cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Unika Soegijapranata : G-SMART (Geoteknik, Struktur, Manajemen Konstruksi, Sumber Daya Air, Transfortasi)
ISSN : 26205297     EISSN : 26205297     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal G - SMART : Jurnal Teknik Sipil Unika Soegijapranata yang meliputi Geoteknik, Struktur, Manajemen Konstruksi, Sumber Daya Air dan Transportasi.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
Studi Perencanaan Pola Operasi Waduk RanduguntingKabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah Guna Kebutuhan Air Irigasi Junario Vito Ardana; Satrio Sinung Nugroho; Budi Santosa; Daniel Hartanto
G-SMART Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i1.2889

Abstract

Pengolahan air di waduk menjadi hal yang sangat penting karena dalam pemanfaatannya perlu perencanaan dan pengoperasian yang tepat dan efisien. Tujuan dari penelitian adalah menghitung debit ketersediaan dan kebutuhan air, kapasitas tampungan efektif serta melakukan simulasi pola pengoperasian dari Waduk Randugunting.Hasil analisis didapat debit andalan berkisar dari 0,07 m3/detik hingga 33,67 m3/detik. Sedangkan dari hasil analisis debit kebutuhan air irigasi dengan pola tanam existing dengan luas DI 1.595 ha, didapat debit maksimum sebesar 2,07 m3/detik. Hasil simulasi dengan pola tanam existing selama 30 tahun (2010-2039) didapat persentase keberhasilan periode 99,86%.
Potensi Laju Erosi Das Waduk Randugunting Menggunakan Metode USLE Rigel Putra Samudera; Muhammad Genta; Budi Santosa; Djoko Suwarno
G-SMART Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i1.2892

Abstract

DAS merupakan daerah sebagai daerah tangkapan hujan yang rentan terhadap erosi yang dapat mengakibatkan permaslaahan pada sedimentasi Waduk. Besarnya sedimentasi yang terus meningkat dapat mempengaruhi kinerja waduk. Tujuan penelitian ini adalah menadapatkan nilai laju erosi menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan sedimentasi pada DAS, serta membuat peta kriteria sebaran erosi DAS Waduk Randuguting dari tahun 2010 hingga 2019 dibantu dengan sistem informasi geografis (SIG) berupa Arc-Gis. Pada metode USLE dibutuhkan beberapa parameter seperti faktor erosivitas hujan (R), faktor erodibilitas tanah (K), faktor panjang dan kemiringan lereng (LS), dan faktor penggunaan lahan dan pengolahan tanah (CP).Hasil dari penelitian ini didapatkannya nilai laju erosi DAS Waduk Randugunting tertinggi pada tahun 2014 sebesar 153.848 ton/ha dengan klasifikasi tingkat bahaya erosi sedang, dan terendah pada tahun 2012 sebesar 58.672 ton/ha dengan klasifikasi tingkat bahaya erosi ringan. Selain itu, didapatkan pula peta kriteria berupa peta sebaran erosi DAS Waduk Randugunting dari tahun 2010 hingga 2019. Berdasarkan nilai laju erosi didapatkan sediment yield sebesar 7705.682 ton/ha dan didapatkanpula umur layanan Waduk Randugunting yaitu 35 tahun.
Analisis Sistem Pengendalian Pencemaran Air Daerah Aliran Sungai Citarum Maria Agustine
G-SMART Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i1.3082

