produced which are quite interesting and have aesthetic values both in terms of shapes, ideas and ideas, as well as the elements of the story in them. Keywords: drawing; imaginative; creativity; extracurricular.
PELATIHAN MENGATUR KEUANGAN KELUARGA MELALUI PERENCANAAN KEUANGAN UNTUK IBU-IBU DI DESA KARANG BINDU PRABUMULIH Reny Aziatul Pebriani; Rafika Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.759 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4034

Abstract

ABSTRAKTujuan diadakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada individu/rumah tangga dilingkungan desa Karang Bindu kota Prabumulih tentang mengatur keuangan keluarga melalui perencanaan keuangan untuk ibu-ibu rumah tangga di Desa Karang Bindu. Metode yang digunakan adalah klasikal dengan pendekatan diskusi/tanya jawab dimulai dari tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan dan diakhiri dengan tahapan evaluasi dengan maksud agar materi dapat diterima oleh peserta dengan baik. Hasil yang diperoleh peserta pelatihan melalui simulasi atau praktek yang telah dilakukan yaitu peserta mampu menyusun dan merencanakan keuangan keluarga hal ini dapat dilihat dari hasil simulasinya, selain itu peserta pelatihan termotivasi untuk mengatur keuangan agar dapat menabung dan berinvestasi hal ini terlihat dari antusiasme peserta dalam berbagai pertanyaan untuk memahami materi yang telah diberikan. Kegiatan Pelatihan ini diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di Desa Karang Bindu dalam mengatasi permasalahan yang sangat kompleks yang mereka hadapi dalam mengatur dan merencanakan keuangan rumah tangga. Kata kunci : pelatihan; mengatur keuangan; perencanaan keuangan. ABSTRACTThe purpose of this service was to provide training to individuals / households in karang bindu village in Prabumulih about managing family finances through financial planning for housewives in Karang Bindu Village. The method used is classic with a discussion / Q&A approach starting from the planning stage, the implementation stage and ending with the evaluation stage with the intention that the material can be received by the participants well. The results of the training participants were able to understand well the material presented and practice through simulations given according to the circumstances in life regarding managing finances through financial planning in order to realize the financial health of the household. This training activity is expected to be useful and provide additional knowledge for the community, especially housewives in Karang Bindu Village in overcoming the very complex problems they face in managing and planning household finances. Keywords : training; managing finance; financial planning.
PELATIHAN SENI TARI PADA SISWA PASRAMAN SEBAGAI BENTUK TRANSFORMASI KEBUDAYAAN Ni Wayan Ria Lestari; I Wayan Agus Gunada
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.294 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4428

Abstract

ABSTRAKTujuan penulisan hasil pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan pelatihan seni tari pada anak-anak Pasraman merupakan bentuk implementasi keilmuan dalam proses transformasi kebudayaan dan nilai-nilai keagamaan Hindu. Istilah Kebudayaan berasal dari kata dalam bahasa sansekerta buddhayah yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Salah satu kebudayaan yang sampai saat ini masih menjadi daya tarik wisatawan asing maupun negeri adalah seni gerak atau seni tari. Seni tari merupakan salah satu kesenian yang dapat meningkatkan kreatifitas siswa. Hal inilah yang menjadi acuan dalam pelaksanaan pelatihan seni tari bagi siswa Pasraman, sehingga para siswa mudah memahami dan mempraktekkan setiap gerakan tarian tersebut. Dalam proses pembelajaran di Pasraman, anak-anak sudah dibekali pengetahuan terkait seni tari, namun dalam pelatihan ini adalah memantapkan kembali pengetahuan anak-anak dalam sisi praktik kesenian. Teknis pelaksanaan kegiatan pelatihan seni tari ini dilakukan melalui model pelatihan dan pembimbingan secara langsung dengan menekankan kepada proses perancangan proses pelatihan sampai dengan evaluasi kegiatan pelatihan. Melalui tulisan ini sebagai bentuk pengimplementasian ilmu-ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran dalam bentuk pengabdian sepenuhnya berlandaskan pada dharma dan yadnya, serta dapat memberikan gambaran terkait pelaksanaan kegiatan pelatihan dan dapat dilakukan kembali serta dapat menjadi kajian penelitian dimasa mendatang. Kata kunci: pelatihan; seni; tari; kebudayaan. ABSTRACTWriting the results of community service with dance art training activities in Pasraman children is a form of scientific implementation in the process of cultural transformation and religious values of Hinduism. Culture comes from Sanskrit buddhayah, which is the plural form of Buddhist meaning mind or reason. One of the cultures that are still an attraction for foreign and foreign tourists is the art of motion or dance. Dance is one of the skills that can increase students' creativity. This is the reference in implementing dance training for Pasraman students to understand and practice each dance movement quickly. In the learning process in Pasraman, children are equipped with knowledge related to dance, but this training is to reenter the understanding of children in art practice. Technical implementation of dance art training activities is carried out through a model of training and mentoring directly by emphasizing designing the training process up to the evaluation of training activities. As a form of implementation of the sciences obtained in learning in the form of devotion, this paper is entirely based on dharma and yadnya and can provide an overview related to the performance of training activities and can be done again and can be a research study in the future. Keywords: training; art; dance; culture
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK BERBASIS EXCEL PADA HOTEL RUMAH PUTIH ABU-ABU Animah Animah; Adhitya Bayu Suryantara; Widia Astuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.441 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4026

