cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jmaif@its.ac.id
Editorial Address
Redaktur Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, Gedung Teknik Sipil Lt.2, Ruang J-201, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas ditujukan untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas di Indonesia. Jurnal ini menerima tulisan yang berisikan hasil penelitian atau hasil pengalaman profesional dalam bidang Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas dari mana saja. Jurnal ini diterbitkan secara berkala 4 kali setahun, pada setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Bila sangat diperlukan, jurnal ini juga bisa diterbitkan sebagai Edisi Suplemen dan Edisi Khusus. Makalah bisa ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Panjang makalah dibatasi 8-16 halaman. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas diterbitkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), bekerja sama dengan FoMA-PT (Forum Manajemen Aset antar Perguruan Tinggi).
Articles 351 Documents
Proses Distribusi dan Strategi Optimasi Pengiriman Paket dan Dokumen Dalam Negeri pada Kantor Pos Besar Surabaya Utara 60000 Amanda Ristriana Pattisinai; Muniatun Khoirun Nisa
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan milik pemerintah tidak bisa berkembang dengan optimal beberapa dekade ini.Salah satu infrastruktur logistik yang mengalami kemunduran dalam melakukan manajemen perusahaannya adalah PT. POS Indonesia. Maka dibutuhkan pengamatan lebih lanjut dalam proses distribusi dan pengiriman paket dan dokumen dalam negeri sehingga didapatkan permasalahan yang kemudian dapat dirumuskan strategi pengembangannya dikemudian hari. Penelusuran mengenai proses distribusi dan strategi optimalisasi pengiriman paket dan dokumen dilakukan dengan menggunakan pendekatan primer dan sekunder. Hingga didapatkan bahwa keempat tahapan distribusinya masih belum efisien, seperti proses collecting, processing,transporting, dan delivery yang lebih banyak mengandalkan tenaga manusia dalam prosesnya dibandingkan software serta peralatan modern yang dapat mengurangi kemungkinan barang hilang, rusak, dan tidak terkirimkan tepat waktu ke tangan konsumen.
Konsep Manajemen Trans Batik Solo sebagai Pendukung Sektor Pariwisata di Kota Surakarta Rizky Arif Nugroho; Eko Budi Santoso; Cahyono Susetyo
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata sangat erat kaitannya dengan sektor transportasi. Bagi pariwisata, sektor transportasi berfungsi sebagai penyedia akses menuju suatu tempat tujuan. Fungsi utama transportasi sangat erat kaitannya dengan aksesibilitas. Dengan kata lain, sektor transportasi memudahkan penggunanya mengunjungi daerah tertentu, misalnya objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep manajemen Batik Solo Trans sebagai pendukung sektor pariwisata di Kota Surakarta. Dalam merumuskan konsep agar Batik Solo Trans dapat mendukung sektor pariwisata di Kota Surakarta, digunakan triangulasi antara hasil kajian yang dikombinasikan dengan kebijakan lokal terkait serta referensi literatur yang telah ada sebelumnya. Konsep yang diperoleh yakni (1) disediakan informasi yang cukup mengenai Batik Solo Trans, (2) disediakan kursi prioritas bagi perempuan atau ladies priority section, (3) menggunakan armada yang berkapasitas penumpang cukup besar atau menambah jumlah unit armadanya, (4) penerapan Park and Ride, (5) Batik Solo Trans ditingkatkan kinerjanya, (6) membentuk branding Batik Solo Trans untuk mendukung sektor pariwisata di Kota Surakarta, (7) dilakukan penambahan trayek agar seluruh objek wisata di Kota Surakarta dapat dijangkau oleh Batik Solo Trans, dan (8) menggunakan metode Bus Priority untuk mengurangi kemacetan.
Desain Sistem Pemanenan Air Hujan Pada Rumah Hunian di Daerah Karst Kabupaten Malang L.R. Prihadi; Anie Yulistyorini; Mujiyono
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi air hujan sebagai sumber air minum pada musim kemarau. Dengan menggunakan metode Pemanenan Air Hujan, air hujan yang jatuh pada luasan atap rumah di tampung pada tangki dan selanjutnya air di filter untuk dijadikan air minum. Untuk mengetahui debit andalan periode 1 tahun dilakukan analisa berupa perhitungan curah hujan harian periode ulang 1 tahun dan menghitung kebutuhan air minum selama musim kemarau. Hasil analisa ini selanjutnya digunakan untuk menghitung kapasitas tangki yang sesuai dengan kebutuhan.Hujan rencana yang digunakan di dusun Mulyosari desa Donomulyo ini adalah kala ulang 1 tahun sebesar 177 mm/hari. Model desain PAH ini digunakan untuk tipe rumah 54 yang berpenghuni 5 orang ini menghasilkan debit air 0,122 m3/hari. Kebutuhan air minum selama musim kemarau sebesar 4,5 m3. Desain filter menggunakanperalatan pipa PVC yang diisi media filter berupa pasir silika, batu zeolit, karbon aktif, dan kapas filter aquarium. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa sistem PAH menghasilkan kualitas air hujan dengan pH 6,5, kekeruhan 4,2 NTU, Cl- 85,4 mg/L, NO3-<0,123 mg/L, SO42-<0,230 mg/L, Mg2+ 3 mg/L, CaCO3 12 mg/L, dan NH30,077 mg/L.Dengan parameter tersebut air hasil sistem PAH yang berada diwilayah dusun Mulyosari tidak melebihi baku mutu dan memenuhi syarat sebagai air minum yang sesuai dengan standart baku mutu air minum pada PERMENKES& PER/ IV/ nomor 492/ MENKES/ 2010.