Abstract

Sebagai komponen penting dalam kehidupan, air merupakan penunjang hidup bagi manusia. Tidak hanya di pesisir pantai, namu air juga hadir melalui sungai sungai di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah, namun bagaimana jika sungai yang menjadi penunjang kehidupan kini ada dengan pencemaran terburuk sepanjang beberapa dekade ini. Ci Tarum atau Citarum adalah sungai terpanjang dan terbesar di Tatar Pasundan Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sungai dengan nilai sejarah, ekonomi, dan sosial yang penting ini sejak 2007 menjadi salah satu dari sungai dengan tingkat ketercemaran tertinggi di dunia menurut National Geographic. Maka, sangat diperlukan upaya pengendalian pencemaran air di daerah aliran sungai Citarum ini agar sungai ini dapat sembuh dari pencemaran air yang parah ini. Untuk itu jurnal ini dibuat untuk membahas tentang pencemaran, dan upaya pengendalian pencemaran air di kawasan DAS Citarum.Kata Kunci: Sungai Citarum; Kondisi Geografis dan Morfologi; Pengendalian Pncemaran Air; Daerah Aliran Sungai;
Hubungan Antara Differential Settlement Dengan Kekuatan Elemen Struktur Balok Dan Kolom (Studi Kasus Hotel Sleeper Space Semarang) Anita Carolina; Eric Hansen Irawan; Hermawan Hermawan; Budi Setiyadi
G-SMART Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i1.3181

Abstract

Dalam sebuah perencanaan gedung, perencanaan struktur merupakan unsur terpenting agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan konstruksi, seperti penurunan bangunan. Beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya penurunan, yaitu: kondisi tanah, berat bangunan, kesalahan perencanaan, dan tingkat muka air tanah. Penelitian dengan judul ‘Hubungan Differential Settlement Dengan Kekuatan Elemen Struktur Balok dan Kolom (Studi Kasus Hotel Sleeper Space Semarang)’, bertujuan agar perencanaan komponen struktur mampu menahan terjadinya penurunan. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak ETABS 2018 v18.0.2. Penelitian dimulai dengan menentukan gedung yang akan diteliti, analisa penurunan bangunan menggunakan bantuan perangkat lunak ETABS 2018 v18.0.2, menggunakan 5 variabel penurunan dalam centimeter, dan pada akhirnya didapatkan besaran momen pada balok dan kolom untuk menentukan kemampuan Hotel Sleeper Space Semarang apabila mengalami penurunan.
Pengaruh Bahan Tambah POLCON ® Terhadap Kuat Tekan Mortar Giovanno Adnan Adrithia; Chandra Jaya Setyo; Yohanes Yuli Mulyanto; Budi Setiyadi
G-SMART Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i2.2559

Abstract

Mortar merupakan material yang banyak digunakan di bidang konstruksi. Banyak tempat di Indonesia menggunakan mortar sebagai bagian dari material pembangunan pada bangunan. Komponen untuk menjadikan suatu mortar adalah agregat halus, air, dan semen portland. Mengikuti perkembangan zaman, mortar banyak mengalami perubahan ataupun modifikasi pada komponen – komponennya. Mortar yang baik digunakan pada suatu proyek konstruksi mampu untuk melekat secara mudah, mampu kering dengan cepat, tahan untuk waktu yang lama, mudah pengerjaannya, dan tidak menimbulkan retakan pada dinding bangunan.Modifikasi dilakukan pada bahan penyusunnya dengan tujuan agar pembuatan mortar ramah lingkungan. Permasalahan lingkungan yang diakibatkan dari  pembuatan  mortar  adalah penggunaan agregat halus yaitu pasir satu jenis yaitu Pasir Muntilan. Oleh sebab itu penggunaan pasir satu jenis akan mengancam ketersediaan sumber daya alam di wilayah Muntilan. Modifikasi dengan menggunakan berbagai macam pasir seperti Pasir Kaligarang, Pasir Pantai Jepara bertujuan untuk mengganti Pasir Muntilan sebagai bahan penyusun mortar.
Aplikasi Daya Dukung Tanah Pondasi Dangkal Berbasis MITApp Inventor (Studi Kasus Ruko Jalan Sriwijaya, Wisma Mugasari, dan Gedung Demak) Arafah Salsabila; Patricia Bella Okthadiansari; Daniel Hartono; Budi Setiyadi
G-SMART Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i2.2940

