cover
Contact Name
Romi Cendra
Contact Email
romicendra@edu.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sportarea@journal.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JOURNAL SPORT AREA
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 2527760X     EISSN : 2528584X     DOI : -
Core Subject : Education,
Sport Area publishes research journals and critical analysis studies in the areas of Sport Education, Sports Coaching and Sports Science. The theme of the paper covers: Learning Physical Education and Sport, Sport Pedagogy, Sports Sociology, Sport Psychology, Sports Coaching, Sports Science, Sports Management, Sports Biomechanics, Health Sports, Sports Philosophy, Sports Industry, and Sports Physiology.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Kontribusi Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil Servis Bawah Bolavoli di SMP Negeri 2 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu Joni Alpen
Journal Sport Area Vol 2 No 1 (2017): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.487 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(1).592

Abstract

Penelitian ini berpangkal dari beberapa permasalahan yang ditemukan peneliti di lapangan, yang telah dilakukan di SMP Negeri 2 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu pada saat melakukan servis bawah, sikap awal berdiri sudah terlihat kesalahan yang menonjol, kaki yang dirapatkan sehingga tidak leluasa untuk bergerak dalam melakukan servis bawah. Sikap badan yang tidak merunduk saat melakukan servis bawah sehingga siswa terlihat kaku. Terkadang bola dilambung terlalu tinggi pada saat melakukan servis bawah, sehingga perkenaan kontak tangan dengan bola kurang tepat. Pandangan ke arah bola tidak diseimbangkan dengan ayunan lengan tangan terhadap bola. sehingga bola tidak dapat diarahkan sesuai dengan yang diharapkan. Pada sikap perkenaan, masih terdapat kesalahan yaitu, siswa belum bisa secara maksimal menyesuaikan ketepatan tangan saat menyentuh bola. Kemudian pada sikap akhir dalam servis bawah, ada siswa tidak kembali pada posisi awal setelah melakukan servis bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servis bawah bolavoli siswa SMP Negeri 2 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini merupakan korelasi. Semua populasi diambil sebagai sampel, teknik ini disebut dengan total sampling. Jadi populasi dan sampel di penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 40 orang. Pengumpulan data ini dilakukan dengan test push-up dan tes servis bawah bolavoli. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh rhitungsebesar 84.03 sedangkan rtabel pada taraf signifikan 5% adalah 0.304, dari data tersebut, maka uraian tersebut dapat ditarik asumsinya bahwa rhitung≥ rtabelatau 84.03 ≥ 0.304. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat kontribusi 7.06% dan terdapat signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap hasil servis bawah bolavoli siswa SMP Negeri 2 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu.
Pengaruh Permainan Bola Kasti Terhadap Peningkatan Kemampuan Gerak Umum (General Motor Ability) Pulung Riyanto
Journal Sport Area Vol 2 No 1 (2017): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.33 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(1).593

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan bola kasti terhadap kemampuan gerak dasar umum (General Motor Ability) siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yang dilakukan selama 18 kali pertemuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan subjek penelitian kelas lima dan enam Sekolah Dasar Negeri Tiga Tanjungmulya, Desa Panumbangan, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis Sebanyak 24 orang. Kemampuan gerak dasar umum diukur dengan menggunakan tes General Motor Ability, yang mempunyai tingkat validitas sebesar 0,87 dan reliabilitas sebesar 0,93. Desain penelitian pre test and pos test design. Populasi penelitian adalah sebanyak 24 orang. maka sampel ditentukan sebanyak 24 orang dari jumlah populasi, maka sipat penelitian ini adalah penelitian populasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah test (General Motor Ability). Dari pengolahan data dengan menggunakan rumus-rumus statistika, maka diperoleh hasil perhitungan angka t¹-hitung sebesar 20,91 sedangkan t¹-tabel pada α 0,95 =1.71, sehingga hipotesis (Ho) ditolak, dengan demikian artinya permainan bola kasti secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan gerak dasar umum (General Motor Ability) siswa sekolah dasar. Permainan bola kasti lebih besar pengaruhnya terhadap komponen fisik kecepatan lari, dibanding dengan komponen fisik keseimbangan, kelincahan, dan koordinasi mata dan tangan.
Pengaruh Metode Latihan Interval Ekstensif dan Fartlek Terhadap Kemampuan Dayatahan Kecepatan Wasit Sepakbola Kota Padang Rices Jatra
Journal Sport Area Vol 2 No 1 (2017): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.886 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(1).594