Cover Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol.3 No.1 Maret 2019 Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individual Readiness for Change as Mediator between Transformational Leadership and Commitment Affetive to Change Nadhila Nuhanisa Radian & Wustari L. Mangundjaya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dari Jalan Tol sebagai bagian dari Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Muhammad Razif Analisis Pariwisata Budaya dalam Pengembangan Aset Lokal Perayaan Upacara Adat Dahau di Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni Proses Distribusi dan Strategi Optimasi Pengiriman Paket dan Dokumen Dalam Negeri pada Kantor Pos Besar Surabaya Utara 6000 Amanda Ristriana Pattisinai & Muniatun Khoirun Nisa Konsep Manajemen Trans Batik Solo sebagai Pendukung Sektor Pariwisata Di Kota Surakarta Rizky Arif Nugroho, Eko Budi Santoso & Cahyono Susetyo Desain Sistem Pemanenan Air Hujan pada Rumah Hunian di Daerah Karst Kabupaten Malang L.R. Prihadi, Anie Yulistyorini & Mujiono
Penutup Jurnal Hitapriya Suprayitno
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

URNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS Volume 3, Nomor 1, Maret 2019 (e) ISSN 2615-1847 (P) ISSN 2615-1839 JMAIF, Vol.2, Edisi Khusus 1, Desember 2018 Konferensi UNIID 3 Balikpapan, Hotel Swiss-BelHotell, Kamis 11 Oktober 2018 Diselenggarakan oleh : Universitas Mulawarman, Samarinda. Pertimbangan Pokok bagi Pengambilan Keputusan Program Tahunan Satkor PKPAM Ditjen Cipta Karya di Jawa Timur Hitapriya Suprayitno, Riska Dewi Wijayanti & Endah Anggreni Studi Kesiapan Daerah Untuk Investasi Infrastruktur Sosial Berbasis Pembiayaan Non APBN/APBD Yervi Hesna, Akhmad Suraji, Suchi Rahmadani & Eka Ikwanul Satria Fungsi Lembaga Penjaminan Simpanan Dalam Membangun Sistem Perbankan Yang Solid Demi Kelangsungan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Prawita Thalib & Faizal Kurniawan JMAIF, Vol.2, Suplemen.2, Desember 2018 Permodelan Bangkitan Dan Tarikan Perjalanan Moda Sepeda Motor Di Wilayah Perkotaan Gresik Tahun 2018 Jimi Amijaya & Hitapriya Suprayitno First Mapping Experiment of the Infrastructure & Facility Asset Management Knowledge Development in JMAIF and Reflexion on Scientific Paper Stipulation for JMAIF Ria Asih Aryani Soemitro & Hitapriya Suprayitno Identifikasi Permasalahan dalam Pengembangan Jalan Tol di Provinsi Jawa Timur Surya Hadi Kusuma, Belinda Ulfa Aulia & Nida Farikha Tinjauan Aspek Ekonomi Pemanfaatan Reclaimed Asphalt Pavement dari Jalan Nasional di Provinsi Jawa Timur Ari Widayanti, Ria Asih Aryani Soemitro, Januarti Jaya Eka Putri & Hitapriya Suprayitno Tinjauan Awal Struktur Jaringan Jalan Kota Banda Aceh Cut Mutiawati & Hitapriya Suprayitno Reflexion on Data Correctness Checking Method for Field Survey on Commuter Train Pasengger Travel Behavior Hitapriya Suprayitno, Ria Asih Aryani Soemitro & Vita Ratnasari
Evaluasi Jalur Evakuasi Bencana Kebakaran Pada Sirkulasi Gedung Serbaguna UNIB Debby Seftyarizki; Panji Anom Ramawangsa; Dwi Oktavallyan Saputri
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Bengkulu (UNIB) merupakan gedung yang difungsikan untuk kegiatan publik. Sebagai fasilitas publik, GSG hendaknya memiliki kenyamanan dan keamanan dalam hal penyelamatan terhadap bencana, salah satunya bahaya kebakaran. Jalur evakuasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi optimasi proses penyelamatan. Pada GSG UNIB, jalur evakuasi bahaya kebakaran masih belum sepenuhnya dipahami. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu evaluasi untuk mengetahui keefektifan penggunaannya dalam mengarahkan pengguna bangunan agar segera meninggalkan area berbahaya ketika terjadi bencana. Evaluasi yang dilakukan pada penelitian ini berupa pengamatan langsung pada GSG UNIB yang ditujukan untuk mengidentifikasi kelengkapan yang dimiliki berdasarkan standar dan peraturan-peraturan bangunan gedung yang berlaku terkait kondisi bahaya kebakaran. Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jalur evakuasi bencana kebakaran pada GSG UNIB telah cukup memenuhi standar, terutama pada area tangga, pintu, serta ketersediaan exhaust dan tanda penunjuk arah. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian adalah penambahan akses yang langung menuju area luar di lantai 2, serta ketersediaan peralatan seperti detektor, alarm, hidran, sprinkler, tabung pemadam yang diperlukan kedepannya untuk untuk mengoptimalkan kenyamana, keamanan, dan kelancaran proses evakuasi sebagai upaya mitigasi di GSG UNIB ketika terjadi kebakaran
