cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 4 (2024)" : 13 Documents clear
Analisis Dampak Risiko Banjir Akibat Keruntuhan Bendungan Menggunakana Software HEC-RAS (Studi Kasus Bendungan Jlantah, Kabupaten Karanganyar dan Bendungan Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah) Supriatin, Supriatin; A., S. Kamilia; Sa'ud, Ismail; R. A., Rizki Robbi; P., Bagas Yoga; S., Made Indrayana; Indriyani, Dwi; Wahyudi, Hendra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.21354

Abstract

Bendungan Jlantah dan Bendungan Gajah Mungkur terletak di Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Wonogiri. Berdasarkan analisa perhitungan penelusuran banjir di waduk, Bendungan Gajah Mungkur mengalami overtopping dengan debit banjir rencana QPMF sebesar 15551,09 m3/detik. Simulasi menggunakan software HEC-RAS 6.3.1. Skenario keruntuhan disimulasikan ketika waduk dalam kondisi muka air banjir dengan analisa piping elevasi +632 m pada Bendungan Jlantah, pada Bendungan Gajah Mungkur menggunakan skenario overtopping dan piping di elevasi +132 m. Luas genangan banjir akibat keruntuhan bendungan dengan debit QPMF adalah 1070,17 km2. Berdasarkan penentuan kelas bahaya bendungan oleh PUPR, daerah hilir bendungan berada pada kelas 4 dengan tingkat bahaya sangat tinggi. Sedangkan klasifikasi bahaya menurut BNPB, daerah dengan tingkat risiko bahaya tertinggi pada Kabupaten Sukoharjo dan Kota Surakarta. Jumlah penduduk berisiko banjir adalah 391.202 jiwa. Lokasi pengungsian harus memiliki luas minimum 1.173.606 m2. 
Evaluasi Performa Teknologi Isolasi Dasar Tipe HDRB Pada Gedung Tidak Beraturan di Kawasan Gempa Tinggi Cahyono, Achmad Rudy; Suswanto, Budi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20847

Abstract

Earthquakes frequently occur in Indonesia, including in Cemagi, Bali, which has a high seismic activity level (PGA: 0.4275 g). This study aims to evaluate the performance of the High Damping Rubber Bearing (HDRB) base isolation technology in an apartment building in Cemagi, Bali, with a complex design and irregular concrete structure. The building consists of 1 basement floor and 5 apartment floors with varying floor heights. The structural performance evaluation is conducted based on ATC-40 guidelines and SNI 1727:2020, SNI 2847:2019, SNI 1729:2020, SNI 1726:2019 regulations. This research investigates the application of HDRB through pushover and time history analysis, considering various design factors and local seismic conditions. The results show that the use of HDRB with a diameter of 1 meter on exterior columns and 0.8 meters on interior columns reduces displacement by up to 63.55%.
Studi Komparasi Penggunaan Base Isolation Tipe Lead Rubber Bearing dan Friction Pendulum Bearing pada Bangunan Gedung Anutapura Medical Center Palu Suzzan, Amelynda Oktaviyana; Tavio, Tavio
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.21176

Abstract

Earthquake-resistant-building with seismic isolation system is the concept that separate upper building from the source of vibrations on subgrade. Because it's separated, the height of the building is limited to avoid rollout. AMC building is located in Palu City, an earthquake-prone area, so it’s necessary to plan isolation system to reduce the earthquake load and minimalize damage. This study used ETABS program to model structure with fixed-base, LRB and FPB. They are analyzed by pushover and nonlinear time history analyses. The results show that the performance level of fixed-base structure is LS while performance level of LRB and FPB types are IO. The LRB type structure increases the structure period by 129.6%, while the FPB type increases by 160.3% compared to the fixed-base type. The LRB type reduces the roof maximum-drift by 65.6%, while the FPB type reduces by 68.8% compared to the fixed-base roof maximum-drift.
Pemodelan Reduksi Limbah Konstruksi Untuk Mengurangi Dampak Negatif Dari Limbah Berlebih Dengan Pendekatan Sistem Dinamik Mahendra, Pandu; Rohman, Moh Arif; Mudjahidin, Mudjahidin
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20956