Abstract

Permasalahannya adalah banyaknya wasit sepakbola yang gagal dalam mengikuti tes kemampuan fisik. Kegagalan tersebut disebabkan rendahnya tingkat kebugaran jasmani wasit. Salah satu faktor diduga berpengaruh besar terhadap kebugaran jasmani adalah metode latihan fisik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan interval ekstensif dan metode latihan fartlek terhadap kemampuan dayatahan kecepatan wasit lari 20x150 meter. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 75 orang terdiri dari 37 orang memiliki lisensi C3, 13 orang lisensi C2, 24 orang lisensi C1 dan 1 orang lisensi FIFA. Sampel penelitian berjumlah 20 orang dengan teknik Purporsive Sampling. Prosedur pengelompokan sampel dengan cara matching berdasarkan kemampuan awal mereka. Teknik pengumpulan data dengan cara tes dan Instrument yang digunakan adalah tes dayatahan kecepatan wasit lari 20x150 meter. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Metode latihan interval ekstensif dapat meningkatkan kemampuan dayatahan kecepatan wasit 20x150 meter dengan t hitung 21,75 > t tabel 2,26. Metode latihan fartlek dapat meningkatkan kemampuan dayatahan kecepatan wasit lari 20x150 meter dengan t hitung 7,89 > t tabel 2,26. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua metode latihan terhadap kemampuan dayatahan kecepatan lari 20x150 meter dengan t hitung 3,28 > t tabel 2,101. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa kedua metode latihan ini sama-sama dapat meningkatkan kemampuan dayatahan kecepatan lari 20x150 meter, metode interval ekstensif lebih besar pengaruhnya dibanding dengan fartlek. Selanjurnya disarankan kepada seluruh wasit sepakbola agar melakukan latihan menggunakan metode interval ekstensif dan fartlek untuk meningkatkan kemampuan daya tahan kecepatan lari 20x150 meter.
Pengaruh Daya Ledak Otot Tungkai, Kecepatan Reaksi dan Motivasi Terhadap Kecepatan Lari Jarak Pendek 100 Meter Pada Atlet PPLP Provinsi Riau Raffly Henjilito
Journal Sport Area Vol 2 No 1 (2017): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.395 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(1).595

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh langsung dan tidak langsung antara daya ledak otot tungkai, kecepatan reaksi dan motivasi terhadap kecepatan lari jarak penek 100 meter. Penelitian ini dilakukan pada atlit atletik PPLP Pekanbaru Provinsi Riau. Populasi menggunakan populasi sasaran adalah seluruh atlit atletik PPLP lari jarak pendek berjumlah 12 atlit. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampel total (total sampling). Pengujian hipotesis pengaruh daya ledak otot tungkai terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter sebesar 0,659. Pengaruh kecepatan reaksi terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter sebesar 0,621. Pengaruh motivasi terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter sebesar 0,764. Pengaruh daya ledak otot tungkai terhadap motivasi sebesar 0,625. Pengaruh kecepatan reaksi terhadap motivasi sebesar 0,782. Pengaruh daya ledak otot tungkai terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter melalui motivasi sebesar 0,915. Pengaruh kecepatan reaksi terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter melalui motivasi sebesar 0,960. Hasil penelitian menyimpulkan: Terdapat pengaruh positif antara daya ledak otot tungkai terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter pada atlit atletik PPLP Pekanbaru. Terdapat pengaruh positif antara kecepatan reaksi terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter pada atlit atletik PPLP Pekanbaru. Terdapat pengaruh positif antara motivasi terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter pada atlit atletik PPLP Pekanbaru. Terdapat pengaruh positif antara daya ledak otot tungkai terhadap motivasi pada atlit atletik PPLP Pekanbaru. Terdapat pengaruh positif antara kecepatan reaksi terhadap motivasi pada atlit atletik PPLP Pekanbaru. Terdapat pengaruh positif antara daya ledak otot tungkai terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter melalui motivasi pada atlit atletik PPLP Pekanbaru. Terdapat pengaruh positif antara kecepatan reaksi terhadap kecepatan lari jarak pendek 100 meter melalui motivasi pada atlit atletik PPLP Pekanbaru.
Upaya Meningkatan Hasil Belajar Sikap Lilin Dalam Pembelajaran Senam Lantai Melalui Bantuan Teman Pada Peserta Didik SD Negeri 9 Pekanbaru Tahun Ajaran 2016/2017 Nurhuda Nurhuda
Journal Sport Area Vol 2 No 2 (2017): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.861 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(2).607