Pemikiran Awal tentang Prinsip Tindakan Mitigasi Preventif Resiko Bencana Alam bagi Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas: Preliminary Reflexion on Preventif Mitigation Principle against Natural Disaster Risk for Infrastructure & Facility Asset Management. Hitapriya Suprayitno; Ria Asih Aryani Soemitro
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berada pada Kawasan Rawan Bencana, karena letaknya pada Kawasan Cincin Api Dunia. Gempa tektonik yang beberapa tahun terkahir ini terjadi di Indonesia seharusnya bisa memberi pelajaran yang sangat berharga. Terkait hal ini, Ilmu Pengetahuan Manajemen Aset Infrastruktur mempunyia pertanyaan yang sangat penting : Seperti apakah Pemikiran Awal tentang Prinsip Tindakan Mitigasi Preventif yang harus dilakukan untuk menghadapi Bencana Alam ? Hasil penelitian menunjukkan bahwa Resiko Bencana Alam yang harus diperhitungkan meliputi resiko-resiko berikut ini : banjir, gempa tektonik, gempa vulkanik, tsunami, likuefaksi, longsor, angin puyuh, kekeringan. Tindakan terhadap resiko harus terdiri dari tindakan preventif, tindakan pertolongan, tindakan evakuasi dan tindakan rehabilitasi. Bentuk tindakan mengatasi resiko harus lebih dirumuskan dalam bentuk tindakan menghindari resiko dan menghadapi resiko, dan bukan mengalihkan resiko. Beberapa resiko bencana alam belum berhasil diperhitungkan dengan baik, antara lain : tsunami, likuefaksi, gempa tektonik pada sesar. Resiko sebaiknya dikenali dalam aspek : lokasi terjadinya, magnitudo besarnya resiko dan kapan terjadinya resiko. Nilai kemungkinan terjadinya resiko bencana alam harus diperhitungkan berdasarkan data statistik berulangnya bencana dan angka perkiraan berdasarkan teori fenomena terjadinya bencana. Angka keamanan untuk infrastruktur dan fasilitas publik harus lebih tinggi dari pada infrastruktur dan fasilitas pribadi.
Keruntuhan Dinding Penahan Tanah dan Mitigasi Lereng di Dusun Bantas, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani I Nengah Sinarta; I Wayan Ariyana Basoka
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding Penahan Tanah (DPT) yang berlokasi di Dusun Bantas, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli secara geografis terletak pada koordinat: 08o 13’ 03,5” Lintang Selatan dan 115o 24’ 57,9” Bujur Timur, mengalami keruntuhan pada 10 Februari 2017. Keruntuhan terjadi sehari setelah hujan ekstrim yang terjadi selama 4 hari mengguyur daerah sekitar Kecamatan Kintamani pada bulan Februari. Tingginya kerusakan yang terjadi perlu dilakukan analisa teknis untuk mengetahui penyebab terjadinya keruntuhan melalui observasi dan pengamatan di lapangan dan data-data terkait laporan dari dinas terkait. Tujuan dari analisa ini adalah agar DPT yang akan dibangun kembali menjadi lebih kokoh untuk menahan beban dan menghindari terulangnya kejadian serupa pada bangunan yang baru. Dari observasi dan fakta lapangan dan analisa numeris pada lereng longsor, keruntuhan DPT disebabkan oleh karena dimensi DPT yang terlalu ramping sehingga tidak mampu menahan tekanan tanah aktif saat jenuh air. Drainase DPT tidak berfungsi dengan baik sehingga tanah gampang jenuh saat hujan. Keruntuhan juga disebabkan oleh tergerusnya pondasi DPT akibat masuknya air pada retakan horisontal pada bahu jalan. Pondasi DPT tidak berada pada lapisan tanah yang stabil. Penanggulangan risiko bencana diawali dengan penilaian dan pemetaan risiko bencana. Pembelajaran terhadap masyarakat didaerah rawan bencana longsor dilakukan secara intensif agar mampu menilai secara visual ancaman terjadi. Upaya mitigasi lebih efektif lainnya dengan investasi pengurangan risiko bencana berupa penerapan system peringatan dini dengan teknologi tepat guna.