Abstract

ABSTRAKSaat ini dalam semua lini bisnis sudah berbasis aplikasi. Demikian pula halnya untuk bisnis hotel,  agar tidak ketinggalan dalam manejemennya perlu penerapan aplikasi terutama dalam laporan keuangan. Selama ini Hotel Rumah Putih Abu-Abu (RPA) menyusun laporan keuangan dengan menggunakan jasa konsultan, meskipun di dalam pencatatan penerimaan kas dan pengeluaran kas di hotel sudah menggunakan excel. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman manajemen di dalam penyusunan laporan keungan terutama mengenai perhitungan harga pokok kamar. Penetapan tarif kamar hanya berdasarkan pada persaingan pasar dan melihat pada biaya yang dikeluarkan saja. Oleh karena itu tim pengabdian akan melakukan pelatihan mengenai perhitungan harga pokok kamar dengan menggunakan pendekatan full cost berbasis excel. Tujuan dari pengebdian ini untuk memberikan peningkatan soft skill bagi pengelola hotel dalam menghitung biaya-biaya yang muncul disetiap kegiatan bisnisnya secara akurat. Metode yang dilakukan adalah pemberdayaan partisipatif, yang meliputi penyuluhan dan pelatihan, monitoring  dan evaluasi  dengan sasarannya adalah manajemen dan karyawan hotel yang berjumlah 7 orang.Setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan, manajemen Hotel RPA mengakui mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai dalam membuat pencatatan yang digunakan untuk menghitung harga pokok produksi. Kata Kunci: perhitungan; harga pokok; excel ABSTRACTCurrently, all business lines are application-based. Likewise for the hotel business, so as not to be left behind in its management, it is necessary to apply applications, especially in financial reports. So far, Rumah Putih Gray Hotel has prepared financial reports using the services of a consultant, although in recording cash receipts and cash disbursements at the hotel have used excel. This occurs due to a lack of understanding by management in preparing financial reports, especially regarding the calculation of the cost of the room. Room rates are determined solely based on market competition and looking at the costs incurred. Therefore the community service team will conduct training on calculating the cost of the room using an excel-based full cost approach. The method used is participatory empowerment, which includes counseling and training, monitoring and evaluation with the target of 7 hotel management and employees. After being given counseling and training, the RPA Hotel management acknowledged that they had sufficient ability and skills to make records that were used to calculate the cost of production. Keywords: calculation; cost of goods; excel
EDUKASI PENTINGNYA MANAJEMEN KESEHATAN REPRODUKSI TERNAK POTONG DAN PENYERAHAN BANTUAN SEMBAKO COVID-19 DI KELOMPOK TERNAK SAPI POTONG “KALIMASODO”, KARANGDUKUH, JOGONALAN, KLATEN, JAWA TENGAH Lalu Unsunnidhal; Kurniawan Dwi Prihantoko; Asmarani Kusumawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.309 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3755