Abstract

Perencanaan pondasi memerlukan perhitungan daya dukung tanah terhadap kondisi tanah di dalam tanah. Perhitungan daya dukung tanah secara manual akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan rumit. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk meningkatkan suatu aplikasi yang dapat membantu proses perhitungan daya dukung tanah pada pondasi dangkal. Ada dua macam pengujian pada aplikasi, seperti pengujian di lapangan (uji penetrasi kerucut dan uji penetrasi Standar) dan uji laboratorium terhadap sampel tanah. Perhitungan didasarkan pada hasil data Cone Penetration Test (CPT) dengan menggunakan metode Schmertmann. Perhitungan berdasarkan hasil data Standard Penetration Test (SPT) menggunakan metode Meyerhof untuk tanah non-kohesif tetapi Terzaghi dan Peck untuk tanah kohesif. Cara lainnya adalah berdasarkan uji laboratorium terhadap hasil data contoh tanah menggunakan metode Terzaghi. Persentase antara hasil pengujian perhitungan manual dengan program yang menggunakan data CPT terbesar adalah 0,04903% sedangkan yang menggunakan data SPT adalah 0,064% dan yang menggunakan data uji laboratorium terbesar adalah 0,556%. Perhitungan daya dukung tanah pada pondasi dangkal menggunakan program yang lebih efektif dan efisien dari segi waktu dibandingkan dengan perhitungan manual.
Pengolahan Air Limbah Industri Tekstil Dengan Metode Koagulasi-Flokulasi (Studi Kasus Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung) Devi Prameswari Ayu Kusuma
G-SMART Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i2.3084

Abstract

Penggunaan bahan-bahan kimia yang semakin bertambah akan berdampak pada jumlah limbah yang dibuang ke sungai-sungai sekitar permukiman warga. Limbah industri yang dibuang ke sungai tanpa ada pengolahan terlebih dahulu akan menimbulkan banyak masalah pendangkalan perairan, terhambatnya sirkulasi oksigen yang menyebabkan warna air menjadi keruh dan menimbulkan bau yang sangat tidak sedap. Pengolahan air limbah yang dilakukan dengan benar dapat mengurangi potensi pencemaran lingkungan pada sungai. Dengan proses pengolahan air yang benar dan tepat maka bisa didapatkan air bersih hasil dari daur ulang yang dapat dikatakan layak konsumsi.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Power – trowelling Pada Pekerjaan Finishing Permukaan Pelat Lantai Beton Ayub Diski Purnama; Fidelis Prayudha; Hermawan Hermawan; Budi Setiadi
G-SMART Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara prinsip, struktur bangunan pada gedung dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu struktur bawah dan struktur atas. Salah satu bagian struktur atas adalah pelat lantai. Pelat lantai dipengaruhi oleh bentuk dan struktur konstruksi dari bangunan yang dipilih. Dalam pelaksanaannya, finishing pelat lantai dapat dikerjakan dengan metode pelaksanaan konstruksi yang berbeda-beda. Metode pelaksanaan finishing pelat lantai dapat dibagi menjadi beberapa tahap yang terdiri dari levelling, smoothing, curing, harderning. Salah satu kendala di dalam tahapan tersebut adalah rework. Rework dapat disebabkan oleh ketersediaan sumber daya seperti buruknya peralatan. Akibat dari rework berakibat pada produktivitas pekerjaan tersebut. Salah satu upaya untuk menghindari rework pada pekerjaan tersebut maka penggunaan power – trowelling merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki pekerjaan finishing pelat lantai. Namun demikian, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi penggunaan power – trowelling. Faktor-faktor tersebut meliputi spesifikasi dan metode cara pengoperasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi sejumlah faktor – faktor yang mempengaruhi produktivitas power – trowelling pada pekerjaan finishing pelat lantai. Ruang lingkup penelitian ini adalah power – trowelling dengan spesifikasi walk behind dan ride on, jenis proyek yang diteliti adalah gedung bertingkat dengan ketinggian minimal 5 lantai. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Selanjutnya,  data yang diperoleh, maka diolah dengan Uji Korelasi Parsial dan derajat signifikansi 95%. Berdasarkan uji tersebut maka hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh dalam produktivitas penggunaan power trowelling pada pekerjaan finishing pelat lantai beton adalah keterampilan kerja, motivasi operator, jam operasional, dan pembagian zonasi pelaksanaan finishing pelat lantai.
Pengendalian Banjir Terhadap Sungai Jragung Dukuh Wangun Rejosari Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak Lilis Suryawati; Lintang Jata
G-SMART Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i2.3089