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sektor penyumbang limbah konstruksi yang tergolong besar yang berdampak negatif terhadap siklus ekonomi perusahaan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model reduksi limbah proyek konstruksi pada tahap pelaksanaan proyek dengan studi kasus proyek konstruksi yang ada di Jawa Timur.   Desain permodelan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan model system dynamics. Input dari peneliatian ini adalah data dari hasil kuesioner dan studi kasus yang diolah dengan aplikasi statistik  yang kemudian digunakan untuk mendapatkan output model sistem dinamik reduksi limbah konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi nyata. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model dalam penelitian ini dapat digunakan untuk mereduksi limbah konstruksi dalam aktivitas proyek konstruksi pada tahap pelaksanan di lapangan. Selain itu, penelitian ini memberikan pengembangan teori berupa permodelan reduksi limbah dengan system dynamic yang berfokus pada proses pelaksanaan proyek konstruksi, serta memberikan dasar untuk penelitian lanjutan dan perbaikan praktik industri.
Studi Numerik Pengaruh Konfigurasi Bracing Baja Canai Dingin pada Panel Dinding Kristian, Matthew Hassel; Nindyawati, Nindyawati; Muhammad, Dzul Fikri
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.21467

Abstract

Meningkatkan kualitas bangunan di Indonesia sebagai negara yang memiliki risiko bencana alam khususnya gempa bumi, penelitian mengenai penggunaan bracing pada suatu struktur terutama untuk mengetahui kekuatan dan efektifitas perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan masing-masing variasi penggunaan bracing khususnya pada panel dinding. Pengujian dilakukan dengan metode numeris menggunakan software Abaqus CAE agar penelitian dapat dilakukan dengan tingkat efektifitas yang lebih tinggi dibanding pengujian secara eksperimental. Kekuatan, daktilitas, dan juga pergeseran atau displacement merupakan hal yang akan diidentifikasi dalam penelitian ini. Hasil pengujian menunjukan dalam hal kekuatan variasi X-bracing menunjukan keunggulan yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan variasi Z-bracing yaitu 203% dibanding Z-bracing dengan 178%. Simpangan X-bracing memiliki keunggulan dengan 17.04 mm, 23.31 mm untuk Z-bracing, dan 269.73 mm untuk non-bracing.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Layanan Kapal Penyeberangan Angkutan Penumpang Kapal Eksekutif dan Kapal Reguler di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung Arif, Muhammad Rizki; Sulistyorini, Rahayu; Persada, Citra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.17596

Abstract

Terdapat kenaikan harga di beberapa transportasi seperti pesawat dan bus. Hal ini menyebabkan penumpang lebih memilih moda transportasi yang jauh lebih murah dan terjangkau. Layanan kapal penyeberangan kapal eksekutif dan kapal reguler merupakan salah satu transportasi yang dapat digunakan untuk menuju Jakarta dan sebaliknya. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan penumpang dalam pemilihan layanan kapal penyeberangan rute Bakauheni-Merak serta menganalisis peluang atau probabilitas penumpang yang menggunakan kapal eksekutif dan kapal reguler penyeberangan rute Bakauheni-Merak. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan analisis probabilitas dengan metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian ini faktor yang paling berpengaruh dalam pemilihan layanan penyeberangan pada kapal eksekutif yaitu faktor waktu perjalanan sebesar 56% dan pada kapal reguler yaitu faktor tarif sebesar 79%. Didapatkan persamaan regresi linear berganda Y = 0,187 + 0,178 X1 + 0,252 X2 + 0,177 X3 + 0,212 X4 + 0,128 X5 untuk kapal eksekutif dan Y = 0,114 + 0,120 X1 + 0,244 X2 + 0,243 X3 + 0,256 X4 + 0,099 X5 untuk kapal reguler dengan nilai koefisien determinasi (R2) kapal eksekutif sebesar 0,876 dan kapal reguler sebesar 0,855. Dengan nilai utilitas kapal eksekutif sebesar 3,8309 dan kapal reguler sebesar 3,3773. Berdasarkan perhitungan dari persamaan di atas didapat nilai persentase probabilitas untuk pemilihan layanan kapal penyeberangan kapal eksekutif sebesar 61,15% dan kapal reguler sebesar 38,85%.
Evaluasi Maturitas Manajemen Keberlanjutan Bisnis pada Perusahaan Konstruksi Besar di Indonesia Nurhadi, Didik; Wiguna, 1 Putu Artama
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20994

