cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Konstruksi Sosial Citra Perempuan Pada Masyarakat Multikultural Dalam Kebebasan Berjilbab darma, darma; Siregar, Arnayana
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v27i2.10520

Abstract

Konstruksi sosil pada citra perempuan melibatkan beberapa persfektif dan faktor yang dipengaruhi budaya, agama, politik dan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konstruksi sosial citra perempuan dalam kebebasan perempuan berjilbab. Metode yang digunakan pada penelitian ini kualitatif dengan pengumpulan data wawancara. Adapun objek penelitian ini merupakan remaja usia 17-29 tahun yang ada di lingkuangan kampung gendeng, baciro Yogyakarta. Data dianalisis dengan mendasarkan pada tema dan konstruksi jilbab. Selanjutnya, data dipaparkan secara kronologis sesuai dengan pergeseran konstruksi jilbab di Indonesia. Pada motif tersebut menjadi fokus dalam penelitian ini memberikan nilai positif serta pandangan masyarakat multikultural untuk memberikan ruang dalam kebebasan berjilbab
Homoseksual Sebagai Fenomena Patologi Sosial: Tinjauan Norma Sosial Ariani, Rahma; Khadijah
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v27i2.10631

Abstract

Homosexuality as a phenomenon of social pathology within the context of prevailing social norms in society, particularly in Indonesia. Homosexuality is viewed as deviant behavior that violates social, cultural, and religious norms. These norms continue to face challenges from social changes, where LGBT (lesbian, gay, bisexual, transgender) behavior is seen as one of the symptoms of such changes. The study employs a qualitative method based on literature reviews to understand the relationship between homosexuality and social norms, as well as its impact on society. The findings show that homosexuality, often considered a form of social pathology, generates social anxiety and negative reactions, including discrimination and exclusion. The factors contributing to homosexuality include environmental influences, past trauma, and biological factors. From religious and cultural perspectives, homosexual behavior is rejected, while psychologically, individuals with egodystonic homosexuality experience significant mental stress. Although homosexuals are recognized as having basic human rights as citizens, there is no clear regulation regarding their sexual activities in Indonesia. This study contributes to a deeper understanding of homosexuality as a social phenomenon and offers approaches to addressing this issue without neglecting the human rights of LGBT individuals.
Perubahan Perilaku Masyarakat Setelah Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Khadijah, Siti; Elsera, Marisa
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v27i2.10978

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon masyarakat terhadap program pemerintah mengatasi pemukiman kumum di Kota Tanjungpinang. Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) bertujuan untuk mengatasi kumuh tanpa menggusur. Penelitian ini menggunakan teori behaviorisme sosiologi dari B. F. Skinner tentang perilaku masyarakat berdasarkan lingkungan nya dan tingkah laku individu yang berlangsung dalam hubungannya dengan faktor lingkungan yang menghasilkan akibat-akibat atau perubahan dalam faktor lingkungan menimbulkan perubahan terhadap tingkah laku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, program Kotaku di Kampung Bugis tidak dikenal oleh masyarakat, sehingga kebiasaan masyarakat membuang sampah di laut tetap dilakukan meskipun program ini telah ada sejak 2016. Sementara itu, untuk Program Kotaku di Senggarang dan Tanjung Unggat telah ada penanganan sampah dengan memasang jaring agar sampah tidak sampai ke permukiman warga. Namun ketiga daerah itu menunjukkan tidak belum cukup berhasil program Kotaku di Tanjungpinang.
Fenomena Hallyu: Tantangan dalam Akulturasi pada Kalangan Remaja di Indonesia Anandani, Hatra Putri; Amalah, Nur; Tussadiah, Nadira Rahma; Yuliana, Nina
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v27i2.11293

Abstract

Perkembangan budaya yang semakin global membawa perubahan bagi masyarakat dalam berbagai aspek. Salah satu perkembangan budaya yang semakin pesat yaitu budaya Korea. Nilai-nilai dari budaya ini berdampak besar pada kalangan remaja di Indonesia. Melalui penelitian ini, peneliti menggali informasi untuk menyelidiki perkembangan budaya yang dipengaruhi oleh Hallyu di kalangan remaja Indonesia serta tantangan yang muncul dalam interaksi tersebut. Penelitian ini menggunakan kajian literatur (literatur review) secara mendalam untuk menemukan bagaimana unsur-unsur Hallyu, meliputi musik K-pop, K-drama, fashion, hingga industri telah memengaruhi gaya hidup, nilai-nilai, dan identitas remaja. Penelitian ini juga melibatkan gagasan akulturasi, yang mengacu pada interaksi antara budaya Korea dan budaya lokal Indonesia, menciptakan kombinasi yang khas dalam cara hidup dan identitas pemuda. Hasil dari studi ini diharapkan dapat menawarkan pemahaman yang mendalam mengenai dinamika budaya populer Korea di kalangan pemuda Indonesia serta pengaruhnya terhadap komunikasi lintas budaya.
Multikulturalisme dalam Keberagaman Islam: Kolaborasi Muhammadiyah dan NU untuk Kemajuan Desa Kadipiro Azzahra, Alya
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v27i2.11341

Abstract

Penelitian ini mengkaji kolaborasi antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menciptakan harmoni multikultural di Desa Kadipiro, sebagai upaya menciptakan kemajuan sosial dan keberagaman Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman, motivasi, serta dinamika kolaborasi kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Analisis dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam kolaborasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi Muhammadiyah dan NU di Desa Kadipiro terwujud dalam tiga bentuk utama: kegiatan sosial dan kemanusiaan, pendidikan berbasis toleransi, dan kegiatan keagamaan bersama. Kolaborasi ini menghadapi tantangan berupa perbedaan tradisi keagamaan, seperti praktik tahlilan dan ziarah kubur, namun tetap memberikan dampak positif, terutama dalam memperkuat solidaritas sosial dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan bersama. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan ruang dialog yang lebih mendalam untuk memperkuat pemahaman dan penghormatan terhadap perbedaan tradisi keagamaan. Dengan demikian, kolaborasi ini menjadi model yang relevan untuk menciptakan harmoni multikultural di komunitas lokal.
Budaya Politik Pemilih Muda Menjelang Pilkada Serentak Tahun 2024 Di Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo Nurdin, Ais; Sadam Nurdin; Mais Nurdin; Jois Nurdin
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 27 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v27i2.11349

Abstract

This research aims to discuss the political culture of young voters ahead of the 2024 simultaneous regional elections in Paguyaman Pantai District, Boalemo Regency. In this research, researchers used qualitative methods with a descriptive approach. In this research, data is obtained through observation, interviews and documentation so that the data obtained is in accordance with the facts that occur in the field. The research results show that parochial political culture means young voters have low political awareness in determining their political rights. Then the political culture of Kaula is characterized by relatively high political awareness, but on average young voters still follow the choices of their parents or people who have influence. This is due to the lack of information obtained by young voters so that the level of knowledge of young voters is low.