Penanganan Bencana Pohon Tumbang dalam Konteks Manajemen Perkotaan di Kabupaten Badung Anak Agung Ngurah Aritama; I Made Agus Dharmadhiatmika
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi bencana pohon tumbang yang kerapkali terjadi di kawasan perkotaan menjadi topik yang dibahas pada penelitian ini. Sebagai kawasan dengan kepadatan yang cukup tinggi dengan populasi manusia yang ada di dalamnya, kawasan kota menjadi wilayah yang sangat rentan jika terjadi bencana. Potensi bencana pohon tumbang di lingkungan perkotaan dikategorikan cukup tinggi dikarenakan setiap tepi jalan di perkotaan selalu diisi oleh pohon perindang. Dalam penelitian ini akan dibahas strategi penanganan bencana pohon tumbang dalam konteks perencanaan dan manajemen perkotaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di Kabupaten Badung. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga strategi dalam meminimalisir bencana pohon tumbang yakni perencanaan dan penempatan, pemeliharaan dan perawatan, terakhir pemangkasan dan pemotongan pohon.
Analisis Sedimentasi dari Pascabencana Banjir Sungai Belanting I.B. Giri Putra; Yusron Saadi; Lalu Wirahman; Salehudin; Syamsul Hidayat
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir adalah bencana yang banyak terjadi. Sepanjang tahun 2016, 766 peristiwa banjir dan menyebabkan 147 orang meninggal, 107 orang terluka dan 2,72 juta orang diungsikan dari tempat tinggal mereka dan 30.669 rumah rusak. Rawan banjir banyak terjadi yang tidak pernah terjadi sebelumnya seperti Banjir di wilayah kota Bima dan daerah Belanting dll. Topan tropis Yvette yang sekarang terletak di Samudra Hindia sekitar 620 km selatan Denpasar bergerak ke Timur Laut menyebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah Indonesia selatan dan hujan yang lebih ekstrim di Nusa Tenggara Barat terutama di daerah Bima, daerah Sumbawa dan daerah Belanting di bagian timur Lombok distrik. Untuk mengendalikan energi yang dihancurkan air diperlukan penanganan non fisik melalui Konservasi, menjaga ketersediaan, keberlanjutan, karakteristik dan fungsi air untuk menjaga kuantitas dan kualitas air. Hal yang paling mendesak saat ini adalah mengidentifikasi jumlah sedimen setelah banjir bandang berdasarkan transportasi sedimen dan membuat peta data dasar sungai. Peta-peta ini berisi informasi laju transpor sedimen yang terisi dalam kurva laju sedimen untuk digunakan sebagai pedoman untuk menangani setiap kondisi sungai. Hasil penelitian diperoleh volume sedimen dasar sungai Volume Belanting maksimum yang langsung ditinjau dan diamati adalah 28.623 M3 / hari dan persamaan Kurva aliran sungai Belanting yang diamati berdasarkan kondisi debit momen yang terjadi selama penelitian adalah debit aliran yang lebih besar, Qw = 3.304 m3 / dt, sehingga hasil perhitungan transpor material sedimen pada musim kemarau sangat sedikit dibandingkan dengan Sediment Discharge untuk digunakan sebagai material Galian C.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6 (2022): Edisi Khusus 2 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6 (2022): Edisi Khusus : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 5, No 4 (2021): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 5 No 4 (2021): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 5, No 3 (2021): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 4 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 3 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Suplemen 2: Jurnal Manajemen Aset Infrastructure & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 2: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 2 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Suplemen 2 : Jurnal Manajemen Aset Infrastructure & Fasilitas Vol 3 (2019): Suplemen 1 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1 : JURNAL MANAJEMEN ASET INFRASTRUKTUR & FASILITAS Vol 3 (2019): Edisi Khusus 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen. 2 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen 2: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen 1 : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Suplemen 1: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Edisi Khusus: Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 2 (2018): Edisi Khusus. : Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas More Issue