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan bantuan teman dapat meningkatkan hasil belajar sikap lilin dalam pembelajaran senam lantai pada peserta didik kelas VI A SD Negeri 9 Pekanbaru Tahun Ajaran 2016/2017. Peneliti menggunakan tes hasil belajar sikap lilin sebagai instrumen penelitian yang dinilai berdasarkan kriteria penilaian yang dilakukan pengamatan gerak dari sikap awalan, pelaksanaan sampai sikap akhir dengan menggunakan lembaran portofolio. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa telah bertambah 10% peserta didik yang mencapai ketuntasan dari siklus I ke siklus II. Akan tetapi, masih 15% peserta didik yang belum memperoleh ketuntasan belajar per-individu walaupun nilai yang diperoleh sudah meningkat dibandingkan pada siklus sebelumnya. Hal ini disebabkan beberapa faktor, diantaranya karena keadaan fisik peserta didik yang sedang sakit, gemuk atau peserta didik yang kemampuan psikomotoriknya lemah dibanding dengan temannya yang lain dan badan peserta didik terasa lelah. Karena 85% peserta didik sudah mencapai kriteria ketuntasan minimum, penelitian tindakan kelas ini dihentikan pada siklus II.
Pengaruh Manajemen Fasilitas Olahraga dan Layanan Guru Terhadap Efektivitas Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Selly Purnama
Journal Sport Area Vol 2 No 2 (2017): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.212 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(2).704

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen fasilitas olahraga, layanan guru terhadap efektivitas pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah menengah atas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey deskriptif. Responden penelitian ini adalah guru pendidikan jasmani dan siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Tasikmalaya dengan jumlah sebanyak 3150 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sebanyak 97 siswa. Alat pengumpulan data meliputi angket dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan oleh penulis meliputi uji koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji t serta uji F. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : 1) Manajemen fasilitas yang dilaksanakan oleh sekolah sudah cukup 2) Layanan yang diberikan oleh guru sudah cukup baik 3) Manajemen fasilitas dan layanan guru sudah cukup baik.
Efektivitas Dribbling Dengan Kaki Bagian Luar, Bagian Dalam, dan Bagian Punggung Kaki Terhadap Penguasaan Keterampilan Dribbling Dalam Permainan Sepakbola Nuriska Subekti
Journal Sport Area Vol 2 No 2 (2017): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.633 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(2).705

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dribbling dengan kaki bagian luar, bagian dalam, dan bagian punggung kaki terhadap keterampilan saat dribbling dalam permainan sepakbola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dimana pengambilan data dilakukan hanya satu kali. Populasi penelitian ini adalah anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepakbola Universitas Siliwangi sebanyak 30 orang. Sampel diambil sebanyak 30 orang sehingga penelitian ini merupakan penelitian populasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dribbling dengan kaki bagian luar, bagian dalam, dan bagian punggung kaki. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut : 1) antara dribbling menggunakan kaki bagian luar dengan kaki bagian dalam terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna terhadap kecepatan saat dribbling, 2) antara dribbling menggunakan kaki bagian luar dengan bagian punggung kaki tidak terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna terhadap kecepatan saat dribbling, 3) antara dribbling menggunakan kaki bagian dalam dengan bagian punggung kaki terdapat perbedaan efektivitas yang bermakna terhadap kecepatan saat dribbling, dan 4) dribbling menggunakan kaki bagian dalam memiliki efektivitas yang lebih bermakna dibandingkan dribbling menggunakan kaki bagian luar dan bagian punggung kaki terhadap keterampilan dribbling anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepakbola Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Dalam upaya meningkatkan kecepatan saat dribbling dalam permainan sepakbola, disarankan kepada guru pendidikan jasmani, pelatih maupun pembina olahraga sepakbola agar menggunakan ketiga bentuk latihan di atas, karena terbukti secara empiris ketiga bentuk latihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan dribbling permainan sepakbola.
Pengaruh Pemulihan Aktif Jogging Terhadap Penurunan Asam Laktat Pada Olahraga Bulutangkis Ainur Rasyid; Nugroho Agung
Journal Sport Area Vol 2 No 2 (2017): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.787 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(2).710