Abstract

ABSTRAKProgram pengabdian ini ditujukan untuk memfasilitasi peternak kelompok ternak sapi potong “Kalimasodo” untuk meningkatkan tingkat reproduksi ternak sapi potongnya. Para peternak sapi potong di kelompok ternak “Kalimasodo” tingkat reproduksi dari ternak potong dari kelompok ternak “Kalimasodo” sangatlah rendah, hal ini disebabkan banyaknya anakan sapi yang mati sesaat setelah dilahirkan indukannya. Program pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan tingkat reproduksi dari ternak para peternak di kelompok ternak “Kalimasodo”. Usaha peningkatan tersebut dilakukan dengan mengadakan edukasi, diskusi tentang pentingnya manajemen kesehatan reproduksi ternak potong dan praktek langsung kelapangan terkait peningkatan performa ternak dan deteksi dini kebuntingan pada ternak. Tahapan pelaksaanaan kegiatan meliputi observasi awal (16 November 2020), edukasi (23 November 2020) dan Praktek Langsung (24 November 2020). Walaupun jumlah anggota peternak tidak maksimal dikumpulkan untuk edukasi dan praktek dikarenakan mengikuti protokol Covid-19, namun antusias dan respon positif dari para peternak menghasilkan berjalannya dengan baik program pengabdian ini. Kata kunci: sapi potong; manajemen kesehatan; reproduksi ternak; kelompok ternak sapi                    “kalimasodo”. ABSTRACTThis service program is aimed at facilitating beef cattle breeders "Kalimasodo" to increase the reproduction rate of their beef cattle. The beef cattle breeders in the "Kalimasodo" herd, the reproductive rate of the beef cattle of the "Kalimasodo" herd is very low, this is due to the large number of calves that die shortly after birth of their broodstock. This service program is carried out to increase the reproduction rate of the livestock breeders in the "Kalimasodo" livestock group. Efforts to increase this are carried out by holding education, discussing the importance of management of the reproductive health of beef cattle and direct field practice related to improving livestock performance and early detection of pregnancy in livestock. The stages of carrying out activities include initial observation (16 November 2020), education (23 November 2020) and Direct Practice (24 November 2020). Although the number of farmer members was not maximally collected for education and practice due to following the Covid-19 protocol, the enthusiasm and positive response from the breeders resulted in the running of this service program well. Keywords: beef cows; health management; animal reproduction; "kalimasodo" cattle group.
ECOPRINT WUJUD EKONOMI KREATIF BERBASIS WIRAUSAHA DAN KEARIFAN LOKAL DUSUN KEKEP, PARAKAN, TEMANGGUNG Astiwi Kurniati; Rio Mahardika; Irin Febri Ikhtiarawati; Andrei Surya Darma; Salistina Ayu Rizqi; Vivi Nuraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.395 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3712

Abstract

ABSTRAKProduk lokal merupakan salah satu kearifan yang ada di beberapa daerah yang dapat dijadikan sebagai ciri khas daerah tersebut. Dari banyaknya produk lokal yang ada di Dusun Gunung Kekep, Parakan Temanggung, ecoprint merupakan produk lokal unggulan yang menjadi ciri khas dusun tersebut.  Ecoprint merupakan proses mendesain atau membatik dengan bahan alami. Bahan alami yang dapat digunakan dalam proses Ecoprint seperti dedaunan dan batang tumbuhan yang banyak mengandung zat tanin seperti daun potroseli, jenetri, jati, bunga marenggo, daun lanang, kayu secang yang sangat mudah ditemukan di Dusun Gunung Kekep, Parakan, Temanggung. Proses produksi ecoprint ini sangat ramah lingkungan, sehingga tidak menganggu ekosistem lingkungan sekitar. Para pengrajin ecoprint di dusun Gunung Kekep, Parakan Temanggung ini terwadahi dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) JENY 3, yang keberadaannya sangat membantu proses produksi ecoprint. Salah satu tujuan dari tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPMT) Universitas Muhammadiyah Magelang  bekerjasama dengan KUB JENY 3 adalah  memberikan pendampingan teknik pewarnaan alami ecoprint, strategi pemasaran serta model kemasan (packaging) yang menarik, sehingga hasil produksi dari KUB JENY 3 memiliki nilai  jual tinggi.   Evaluasi dari kegiatan ini adalah melakukan Focus Group Disscussion (FGD) secara periodik dengan mitra dan perangkat dusun. Kata kunci: produk; pemasaran; pengemasan. ABSTRACT Local products are one of the wisdom that exists in several regions that can be used as a characteristic of these areas. Of the many local products available at Dusun Gunung Kekep, Parakan Temanggung, ecoprint is a superior local product that characteristic of that village. Ecoprint is the process of designing or making batik with natural materials. Natural materials that used for ecoprint process such as leaves and plant stems which contain lots of tannins such as potroseli leaves, jenitri, teak, Marengo flowers, lanang leaves, secang wood which are very easly to find at Dusun Gunung Kekep, Parakan, Temanggung. The ecoprint production process is very environmentally friendly, so it doesn't disturb the surrounding ecosystem. The eco print craftsmen in Gunung Kekep hamlet, Parakan Temanggung are included in the JENY 3 Joint Business Group (KUB), whose existence greatly helps the ecoprint production process. One of the goals from Muhammadiyah Magelang University Community Service (PPMT) team in collaboration with KUB JENY 3 are to assist with ecoprint natural coloring techniques, marketing strategies and attractive packaging models, so that the production results from KUB JENY 3 have a high selling value. The evaluation from this activity is to do a Focus Group Discussion (FGD) periodically with partners and Dusun apparaturs. Keywords: product; marketing; packaging.
EDUKASI ANTI BULLYING BAGI GURU DAN SISWA SMP MUHAMMADIYAH BUTUH PURWOREJO Titik Ulfatun; Winda Pratiwi Santosa; Firsty Presganachya; Clarisa Ayu Zsa-Zsadilla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.964 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4260