Abstract

The construction industry in Indonesia faces numerous disruptions, such as supply chain issues, regulatory changes, and natural disasters. Understanding the sector's preparedness for these disruptions is vital for economic and industrial resilience. This research assesses the Business Continuity Management (BCM) maturity of large Indonesian state-owned (BUMN) and private (BUMS) construction companies using an empirical model based on ISO 22301 and NFPA 1600, combined with the pairwise comparison of Analytical Hierarchy Process (AHP) for weighting factors. The maturity value is derived from the ratio of the maximum achievable score “4” to the sum product of the weighting and scores for the relevant criteria, where scores range from "0" indicating the lowest level of effort or no effort, to "4" indicating the highest level of compliance. The focus on large companies is due to their capacity to implement BCM initiatives. The analysis reveals that the effectiveness of Business Continuity Management (BCM) is driven by several key attributes. Prioritizing efforts on "Risk Assessment," "Top Management Commitment," "Performance Objectives," and "Business Impact Analysis" enables organizations to achieve a substantial level of maturity. Findings show that Indonesian large construction companies have improved their BCM maturity, scoring 66.16% (moderate progress).
Penilaian Kondisi Bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang Septiani, Rati; Supriani, Fepy; Mase, Lindung Zalbuin; Hardiansyah, Hardiansyah; Misliniyati, Rena
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.21478

Abstract

AbstractSchool buildings are an important tool to improve the quality of education, including junior secondary schools. Efforts to improve the quality of school buildings in Ujan Mas Subdistrict, Kepahiang Regency require identification of the physical condition of school buildings. The research conducted aims to identify the condition of the building, assess the level of damage and percentage of damage to the building elements of Junior High School buildings located in Ujan Mas District, Kepahiang Regency. The method used in this research is the weighting method by analyzing the level of damage to the building elements of the Junior High School building. The results showed that the damage condition at SMP N 1 Ujan Mas was 44.57% in the category of severe damage, SMP N 2 Ujan Mas was 42.11% in the category of moderate damage and SMP N 3 Ujan Mas was 30.07% in the category of moderate damage.Abstrak Bangunan gedung sekolah adalah sarana penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Upaya meningkatkan kualitas bangunan gedung sekolah di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang diperlukan identifikasi kondisi fisik terhadap bangunan gedung sekolah. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bangunan, menilai tingkat kerusakan dan mempresentasekan kerusakan pada elemen bangunan gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pembobotan dengan menganalisis tingkat kerusakan pada elemen bangunan gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kerusakan pada SMP N 1 Ujan Mas sebesar 44,57% kategori rusak berat, SMP N 2 Ujan Mas sebesar 42,11% kategori rusak sedang dan SMP N 3 Ujan Mas sebesar 30,07% kategori rusak sedang.
Comparative Study of Soil Stabilization Using Ceramic Waste Powder and Glass Waster Powder as Additive Nanda, Nanda; Imani, Rafki; Mursyid, Muhammad; Pratama, Ade
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20448

Abstract

Clay soil is aproblematic soil that high swelling-shrinking properties, expands when given water, and shrinks when dry. One method to improve the clay soil that can be used is soil stabilization using additives or added materials. In this research, the additional materials used are ceramic waste powder (CWP) and glass waste powder (GWP) which will be mixed into clay soil at the location of Koto Baru Nan XX, Padang. The quantities used for each added ingredient are 10%, 15%, 20%, and 25%. The method used is an observation method which aims to analyze the physical and mechanical parameters of the soil before and after adding additional materials. The results of the test show that the plasticity index value using CWP and GWP additives decreased by 85% and 59%, respectively. The increase in UCS value when adding CWP and GWP is almost the same when adding 20%. The OMC value decreased by an average of 40% each with the addition of CWP and GWP. Meanwhile, the increase in MDD value in GWP is greater than the addition of CWP.
Faktor-Faktor Penentu Ketahanan Jalan Tol di Indonesia terhadap Bencana Tanah Longsor Azmia, El Alivi Nur; Rohman, Moh Arif
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20999

Abstract

Indonesia terletak di atas lempeng tektonik yang menciptakan sabuk vulkanik, membuatnya rentan terhadap bencana alam seperti letusan gunung berapi, banjir, gempa bumi, dan tanah longsor. Pemanasan global dan perubahan iklim meningkatkan intensitas dan frekuensi bencana ini. Untuk mengurangi dampak tanah longsor pada infrastruktur jalan tol, konsep ketahanan sangat penting untuk kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penentu ketahanan infrastruktur jalan tol dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan analisis statistik mean serta analisis deskriptif setelah melakukan tinjauan literatur. Keterlibatan responden ahli diharapkan memberikan perspektif yang komprehensif dan representatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 20 variabel ketahanan yang diidentifikasi, 18 di antaranya dianggap relevan sebagai faktor ketahanan jalan tol terhadap bencana tanah longsor. Variabel yang memiliki nilai persetujuan tertinggi adalah implementasi manajemen risiko.

Page 1 of 2 | Total Record : 13