Abstract

Asam laktat dapat dibersihkan lebih cepat dari dalam darah dengan cara melakukan aktifitas fisik yang ringan seperti jogging, berjalan. Fokus permasalahan pada penelitian ini adalah membandingkan sebuah recovery aktif terhadap penurunan kadar asam laktat pada atlet putra dan putrid bulutangkis Pengkab PBSI Sumenep. Recovery aktif jenis perlakuannya adalah jogging. Berdasarkan uraian permasalahan latarbelakang di atas, maka permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut: Adakah pengaruh recovery aktif jogging putra dan putrid terhadap penurunan asam laktat atlet bulutangkis? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh recovery aktif jogging terhadap penurunan asam laktat dengan membandingkan putra dan putrid atlet bulutangkis. Jenis metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah comparative research dengan membandingkan antara atlet putra dan putri di Pengkab PBSI Sumenep. Dari hasil penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa perlakuan recovery jogging dapat menurunkan kadar asam laktat pada tubuh dengan dilihat angka yang diperoleh pada perlakuan sebesar 4,75 mg/dL dan recovery jogging 2mg/dL (putra), sedangkan untuk atlet putrid juga mengalami penurunan sebesar 5,5 mg/dL dan recovery jogging 4,1 mg/dL.
Evaluasi Program Pembinaan Tim Sepakbola Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya Sumatera Selatan Tahun 2016 Muslimin Muslimin; Arif Hidayat
Journal Sport Area Vol 2 No 2 (2017): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.049 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(2).776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengevaluasi latar belakang program, tujuan program pembinaan, (2) mengevaluasi pelaksanaan seleksi penerimaan atlet, pelatih dan asisten pelatih, sarana dan prasarana, dan pembiayaan, (3) mengevaluasi pelaksanaan program latihan, konsumsi, kesejahteraan, transportasi dan koordinasi, dan (4) mengevaluasi keberhasilan program pembinaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara mendalam, penelusuran dokumen, dan triangulasi data. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan (1) Context pembinaan olahraga sepakbola di SONS yang terdiri dari aspek latarbelakang pembinaan dan tujuan pembinaan berada pada kategori yang baik, (2) Input pembinaan olahraga sepakbola di SONS yang terdiri dari aspek penerimaan pelatih dan asisten pelatih, penerimaan atlet, sarana dan prasarana, dan dana pembinaan berada pada kategori yang baik, (3) Process pembinaan olahraga sepakbola di SONS yang terdiri dari aspek pelaksanaan program latihan, konsumsi, kesejahteraan, transportasi dan koordinasi antara stakeholder yang terkait berada pada kategori yang baik, (4) Product pembinaan olahraga sepakbola di SONS yang terdiri dari aspek keberhasilan program dilihat dari segi prestasi berada pada kategori yang baik.
Tingkat Kesegaran Jasmani Penghuni Lapas Anak Kota Pekanbaru M Fransazeli Makorohim; Leni Apriani
Journal Sport Area Vol 2 No 2 (2017): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.673 KB) | DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(2).785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana tingkat kesegaran jasmani penghuni lapas anak Kota Pekanbaru dan kelayakan sarana prasarana Rutan atau Lapas anak Kota Pekanbaru. Dimana awal permasalahan ini adalah keterbatasan dalam melakukan aktifitas fisik yang terjadi disaat para penghuni atau napi terkurung di suatu tempat yang bisa dibilang kebebasan bergerak menjadi sedikit dibatasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan studi observasional untuk memberikan gambaran mengenai penelitian yang dilakukan dengan kondisi-kondisi yang terjadi melalui observasi langsung. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penghuni lapas anak Kota Pekanbaru. Instrumen pada penelitian ini adalah tes TKJI. Berdasarkan analisis penelitian dan diuji kebenaranya berdasarkan fakta yang di temui bahwa tingkat kesegaran jasmani penghuni lapas anak kota Pekanbaru, dapat disimpulkan dari hasil tes dan penjumlahan tergolong sedang persentasenya 65, 2% atau sebanyak 15 orang dari 23 sampel yang di teliti tingkat kesegaran jasmaninya, lalu hasil tes dari penjumlahan tergolong kurang persentasenya 34, 8 % atau sebanyak 8 orang dari 23 sampel yang diteliti tingkat kesegaran jasmaninya. Dari hasil penjumlahan rata-rata skor tes kesegaran jasmani penghuni lapas anak kota Pekanbaru, didapat skornya 14,17. Dilihat dari norma tingkat kesegaran jasmani untuk remaja 16 - 18 tahun, maka klasifikasinya tergolong sedang.

Page 11 of 38 | Total Record : 376