Abstract

ABSTRAKBullying merupakan salah satu permasalahan yang serius bagi anak-anak usia sekolah di berbagai negara, termasuk Indonesia. Salah satu kasus bullying yang terjadi adalah kasus bullying di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo pada awal tahun 2020. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang bullying bagi guru dan siswa SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk edukasi bagi guru dan siswa berupa penyampaian materi yang berkaitan dengan bullying, tanya jawab dengan seorang konselor, dan pemberian media edukasi anti bullying berupa poster dan banner. Mereka juga mengerjakan  pre-test dan post-test. Hasil post-test menunjukkan bahwa guru dan siswa mengalami peningkatan pengetahuan terhadap bullying. Walaupun demikian, peningkatan pengetahuan tersebut tidak signifikan. Kegiatan edukasi serupa sebaiknya dapat dilaksanakan dengan memasukkan tidak hanya aspek pengetahuan saja tetapi juga aspek keterampilan yang berkaitan dengan bullying.    Kata kunci: anti bullying; kegiatan edukasi; siswa; guru; sekolah. ABSTRACTBullying is one of the crucial problems for schoolchildren around the world, including in Indonesia. One of the bullying cases that happened was the bullying case in SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo at the beginning of 2020. This community service program aims to improve the knowledge and understanding of bullying of teachers and students in SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo. This program was an educational program for teachers and students by giving them a lecture, question and answer with a counselor, and giving them an anti-bullying poster and banner. Also, they took the pre-test and post-test. The result of the post-test showed that there was a knowledge increase in bullying. However, the increase was not significant enough. A similar program should be done by including not only the knowledge aspect but also the abilities aspect regarding bullying. Keywords: anti-bullying; education program; students; teacher; school.
PROMOSI KESEHATAN KERJA PADA PENGRAJIN TENUN Ratna Indriawati; Idiani Darmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.787 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4100

Abstract

ABSTRAKMasalah kesehatan kerja mempengaruhi individu, keluarga dan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan kesehatan kerja, dampak kerja terhadap kesehatan serta pencegahannya. Disamping itu juga untuk menambah wawasan para pekerja mengenai pentingnya penerapan budaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di tempat kerja serta menciptakan kondisi tempat kerja yang aman dan nyaman bagi para pekerja. Metode pengabdian masyarakat menggunakan promosi dan edukasi kesehatan kerja. Sasaran program pengabdian masyarakat ini adalah 15 orang pengrajin  tenun Sejati Desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi : pembuatan media promosi kesehatan (leaflet); Edukasi dan promosi  kesehatan kerja; evaluasi kegiatan dengan tanya jawabHasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya tambahan pengetahuan pekerja tenun terkait kesehatan kerja. Promosi kesehatan kerja masih diperlukan untuk menambah pengetahuan kesehatan kerja. Kata kunci: kesehatan; kerja; pengetahuan; tenun ABSTRACTOccupational health problems affect individuals, families and communities. This community service aims to increase knowledge of occupational health, the impact of work on health and its prevention. Besides that, it is also to increase the knowledge of workers about the importance of implementing a culture of occupational health and safety (K3) in the workplace and creating safe and comfortable workplace conditions for workers. Community service methods use promotion and occupational health education. The target of this community service program is 15 Sejati Desa weaving craftsmen. These community service activities include: making health promotion media (leaflets); Occupational health education and promotion; evaluation of activities with discussion. The results of this community service show that weaving workers have additional knowledge regarding occupational health. Occupational health promotion is still needed to increase occupational health knowledge. Keywords: health; work; knowledge; weaving