Abstract

Banjir merupakan bagian dari salah satu bencana alam yang sering terjadi khususnya di Kabupaten Demak,terutama daerah Jragung,Sayung,Karang Asem dan Mranggen.Dampak terjadinya banjir yang tidak bisa kita hindari,membuat kerusakan rumah-rumah warga sekitar,kerusakan insfrastruktur kota hingga robohnya jembatan dan merugikan sosial ekonomi di kawasan Kabupaten Demak akibat yang terkena genangan banjir dan waktu genangan yang cukup lama.Dari jurnal yang saya akan tulis dengan judul Pengendalian Banjir terhadap Sungai Jragung bertujuan untuk mereduksi dan menanggulangi limpasan yang terjadi akibat debit banjir di Kawasan Kabupaten Demak dengan beberapa pengetahuan yang saya ketahui.Air merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh makhluk hidup.Begitupun dengan air yang jumlahnya banyak sehingga menyebabkan potensi kerusakan alam,misal banjir dll.Maka dari itu air perlu dikelola dan dikendalikan dengan sedemikian rupa agar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.Dengan begitu kita harus memperhatikan semakin pesatnya pertumbuhan penduduk Indonesia khusunya sistem Sungai Jragung,penyediaan air didalam dimensi waktu,ruang,jumlah dan mutu menjadi masalah yang serius didalam tata guna lahan pada Daerah Aliran Sungai dari sistem Sungai Jragung.Dalam penanganan banjir dengan mengurangi kondisi sungai yang mengalami penyempitan yang disebabkan olehsedimentasi.
Evaluasi Kinerja Apill (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) Di Kota Semarang (Studi Kasus Di Jalan Dr. Cipto Semarang Sepanjang 2,8 Km Saat Jam Puncak Keramaian) Radityo Okianto Pratomo; Rio Adi Pratama; Djoko Setijowarno
G-SMART Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v5i2.2295

Abstract

Kebutuhan akan transportasi di tiap waktunya, selalu mengalami peningkatan. Namun tingginya akan kebuthan transportasi, tidak di imbangi dengan kapasitas jalan dan pengaturan lalu lintas yang baik. Dalam hal ini, muncul usulan untuk menggunakan suatu sistem bernama Area Traffic Control System (ATCS). Area Traffic Control System (ATCS) adalah suatu system pengendalian simpang lalu lintas jalan raya dengan menggunakan lampu APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) dimana pengaturan lampu lalu lintas pada masing-masing simpang saling terkoordinasi, sehingga pengguna jalan mendapatkan tundaan dan panjang antrian  yang minimum. Pemerintah Kota Semarang sudah memasang APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) di setiap kaki simpang sepanjang jalan DR Cipto, kurangnya APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) yang terkoordinasi dengan baik. Membuat panjang antrian di sepanjang jalan DR Cipto semakin tinggi. Metode yang digunakan dalam studi penerapan ini adalah metode survey, antara lain survey volume lalu lintas, panjang antrian, tundaan, dan fase lampu. Hasil survey kemudian diolah dengan menggunakan rumus dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Hasil dari studi penerapan ini adalah didapatkan alternatif koordinasi dengan waktu siklus 68 detik untuk tiap simpangnya. Dan penurunan panjang antrian sepanjang 24,065 m. Seiring berjalannya waktu, jumlah kendaraan akan terus bertambah sedngkan kapasitas jalan tidak mungkin lagi untuk ditambah dan perubahan geometrik pun sulit untuk dilakukan, maka dari itu perlu kebijakan serius dan tegas dari pemerintah untuk menekan pertambahan jumlah kendaraan.

Page 6 of 10 | Total Record : 96